1,721,126 research outputs found
Blockchain Education: as a Challenge in the Academic Digitalization of Higher Education
Over time, there haven't been many significant challenges to the higher education model. Even if the organization of lectures and learning experiences has changed due to the incorporation of increasingly sophisticated technologies, study themes are still evolving. The work being given here is an analysis of blockchain technology and its potential applications in the field of education, with a focus on the potential for upending the current value chain of academic institutions. Institutions act as central authority for providing and approving student knowledge as well as as a bridge between professors and those who would benefit from it (students). The main advancement of blockchain technology is the unbreakable digital transaction ledger, which can record almost any type of value exchange. They open up new possibilities when paired with other cutting-edge technologies like the internet of things and big data. They provide new opportunities for the decentralized sharing of education and the recording of knowledge and skills when paired with other cutting-edge technologies, such as the internet of things and big data. The end results include a thorough examination of the advancement of blockchain technology for educational purposes and a forecast of potential disruptions for educational institutions. There are currently apps targeted at decentralizing educational institutions using blockchain technology, which is developing at an ever-increasing rate. In the interim, a wider group of adepts continue to adopt the technique
Pendapat Konsumen 1
Adapun maksud dan tujuan kami dalam menyusun buku ini adalah bukan untuk menyakinkan saudara-saudara bahwa Sun Chlorella dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang ringan atau berat melainkan agar saudara-saudara dapat mengatahui lebih jauh lagi bahwa dengan tubuh yang sehat kita dapat hidup dengan aman, bahagia dan sejahtera. Ingat sebuah motto "menjaga kesehatan lebih baik daripada mengobati." Sun Chlorella adalah makanan kesehatan yang dapat men jalankan fungsinya dengan baik yaitu meningkatkan daya tahan tubuh konsumen yang memakannya. Salah satu keunikan dari Sun Chlorella adalah kandungan ajaib yang ada di dalamnya yaitu CGP (Chlorella Growth Factor). CGF hanya ditemukan pada Chlorella dan CGF ini baik sekali untuk membantu dalam regenerasi sel, dimana hal ini tentunya akan sangat efektif pula untuk menjaga kondisi tubuh manusia, seperti yang diutarakan oleh orang-orang yang telah mencoba memakan Sun Chlorella dalam membantu proses penyembuhan penyakitnya. Pada kesempatan ini kami ingin mengucapkan terina kasih yang setulus-tulusnya kepada semua pihak yang telah membantu hingga terciptanya buku ini. Semoga isi buku ini dapat bermanfaat bagi para distributor PT. Nusantara-Sun Chlorella Tama , para Konsumen dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Masalah Etis dalam Penerapan Sistem Kecerdasan Buatan
Kecerdasan buatan adalah salah satu teknologi yang banyak digunakan oleh semua jenis bisnis kecil hingga besar termasuk Amazon, Netflix, Flipkart, YouTube antara lain untuk meningkatkan sistem dan proses mereka, menghasilkan lebih banyak pendapatan dan mengambil keputusan yang tepat. Sistem otomatis dan mobil self-driving adalah beberapa contoh kecerdasan buatan yang bagus. Namun, selama semua perkembangan ini ada beberapa masalah etika yang muncul dan yang perlu ditangani untuk membuat keseimbangan yang baik antara kecerdasan buatan, etika bisnis dan manusia sehingga tujuan utama pengembangan kecerdasan buatan adalah untuk kemajuan masyarakat dan bukan menentangnya. Penelitian ini membahas beberapa masalah kritis yang muncul akibat penerapan kecerdasan buatan dan menyarankan cara untuk menangani masalah tersebut.Kecerdasan buatan adalah salah satu teknologi yang banyak digunakan oleh semua jenis mulai dari bisnis kecil hingga besar termasuk Amazon, Netflix, Flipkart, YouTube antara lain untuk meningkatkan sistem dan proses mereka, menghasilkan lebih banyak pendapatan dan mengambil keputusan yang tepat. Sistem otomatis dan mobil self-driving adalah beberapa contoh yang hebat dari kecerdasan buatan. Namun, selama perkembangan ada beberapa masalah etika yang muncul dan yang perlu ditangani untuk membuat keseimbangan yang baik antara kecerdasan buatan, etika bisnis dan manusia. Sehingga tujuan utama pengembangan kecerdasan buatan adalah untuk kemajuan masyarakat dan bukan menentangnya. Penelitian ini membahas beberapa masalah kritis yang muncul akibat penerapan kecerdasan buatan dan menyarankan cara untuk menangani masalah tersebut
Penerapan Teknologi Blockchain Dalam Pendidikan Kooperatif Berbasis E-Portfolio
Banyak perbaikan untuk membantu proses pembelajaran telah dikembangkan oleh kemajuan teknologi dalam pendidikan. Perguruan tinggi sangat perlu mengembangkan kompetensi digitalnya, yang dapat dicapai dengan menggunakan beragam perangkat pembelajaran. Namun, banyak mahasiswa dari universitas lain masih kekurangan kompetensi digital yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan teknik survei yang akan dihitung secara kuantitatif dengan menggunakan Skala Likert. Arsitektur sistem manajemen pendidikan kooperatif ini memanfaatkan penyimpanan cloud berbasis blockchain untuk Integrasi E-Portofolio. Proses Blockchain akan berguna sebagai landasan teori bagi para peneliti yang akan memulai penelitian tentang teknologi Blockchain untuk pendidikan digital sehingga tantangan dalam penelitian ini dapat diselesaikan dan hasil kompetensi digital jelas dan tidak dapat disangkal. Student-Centered iLearning Blockchain (SCi-B) dengan E-Portfolio didukung oleh teknologi Blockchain, yang mungkin sesuai dengan kebutuhan universitas dan meningkatkan pendidikan kooperatif pada kompetensi digital, menurut temuan penelitian
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Risk Assessment, Risk Identification, and Control in The Process Of Steel Smelting Using the Hiradc Method
Workplace accidents include illnesses brought on by working conditions, accidents on the way to and from work,and other incidents. Steel smelting, an operation that involves melting steel to produce an iron rod (billet), which issubsequently molded into different materials needed, is one of the work environments where accidents can happenwith risks ranging from low to severe. Using the HIRADC approach, work safety can undoubtedly be evaluated.Using a scale based on the potential outcome, this method can identify the risks, dangers, and assessments that mayarise throughout the steel-smelting process. The HIRADC approach will be used in this study to identify risks andgauge the likelihood of accidents in the Indonesian steel smelting process. As a result, 36 dangers with varyinglevels of low, medium, and high risk exist. Various additional safety tools must be owned because Indonesia\u27s levelof safety control is still quite poo
RETRACTED (ditarik) : PENERAPAN SOFTWARE AKUNTANSI ONLINE SEBAGAI PENUNJANG PENCATATAN LAPORAN KEUANGAN
RETRACTED (ditarik)
Following a rigorous, carefully concerns and communication between the publisher and the authors of the article published in Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi to article entitled “PENERAPAN SOFTWARE AKUNTANSI ONLINE SEBAGAI PENUNJANG PENCATATAN LAPORAN KEUANGAN†Vol 4, No 2, pp. 78-87, November 2018.
This paper has been withdrawn at the request of the author and has been retracted.
The article contained redundant material, the author has informed editor that the paper was published in SISFOTENIKA, 8(2), pp.176-187.
The publisher apologizes to the authors and readers for the error and any inconvenience caused.Informasi keuangan yang telah dibuat oleh akuntan saat ini dapat dengan mudah diakses oleh bagian pimpinan. Namun ada 3 (tiga) kendala yang ditemukan oleh pimpinan maupun para akuntan, salah satunya yaitu menyajikan informasi dengan menggunakan tabel membutuhkan ketelitian yang sangat tinggi untuk memastikan setiap informasi nominal uang yang dicantumkan ke dalam tabel tersebut itu benar dan hal tersebut menghabiskan waktu yang lumayan lama. Guna memudahkan akuntan dalam melakukan pencatatan laporan keuangan serta pimpinan yang melakukan pengecekkan dalam informasi yang disajikan, Software Jurnal (Software Akuntansi Online) akan menyajikan informasi berupa tanggal, kode produk, nama produk, kuantitas, total pendapatan, rata-rata pendapatan. Software Jurnal (Software Akuntansi Online) memiliki tingkat keamanan yang bagus karena diamankan dengan teknologi yang setara atau lebih kuat dari yang dipakai Bank. Software Jurnal (Software Akuntansi Online) menggunakan encryption AES-256 agar pihak yang tidak bertanggung jawab tidak dapat mengakses data dengan mudah. Software Jurnal (Software Akuntansi Online) juga menggunakan 2056-bit SSL certificate untuk mengamankan koneksi internet. Dalam penelitian ini, terdapat 3 (tiga) keuntungan dalam Software Jurnal (Software Akuntansi Online). Dengan hadirnya kegiatan penelitian kali ini diharapkan agar Software Jurnal (Software Akuntansi Online) dapat meningkatkan mutu laporan keuangan dalam proses pencatatan laporan pendapatan
- …
