1,721,061 research outputs found
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN FINGER PAINTING DI TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL LAJOA KABUPATEN SOPPENG
Raodah, 2012. Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Finger painting Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal Lajoa Kabupaten Soppeng. Skripsi dibimbing oleh Dra. Kartini Marzuki, M.Si dan Azizah Amal, S.S, M.Pd. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Masalah utama dalam penelitian ini apakah melalui kegiatan finger painting dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal Lajoa Kabupaten Soppeng. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan motorik halus anak Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal Lajoa Kabupaten Soppeng melalui kegiatan finger painting. Hipotesis penelitian yaitu jika kegiatan finger painting diterapkan maka motorik halus anak Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal Lajoa Kabupaten Soppeng dapat berkembang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau status fenomena. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas untuk mengamati peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan finger painting. Fokus penelitian adalah motorik halus anak dan kegiatan finger painting. Setting dan subjek penelitian dilaksanakan Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal Lajoa Kabupaten Soppeng yang berjumlah 10 anak. Dengan prosedur dan desain penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi yang dilakukan secara bertahap dan berulang dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perkembangan kemampuan anak dari siklus I ke siklus II dengan demikian motorik halus anak mengalami perkembangan Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal Lajoa Kabupaten Soppeng jika diberikan kegiatan finger painting
PERANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA PADA IQAMAH CILALLANG DESA WARA KECAMATAN KAMANRE KABUPATEN LUWU
ABSTRAK
Raodah, 2011. Peranan Perpustakaan Sekolah dalam Meningkatkan Minat Baca pada
MTs. Istiqamah Cilallang Desa Wara Kecamatan Kamanre
Kabupaten Luwu. Skripsi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri
(STAIN) Palopo Jurusan Tarbiyah ,Program Studi Pendidikan Agama
Islam (PAI), Pembimbing (1) Kaharuddin, S.Ag., M.Pd.I. Pembimbing
(2) Muhammad Irfan Hasanuddin, M.A.
Kata Kunci : perpustakaan Sekolah, Minat Baca Siswa
Skripsi ini membahas mengenai peranan sekolah dalam meningkatkan minat
baca siswa pada MTs. Istiqamah Cilallang Desa Wara Kecamatan Kamanre
Kabupaten Luwu. Penelitian ini mengambil rumusan masalah: 1) Bagaimana peranan
perpustakaan dalam meningkatkan minat baca dan prestasi belajar siswa MTs Darul
Istiqamah Cilallang Kamanre Kabupaten Luwu ? 2) Bagaimanakah kendala yang
dihadapi dalam meningkatkan minat baca siswa MTs Darul Istiqamah Cilallang
Kecamatan Kamanre Kab. Luwu 3) Bagaiama upaya guru dalam meningkatkan minat
baca siswa MTs Darul Istiqamah Cilallang Kecamatan Kamanre Kabupaten Luwu?
Penelitian ini ini merupakan penelitian lapangan yang berbentuk deskriptif
Kualitatif dengan mengambil populasi seluruh guru dan siswa MTs Darul Istiqamah
Cilallang. Penelitian ini menggunakan teknik purpossive sampling sehingga hanya
mengambil responden menurut penulis dapat memberikan data yang dibutuhkan
penelitian ini. Sehingga, populasi ini yakni 1 kepala, sekolah dan 4 sampel guru.
Instrumen penelitian menggubakan catatan observasi dan pedoman wawancara.
Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik induktif dan deduktif.
Hasil penelitian sebagai berikut: 1) Peranan perpustakaan dalam
meningkatkan minat baca dan prestasi belajar siswa MTs Darul Istiqamah Cilallang
yakni berperan sebagai sumber belajar atau pusat belajar, yakni dengan melakukan
kegiatan [embelajaran yang berhubungan dengan kepustakaan. Hal ini bisa berupa
mengajak siswa masuk ke perpustakaan membaca buku, mengadakan lomba baca
cepat, dan lain sebagainya. esemuanya itu diarahkanpada, peningkatan minat baca,
dan prestasi belajar siswa MTs. Darul Istiqamah Cilallang. 2) Kendala yang dihadapi
dalam meningkatkan minat baca siswa MTs Darul Istiqamah Cilallang yakni : a)
buku perpustakaan yang kurang b) kondisi fisik dan suasana, perpustakaan, c)
motivasi dan minat baca siswa tidak merata, d) tingkat keaktifan siswa, yang tidak
merata. 3) Upaya guru dalam, meningkatkan minat baca siswa MTs Darul Istiqamah
Cilallang yakni: a) mengaktifkan kelompok – kelompok belajar siswa di
perpustakaan, b) membuat modul-modul pembelajaran dengan menggunakan
perpustakaan sebagai tempat dan -umber belajar, c) guru membangkitkan belajar
siswa gemar membaca
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA CEPAT DENGAN MODEL COOPERATIVE INTERGATED READING ANDCOMPOSITIO (CIRC) SISWA KELAS IV SDN 50 BULU’ DATU KECAMATAN BARA KABUPATEN KOTA PALOPO
ABSTRAK
Raodah Gidthatul Jannah.Syah, 2020 Peningkatan Kerampilan Membaca
Cepat Dengan Model Cooperative Intergrated Reading and Composition (CIRC)
Siswa Kelas IV SDN 50 Bulu’ Datu Kecamatan Bara Kabupaten Kota
Palopo.(Dibimbing oleh Dra. Baderiah, M.Ag, Dr. Edhy Rustan, M.Pd.
Kata Kunci : Keterampilan Membaca Cepat, Dengan Model CIRC
Pokok permasalahan dalam penelitian ini apakah penggunaan model CIRC
dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas IV SDN 50 Bulu’Datu.
Tujuan peneliti ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca cepat
siswa kelas IV SDN 50 Bulu’Datu.
Sumber data yang dugunakan dalam penelitian ini adalah : 1. Data primer,
2. Data sekunder, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes
dokumentasi adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan psikologis
dan pedagogik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data
kualitatif dan analisis kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan keterampilan
membaca cepat dengan model cooperative integrated reading and compastion
pada siswa setiap siklusnya mengalami peningkatan. Berdasarkan model
cooperative intergrated reading and compastion SDN kelas VI Bulu’ Datu yang
dilakukan sebanyak dua siklus menunjukkan bahwa model cooperative integrated
reading and compastion siswa mengalami peningkatan, dari siklus 1 nilai rata�ratanya 68,24 sedangkan pada siklus ke II mengalami peningkatan yaitu 76,48.
Dengan demikian hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, dengan model
cooperative integrated learning and compastion keterampilan membaca cepat
pada siswa kelas iv Bulu’ Datu mengalami peningkata
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
PENGELOLAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 9 KOTA MAKASSAR
Raodah Andi Hadis, 2024. Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler di SMA
Negeri 9 Kota Makassar. Dibimbing oleh Dr. Ed Faridah, ST., M.Sc dan Irmawati
S.Pd., M.Pd. Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan.
Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler di SMA
Negeri 9 Kota Makassar. Fokus penelitian ini adalah tentang pengelolaan kegiatan
ekstrakurikuler serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan
bagaimana Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler di SMA Negeri 9 Kota
Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan
dokumentasi. Kegiatan ekstrakurikuler yang dikaji dalam penelitian ini adalah
PMR 209 (Palang Merah Remaja), Sastra 09 dan SELF (Smansel English
Language Forum) yang merupakan ketiga ekstrakurikuler teratas SMA Negeri 9
Kota Makassar dalam menjuarai perlombaan-perlombaan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler dilakukan dengan
terlebih dahulu mengadakan rapat kerja (raker) untuk menyusun dan merancang
program kerja, kemudian mempersiapkan waktu dan tempat pelaksanaan,
perizinan, perlengkapan, pemateri, pelatih, dll. Kegiatan pelatihan terbagi menjadi
2, yakni latihan rutin dan latihan khusus. Faktor pendukung dalam pengelolaan
kegiatan ketiga ekstrakurikuler tersebut meliputi komitmen anggota, dukungan
sekolah berupa fasilitas, perizinan dan anggaran, serta adanya dukungan dari
pembina dan alumni. Sedangkan, faktor penghambatnya yaitu masih terdapat
anggota yang kurang aktif dan saat ini tidak tersedianya sekretariat bagi
ekstrakurikuler Sastra 09 dan SELF (Smansel English Language Forum).
Kata Kunci : Pengelolaan, Kegiatan Ekstrakurikule
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
