1,721,036 research outputs found
Access and Utilization of Agricultural Information by Horticultural Farmers in Raoda Village, North Kolaka Regency
The success of farming can be influenced by access to agricultural information. However, not all farmers can access and utilize information quickly and accurately. This research aims to analyze the level of access and sources of information, as well as the utilization of horticultural agricultural information by farmers in Raoda Village. The study uses a survey method with 35 horticultural farmers as respondents. Additionally, the research is supported by qualitative data. Qualitative data consists of in-depth interviews with relevant stakeholders, including the Village Head, Chair of the Farmers Group (Gapoktan), community leaders, village officials, and female farmers. Qualitative data is analyzed through data reduction, presentation, and verification, while quantitative data is analyzed using cross-tabulation and frequency tables with Microsoft Excel 2010 and SPSS for Windows 20.1. The study’s results indicate a relationship between the level of information access and its utilization. Low access levels lead to low utilization, mainly due to inadequate facilities and infrastructure for farmers to access information, making it challenging for them to utilize it effectively.
Keywords: Access to information, horticulture farmers, north Kolaka Regency, Raoda village, utilization of informatio
Kerajaan Bone pada masa Jennang Tobala (1643-1660)
ABSTRAK
Raoda, 2014. Kerajaan Bone pada masa Jennang Tobala (1643-1660). Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Bahri dan H.Burhanuddin Pabitjara).
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi Kerajaan Bone sebelum Jennang Tobala, Latar belakang pengangkatan Jennang Tobala sebagai pelaksana tugas di Kerajaan Bone, dan kondisi Kerajaan Bone pada masa Jennang Tobala.
Penelitian dilakukan melalui kajian pustaka dengan menggunakan metode sejarah yang melalui beberapa tahapan kerja, yaitu heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi sumber, interpretasi dan historiografi (penulisan) yang merupakan pengungkapan kisah sejarah secara tertulis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penyerangan yang dilakukan oleh Gowa pada tahun 1643 terhadap La Maddaremmeng Raja Bone ke XIII di Cimpu daerah Luwu, Kerajaan Bone dijadikan sebagai daerah jajahan atau palili ata rikale oleh Gowa. Kemudian Raja Gowa Sultan Malikussaid dan hadat tujuh kerajaan Bone mengangkat Tobala sebagai Jennang di Bone dibawah daulat Raja Gowa disisi lain sebagian bangsawan yang masih berpihak kepada La Maddaremmeng dan oleh hadat tujuh mengangkat La Tenriaji Tosenrima sebagai Raja Bone ke XIV pada tahun yang sama (1643), maka pada saat itu posisi Tobala sebagai Jennang untuk sementara dibekukan baru kembali berfungsi sebagai Jennang setelah kekalahan Latenriaji Tosenrima di daerah Pasempek. Kemudian pada tanggal 11 Oktober 1660 Gowa beserta sekutunya Wajo kembali menyerang Bone di Lamuru karena Tobala yang dibantu oleh La Tenritatta membebaskan rakyat Bone dan Soppeng dari Gowa tanpa sepengetahuan Raja Gowa dan pada saat itu Tobala tewas.
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa selama diangkatnya Tobala sebagai Jennang pada tahun1643-1660 (17 tahun) Kerajaan Bone dijadikan sebagai palili ata rikale oleh Gowa. Selain itu oleh dewan hadat tujuh Kerajaan Bone terjadi ketidak konsistenan karena selain ia mengangkat Tobala sebagai Jennang di Kerajaan Bone juga mengangkat La Tenriaji sebagai Raja Bone ke XIV namun setelah pengangkatan La Tenriaji posisi Jennang Tobala dibekukan dalam artian untuk sementara tidak berfungsi, baru berfungsi kembali sebagai Jennang setelah Kekalahan La Tenriaji Tosenrima di Pasempek
Peningkatan Literasi Keuangan dalam Mewujudkan Pengelolaan Keuangan Keluarga yang Baik pada Masyarakat Desa Raoda Kolaka Utara
Good financial management is essential for the financial well-being of a family. Financial management is heavily reliant on the financial literacy of the family. Financial literacy will assist families in understanding risk, making good investment decisions, and developing disciplined money management practises. The Raoda village community does not yet have a solid grasp on financial literacy. The majority of people are still unable to plan investments and manage financial risks. This project aims to educate and enhance financial literacy in the Raoda Village community on Family Financial Management. The activities began with observation and cooperation with the village government, followed by the production of activity plans, materials, and aid in the preparation of plans and assessments. Following completion of this programme, it was discovered that the family was capable of making their own plans and managing simple family finances. There were some participants in this activity who, due to their education level and age, were unable to properly organise their family finances. Aside from these variables, the bulk of women's labour as housewives is the most important determining factor. Several factors contribute to the lack of financial literacy in setting plans and planning for strong financial governance
PENGARUH PENERAPAN METODE SCAFFOLDING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDNEGERI PAGANDONGAN KECAMATAN TAMALANREA KOTA MAKASSAR
Siti Raoda, 2017. Pengaruh Penerapan Metode Scaffolding Terhadap Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas IV SD Negeri Pagandongan Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Skripsi dibimbing oleh Andi Dewi Riang Tati, S.Pd., M.Pd dan Dra. Hj. Nurhaedah, M.Si Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini menelaah tentang Pengaruh Penerapan Metode Scaffolding terhadap Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas IV SD Negeri Pagandongan Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah gambaran penerapan metode scaffolding terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD Negeri Pagandongan Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar? (2) bagaimanakah gambaran hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD Negeri Pagandongan Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar? (3) apakah terdapat pengaruh antara penerapan metode scaffolding terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD Negeri Pagandongan Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar?. Tujuan penelitian yaitu (1) untuk mengetahui gambaran penerapan metode scaffolding terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD Negeri Pagandongan Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar? (2) untuk mengetahui gambaran hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD Negeri Pagandongan Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar? (3) untuk mengetahui pengaruh penerapan metode scaffolding terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD Negeri Pagandongan Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian quasi-experimental design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV dan Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IV yang diambil menggunakan purposive sampling yaitu dengan karakteristik tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan t-test dengan jenis independent sample t-test. Hasil perhitungan dengan menggunakan uji hipotesis-t (Separated Varian) diperoleh thitung lebih besar dibanding ttabel pada taraf signifikansi dan derajat kebebasan tertentu. Kesimpulan penelitian ini adalah metode scaffolding memberikan pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri Pagandongan Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
STRATEGI GURU PAUD DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK YANG MENGALAMI KETERLAMBATAN BERBICARA (SPEECH DELAY) DI RA GERHANA ALAUDDIN (STUDI KASUS PADA DUA ANAK SPEECH DELAY)
Nur Raoda Sari, 2024. Strategi Guru PAUD dalam Mengembangkan Kemampuan
Berbicara Anak yang Mengalami Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) di RA
Gerhana Alauddin (Studi Kasus Pada Dua Anak Speech Delay). Jurusan Pendidikan
Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri
Makassar. (dibimbing oleh Syamsuardi dan Fitriani Dzulfadhilah).
Bahasa dan kemampuan berbicara memiliki peran penting dalam kehidupan manusia,
karena keduanya berfungsi sebagai alat komunikasi. Melalui berbicara, seseorang
dapat melakukan komunikasi secara langsung, menyampaikan pesan sehingga orang
lain memahami maksud atau harapannya. Fokus penelitian ini adalah strategi guru
dalam mengembangkan kemampuan berbicara anak yang mengalami keterlambatan
berbicara (speech delay) di RA Gerhana Alauddin. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data
dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data
penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru, dan anak didik yang mengalami
keterlambatan berbicara (speech delay). Pengecekan keabsahan data dilakukan
dengan triangulasi teknik dan sumber. Teknik analisis data penelitian ini yaitu
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian di RA
Gerhana Alauddin guru menerapkan beberapa strategi dalam menangani anak yang
mengalami keterlambatan berbicara (speech delay) yaitu (1) memperbaiki
pengucapan kata anak, (2) mengajak anak berbicara, (3) memberikan media buku
bergambar, dan (4) membacakan dogeng. Dengan strategi ini anak menunjukkan
peningkatan dalam pengejaan kata, menyatakan keinginan mereka secara verbal, dan
merespons tanpa menggunakan bahasa non-verbal. Penelitian ini diharapkan
memberikan wawasan mendalam tentang strategi yang efektif dalam
mengembangkan kemampuan berbicara anak yang mengalami keterlambatan
berbicara (speech delay).
Kata Kunci: kemampuan berbicara, keterlambatan berbicara, strateg
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
