1,723,151 research outputs found

    Konsep dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat

    Full text link
    Latar belakang masalah dalam skripsi ini dalam hemat penulis adalah Jalaluddin Rakhmat berhasil mendiagnosis hampir secara komprehensif persoalan masyarakat modern dan memberikan rekomendasi kepada para da’i apa yang mesti dilakukannya. Jalaluddin Rakhmat sebagai seorang yang bisa dikatakan aktif dalam bidang kegiatan dakwah mempunyai kelebihan tersendiri dibandingkan dengan tokoh-tokoh lain. Selain aktif di bidang dakwah beliau juga aktif dibidang ilmu komunikasi, oleh karena itu Jalaluddin Rakhmat senantiasa menjelaskan perlunya menjadikan teknologi komunikasi sebagai bagian dari instrument dakwah Islam. Adapun rumusan masalah ini adalah bagaimanakah konsep dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah, untuk mengetahui konsep dakwah Jalaluddin Rakhmat. Metodologi penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif, Studi Tokoh. Sumber data penelitian terbagi dua yaitu primer: data pokok penelitian yaitu buku- buku dari karangan sang tokoh, antara lain, Islam Aktual, Psikologi Sebuah Pengantar, Renungan-renungan Sufistik, Reformasi Sufistik. Sedangkan Data skundernya yaitu, Catatan Kang Jalal, Dakwah Sufistik Kang Jalal, Dan Zaman Baru Islam. Teknik Pengumpulan datanya menggunakan media Email, dikarenakan keterbatasan peneliti untuk menemui secara langsung sang Tokoh, adapun emailnya [email protected] dan blog www.majulah_ijabi.org Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jalaludddin Rakmat adalah sosok seorang pemikir dan sekaligus seorang praktisi dakwah. Dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat yaitu setiap panggilan atau ajakan yang membawa orang kejalan kebenaran, yaitu jalan yang diridhoi Allah. Tujuan dakwah menurut Jalaluddin Rakhmat adalah dakwah haruslah merubah sikap,dari sikap yang buruk kepada sikap yang lebih baik, pengetahuan dan prilaku mad’unya. Metode yang digunakan Jalaluddin Rakhmat dalam berdakwah tidak jauh berbeda dengan para da’i yang lain yaitu berpedoman kepada Surah An- Nahl ayat 125. Sedangkan corak pendekatan dakwah Jalaluddin Rakhmat adalah Tasauf. Kemudian Jalaluddin Rakhmat lebih memeilih berdakwah melalui media tulisan dikarenakan beberapa alasan yaitu: pertama, karena dakwah yang ditulis lebih dapat dipertanggung Jawabkan. Kedua, karena tulisan khususnya buku, melintasi ruang dan waktu bagi siapa yang membacanya

    Konsep Kebahagiaan Menurut Jalaluddin Rakhmat

    No full text
    Aspek materi seringkali menjadi tolok ukur kebahagiaan seseorang. Hal ini yang menyebabkan masyarakat saat ini mengalami dysthymia,yaitu perasaan sedih yang kronis dan kehilangan energi kehidupan, ditengah kesuksesan yang tampak bahagia. Salah satu tokoh yang membahas kebahagiaan adalah Jalaluddin Rakhmat. Jalaluddin Rakhmat melihat kebahagiaan dari berbagai sudut pandang terlebih dari sudut pandang Islam dan psikologi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep kebahagiaan menurut Jalaluddin Rakhmat?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep kebahagiaan menurut Jalaluddin Rakhmat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research). Sumber data dari penelitian ini adalah karya Jalaluddin Rakhmat yang berkaitan dengan kebahagiaan dan sumber-sumber lain yang terkait dengan kebahagiaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode book survey. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analisys). Hasil penelitian ini Jalaluddin Rakhmat mengartikan kebahagiaan adalah keinginan manusia yang terakhir. Kebaikan dan nilai lainnya dikejar demi meraih kebahagiaan. Kebahagiaan dapat dilihat dalam dua bentuk, yaitu sebagai episode dan sikap. Aspek-aspek kebahagiaan terdiri dari kognitif (pikiran) dan afektif (perasaan). Cara mencapai kebahagiaan menurut Jalaluddin Rakhmat adalah dengan beriman dan beramal sholeh (berbuat baik), membahagiakan diri sendiri, mengubah sudut pandang, bersyukur dan memaafkan. Proses manusia mencapai kebahagiaan seseorang mendapat sesuatu hal yang ditangkap melalui panca indra sehingga, otak akan merespon saat informasi tersebut diterima maka hasil pikiran tersebut akan direspon oleh emosi melalui sistem limbikLangkah besar agar kita mencapai kebahagiaaan yang nyata dan abadi adalah mengikuti bimbingan Allah melalui al-Qur’an, yang merupakan perilaku atau tindakan positif hasil respon dari emosi yang muncul. Konsep kebahagiaan yang di paparkan oleh Jalaluddin Rakhmat mencoba untuk menggabungkan dan melengkapi konsep kebahagiaan yang bersifat sekuler dengan konsep kebahagiaan yang bersifat islami

    TINJAUAN TEOLOGIS TERHADAP TEORI SALIB IOANES RAKHMAT

    No full text
    Ioanes Rakhmat adalah seorang teolog, di mana “semangatnya” adalah mengkaji ajaran-ajaran yang sudah mapan dalam teologia Kristen, sehingga pemikiran-pemikirannya cenderung mengakomodir konsep-konsep theologia pluralisme. Beliau adalah ahli Perjanjian Baru, khususnya mengenai Yesus Historis. Dari karya-karya Ioanes Rakhmat, tulisan ini hendak meninjau teori salib Ioanes Rakhmat yang menentang Soteriologi Salib. Hal ini dijabarkan penulis dengan banyak mengutip uraian tinjauan dari seorang pakar, Joas Adiprasetya, seorang tokoh yang berlatar belakang sama dengan Ioanes Rakhmat. Sebuah buku karangan Ioanes Rakhmat mengenai teori salib yang berjudul Membedah Soteriologi Salib mendapat respon tandingan dari Joas Adiprasetya dalam karyanya yang berjudul Berdamai Dengan Salib. Mereka adalah pendeta dari salah satu sinode gereja yang besar GKI (Gereja Kristen Indonesia), juga dosen dari sekolah teologi kenamaan, STT Jakarta (Ioanes Rakhmat sudah menjadi mantan dosen dan pernah menjadi dosen Joas Adiprasetya). Karya Ioanes Rakhmat terbit, karena ia tidak menyukai ajaran keselamatan yang berpusat pada kematian (penyaliban) Yesus, setelah ia menonton film The Passion of the Christ yang ditayangkan di televisi. Perasaan tidak suka tersebut kemudian mendorong Ioanes Rakhmat untuk menuliskan sebuah buku yang dapat menghancurkan atau setidaknya menggoyang ajaran mengenai keselamatan yang berpusatkan pada kematian (penyaliban) Yesus, yakni “soteriologi salib”. Sedangkan, Joas Adiprasetya dalam bukunya menjelaskan bahwa tujuan karyanya adalah untuk merespons tantangan Ioanes Rakhmat dan untuk memperlengkapi warga gereja supaya memahami kekayaan soteriologi salib itu

    PSIKOLOGI KOMUNIKASI JALALUDDIN RAKHMAT PERSPEKTIF HADIS

    Full text link
    MISBAH HAYATI (2025) :PSIKOLOGI KOMUNIKASI JALALUDDIN RAKHMAT PERSPEKTIF HADIS Penelitian ini membahas Psikologi Komunikasi Jalaluddin Rakhmat Perspektif Hadis. Komunikasi memiliki peran penting dalam pembentukan pola pikir, emosi, dan perilaku individu, khususnya dalam interaksi sosial. Dalam konteks ini, psikologi komunikasi yang dikembangkan oleh Jalaluddin Rakhmat menjadi kajian menarik, terutama jika dikaji dalam perspektif hadis. Salah satu permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana status dan pemahaman hadis yang relevan dengan psikologi komunikasi serta bagaimana implementasi konsep psikologi komunikasi Jalaluddin Rakhmat dalam perspektif hadis. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan tematik (maudhu’i) terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan komunikasi dalam Islam. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif-analisis untuk memahami hubungan antara konsep psikologi komunikasi dan hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, hadis-hadis yang berkaitan dengan komunikasi, seperti pentingnya berkata baik dan menjaga lisan, memiliki status shahih dan dapat dijadikan hujjah dalam memahami psikologi komunikasi. Kedua, konsep psikologi komunikasi yang dikembangkan oleh Jalaluddin Rakhmat selaras dengan ajaran Islam dalam hadis, terutama dalam aspek empati, etika komunikasi, dan pengaruh komunikasi terhadap psikologi individu. Oleh karena itu, untuk mengoptimalkan komunikasi yang efektif dan beretika, individu dapat menerapkan prinsip-prinsip komunikasi Islami dengan memperhatikan hadis-hadis terkait, seperti berbicara dengan lemah lembut, menghindari dusta, serta mengutamakan komunikasi yang membangun. Kata Kunci: Psikologi Komunikasi, Jalaluddin Rakhmat, Hadi

    Pemikiran Tasawuf Jalaluddin Rakhmat (Telaah Corak Tasawuf Syi’i)

    Full text link
    Nurul Qomariyah. Pemikiran Tasawuf Jalaluddin Rakhmat (Telaah Corak Tasawuf Syi’i). Di bawah bimbingan, Prof.Dr. Asmaran AS.MA,. dan Dr. Irfan Noor M.Hum,. Tesis pada Program Pasca Sarjana IAIN Antasari Banjarmasin, 2012. Dalam perjalanannya, tasawuf menurut Jalaluddin Rakhmat terbagi menjadi tiga bagian yaitu tasawuf sebagai madzhab akhlaq, tasawuf sebagai madzhab ma’rifat, tasawuf sebagai madzhab hakikat. Jalaluddin Rakhmat melihat tasawuf sebagai dua hal: Praktek-praktek keagamaan yang dirumuskan oleh para guru sufi dan cara memandang realitas secara intuitif dan irasional. Pada bagian pertama, tasawuf membicarakan perejalanan yang harus ditempuh (suluk) oleh orang yang sedang berjalan menuju Tuhan (salik). Pada bagian kedua diungkapkan satu bentuk kesadaran lain,”altered state of consciousness,” yang tidak materialistis dan tidak empiris. Tasawuf dengan demikian diartikan sebagai metode untuk menghayati kenyataan dan kesadaran keagamaan. Menurut Jalaluddin Rakhmat tasawuf semacam ini ada di kalangan Syi’ah Imamiyah Itsna Asyariah. Gambaran di atas melatarbelakangi penelitian ini, yang menjadi perhatian adalah Corak Tasawuf Syi’i dalam pemikiran tasawufnya, karena selama ini Jalaluddin Rakhmat dekat dengan Syiah juga identik dengan Syiah. Oleh karena itu, fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana karakter ajaran tasawuf Syi’i, dan Apa saja pemikiran tasawuf Jalaluddin Rakhmat yang berkarakter Syi’i. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library Research),yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data atau keterangan yang bersumber dari buku, jurnal, atau naskah yang berhubungan dengan penelitian yang ada di perpustakaan. Setelah data terkumpul diklasifikasikan kemudian dianalisis. akhirnya disini dapat di simpulan dari gambaran pemikiran tasawuf Jalaluddin Rakhmat Pertama tobat, mengutip Ali Bin Abi Thalib Jalaluddin Rakhmat mengatakan bahwa, kalau kita bertengkar, akibat dosanya akan cepat celaka, dosa yang mempercepat celaka adalah memutuskan tali silaturrahmi. Kedua, Wujud Jalaliyyah dan Jamaliyah. Mengutip diskusi Imam Ali Zainal bersama Hasan Basri, Jalaluddin Rakhmat mengatakan bahwa adanya sifat jalaliyyah dan jamaliyyah Allah. Ketiga, qalb, ruh, aqal, dan nafs. Ketiga dengan mengutip Murtaddha Muttahari Jalaluddin Rakhmat mengatakan, ada tiga macam pengadilan ketika seseorang bersalah atau mengikuti hawa nafsunya. Keempat Pasca Ramadhan, seperti Imam Ali Zainal Abidin Jalaluddin Rakhmat mengajak kita mengucapkan salam perpisahan pada bulan Ramadhan. Kelima Munajat, ini merupakan doa-doa yang dikutip oleh Jalaluddin Rakhmat dari kumpulan doa-doa Imam Ali Zainal yang berjudul al-Sahifah al-Sajjadiyah al-Kamilah. Dari sini dapat dianalisis bahwa Pemikiran Tasawuf Jalaluddin Rakhmat bercorak syi’I. Sebagai saran dari penulis, pada zaman sekarang ini bukan saatnya lagi untuk memperdebatkan masalah perbedaan mazhab ataupun aliran, tetapi satu yaitu Islam

    Mazhab ukhuwah Jalaluddin Rakhmat

    No full text
    Buku ini hadir sebagai sebuah upaya untuk menggali dan memahami lebih dalam tentang konsep ukhu- wah atau persaudaraan dalam lslam, sebagaimana diuraïkan oleh salah satu tokoh syaiah Indonesia, Jalaluddin Rakhmat. Dalam tulisan-tulisannya, beliau secara konsisten menyampaikan pentingnya nilai-nilai persaudaraan yang sejati di tengah-tengah masyarakat yang semakin kom- pleks dan plural. "Mazhab Ukhuwah" mengajak kita untuk merenungkan kem- bali makna dari persaudaraan, tidak hanya dalam konteks hubungan personal tetapi juga dalam dimensi sosial dan spiri- tual. Buku ini mengandung pemikiran-pemikiran yang mendalam dan argumentasi yang kuat, yang disertai dengan referensi-ref- erensi dari Al-Qur`an, Hadits, serta pandangan ulama-ulama klasik dan modern. Pandangan Jalaluddin Rakhmat dalam menyajikan konsep ukhuwah dianggap relevan dan aplikatif bagi kehidupan umat saat ini

    Psikologi komunikasi/ Rakhmat

    No full text
    xiii, 318 hal.: ilus.; 24 c

    Meraih kebahagiaan/ Rakhmat

    No full text
    xii, 203 hal.; 21 cm

    Psikologi komunikasi/ Rakhmat

    No full text
    x, 358 hal.: bibl; 21 cm

    Psikologi komunikasi/ Rakhmat

    No full text
    x, 358 hal.: bibl; 21 cm
    corecore