152 research outputs found

    PENDIDIKAN TOLERANSI BERAGAMA DI SMA NEGERI 1 DURENAN TRENGGGALEK

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pendidikan Toleransi Beragama di SMA Negeri 1 Durenan Trenggalek” ini ditulis oleh Intan Putri Rahayu NIM. 12201193186, pembimbing Dr. Khoirul Anam, M.Pd.I. Kata Kunci: Pendidikan, Toleransi, Agama. Keberagaman merupakan potensi konflik dalam berbagai hal, baik antara individu maupun antar kelompok di dalam lingkungan kehidupan sosial. Beberapa waktu terakhir ini konflik tentang intoleransi sering terjadi di Indonesia. Dalam hal ini, agama sering dijadikan sebagai alat untuk mempropagandakan tatanan sosial dan reformasi politik. Sikap intoleran nampaknya mulai memasuki setiap sisi lingkungan kehidupan, salah satunyadi dalam lingkunganpendidikan. Melihat adanya fenomena intoleransi yang terjadi di Indonesia terutama di lingkungan pendidikan, menunjukkan berarti masih banyak masyarakat yang belum mempunyai kesadaran dan pengetahuan tentang arti pentingnya rasa toleransi antar sesama. Negara dan agama mengajarkan kita untuk saling bertenggang rasa antara satu golongan dengan golongan yang lain, dengan cara saling menghargai dan menghormati terhadap perbedaan yang ada. Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana bentuk pendidikan toleransi beragama di SMA Negeri 1 Durenan Trenggalek?, (2) Bagaimana proses pendidikan toleransi beragama di SMA Negeri 1 Durenan Trenggalek?, (3) Bagaimana implikasi pendidikan toleransi beragama di SMA Negeri 1 Durenan Trenggalek?. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi participant, wawancara tidak tersetruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data dalam penelitian ini adalah pendidik dan peserta didik SMA Negeri 1 Durenan Trenggalek. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa (1) bentuk pendidikan toleransi beragama di SMA Negeri 1 Durenan Trenggalek adalah menerima, menghargai, dan menghormati keberagaman agama yang ada di lingkungan sekolah, serta saling membantu dan bekerjasama dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan di sekolah, (2) Proses pendidikan toleransi beragama di SMA Negeri 1 Durenan Trenggalek terdiri dari lima tahapan atau proses, yaitu proses integrasi konten tentang toleransi beragama dalam kurikulum operasional sekolah, proses konstruksi pengetahuan tentang toleransi beragama yang dilakukan dalam kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama, proses pengurangan prasangka yang dilakukan dalam kegiatan pembelajaran dan di luar kegiatan pembelajaran dengan pemberian nasihat dan teladan kepada peserta didik, proses pedagogi kesetaraan yang dilakukan dengan memberikan hak dan kewajiban yang sama kepada setiap warga sekolah, dan memberdayakan budaya sekolah yang toleran, dan demokratis, (3) Implikasi pendidikan toleransi beragama di SMA Negeri 1 Durenan Trenggalek antara lain; terwujudnya lingkungan kehidupan sosial yang rukun, damai, dan harmonis di sekolah, adanya kurikulum Pendidikan Agama untuk seluruh peserta didik, terwujudnya kebersamaan melalui kegiatan-kegiatan sekolah yang dihadiri oleh seluruh warga sekolah, dan ekstrakurikuler yang tidak menjadikan agama sebagai prasyarat

    Eksternalitas Negatif Akibat Kebisingan Kereta Api Terhadap Masyarakat di Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi

    No full text
    The increasing of population was related with the high demand through settlement area and transportation infrastructure. As a result, there was competition in the utilization of area where the area characteristic was fixed. It impacts that many resident lived in the settlement did not concerned about the environment factor that could effects toward the convenience and healthy, such as the people who lived nearby the train track. Train activity could create the positive and negative externality. The positive externality were transportation cost savings, easy and fast access. The negative externality were the noise pollution, security, and criminality risk. The research objective were to describe the negative externality caused by the train noise, to determine the willingness of family to receive the compensation funds, to estimate the compensation funds amount that willing to be received by the family as the compensation of train noise, and to determine the factors effects the compensation funds amount received by family. This research used the descriptive analysis, Willingness to Accept (WTA) analysis with Contingent Valuation Method (CVM), and linear regression. The result of research are disturbance due to noise is perceived communication disorder, easy to get shocked, emotional, concentration, increasing of blood pressure, increasing of pulse, disorder on digestion function, majority of respondents willingness to receive the compensation funds as a result of train noise, the alleged value of WTA average respondents is Rp 80 750/month/head of a family, the total value of WTA average is Rp 4 845 000/month and the total value of WTA population is Rp 22 610 000/month, positively variables of WTA model are a long stay, quality of noise, the work of the workers driver, and education and negatively variables are revenues and distance of places live to a source of nois

    FUNGSI PENGAWASAN DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SANTRI PONDOK PESANTREN AL MUHSIN PUTRI METRO UTARA KOTA METRO

    No full text
    ABSTRAK Upaya pengawasan kepada santri putri di pondok pesantren Al Muhsin putri sesuai dengan peraturan serta pemberian sanksi dalam meningkatkan kedisiplinan belum maksimal . Hal ini dilihat dari bentuk permasalahan menyangkut berbagai bidang dari pengurus pondok pesantren Al Muhsin dan santri pondok pesantren Al Muhsin putri . Salah satu permasalahan sering timbul dari kurang optimal ustadz/ustadzah dalam menyikapi perilaku pelanggaran santri pondok pesantren Al Muhsin putri. Penegasan dalam melaksanakan aturan haruslah di upayakan sebaik-baik mungkin agar bisa mencapai tujuan peraturan dan memberikan efek jera kepada santri pondok pesantren Al Muhsin putri untuk menaati peraturan yang sudah di rancang sebagaimana mestinya. Karna tujuan dari peraturan dan sanksi ialah untuk meningkatkan kedisiplinan santri pondok pesantren Al Muhsin putri. Pelaksanaan peraturan serta sanksi untuk santri pondok pesantren Al Muhsin putri yang melanggar sangat penting untuk bisa menjaga dan menciptakan lingkungan sosial warga pondok pesantren Al Muhsin putri. Berdasarkan latar belakang masalah dapat di atas dapat di ambil rumusan masalah tentang bagaimana Fungi Pengawasan dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri Pondok Pesantren Al Muhsin Putri Metro Utara Kota Metro. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Fungi Pengawasan dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri Pondok Pesantren Al Muhsin Putri Metro Utara Kota Metro sedangkan untuk metode penelitian penulis menggunakan metode observasi,metode wawancara dan metode dokumentasi. Hasil penelitian yang penulis dapat disimpulkan bahwasannya Bentuk perilaku tidak disiplin santri di Pondok Pesantren Al Muhsin Putri didasari dengan berbagai bentuk dan pengaruh dan dalam menanggapinya pengurus pondok harus memberikan ketegasan sanksi sebagai bentuk pendisiplinan santri agar segala bentuk kualifikasi pelanggaran tidak dilakukan maupun di ulangi oleh santri guna memberikan pelajaran kepada santri yang lain sebagai himbauan agar tidak melanggar aturan jika tidak ingin termendapatkan sanksi sesuai dengan kualifikasi bobot pelanggarannya. Sesuai dengan manajerial bagian kedisiplinan santri dari ibadah, pembelajaran,rukhtar atau hafalan, kebersihan , kesehatan dan perizinan harus lebih teliti dan bertanggung jawab guna akan mempengaruhi kedisipliann santri dalam menaati peraturan di pondok pesantren Al Muhsin putri. Kata Kunci : Pengawasan, disiplin, santri, pondok pesantren. ABSTRACT Supervision efforts for female students at the Al Muhsin female Islamic boarding school in accordance with regulations and the imposition of sanctions to improve discipline have not been maximized. This can be seen from the form of problems concerning various fields from the management of the Al Muhsin Islamic boarding school and students of the Al Muhsin female Islamic boarding school. One of the problems often arises from the less than optimal ustadz / ustadzah in responding to the behavior of violations by students of the Al Muhsin female Islamic boarding school. Affirmation in implementing the rules must be attempted as well as possible in order to achieve the objectives of the regulations and provide a deterrent effect on students of the Al Muhsin female Islamic boarding school to obey the regulations that have been designed properly. Because the purpose of the regulations and sanctions is to improve the discipline of students of the Al Muhsin female Islamic boarding school. Implementation of regulations and sanctions for students of the Al Muhsin female Islamic boarding school who violate is very important to be able to maintain and create a social environment for residents of the Al Muhsin female Islamic boarding school. Based on the background of the problem above, the formulation of the problem can be taken about how the Supervisory Function in Improving the Discipline of Students at the Al Muhsin Putri Islamic Boarding School, North Metro, Metro City. The purpose of this study is to determine how the Supervisory Function in Improving the Discipline of Students at the Al Muhsin Putri Islamic Boarding School, North Metro, Metro City, while for the research method the author uses the observation method, interview method and documentation method. The results of the study that the author can conclude are that the form of undisciplined behavior of students at the Al Muhsin Putri Islamic Boarding School is based on various forms and influences and in responding to it, the boarding school administrators must provide firm sanctions as a form of student discipline so that all forms of violation qualifications are not carried out or repeated by students in order to provide lessons to other students as an appeal not to violate the rules if they do not want to be subject to sanctions according to the qualification of the weight of the violation. In accordance with the management of the discipline of students from worship, learning, rukhtar or memorization, cleanliness, health and permits must be more careful and responsible in order to influence the discipline of students in obeying the rules at the Al Muhsin Putri Islamic Boarding School. Keywords: Supervision, discipline, students, Islamic boarding school

    PENERAPAN REBT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN ADAPTASI SOSIAL DI KALANGAN REMAJA UPTD PELAYANAN SOSIAL BINA REMAJA (PSBR) RADEN INTAN BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Adaptasi sosial dalam konteks remaja adalah proses di mana remaja belajar untuk menyesuaikan diri dengan norma, nilai, harapan, dan interaksi sosial di lingkungan mereka. Masa remaja adalah periode penting dalam perkembangan manusia yang melibatkan perubahan signifikan dalam fisik, emosional, dan sosial. Dengan demikian adaptasi sosial yang baik harus ditingkatkan untuk mecegah kemungkinan buruk yang terjadi kepada masa remaja dan memperburuk masa depannya nanti. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), pendekatan yang penulis gunakan adalah pendekatan kualitatif dengan sifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah seluruh remaja binaan di UPTD Pelayanan Sosial Bina Remaja (PSBR) Raden Intan Lampung sebanyak 19 orang. Dari jumlah 19 remaja terdapat 5 orang yang sesuai dengan kriteria. Maka yang menjadi sumber data primer dalam penelitian ini adalah 7 orang. Terdiri dari 5 remaja yang memiliki adaptasi sosial yang kurang baik yg dalam pengawasan dan 2 pekerja sosial (konselor). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh konselor telah dilakukan dengan tahapan yaitu: tahap pengajaran, tahap persuasive, tahap konfrontasi, tahap pemberian tugas. Jika dilihat dari penerapan REBT yang dilakukan oleh UPTD Pelayanan Bina Sosial Remaja (PSBR) Raden Intan Bandar Lampung dapat dapat disimpulkan bahwa penerapan REBT sebagai Upaya meningkatkan Adaptasi Sosial di kalangan remaja UPTD Pelayanan Bina Sosial Remaja (PSBR) Raden Intan Bandar Lampung terbukti efektif sebagai strategi dalam meningkatkan kemampuan adaptasi sosial remaja binaan. Pendekatan ini tidak hanya membantu mereka memahami dan mengubah pola pikir yang menghambat, tetapi juga memperkuat kesiapan mereka untuk berintegrasi kembali dengan masyarakat secara sehat dan produktif Kata Kunci : Penerapan, Rational Emotive Behavior Therapy, Adaptasi Sosial, Remaja. ABSTRAC Social adaptation in the context of adolescence is a process in which adolescents learn to adjust to the norms, values, expectations, and social interactions in their environment. Adolescence is an important period in human development that involves significant changes in physical, emotional, and social aspects. Therefore, good social adaptation must be improved to prevent negative outcomes during adolescence and worsening of their future prospects. This type of research is field research, and the approach used by the author is a qualitative approach with a descriptive nature. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The total number of adolescents under the care of the UPTD Pelayanan Sosial Bina Remaja (PSBR) Raden Intan Lampung is 19. Out of the 19 adolescents, 5 met the criteria. Therefore, the primary data sources in this study are 7 individuals. These include 5 adolescents with poor social adaptation under supervision and 2 social worker (counselor). The results of this study indicate that the efforts made by the counselor were carried out in stages: the teaching stage, the persuasive stage, the confrontation stage, and the task assignment stage. When examining the application of REBT by the UPTD Pelayanan Bina Sosial Remaja (PSBR) Raden Intan Bandar Lampung, it can be concluded that the implementation of REBT as an effort to improve social adaptation among adolescents at the UPTD Pelayanan Bina Sosial Remaja (PSBR) Raden Intan Bandar Lampung has proven effective as a strategy to enhance the social adaptation skills of the adolescents under their care. This approach not only helps them understand and change thought patterns that hinder adaptation but also strengthens their readiness to reintegrate into society in a healthy and productive manner. Keywords : Application, Rational Emotive Behavior Therapy, Social Adaptation, Adolescents

    Analisis Tema pada Film American Dreams In China

    No full text
    This study entitled Analysis of Themes American Dreams in China film. Background This research moved from the interest in literary works set in education and struggle. There are two things to be the problem in this research are: (1) how structural narrative portrayed in the film titled American Dreams in China, (2) how the themes depicted in the film titled American Dreams in China. The research objective is to track, reveal and describe both of these issues as a whole. The method used in this research is descriptive qualitative method. The theory used in this research is Boggs's structural theory. The data used in this study is a film American Dreams in China director Peter Chan duration of 112 minutes and was released by China on 17 May 2013. The collected data is then processed through several stages: stage descriptions, classification stage, the stage of data analysis, interpretation stage and data evaluation stage. Based on this study concluded: American Dreams in China film has a groove mix. In the American Dreams in China there are some subordinate characters, but there is only one central character, namely Cheng Dong Qing. Theme of the film is the struggle of three students each other friends in attaining education included can proceed to the United States, although it was rejected several times but did not make them give up, so they can build English language school the largest in China and sent students in China schools in the United States even though they themselves are not able to attend school there.Penelitian ini berjudul Analisis Tema pada Film American Dreams in China. Latar belakang penelitian ini beranjak dari ketertarikan terhadap karya sastra yang berlatar pendidikan dan perjuangan. Ada dua hal yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1)bagaimana struktural naratif digambarkan dalam Film berjudul American Dreams in China, (2)bagaimana tema digambarkan dalam Film berjudul American Dreams in China. Tujuan penelitian adalah untuk melacak, mengungkapkan, dan mendeskripsikan kedua masalah tersebut secara utuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural Boggs. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah film American Dreams in China sutradara Peter Chan durasi 112 menit dan dirilis oleh Tiongkok pada 17 Mei 2013. Data yang dikumpulkan kemudian diolah melalui beberapa tahap, yaitu tahap deskripsi, tahap klasifikasi, tahap analisis data, tahap interpretasi, dan tahap evaluasi data. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan: Film American Dreams in China mempunyai alur campuran. Dalam film American Dreams in China terdapat beberapa karakter bawahan, namun hanya ada satu karakter sentral yaitu Cheng Dong Qing. Tema film American Dreams in China adalah perjuangan tiga orang mahasiswa yang saling bersahabat dalam menggapai pendidikan termasuk dapat melanjutkan ke Amerika, walaupun ditolak beberapa kali tetapi tidak membuat mereka menyerah shingga mereka berhasil membangun sekolah bahasa Inggris terbesar di Cina dan mengirim murid-murid di Cina sekolah di Amerika walaupun mereka sendiri tidak dapat bersekolah disana.105 HalamanSkripsi Sarjan

    The Anger of the Main Character in the Perempuan Bersampur Merah Novel by Intan Adaru: A Study of Literary Psychology

    No full text
    This study aims to describe (1) the form of anger of the main character in the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru and (2) the factors of anger of the main character in the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru, also describe (3) the psychological impact of the main character in the novel “Perempuan Bersampur Merah” by Intan Andaru. This research is a qualitative descriptive study. The subject of this research is the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru. The method of data collection is done by reading and note-taking techniques. The data were analyzed by qualitative descriptive technique, which is a research procedure with descriptive data presented in the form of the author's speech in the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru.. The results showed that (1) the form of anger of the main character in the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru, namely the anger described by the author in the main character, anger is an expression of human emotions in venting dissatisfaction, disappointment or mistakes when there is an emotional turmoil that does not occur. controlled include revenge, curiosity, irritation, hurt and overflowing emotions (2) the factors of anger between characters in the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru there are several factors, namely environmental factors, family factors, social factors. Not only that, anger also arises on the basis of feeling disappointed, irritated, disgusted and annoyed. (3) the psychological impact of the main character in the novel "Perempuan Bersampur Merah" by Intan Andaru caused several problems for the main character, namely being depressed, uncomfortable with their environment, potentially hurting themselves, interfering with children's relationships with parents, even with family, problems with friends peers, school environment, even the environment where the child lives

    Penerapan Analisis Survival dengan Model Regresi Cox Terhadap Faktor yang Memengaruhi Laju Kesembuhan Pasien Stroke Non Hemoragik di RSUD Dr. R.M Djoelham Binjai Tahun 2016

    No full text
    Survival analysis is a collection of several statistical tests to determine the speed of an event that can be used to determine the speed of non hemorrhagic recovery stroke. Non hemorrhagic stroke is a sudden and rapid disruption of local or regional brain function caused by a cerebral blood circulation in the form of a blockage that causes hypoxia in the brain and no bleeding. RSUD Dr. R.M Djoelham Binjai by 2016 there are 113 non hemorrhagic stroke patients whose duration of hospitalization to be allowed to go home varies from 3 to 14 days. This study intends to determine the factors that affect the rate of recovery of nonhemorrhagic stroke patients. This type of research is retrospective cohort. Taken 113 medical record data of non hemorrhagic stroke patients in 2016 in RSUD Dr. R.M Djoelham Binjai that is in the form of data age, sex, hypertension, diabetes mellitus, heart disease, hypercholesterolemia and TIA (Transient Ischemic Attack). Data analysis started from Kaplan Meier method followed by cox regression, and cox regression model interaction. The results showed the factors that influence the rate of recovery of non hemorrhagic stroke patients are diabetes mellitus and the interaction of diabetes mellitus with heart disease. At anytime the rate of recovery non hemorrhagic stroke patients is 1.996 times faster than non-hemorrhagic stroke patients with diabetes mellitus. The rate of recovery non hemorrhagic stroke patients is 5.105 times faster than non-hemorrhagic stroke patients with diabetes mellitus with heart disease. The rate of recovery non hemorrhagic stroke patients with diabetes mellitus is 2,557 times faster than non hemorrhagic stroke patients with diabetes mellitus with heart disease. Suggested to RSUD Dr. R.M Djoelham Binjai to improve medical services to patients with non hemorrhagic stroke accompanied by diabetes mellitus and heart disease. To the Health Office of Binjai City to socialize the prevention of diabetes mellitus and heart disease to the community.Analisis survival adalah kumpulan beberapa uji statistik untuk mengetahui kecepatan dari suatu peristiwa yang dapat digunakan untuk mengetahui kecepatan kesembuhan stroke non hemoragik. Stroke non hemoragik adalah gangguan fungsi otak lokal atau luas yang terjadi secara mendadak dan cepat yang disebabkan oleh suatu gangguan peredaran darah otak berupa sumbatan yang menyebabkan hipoksia pada otak dan tidak terjadi perdarahan. RSUD Dr. R.M Djoelham Binjai pada tahun 2016 terdapat 113 pasien stroke non hemoragik yang lama rawat pasien sampai diizinkan pulang bervariasi dari 3 sampai 14 hari. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui faktor yang memengaruhi laju kesembuhan pasien stroke non hemoragik tersebut. Jenis penelitian bersifat kohort retrospektif. Diambil 113 data rekam medis penderita stroke non hemoragik tahun 2016 di RSUD Dr. R.M Djoelham Binjai yaitu berupa data umur, jenis kelamin, hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung, hiperkolesterolemia dan TIA (Transient Ischemic Attack). Analisis data dimulai dari metode Kaplan Meier dilanjutkan dengan cox regression, dan cox regression model interaksi. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berpengaruh terhadap laju kesembuhan pasien stroke non hemoragik adalah penyakit diabetes mellitus dan interaksi penyakit diabetes mellitus dengan penyakit jantung. Setiap saat pasien stroke non hemoragik laju kesembuhannya 1,996 kali lebih cepat dibandingkan dengan pasien stroke non hemoragik yang menderita penyakit diabetes mellitus. Pada pasien stroke non hemoragik laju kesembuhannya 5,105 kali lebih cepat dibandingkan pasien stroke non hemoragik yang menderita penyakit diabetes mellitus disertai penyakit jantung. Pada pasien stroke non hemoragik yang menderita penyakit diabetes mellitus laju kesembuhannya 2,557 kali lebih cepat dibandingkan dengan pasien stroke non hemoragik yang menderita penyakit diabetes mellitus disertai penyakit jantung. Disarankan kepada RSUD Dr. R.M Djoelham Binjai agar meningkatkan pelayanan medis kepada penderita stroke non hemoragik yang disertai penyakit diabetes mellitus dan penyakit jantung. Kepada Dinas Kesehatan Kota Binjai agar melakukan sosialisasi pencegahan penyakit diabetes mellitus dan penyakit jantung kepada masyarakat.Skripsi Sarjan

    MODERNISASI PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DINIYYAH PUTRI LAMPUNG DESA NEGERI SAKTI KABUPATEN PESAWARAN 1974-2017

    No full text
    ABSTRAK Tujuan penelitian ini menjelaskan tentang modernisasi pendidikan Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung Kabupaten Pesawaran Desa Negeri Sakti tahun 1974-2017. Bagaimana terjadinya modernisasi pendidikan pada pondok pesantren Diniyyah Putri Lampung itu terjadi karena tuntutan zaman, yang dimana Diniyyah Putri Lampung diharuskan untuk melakukan modernisasi atau pembaharuan. Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung melakukan modernisasi atau pembaharuan dalam bentuk Kurikulum nya, dan metode Pembelajarannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Penelitian lapangan atau penelitian kualitatif. Pengumpulan data atau sumber dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi foto Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep modernisasi pondok pesantren, dan modernisasi pendidikan di pondok pesantren Diniyyah Putri Lampung. Dengan tujuan tersebut dapat menghasilkan kurikulum, dan pendidikan yang dilakukan di Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung untuk meningkatkan mutu lembaga pendidikan nya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung merupakan pondok modern yang melakukan modernisasi. Hal ini dapat penulis temukan bahwa proses berdirinya pondok pesantren Diniyyah Putri Lampung merupakan perjuangan dari ibu Hj. Halimah Syukur yang merupakan lulusan dari Diniyyah Putri Padang Panjang dan termotivasi untuk mendirikan pondok pesantren khusus putri di Lampung, dengan motivasi tersebut untuk mengangkat derajat perempuan. Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung yang sudah diberlakukan selama ini adalah gabungan, yaitu gabungan dari Kurikulum Pondok Pesantren, kurikulum Kementerian Agama dan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) dari Dinas pendidikan yang telah menerapkan kurikulum 2013. Kata Kunci: Modernisasi, Kurikulum, dan Pendidikan. iii ABSTRACT The aim of this research is to explain the modernization of education at the Diniyyah Putri Lampung Islamic Boarding School, Pesawaran Regency, Negeri Sakti Village in 1974-2017. The modernization of education at the Diniyyah Putri Lampung Islamic boarding school occurred because of the demands of the times, where Diniyyah Putri Lampung was required to carry out modernization or renewal. Diniyyah Putri Lampung Islamic Boarding School carries out modernization or renewal in the form of its curriculum and learning methods. This research uses historical research methods. Which includes heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Field research or qualitative research. Data or sources were collected by means of observation, interviews and photo documentation at the Diniyyah Putri Lampung Islamic Boarding School. This research aims to understand the concept of modernization of Islamic boarding schools and modernization of education at the Diniyyah Putri Lampung Islamic boarding school. With this aim, curriculum and education can be produced at the Diniyyah Putri Lampung Islamic Boarding School to improve the quality of its educational institutions. The results of this research found that the Diniyyah Putri Lampung Islamic Boarding School is a modern boarding school that is modernizing. The author found that the process of establishing the Diniyyah Putri Lampung Islamic boarding school was the struggle of Mrs. Hj. Halimah Syukur is a graduate of Diniyyah Putri Padang Panjang and is motivated to establish an Islamic boarding school for girls in Lampung, with this motivation to raise the status of women. The Diniyyah Putri Lampung Islamic Boarding School which has been implemented so far is a combination, namely a combination of the Islamic Boarding School Curriculum, the Ministry of Religion curriculum and the education unit level curriculum (KTSP) from the Education Service which has implemented the 2013 curriculum. Keywords: Modernization, Curriculum, and Educatio

    THE INFLUENCE OF THE GREEN CAMPUS PROGRAM ON STUDENTS' ENVIRONMENTALLY FRIENDLY BEHAVIOR

    No full text
    Keywords: Eco-Friendly Behavior, Green Campus, Sustainability *Corresponding Author This study examines the impact of the green campus program at higher education institutions on students' environmentally friendly behavior and its contribution to sustainable development on campus and in surrounding communities. The green campus initiative addresses global environmental concerns by promoting responsible policies and behaviors. A quantitative approach was used, with data analysis conducted using Orange Data Mining software. The sample comprised 500 respondents from various study programs at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, including environmental ambassador students at the State Islamic University of Raden Intan Lampung. Results showed positive perceptions of waste management facilities (mean = 4.04; SD = 0.9) and environmentally friendly transportation (mean = 3.68; SD = 1.03). However, pro environmental behavior remained uneven, influenced by personal and institutional factors. The study recommends enhancing environmental education and support facilities to improve the program’s effectiveness. These findings offer strategic insights for other institutions implementing green campus initiatives

    KEGIATAN KOMUNIKASI DAKWAH DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SANTRI MELALUI EKSTRAKURIKULER MUHADHARAH DI PERGURUAN DINNIYAH PUTRI LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Komunikasi adalah hal yang paling penting dalam kehidupan manusia, baik itu komuniksi secara verbal dan non verbal, begitu pula dengan menyampaikan ajaran Islam atau berdakwah hendaklah kita menyampaikan ataau mengkomunikasikannya dengan cara yang sebaik-baiknya, namun pada kenyataanya walaupun kita sudah menyampaikan ajaran islam dengan baik, hasil yang diterima belum maksimal, oleh karena itu masalah yang penulis teliti adalah komunikasi dakwah untuk meningkatkan rasa percaya diri santri melalui Ekstrakurikuler Muhadharah diDinniyah Putri Lampung belum maksimal dikarenakan beberapa hal yang sudh penulis jabarkan dibawah ini. Pada skripsi ini penulis menggunakan teori Wahyu Ilaihi dalam buku Komunikasi Dakwah mendefinisikan komunikasi dakwah adalah proses penyampaian informasi atau pesan dari seseorang atau sekelompok orang kepada seseorang atau sekelompok orang lainya yang bersumber dari al-qur’an dan hadis dengan tujuan untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku orang lain yang lebih baik sesuai ajaran Islam, baik langsung secara lisan, maupun tidak langsung melalui media, yang paling relevan dengan komunikasi dakwah di Dinniyah Putri Lampung, bahwasannya data�data yang penulis temukan dilapangan relevan dengan teori tersebut, kegiatan Ekstrakurikuler Muhadharah mengubah sikap santri yang sebelumnya kurang percaya diri jadi lebih percaya diri, mengubah perilaku santri yang sebelumnya menutup diri menjadi lebih terbuka dengan sekitar, mengubah cara bicara dan tutur kata yang baik saat berkomunikasi. Penelitian Kualitatif yaitu penelitian eksploratif yang mendeskripsikan mengenai hal yang diteliti, serta mempunyai proses yang lain dari pada penelitian kuantitatif. Penelitian kualitatif dapat memberikan gambaran secara khusus terhadap suatu kasus secara mendalam yang jelas tidak diberikan oleh hasil penelitian dengan metode kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Komunikasi Dakwah yang digunakan oleh Dinniyah Putri Lampung dalam meningkatkan rasa percaya diri santri adalah dengan Ekstrakurikuler muhadharah, selama penelitian penulis menemukan beberapa hambatan dalam iv peningkatan rasa percaya diri baik Internal maupun Eksternal. Hambatan internalnya adalah kurangnya kreatifitas, antusias siswa yang minim, terbatasnya akses internet dan akses bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, kurangnya minat, motivasi dan bakat dari para santri yang menghambat proses peningkatan rasa percaya diri santri dinniyah putri lampung. berdasarkan data-data hasil penelitian yang dilakukan di Perguruan Diniyyah Putri Lampung yang kemudian telah dianalisis sedemikian rupa, maka untuk peningkatan kualitas supaya menjadi lebih baik peneliti memberikan beberapa saran kepada Perguruan yaitu Agar membuat inovasi dalam pelaksanaan Ekstrakurikuler muhadharah sehingga muhadharah tidak terlalu monoton dan membosankan. Kata kunci: Dakwah; Komunikasi Dakwah, Teknik Komunikasi v ABSTRACT Communication is the most important thing in human life, be it verbal and non-verbal communion, as well as conveying islamic teachings or preaching, we should convey or communicate it in the best possible way, but in fact even though we have conveyed the teachings of iislam well, the results received have not been maximized, therefore, the problem that the author is difficult is that proselytizing communication to increase the self-confidence of students through extracurricular muhaddharah at Dinniyah Putri Lampung has not been maximized in some of the things that sudh the author describes below. In this thesis, the author uses the theory of Wahyu Ilaihi in the book Da'wah Communication defines proselytizing communication the process of conveying information or messages from a person or group of people to a person or group of other people sourced from the Qur'an and hadith with the aim of changing the attitudes, opinions, or behavior of others that are better according to Islamic teachings, both directly orally, or indirectly through the media, which is most relevant to proselytizing communication in Dinniyah Putri Lampung, that the data that the author found in the field is relevant to the theory, Muhadharah's Extracurricular activities changed the attitude of students who had previously lacked confidence to become more confident, changing the behavior of students who had previously closed themselves to be more open to the surroundings changed the way of speaking and saying good words when communicating. Qualiatative research is exploratory research that describes the matter being studied, and has other processes than quantitative research. If quantitative research can provide an overview of the population in general, The results of this study show that the Da'wah Communication used by oelh Dinniyah Putri Lampung in increasing the self�confidence of students is with extracurricular muhadharah, during the study the author found several obstacles in increasing self-confidence both Internal and external. The internal obstacles are the lack of creativity, minimal enthusiasm of students, limited internet access and vi access to socializing with the surrounding community, lack of interest, motivation and talents from the students which hinders the process of increasing the self-confidence of Dinniyah Putri Lampung. based on the data from research conducted at Diniyyah Putri Lampung University which has then been analyzed in such a way, then to improve quality so that it becomes better, researchers give several suggestions to universities, namely to make innovations in the implementation of muhadharah extracurriculars so that muhadharah is not too monotonous so that it is boring. Keywords: Da'wah; Da'wah Communication, Communication Technique
    corecore