1,720,969 research outputs found
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Analisis Peran Union Of European Football Association dalam Menangani Kasus Rasisme dalam Italia Tahun 2019-2021
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam dunia sepak bola, isu
rasisme sangat sering terjadi khususnya di persepakbolaan Italia. Rasisme telah
menjadi perhatian global, karena masalah rasisme tidak hanya sampai pada ranah
ekonomi, politik, kultur dan sosial saja, tetapi juga telah meluas sampai ke bidang
kehidupan lain seperti olahraga, khususnya sepak bola. Selain itu, peristiwa
rasisme banyak terjadi akibat dari kefanatikan suporter dari masing-masing tim.
Maka dari itu, peran UEFA sebagai badan yang mengepalai tata kelola Sepak bola
Eropa sangat penting dalam memerangi isu rasisme in
Penerapan Strategi True Or False pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Pangeran Antasari Martapura
Strategi pembelajaran adalah metode yang akan digunakan guru untuk
memilih kegiatan pembelajaran yang akan digunakan selama proses pembelajaran.
Strategi true or false merupakan salah satu strategi pembelajaran aktif yang
menggunakan kegiatan kolaboratif dengan tujuan merangsang keterlibatan
langsung siswa dalam materi pelajaran. Strategi ini menumbuhkan kerjasama tim,
berbagi pengetahuan dan belajar secara langsung. Penerapan strategi true or false
pada mata pelajaran SKI di MA Pangeran Antasari Martapura digunakan guru
untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran
dan sebagai bentuk evaluasi pembelajaran.
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang penerapan strategi true
or false pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah
Pangeran Antasari Martapura dan mendeskripsikan tentang dampak strategi true or
false yang di gunakan pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah
Aliyah Pangeran Antasari Martapura.
Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan
menggunakan pengumpulan data secara observasi, wawancara dan dokumentasi.
Subjek penelitian ini adalah peserta didik dan tenaga pendidik, sedangkan objek
penelitian adalah penerapan strategi true or false pada mata pelajaran Sejarah
Kebudayaan Islam di MA Pangeran Antasari Martapura.
Hasil yang didapat dari penelitian penerapan strategi true or false pada mata
pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MA Pangeran Antasari Martapura adalah
penerapan strategi true or false dimulai dengan merumuskan hal-hal yang
diperlukan dan dituliskan kedalam RPP, pengelolaan kelas yang baik, penggunaan
metode dan strategi yang bervariasi, memaksimalkan penggunaan teknologi sarana
dan prasarana. Adapun dampak positif penerapan strategi true or false yaitu peserta
didik menjadi aktif, memudahkan peserta didik menerima dan memahami
pembelajaran, menambah semangat, membuat suasana kelas menjadi hidup dan
menyenangkan, menumbuhkan kerja sama tim, menghadirkan ruang bagi peserta
didik untuk bertukar informasi dan berdiskusi. Sedangkan dampak negatif adalah
kelas menjadi sangat ribut akibat peserta didik yang bercanda, memerlukan banyak
waktu dalam pelaksanaanya
Strategi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Madrasah Aliyah Persiapan Negeri 4 Medan (MAPN 4 Medan)
Penelitian yang telah dilakukan berjudul strategi kepala madrasah dalam
meningkatkan kinerja guru di MAPN 4 Medan’’ yang dilatarbelakangi kinerja guru
merupakan suatu hal yang sangat penting yang harus diperhatikan oleh kapala
madrasah. Kepala madrasah harus bisa memilki strategi dalam meningkatkan kinerja
guru. Meningkat atau tidaknya kinerja dari seorang guru merupakan suatu tanggung
jawab yang harus diperhatikan oleh seoarang kepala madrasah khsusnnya di MAPN 4
Medan.
Metodologi penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan
pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan
proses strategi kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di MAPN 4 Medan.
Partisipan yang berpartisipasi pada peneltian ini yaitu merupakan kepala madrasah dan
dua guru yang terdapat pada MAPN 4 Medan. Teknik pengumpulan data yang
digunakan pada penelitian ini yaitu dengan teknik wawancara, observasi dan
dokumentasi terhadap strategi yang dilakukan kepala madrasah dalam meningkatkan
kinerja guru di MAPN 4 Medan .
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) pada proses peningkatan kinerja
guru kepala madrasah Di MAPN 4 Medan membuat beberapa program yang wajib
diikuti oleh setiap guru dengan tujuan dapat meningkatkan kinerja guru terebut dan
salah satu program unggulan yang dibuat kepala madrasah dalam meningkatkan
kinerja guru yaitu dengan membuat pelatihan terhadap guru guru di MAPN 4 Medan,
(2) terdapat kendala yang dihadapi oleh kepala madrasah dalam strategi untuk
meningkatkan kinerja guru di MAPN 4 Medan dan salah satu dari kendala tersebut
yaitu karena sulitnya seorang kepala madrasah dalam membina puluhan guru dengan
sifat dan tingkah laku yang berbeda-beda dan kepala madrasah dapat mengatasi
masalah ini dengan saling bekerjasama dengan guru dan memberika pembinaan yang
membangun terhadap guru di MAPN 4 Medan, (3) pengawasan yanhg dilakukan
kepala madrasah di MAPN 4 Medan yaitu dengan melakukan supervisi bersama
dengan pengawas madrasah dengan tujuan untuk melihat sejauh mana kinerja yang
telah diperoleh oleh guru-guru khusunnya di MAPN 4 Medan.
Berdasarkan temuan dari penelitian di atas menyimpulkan strategi yang dibuat
yang dibuat oleh kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di MAPN 4
Medan berjalan dengan baik walupun terdapat suatu kendala akan tetapi kendala yang
terjadi dapat diatasi dengan baik oleh kepala madrasah MAPN 4 Medan
Analysis of the Effect of Water Discharge on Performance in a Laboratory Scale Micro Hydro Power Plant Screw Turbine
68 HalamanPembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Turbin Ulir adalah pembangkit
listrik berskala kecil yang menghasilkan daya < 200 kW, yang memanfaatkan
tenaga(aliran) air sebagai sumber penghasil energi. PLTMH termasuk sumber
energi terbarukan dan layak disebut clean energy karena ramah lingkungan. Dari
segi teknologi, PLTMH dipilih karena konstruksinya sederhana, dan mudah
dioperasikan, Turbin Ulir dapat di oprasikan pada pemukiman terpencil yang tidak
memiliki arus listrik dengan meletakkan di aliran sungai dengan debit sedang
maupun debit besar sehingga menghasilkan energi listrik. Tujuan dari Penelitian ini
Menghitung dan menganalisis Daya yang dihasilkan Terhadap Debit air yang di
berikan dan Meganalisis Performa dan Effesiensi yang dihasilkan oleh PLTMH.
Penelitian ini dilakukan berdasarkan refrensi sebelum nya, Dimana Turbin ulir yang
dilakukan saat Penelitian ini mempunyai ukuran dengan panjang poros 870 mm,
Diameter Luar 350 mm, Pitch 290 mm dengan 2 daun blade(screw) dengan sudut
kemiringan Turbin Ulir 35°. Turbin Ulir Pada Penelitian Ini menghasilkan Daya
Generator tertinggi 37,3 VDC pada Debit air 0.0205 /s dengan Putaran Poros
generator 888 Rpm, Nilai Effesiensi Turbin 36,1% pada Debit air 0.0133 /s.
Turbin Ulir memiliki Torsi sebesar 0,60139072 Nm. The Screw Turbine Micro Hydro Power Plant is a small-scale power plant
that produces power < 200 kW, which utilizes the power (flow) of water as an
energy source. MHP is a renewable energy source and deserves to be called clean
energy because it is environmentally friendly. In terms of technology, MHP was
chosen because of its simple construction and easy operation. The screw turbine
can be operated in remote settlements that do not have electricity by placing it in a
river with medium or large discharge to produce electrical energy. The purpose of
this study is to calculate and analyze the power generated against the given water
discharge and to analyze the performance and efficiency produced by the MHP.
This research was carried out based on the previous reference, where the screw
turbine which was carried out during this study had a size with a shaft length of
870 mm, an outer diameter of 350 mm, a pitch of 290 mm with 2 blades (screw)
with an angle of 35° for the screw turbine. The screw turbine in this study produced
the highest generator power of 37.3 VDC at a water discharge of 0.0205 /s with
a generator shaft rotation of 888 Rpm, a turbine efficiency value of 36.1% at a
water discharge of 0.0133 /s. The Screw Turbine has a Torque of 0.60139072
Nm
Pengaruh Penambahan Serbuk Kaca pada Batako sebagai Bahan Pembuat Dinding
The necessary of the substance materials of wall like red brick is more increasing
and hard to be found, therefore, the brick is used to be an alternative material of
the wall. The selection of brick as an alternative material because it has some
advantages. They are easy and fast processing, and the price is relatively cheaper.
And the price of materials of building are more expensive too. One of the
substance materials of brick is cement. In this study, the use of cement in concrete
brick is going to be reduced by the glass powder. The basic of using the glass
powder as an ingredient substitution of cement is because the glass powder has
some similiar chemical element with cement, which is SiO2, Al2O3, Fe2O3, and
CaO. the Glass powder from the wasted glass bottles which passes a sieve No.
200 will be used in this study. The glass powder from wasted glass bottles will be
processed and shattered to be glass powder which passes a sieve No. 200, and it
used as much as 20% by weight of cement. The Brick is quite large and heavy, so
the weight of the concrete block is reduced by using of foaming agent. The
Foaming agent is a material that can make the cavities air in blocks, so the brick
will be lighter.
The Samples in this study are slinder with a diameter of 10 cm and 20 cm high,
brick with a size of 40 cm x 20 cm x 10 cm and brick wall with measuring 1 x 1
meter. All of the samples will be cured during the 28 days before testing. Then the
testing of the samples will be tested in visually, density, absorption, compressive
strength and compressive strength of the wall. The Datas were analyzed by using
the reference SNI 03-0349-1989 Concrete Brick Wall Couples.
This study obtains the results visually into the standard SNI 03-0349-1989 after
testing an outside looked and sizes. The Testing of bulk density samples were
obtained an average weight of the largest 1506.752 kg / m3 and contained in the
test specimen cylinder substitution 20% of glass powder which passes a sieve No
200. Based on the results of absorption test, there is impairment of absorption
from the specimen materials which used glass powder 20% substitution of passes
sieve No. 200 and foaming agent, the average absorption values obtained at least
11.404% into the quality I SNI 03-0349-1989. there is an increasing value from
The results of compressive strength testing which used the specimen from
substitute material glass powder 20% passes a sieve No. 200 and foaming agent,
the compressive strength maximum average obtained for 40.382 Kg / cm2 into the
quality of III SNI 03-0349-1989. The Maximum compressive strength of the wall
samples obtained of 45.5 Kg / cm2 on the samples which used the glass powder
substitute material 20% passes a sieve No. 200 and foaming agent.145 HalamanSkripsi Sarjan
Implementasi Kontrol Proportional Integral Derivative Pada Motor Cane Carrier Pabrik Gula
PT PG Rajawali I, khususnya di PT PG Krebet Baru, bergerak dalam industri gula dengan proses bisnis yang meliputi ekstraksi, klarifikasi, evaporasi, kristalisasi, dan sentrifugasi. Stasiun penggilingan memegang peranan kritis dalam proses ini, di mana motor listrik menggerakkan cane carrier untuk mengangkut tebu. Namun, sering terjadi penumpukan tebu pada chute atau saluran tebu akibat ketidaksesuaian kecepatan motor dengan aliran material. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan mengimplementasikan kontrol PID guna mengatur kecepatan motor cane carrier secara otomatis berdasarkan ketinggian ampas tebu di chute. Metode penelitian meliputi perancangan sistem kontrol berbasis Arduino Uno yang terintegrasi dengan sensor proximity untuk memantau ketinggian ampas tebu dan VFD ATV12HU15M2 sebagai pengatur kecepatan motor induksi tiga fasa. Parameter PID ditentukan menggunakan metode Ziegler-Nichols kedua, dengan nilai Kp = 60, Ki = 1,168, dan Kd =770,82, dengan nilai overshoot 25% dan rise time 37 detik. Pengujian sistem cane carrier menggunakan kontrol PID menunjukkan bahwa penerapan sistem kontrol PID pada pengaturan kecepatan motor cane carrier berdasarkan ketinggian ampas tebu telah berhasil meminimalisir permasalahan penumpukan tebu pada chute. Hal ini dikarenakan oleh nilai error yang masih kecil, yaitu 0,89. Sistem menghasilkan nilai PWM rata-rata sebesar 142,39. Pada saat pengujian, nilai level pada chute menunjukkan di angka 5 selama 13 detik dari 219 detik, sehingga penumpukan tebu telah diminimalisir.
==================================================================================================================================
PT PG Rajawali I, particularly at PT PG Krebet Baru, operates in the sugar industry with business processes including extraction, clarification, evaporation, crystallization, and centrifugation. The milling station plays a critical role in this process, where an electric motor drives the cane carrier to transport sugarcane. However, frequent sugarcane pileups occur in the chute due to mismatched motor speed and material flow. To address this issue, this study aims to implement PID control to automatically regulate the speed of the cane carrier motor based on the sugarcane level in the chute. The research method involves designing a control system based on Arduino Uno, integrated with infrared proximity sensors to monitor sugarcane levels and an ATV12HU15M2 Variable Frequency Drive (VFD) to adjust the speed of a three-phase induction motor. PID parameters were determined using the second Ziegler-Nichols method, with values of Kp = 60, Ki = 1,168, and Kd = 770,82, with an overshoot of 25% and a rise time of 37 seconds. Testing of the cane carrier system with PID control demonstrated its effectiveness in minimizing sugarcane pileups in the chute. This is attributed to the system’s small steady-state error (0.89) and an average PWM output of 142.39. During trials, the chute level remains at 5 for only 13 seconds out of 219 seconds of operation, confirming significant mitigation of the issue. The results validate that the PID-controlled system successfully optimizes motor speed regulation in response to real-time sugarcane level variations
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
