19 research outputs found
PERANAN ASPEK KEBERSIHAN PRODUKSI DAN KEHALALAN DI USAHA MIKRO RAHAYU KOTA SUBARAYA
The micro business owner Rahayu with the mek "Pelita Hati" is located on Jl.PandugoVI / 7 Surabaya. This business was established since 2001 and is engaged in bakingbusiness. The produced types of cakes: nastar, syringe cake, peanut cake, cheese cake, chocolatecake, bowl cake, various types of bread and various kinds of pudding.The issue of Rahayu micro business includes:a. Production capacity has not fully met demand.b. Need to increase production capacity.Not able to make a business bookkeeping.c. Limited capital.d. Not yet have the ability to market online and have not fulfilled the administrativesystem.e. Need efficient business planning.The purpose of this activity is:a. To increase motivation, to be able to make clean and halal production.b. To improve the performance of Rahayu Surabaya micro business.The method of carrying out counseling and counseling material includes:a. The principle of cleanliness of production.b. Understanding the principles of sharia-based production cleanliness "i.c. Understand Japanese management principles in the cleanliness of production.d. Work hard.e. Religious spirit in language.Before the test was done, it was expected to occur:a. Increased understanding of hygiene aspects in carrying out production activities whichinclude: understanding aspects of work hygiene, compliance cleanliness, andcleanliness of the work environment.b. Improved Halal aspects which include: Halal use of raw materials for production, halalobtaining tools and their use, and not damaging the environment in production.Keyword: micro business - cleanliness production – halal productio
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR GERAK DASAR LOMPAT DAN LONCAT MELALUI PENDEKATAN BERMAIN PADA SISWA KELAS V SDLB-C SLB NEGERI SURAKARTATAHUN AJARAN 2014/2015
Inggit Reksi Kaswara. THE ATTEMPT OF IMPROVING THE LEARNING ACHIEVEMENT OF BASIC JUMPING AND HOPPING MOVEMENTS USING GAMES APPROACH IN THE 5TH GRADERS OF SDLB-C SLB NEGERI SURAKARTA IN THE SCHOOL YEAR OF 2014/2015, Thesis. Surakarta : Teacher Training and Education Faculty of Surakarta Sebelas Maret University, March 2015.
The objective of research was to improve the learning achievement of basic jumping and hopping movements using games approach in the 5th graders of SDLB-C SLB Negeri Surakarta in the school year of 2014/2015.
This study was a classroom action research (CAR). This research was conducted in two cycles, each of which consisted of planning, acting, observing, and reflecting. The subject of research consisted of 6 students: 4 boys and 2 girls. The data source derived from teacher, student and author. Technique of collecting data used was observation, questionnaire, and documentation or archive. The data validation was carried out using data triangulation. The data analysis was conducted using descriptive technique based on qualitative analysis with percentage.
The result of research showed that the application of games approach could improve the learning achievement of basic jumping and hopping movements from pre-cycle to cycle I and from cycle I to cycle II. From the result of analysis, it could be found that the learning achievement of basic jumping and hopping movement increased by 66.67% meaning that 4 out of 6 students belonged to passing criterion in cycle I and in cycle II, it increased to 100% or all of students belonged to passing criterion with KKM (Minimum Passing Criterion) of 75.
The conclusion of research was that the application of games approach could improve the learning achievement of basic jumping and hopping movements in the 5th graders of SDLB-C SLB Negeri Surakarta in the school year of 2014/2015.
Keywords: learning achievement, learning achievement of basic jumping and hopping movements, games approac
Pengaruh formulasi media tanam dengan bahan dasar serbuk gergaji terhadap produksi jamur tiram putih (pleuratus ostreatus)
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi media tanam jamur tiram yang menunjukkan produksi paling tinggi. Dengan diperolehnya informasi ini diharapkan dapat memberi masukan kepada petani/pekebun tentang formulasi media tanam jamur tiram putih yang berproduksi paling tinggi. Penelitian ini dilakukan selama 6 (enam) bulan. Mulai bulan November 2000 sampai dengan bulan April 2001 , di kebun budidaya jamur tiram putih, desa Lengkong Barang, Boger. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap. dengan 5 {lima) perlakuan berupa formulasi media tanam jamur tiram yang berbeda-beda. Setiap satu formula media tanam merupakan campuran antara serbuk gergaji sebagai bahan dasar, d bekatul, gips, kapur sebagai bahan tambahan. Pengalmatan dilakukan terhadap baglog yang mengalami kontaminasi dan yang dapat membentuk z ri rdium. Selain itu, bobot segar dan bobot kering pada panen pertama serta frekuensi panen pada tiap-tiap perlakuan juga dihitung Hasil yang djperoleh menunjukkan bahwa dari 60 baglog. yang diamati, yang mengalami kontaminasi sebanyak l6 baglog dan yang tidak dapat membentuk primordium 4 baglog, jadi rata-rata keberhasilan tumbuh jamur tiram putih dalam penelitian ini adalah 67%. Hasil uji stasistik menggunakan anova dengan tingkat kepercayaan 5% menunjukkan perbedaan antar perlakuan yang ditunjukkan dengan Fhit = 13 .877 dan F1~h = 2.65 (untuk bobot basah) dan Fhit == 5.046 dan Ftah = 2.64 (untuk bobot kering). Hasil uji lanjut untuk membedakan dua perlakuan menunjukkan bahwa setiap dua pedakuan yang diuji terdapat perbedaan secara nyata antar perlakuan. Perlakuan B menunjukkan bobot tertinggi baik untuk tubuh buah basah maupun kering, kemudian diikuti oleh perlakuan E dan C. Sedang hasil terendah bobot tubuh buah segar ditunJukkan oleh perlakuan A. Bobot segar posisi keempat diduduki oleh perlakuan D dan untuk bobot kering posisi keempat diduduki oleh perlakuan A baru diikuti D. Rata-rata frekuensi panen pada semua perlakuan berkisar 2-4 kali, dan setiap kali panen rata-rara bobot tubuh buah segar mengalami penurunan. Pada penelitian ini waktu tercepat untuk melakukan panen pertama yaitu perlakuan B yang diikuti dengan perlakuan E. dengan rata-rata panen 41.25 hari dan 41.63 harl setelah i nokulasi. Sedang panen terlama dilakukan oleh perlakuan C dan A, yaitu 48.75 hari dan 48 13 hariI
ETIKA BISNIS DALAM AKAD MUDHẬRABAH (Studi di Baitul Maal wa at-Tamwil Tamzis Kantor Cabang Pembantu Bandung Ibu Inggit Garnasih)
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PELAJAR
<p class="Default"><em>Rendahnya pengetahuan HIV/AIDS dikalangan remaja mempengaruhi sikap remaja pada prilaku seksual pranikah sehingga dapat meningkatkan kerentanan remaja untuk tertular HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan Prilaku Seksual Pranikah Pelajar. Jenis penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan crossectional. Pengambilan data dilakukan secara prospektif (Januari 2017). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMA Negeri 1 Rengat. Pengambilan sampel dengan menggunakan acidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 90 orang. Analisis data menggunkan uji univariat dan uji bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas siswa-siswa SMA Negeri 1 rengat memiliki tingkat pengetahuan HIV/AIDS yang baik sebanyak 49 siswa (54%) dengan sikap yang tidak mendukung terhadap prilaku seksual pranikah sebanyak 57 siswa (63%). Penelitian ini juga menunjukan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan perilaku seksual pranikah pelajar SMA Negeri 1 Rengat (Pvalue &lt; 0,05).</em></p></jats:p
PENGARUH PENAMBAHAN BERBAGAI LEVEL GULA TEBU DAN SARI APEL TERHADAP NILAI KEASAMAN DAN KEKENTALAN YOGHURT SUSU KAMBING
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan berbagai level gula tebu dan sari apel terhadap nilai keasaman dan nilai kekentalan yoghurt susu kambing. Materi yang digunakan yaitu susu kambing Peranakan Ettawa (PE) sebanyak 7 liter, starter komersial 4%, gula tebu 400 ml, sari apel sebanyak 400 ml, peralatan yang digunakan yaitu tabung buret, pipet ukur, tabung reaksi, viskometer, pasteurizer. Metode penelitian ini adalah eksperimental, pembuatan yoghurt susu kambing dengan 2 perlakuan yaitu jenis gula (A1= gula tebu, A2= sari apel) dan level jenis gula (B1=8%, B2= 10%, B3=12%) diulang sebanyak 3 kali dengan menggunakan rancangan Pola Tersarang. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah nilai keasaman dan kekentalan pada yoghurt susu kambing. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Varians (ANOVA) dan dilanjutkan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan berbagai level jenis gula berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai keasamaan dan kekentalan yoghurt susu kambing. Rerata nilai keasaman (%) yoghurt susu kambing dengan gula tebu A1B1=1,47a, A1B2=1,66b, A1B3=1,74b, dengan sari apel A2B1=1,38a, A2B2=1,49b, A2B3=1,57b. Nilai keasaman (%) yoghurt susu kambing dengan berbagai level gula A2B1=1,38a, A1B1=1,47ab, A2B2=1,49abc, A2B3=1,57bcd, A1B2=1,66cd, A1B3=1,74d. Rerata nilai kekentalan (Pa.s) yoghurt susu kambing dengan gula tebu A1B1=3,43a, A1B2= 3,53a, A1B3=3,62b, dengan sari apel A2B1= 2,88a A2B2=3,02a, A2B3=3,49b. Nilai kekentalan yoghurt susu kambing dengan berbagai level A2B1=2,88a, A2B2=3,02a, A1B1=3,43b, A2B3=3,49b, A1B2=3,53b, A1B3=3,62b. Disimpulkan bahwa yoghurt dengan penambahan jenis gula tebu dengan level 12 % memiliki nilai keasaman dan kekentalan lebih baik dari pada menggunakan sari apel. Kata kunci : yoghurt susu kambing, gula tebu, sari apel, nilai keasaman, kekentala
EMPOWERMENT OF MICRO BUSINESSES OF SURABAYA IN MAKING AN ENVIRONMENTALLY FRIENDLY BUSINESS
Since the enactment of the Asean Economic Community (AEC) at the end of 2015 it should encourage all economic actors, including SMEs and Micro Enterprises, to improve themselves in order to improve the quality of production, both goods and services. If this is not done, then Indonesia is a “soft” market for other Asean countries because Indonesia has the largest population size in Asean, which is close to nearly 260 million people. SMEs and micro enterprises, which are the manifestation of people's economic democracy, will be devastated when the heavy flow of goods and services from various Asean countries invades the Indonesian market. Realizing that, empowering SMEs and Micro Enterprises is a necessity and a necessity to be able to find a national identity that has a comparative and competitive advantage. The activity is one of the media in order to strengthen SMEs and Micro Enterprises. For this reason, in the proposed IbM (Science and Technology for the community) Cake Business Group in Penjaringan Sari Surabaya's Cake Village, we chose:1. AA Micro Business under the brand ADFUN; and2. Rahayu Micro Business under the brand PELITA HATI. Where both of them are engaged in the production of typical Surabaya cakes, which so far are both more distinctively known as the Surabaya cake village. This activity aims to improve product quality in the form of various kinds of products, so that there will be more choices of buyers and if there are more variants, the more attractive it is to buyers
Scenography of the Show Hari Terakhir Mangkutak as a Media for Appreciation
The artistic creation of the stage as a medium for appreciation of performing arts is a manifestation of the author\u27s interest in performing arts. Aka Bodi Theater is one of the theater groups developing in the city of Medan which often performs sui generis repertoire. Despite the limited facilities for holding performances, Medan City still has several groups that propose unusual performance styles. Performances from the Aka Bodi Theater group generally use an intense stage with the public, but due to the lack of artistry in the performances, through this article the author wants to explain the scenographic concept of the Mangkutak Last Day performance. The author created an artistic design for a proscenium stage prepared with all the artistic elements that support the performance. The choice of an eclectic style which is packaged with a stage set that has performance elements complemented by stage artistic value, is intended to harmonize modern developments and foster innovation values, as well as philosophical values presented in the performance in a unified artistic production. So that this article can be an intellectual contribution in terms of ideas, interpretation of the concept of scenography into the artistic space of performance by creating a concept of appreciation for performing arts
PENGARUH LAMA SIMPAN SUSU KAMBING PASTEURISASI POST THAWING PADA SUHU RUANG TERHADAP KADAR LEMAK, NILAI pH DAN TOTAL BAKTERI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalis pengaruh lama simpan susu kambing pasteurisasi post thawing pada suhu ruang terhadap kadar lemak, nilai pH dan total bakteri. Materi yang digunakan susu kambing pasteurisasi beku, aquades, nutrient agar, alkohol 95%, kapas steril, spirtus, kertas label. Peralatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pengaduk, pH meter, lactoscan, pipet ukuran 10 ml, alat penghitung koloni, tabung reaksi dan raknya, bunsen. Penelitian menggunakan eksperimental, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 = lama simpan 0 jam, P1 = lama simpan 2 jam, P2 = lama simpan 4 jam, P3 = lama simpan 6 jam. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah kadar lemak, nilai pH dan total bakteri.Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil analisismenunjukkan bahwa lama simpan pada suhu ruang susu kambing pasteurisasi post thawing berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar lemak dan total bakteri, namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai pH. Nilai rata-rata kadar lemak (%) P0= 3,17c, P1= 3,11bc, P2= 2,97a, P3= 2,99ab. Nilai pH P0= 6,70b, P1= 6,60ab, P2= 6,50ab, P3= 6,40a dan total bakteri (CFU/ml) P0= 2,7x105a, P1= 3,5x105ab, P2= 3,5x106bc, P3= 3,6x106c. Kesimpulan penelitian bahwa semakin lama penyimpanan susu kambing pasteurisasi post thawing pada suhu ruang menurunkan kadar lemak dan nilai pH susu, namun meningkatkan jumlah total bakteri. Lama simpan susu kambing pasteurisasi post thawing 6 jam masih memenuhi standarditinjau dari segi kadar lemak dan pH, namun tidak memenuhi standar di segi jumlah bakteri. Disarankan susu kambing pasteurisasipost thawing  pada suhu ruang dikonsumsi paling lama 2 jam dan saran penelitian lanjutan tentang uji organoleptikKata kunci : susu kambing pasteurisasi, lama simpan, kadar lemak, nilai pH, total bakter
