1,720,956 research outputs found

    Persepsi Masyarakat Terhadap Kinerja Kepala Lingkungan Dalam Pelayanan Publik (Studi kasus di Kelurahan Parit Padang, Kabupaten Bangka)

    Get PDF
    Penelitian tesis ini berjudul Persepsi Masyarakat terhadap Kinerja Kepala Lingkungan Dalam Pelayanan Publik (Studi Kasus di Keluraban Parit Padang Kabupaten Bangka). Penelitian ini bertujuan untuk memahami permasalahan bagaimana posisi kepala lingkungan dalam struktur pemerintahan di Kabupaten Bangka, peran dan tugas kepala lingkungan serta bagaimana persepsi masyarakat terhadap kinerja kepala lingkungan. Persepsi masyarakat terhadap kinerja kepala lingkungan diukur dengan menggunakan dimensi responsivitas, transparansi, kepastian dan keadilan. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Parit Padang Kecamatan Sungailiat dengan uji survey dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik penyebaran kuesioner kepada masyarakat untuk ditabulasikan dan selanjutnya digunakan program SPSS untuk mengkonklusikan persepsi masyarakat tersebut. Pengumpulan data juga dilakukan dengan menggunalcan teknik dokumentasi untuk mendapatkan data-data terkait dengan jawaban permasalahan peran kepala lingkungan serta posisinya dalam struktur kepemerintahan di Kabupaten Bangka. Dalam penelitian ini, data tersebut akan dianalisis secara analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala lingkungan memiliki peran strategis dalam struktur pemerintahan di Kabupaten Bangka karena kepala lingkungan berada pada posisi yang berhubungan secara langsung dengan masyarakat yang paling hawah dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Kepala lingkungan berada dibawah struktur satuan kerja keluraban dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya untuk membimtu lurab dalam menyelenggarakan pelayanan publik. Persepsi masyarakat terhadap kinerja pelayanan publik dari dimensi responsivitas menunjukkan pelayanan oleh kepala Iingkungan masih terdapat permasalahan dengan tingkat persentase yang beragam oleh masyarakat baik dalam melaksanakan pelayanan publik. Hal ini juga terjadi dalam dimensi keadilan bahwa masih terdapat pelayanan publik yang diskriminatif yang ditunjukkan oleh kepaIa lingkungan terkait dengan pelayanan yang diberikan. Dalam rangka memberikan kepastian dalam pelayanan publik juga menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh kepala lingkungan masih terdapat ketidakpastian dalam aspek waktu, biaya serta mekanisme prosedural yang ditetapkan. Dimensi transparansi juga menunjukkan masih terdapat dengan tingkat persentase yang relatif signifikan bahwa kepala lingkungan belum melaksanakan prinsip-prinsip pelayanan publik secara transparan

    Implementasi Kebijakan Program Agropolitan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    Get PDF
    In developing the agricultural sector, the potential of the Bangka Belitung Islands Province as an agricultural area has been stipulated in the Regional Spatial Plan (RTRW) of the Province of Bangka Belitung Islands for 2014-2034. This research is entitled Implementation of Agropolitan Program in Bangka Belitung Islands Province. The purpose of this study was to determine how to implement agropolitan programs in Bangka Belitung and to identify supporting factors for agropolitan programs in Bangka Belitung. The benefits of this research can provide insight and contribution of thought to the development of state administration science, especially public policy, namely on policy implementation. This study used qualitative research methods. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. The results showed that the implementation of the agropolitan program policy in the Province of Bangka Belitung Islands had gone well. This is indicated by very clear communication carried out by the policy implementer. The recommendation given is to provide understanding to the implementing apparatus and farmers so that they can follow the stages of the agropolitan program by applying the existing standard operating procedures, starting from conducting socialization, workshops or training on the correct application of SOPs. &nbsp

    Studi Tematik Undang-Undang Desa: Pengembangan BUMDes di Kabupaten Bangka Barat

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Bangka Barat dan kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisa deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. BUMDes merupakan salah satu alat pemberdayaan ekonomi di level lokal desa yang tujuannya meningkatkan perekonomian masyarakat. Fakta yang ada, banyak desa belum siap untuk mendirikan, mengelola bahkan mengembangkan BUMDes. Hal tersebut dikarenakan lemahnya kesadaran masyarakat, terbatasnya sumber daya manusia pengelola hingga belum optimalnya pendampingan yang dilakukan baik oleh pemerintah daerah maupun pihak ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan BUMDes di Kabupaten Bangka Barat berjalan belum maksimal. Hal ini sesuai dengan temuan lapangan masih ada beberapa desa yang belum terbentuk BUMDes dan pembentukan beberapa BUMDes hanya sebatas pada angka kuantitatif saja serta belum menyesuaikan dengan potensi-potensi yang dimiliki oleh desa tersebut. Untuk itu, pengelola BUMDes perlu mempunyai pengetahuan dan literatur memadai dalam mengembangkan BUMDes sehingga pengelolaan dan pengembangannya menjadi lebih profesional dan handal. Kata Kunci: Undang-Undang Desa, Pengembangan Organisasi, BUMDe

    Studi Tematik Undang-Undang Desa: Pengembangan BUMDes di Kabupaten Bangka Barat

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Bangka Barat dan kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisa deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. BUMDes merupakan salah satu alat pemberdayaan ekonomi di level lokal desa yang tujuannya meningkatkan perekonomian masyarakat. Fakta yang ada, banyak desa belum siap untuk mendirikan, mengelola bahkan mengembangkan BUMDes. Hal tersebut dikarenakan lemahnya kesadaran masyarakat, terbatasnya sumber daya manusia pengelola hingga belum optimalnya pendampingan yang dilakukan baik oleh pemerintah daerah maupun pihak ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan BUMDes di Kabupaten Bangka Barat berjalan belum maksimal. Hal ini sesuai dengan temuan lapangan masih ada beberapa desa yang belum terbentuk BUMDes dan pembentukan beberapa BUMDes hanya sebatas pada angka kuantitatif saja serta belum menyesuaikan dengan potensi-potensi yang dimiliki oleh desa tersebut. Untuk itu, pengelola BUMDes perlu mempunyai pengetahuan dan literatur memadai dalam mengembangkan BUMDes sehingga pengelolaan dan pengembangannya menjadi lebih profesional dan handal. Kata Kunci: Undang-Undang Desa, Pengembangan Organisasi, BUMDe

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore