4 research outputs found

    ANALISIS MIKRO DAN MAKROSTRUKTURAL WACANA IKLAN JAM TANGAN ROLEX PADA MAJALAH ELLE EDISI JANUARI-MARET 2011

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis penanda kohesi, (2) jenis penanda koherensi, (3) konteks situasi wacana iklan produk jam tangan Rolex.Sumber data penelitian ini adalah majalah Elle edisi Januari-Maret 2011, sedangkan data dalam penelitian ini berupa kalimat-kalimat berpenanda kohesi dan koherensi, serta tanda linguistik dan tanda non-linguistik yang terdapat dalam iklan produk jam tangan Rolex dalam majalah Elle. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan teknik lanjutannya yaitu teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode agih untuk menganalisis kohesi dan koherensi, serta metode padan untuk menganalisis konteks situasi dan konteks sosial budaya. Keabsahan data diperoleh melalui validitas isi dan pertimbangan para ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur kohesi dan koherensi wacana iklan jam tangan Rolex pada majalah Elle membentuk kepaduan makna dan kerapian bentuk. Berdasarkan hasil analisis mikrostruktural diperoleh jenis penanda kohesi yang bervariasi, yaitu berupa kohesi gramatikal dan leksikal. Kohesi gramatikal meliputi referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi. Sedangkan, kohesi leksikal terdapat repetisi. Jenis penanda koherensi yang terdapat dalam iklan produk jam tangan Rolex dalam majalah Elle berupa pertalian makna aditif dan pertalian makna pertentangan. Berdasarkan hasil analisis makrostruktural diperoleh bahwa tujuh dari iklan produk jam tangan Rolex dalam majalah Elle yang dianalisis, menampilkan foto model wanita yang menggunakan produk jam tangan Rolex dan hanya satu iklan jam tangan yang hanya menampilkan foto produk jam tangan Rolex. Foto model wanita pada ilustrasi gambar merepresentasikan keunggulan dari jam tangan Rolex yang diiklankan.Judul iklan ditulis dengan huruf yang lebih besar dan tebal daripada tulisan lainnya, tujuannya untuk menarik perhatian pembaca. Proposisi yang digunakan pada judul iklan menekankan pada keunggulan jam tangan Rolex. Isi teks Headline) terdapat dua jenis, teks yang menjelaskan judul iklan dan teks yang menjelaskan rincian produk jam tangan Rolex. Isi teks yang menjelaskan mengenai judul iklan, terdapat di seluruh iklan, sedangkan teks berisi rincian produk hanya terdapat pada iklan Femme de tête dan Femme d’action.Warna dominan pada iklan adalah warna hitam, putih dan coklat

    AN ANALYSIS OF FIGURATIVE LANGUAGE IN ONLINE SHORT STORY POSTED ON THE JAKARTA POST

    No full text
    This research entitled ”An Analysis of Figurative Language in Onlen Short Story Posted on The Jakarta Post” is aimed to found some kinds of figurative language used; she also studies about the meaning of figurative language used in selected short story on online the Jakarta  Post. This research employs the library research in the sense that the researcher visited the libraries to get the data. There are two kinds of data in this research: (1) primary sources and (2) secondary sources. Primary source is firsthand information. Then secondary sources provide secondhand information. In this study, the primary source is short story gained from online Jakarta Post. Then, the secondary source was from books, e-books, journals, English dictionary, observation and documentation that were related to the research which was gained. After the data are gathered, they classified, analyzed, and interpreted by using several theories namely: (1) the theory of Figurative Language by Perrine (1982:61)), Short Story by Klarer (1998:13). Some of the important research findings are presented as follows. First, figurative language has many types, such as metaphor, simile, personification, metonymy, irony, symbol, hyperbole, paradox, alliteration, allusion, onomatopoeia, and many others. Henceforth, all kinds of figurative language cannot be found in all work of literature. There are some types mostly found in the literature, such as simile, personification, hyperbole, metaphor, irony, and metonymy. In this case, the writer only conducted the research in short story. The writer found some types of figurative language in the short story; those are personification, simile, symbol, and onomatopoeia. Personification is one of types of figurative language mostly found in the short story posted on online Jakarta Post. Keywords: Figurative, language, Jakarta pos

    Kohesi d alam Bahasa Prancis d an Bahasa Indonesia (Studi Komparatif)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis penanda kohesi bahasa Prancis , (2) jenis penanda kohesi bahasa Indonesia, ( 3 ) perbandingan penggunaan penanda kohesi bahasa Prancis dan bahasa Indonesia . Sumber data penelitian ini adalah teks sugestif dalam novel terjemahan yang berjudul Le Petit Prince dan ‘Pangeran Ci lik’ , serta teks ekspositoris dalam pamphlet teks Candi Prambanan dan teks candi Sewu, sedangkan data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat berpenanda kohesi, serta tanda linguistik dan tanda non - linguistik yang terdapat dalam sumber data terseb ut. P enelitian deskriptif kualitatif bersifat komparatif ini, p engumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan instrument penelitian ini adalah human instrument . Metode analisis data yang digunakan adalah model analisis dari James Spradley dalam Sugiyono , di antaranya analisis domain, analisis taksonomi dan analisis komponensial. Hasil penelitian tentang kohesi bahasa Prancis dan bahasa Indonesia ini terdapat tiga temuan. Pertama, kohesi bahasa Prancis dalam teks sugestif dan teks ekspositoris ditemukan 1 3 piranti kohesi, diantaranya 1) r éférence p ersonelle , 2) référence de temps , 3) référence de lieu , 4) référence comparative , 5) substitution, 6) ellipse, 7) conjonction, 8) r épétition , 9) synonyme, 10) collocation, 11) hyponymie, 12) antonyme, dan 13) é quivalence. Kedua, kohesi bahasa Indonesia dalam teks sugestif dan teks ekspositoris ditemukan 13 piranti kohesi, diantaranya 1) pengacuan persona, 2) pengacuan demonstratif waktu, 3) pengacuan demonstratif tempat, 4) pengacuan komparatif, 5) substitusi, 6 ) elipsis, 7) konjungsi, 8) repetisi, 9) sinonim, 10) kolokasi, 11) hiponimi, 12) antonimi, dan 13) ekuivalensi. Hasil penelitial yang ketiga adalah ditemukannya 11 persamaan dalam penggunaan piranti kohesi yaitu 1) pengacuan persona ( r éférence p ersonelle ) , 2) pengacuan demonstratif waktu ( référence de temps ), 3) pengacuan demonstratif tempat ( référence de lieu ), 4) pengacuan komparatif ( référence comparative ), 5) elipsis ( ellipse ), 6) konjungsi ( conjonction ), 7) repetisi ( r épétition ), 8) sinonim ( synonyme ) , 9) kolokasi ( collocation ), 10) hiponim ( hyponymie ) dan 11) antonim ( antonyme ), sedangkan 3 perbedaan dalam penggunaan piranti kohesi yaitu 1) pengacuan persona ( r éférence p ersonelle ), 2) substitusi ( substitution ), dan yang terakhir 3) ekuivalensi ( é quivalence ). Penelitian ini sangatlah penting bagi pembelajar bahasa maupun penerjemah suatu teks bahwa kohesi merupakan dasar dalam pembelajaran bahasa serta alat yang penting agar teks tersebut menjadi teks yang koheren. Kata kunci : kohesi, cohésion, k ohesi dalam bahasa Prancis, kohesi dalam bahasa Indonesi
    corecore