1,720,978 research outputs found
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK PADA KELAS VII DI MTS NU KOTA BLITAR
ABSTRAK
Skripsi yang berjudul “Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kualitas
Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Kelas Vii Di Mts Nu Kota Blitar” ini ditulis
oleh Ridho Muhammad Rosyid, NIM 12201183359. Jurusan Pendidikan Agama
Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali
Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Saiful Bahri, M.Pd.I.
Kata Kunci : Strategi Guru, Kualitas Pembelajaran Aqidah Akhlak.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena dimana proses pembelajaran
hanya menghasilkan segelintir siswa yang berhasil, sementara sebagian besarnya
kurang tertangani dengan baik. Menyadari kondisi tersebut seyogyanya lembaga
pendidikan utamanya guru harus memiliki strategi tertentu untuk meningkatkan
pembelajarannya. Sehingga pada akhirnya dapat membantu siswa menemukan
makna dalam pembelajaran dengan cara menghubungkan materi ajar dengan
konteks kehidupan sehari-hari. guru pendidikan agama islam di MTs NU Kota
Blitar, khususnya pada mata pelajaran akidah akhlaq memiliki strategi khusus
dalam meningkatkan kualitas pembelajaran akidah akhlak. Meskipun berada di
bawah naungan pondok pesantren, sekolah disini seperti pada pembelajaran
akidah akhlak tidak hanya menjalaskan dengan metode ceramah dan tanya jawab
saja, melainkan juga memberdayakan metode yang lebih variatif seperti : Praktek
mengamalkan isi materi pembelajaran, Information search, presentasi, diskusi
kelompok.
Tujuan penelitian ini meliputi antara lain : (1) Untuk mendeskripsikan
Strategi Ekspositori Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Akidah
Akhlak pada Kelas VII. (2) Untuk mendeskripsikan Strategi Inkuiri Guru dalam
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Akidah Akhlak pada Kelas VII. (3) Untuk
mesdeskripsikan Strategi Kooperatif Guru dalam Meningkatkan Kualitas
Pembelajaran Akidah Akhlak pada Kelas VII.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis data
deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi
partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data kualitatif dengan alur reduksi
data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi.
Adapun hasil penelitian ini menunjukkan hasil : (1) Strategi ekspositori
guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran akidah akhlak pada kelas VII di
MTs NU Kota Blitar adalah sebagai berikut : (a) Tahap persiapan (b) Tahap
penyajian yaitu menyajikan pembelajaran adalah menggunakan metode ceramah
dengan bantuan media alat peraga dan smart TV. (c) Korelasi (menghubungkan
pembelajaran dengan pengalaman siswa) (d) Menyimpulkan yaitu keterampilan
menyimpulkan pelajaran bertujuan untuk memberikan deskripsi atau gambaranxi
secara menyeluruh mengenai apa yang telah dipelajari oleh siswa. (f)
Mengaplikasikan hasil pembelajaran. (2) Strategi inkuiri guru dalam
meningkatkan kualitas pembelajaran akidah akhlak pada kelas VII adalah sebagai
berikut : (a) Tahap orientasi pembelajaran. (b) Tahap perumusan masalah. (c)
Kegiatan merumuskan hipotesis. (d) Tahap pengumpulan data. (e) Tahap menguji
hipotesis (f) Merumuskan kesimpulan. (3) Strategi kooperatif guru dalam
meningkatkan kualitas pembelajaran akidah akhlak pada kelas VII di MTs NU
Kota Blitar adalah sebagai berikut : (a) Tahap penjelasan materi. (b) Tahap belajar
dengan kelompok. (c) Tahap penilaian standar. (d) Penetapan tim kelompok yang
paling menonjol
Rancang Bangun Aplikasi Sistem Tiket dan Eskalasi Layanan (STELA) Berbasis Android di Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
PEMANFAATAN PERTANIAN RUMAH TANGGA DENGAN TEKNIK VERTIGAN DAMBO (VERTIKULTUR ORGANIK DALAM BOTOL)
Kegiatan masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan pekarangan rumah warga Kelurahan Sanga Sanga Muara, Kecamatan Sanga Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai optimalisasi fungsi lahan dan pengurangan sampah botol plastik. Dengan teknik budidaya tanaman sayuran secara vertikultur dalam botol. Kurang terpenuhinya kebutuhan sayuran dan melimpahnya sampah botol plastik menjadi permasalahan yang ada di Kelurahan Sanga Sanga Muara. Dari permasalahan itu, pertanian dengan metode vertikultur dalam botol (vertigan dambo) menjadi solusi bagi masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu melalui tiga tahap yakni tahap pesiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu adanya perubahan positif terhadap sikap warga tentang kesadaran mereka dalam menanam sayuran ditengah kesibukan mereka sebagai nelayan dan pekerja tambang.Kata Kunci: Pekarangan Rumah, Teknik Budidaya Tanaman, Vertikultu
Bimbingan baca Al-Qur'an menggunakan metode ummi pada santri Pondok Pesantren Nurul Ittihad Bumiayu Malang
INDONESIA:
Pendidikan adalah suatu usaha yang dilakukan untuk mengembangkan kemampuan dan kepribadian individu melalui proses atau kegiatan tertentu (bimbingan atau latihan) serta interaksi individu dengan lingkungannya untuk mencapai manusia seutuhnya (insan kamil). Pembelajaran Al-Qur’an sangatlah penting bagi umat manusia, adapun cara membaca Al-Qur’an dianjurkan dengan tartil yaitu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai dengan ilmu kaidah membaca Al-Qur’an disebut dengan Ilmu Tajwid. Metode yang digunakan bertujuan untuk memudahkan proses pembelajaran guna mencapai tujuan yang dicita-citakan. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, (1) proses bimbingan metode Ummi dalam membaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Nurul Ittihad Bumiayu Malang. (2) bagaimana penerapan metode Ummi dalam proses pembelajaran dalam meningkatkan kualitas baca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Nurul Ittihad Bumiayu Malang.
Untuk mencapai tujuan yang telah disebutkan diatas, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisisnya menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman.Untuk menguji keabsahan data dilakukan teknik ketekunan pengamatan, triangulasi, dan kecukupan reverensial.
Hasil penelitian ini meliputi (1) menarapkan metode Ummi dalam proses pembelajaran Al-Qur’an membuat kemampuan membaca Al-Qur’an para santri Pondok Pesantren Nurul Ittihad terus mengalami peningkatan, (2) strategi yang digunakan dalam meningkatkan kemampuan membaca pada proses pembelajaran menggunakan metode Ummi di Pondok Pesantren Nurul ittihad meliputi, perencanaan pembelajaran, materi, teknik yang digunakan, alat pembelajaran dan penilaian.
ENGLISH:
Education is an effort made to develop the abilities and personality of an individual through certain processes or activities (guidance or practice) as well as the interaction of the individual with his environment to achieve the whole person (kamil person). The learning of the Qur'an is very important for mankind, as for how to read the Qur'an, it is recommended with tartil, namely reading the Qur'an properly and correctly in accordance with the science of the rules of reading the Qur'an called Tajwid Science. The method used aims to facilitate the learning process in order to achieve the goals aspired to. The implementation of this study aims to describe, (1) the process of guiding the Ummi method in reading the Qur'an at the Nurul Ittihad Bumiayu Islamic Boarding School in Malang. (2) how to apply the Ummi method in the learning process in improving the quality of reading the Qur'an at the Nurul Ittihad Bumiayu Islamic Boarding School in Malang.
To achieve the goals mentioned above, research uses descriptive qualitative research approach. Data collection techniques in this research are observation, interview, and documentation. The analysis technique uses interactive analysis models from Miles and Huberman. To test the validity of the data carried out techniques of observation persistence, triangulation, and reverenceal adequacy.
The results of this study include (1) narrating the Ummi method in the learning process of the Qur'an so that the ability to read the Qur'an for the students of the Nurul Ittihad Islamic Boarding School continues to improve, (2) the strategies used in improving the reading ability in the learning process using the Ummi method at the Nurul Ittihad Islamic Boarding School include, learning planning, materials, techniques used, learning tools and assessment.
ARABIC:
التعليم هو جهد يبذل لتطوير قدرات وشخصية الفرد من خلال عمليات أو أنشطة معينة (توجيه أو ممارسة) وكذلك تفاعل الفرد مع بيئته لتحقيق الشخص بأكمله (الشخص الكامل). إن تعلم القرآن الكريم مهم جدا للبشرية، أما بالنسبة لكيفية قراءة القرآن الكريم، فيوصى به بالتترتيل، أي قراءة القرآن الكريم بشكل صحيح وصحيح وفقا لعلم قواعد قراءة القرآن الكريم المسمى بعلم التجويد. تهدف الطريقة المستخدمة إلى تسهيل عملية التعلم من أجل تحقيق الأهداف المنشودة. يهدف تنفيذ هذه الدراسة إلى وصف (١) عملية توجيه منهج الأممي في قراءة القرآن الكريم في مدرسة نورول اتحاد بوميايو الإسلامية الداخلية في مالانغ. (٢) كيفية تطبيق طريقة أومي في عملية التعلم في تحسين جودة قراءة القرآن الكريم في مدرسة نورول اتحاد بوميايو الإسلامية الداخلية في مالانغ.
ولتحقيق الأهداف المذكورة أعلاه، قامت هذه الدراسة
باستخدام منهج البحث النوعي الوصفي. تقنيات جمع البيانات في هذه الدراسة هي الملاحظة والمقابلات والتوثيق. تستخدم تقنية التحليل نموذج تحليل تفاعلي من مايلز اختبار صحة البيانات ، واستمرار الملاحظة ، والتثليث ، وتقنيات الكفاية الموقرة
تتضمن نتائج هذه الدراسة (١) سرد طريقة الأممي في عملية تعلم القرآن الكريم بحيث تستمر القدرة على قراءة القرآن الكريم لطلاب مدرسة نورول الاتحاد الإسلامية الداخلية في التحسن، (٢) وتشمل الاستراتيجيات المستخدمة في تحسين القدرة على القراءة في عملية التعلم باستخدام طريقة أومي في مدرسة نورول الاتحاد الإسلامية الداخلية، تخطيط التعلم، المواد، التقنيات المستخدمة، أدوات التعلم والتقييم
Efek Hepatoprotektor Air Kelapa (Cocos nucifera L) dan Asam Folat terhadap Gambaran Histopatologi Hati Tikus Wistar Betina Hamil (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Karbamat
Karbamat adalah insektisida dengan mekanisme kerja menghambat enzim
asetilkolinestrase (AChE). Karbamat berpotensi membahayakan kesehatan
manusia karena sifatnya yang sangat mudah diabsorbsi oleh tubuh. Selain itu, sifat
lipofilik dari karbamat sangat mempermudah interaksinya dengan membran sel
dan menyebabkan gangguan pada sebagian besar organ visceral manusia,
terutama hati sebagai organ metabolisme berbagai bahan kimia yang masuk ke
dalam tubuh.
Hambatan terhadap AChE akan menyebabkan pembentukan radikal bebas
yang berlebihan dalam tubuh sehingga menimbulkan stres oksidatif dan
menyebabkan peroksidasi lipid pada sel-sel tubuh, termasuk sel hepatosit pada
hati. Penelitian mengenai perubahan aktivitas detoksifikasi pada hati akibat
paparan zat xenobiotik selama kehamilan menyebabkan penurunan sitokrom P450
1A2 (CYP1A2), hal tersebut juga akan menyebabkan peningkatan radikal bebas
dan dapat merusak sel hati. Maka dari itu dibutuhkan suatu hepatoprotektor untuk
mencegah kerusakan yang lebih parah. Air kelapa menurut penelitian Barlina
(2004) memiliki kandungan antioksidan yang dapat menetralisir radikal bebas
dalam tubuh. Sementara menurut penelitian Roncales et al. tahun 2004 asam folat
dapat mendorong terjadinya perbaikan morfologi dari sel hati, air kelapa dan asam
folat memiliki potensi untuk mencegah terjadinya kerusakan pada hati.
Jenis penelitian ini merupakan true experimental dengan rancangan post
test only control group design. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu
simple random sampling dengan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus
Federer. Hewan coba penelitian ini menggunakan tikus wistar betina hamil (Rattus
novergicus) yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok secara acak. Kelompokkelompok tersebut adalah kelompok kontrol normal (K) yang hanya diberi
akuades selama 14 hari, kelompok perlakuan yang diberi karbamat 10 mg/kgBB
selama 14 hari (P1), kelompok perlakuan yang diberi karbamat 10 mg/kgBB dan
air kelapa secara ad libitum yang diberikan selama 14 hari (P2), serta kelompok
perlakuan yang diberi karbamat 10 mg/kgBB dan asam folat (P3). Pemberian
karbamat dan asam folat dilakukan per oral menggunakan sonde lambung,
sementara air kelapa diberikan secara ad libitum.
Pada akhir penelitian tikus dikorbankan dan diambil seluruh organ hatinya.
Selanjutnya dilakukan pembuatan preparat histologi dari organ hati tersebut
dengan pewarnaan HE, kemudian diperiksa menggunakan mikroskop cahaya
dengan pembesaran 400x. Data yang didapat berupa nilai skoring histopatologi
hati dalam bentuk data rasio. Data rata-rata skoring histopatologi hati dan standar
deviasi tiap kelompok ialah kontrol normal (K) 1,0 + 0,020; kelompok perlakuan
1 (P1) 2,8 + 0,207; kelompok perlakuan 2 (P2) 2,8 + 0,194; kelompok perlakuan 3 (P3) 2,6 + 0,257. Hasil skoring histopatologi hati selanjutnya dilakukan analisis
data menggunakan One Way ANOVA dan dilanjutkan uji Post Hoc LSD. Hasil uji
One Way ANOVA menunjukan adanya perbedaan yang signifikan minimal pada
dua kelompok yang dibandingkan (p < 0,05). Hasil uji Post hoc LSD menunjukan
bahwa kelompok yang mendapatkan dosis karbamat 10 mg/kgBB memiliki
gambaran histopatologi yang mengalami kerusakan, terdapat perbedaan signifikan
dengan kelompok K dan P3 (p < 0,05), akan tetapi tidak terdapat perbedaan
signifikan ketika dibandingkan dengan kelompok P2 (p=0,826), hal tersebut
menunjukkan pemberian air kelapa tidak terbukti dapat mencegah terjadinya
kerusakan sel hati. Pada kelompok P3 terdapat perbedaan signifikan ketika
dibandingkan dengan semua kelompok (p < 0,05), menunjukkan pemberian asam
folat dapat mencegah kerusakan sel hati, dibandingkan dengan perlakuan
pemberian air kelapa. Melalui uji analisis data yang dilakukan pada penelitian ini,
dapat disimpulkan bahwa air kelapa (Cocos nucifera L.) tidak terbukti dapat
mencegah terjadinya kerusakan pada hati tikus yang diinduksi karbamat,
sementara pemberian asam folat dapat mencegah kerusakan sel hati, ditinjau dari
gambaran histopatologi
Pengaruh ketinggian lokasi tumbuh dan lingkungan terhadap kadar total flavonoid dan aktivitas antioksidan daun sintrong (Crassocephalum crepidioides)
ABSTRAK:
Tanaman sintrong (C. crepidioides) merupakan tanaman yang sering dianggap gulma dan termasuk dalam famili Asteraceae. Tanaman ini mampu hidup pada berbagai ketinggian dan memiliki beberapa metabolit sekunder yang terkandung di dalamnya, salah satunya adalah flavonoid. Flavonoid adalah salah satu senyawa yang menghasilkan antoksidan bagi tanaman, namun faktor lingkungan dan ketinggian lokasi tumbuh mempengaruhi biosintesis dan variasi kandungan metabolit sekundernya. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketinggian dan lingkungan terhadap kandungan total flavonoid dan aktivitas antioksidan daun sintrong (C. crepidioides) yang dilakukan secara deskriptif dan eksploratif. Objek penelitian berupa sampel daun yang berasal dari tiga lokasi ketinggian yang berbeda, yakni dataran rendah (317 mdpl), dataran sedang (590 mdpl), dan dataran tinggi (885 mdpl). Parameter lingkungan yang diamati ialah intensitas cahaya, suhu, kelembapan udara, kelembapan tanah, dan pH atau bahan organik tanah, serta parameter yang diuji ialah kandungan total flavonoid dan aktivitas antioksidan daun C.crepidioides. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pada lingkungan dan ketinggian lokasi tumbuh serta pada kandungan total flavonoid dan aktivitas antioksidan saling linier dengan hasil paling rendah adalah dataran sedang (9,53 mg QE/g dan IC50 280,9 ppm), serta pada dataran rendah dan tinggi menunjukkan hasil yang lebih baik dan tidak jauh berbeda hasilnya, yakni pada dataran rendah (21,15 mg QE/g dan IC50 164,6 ppm) dan dataran tinggi (21,30 mg QE/g dan IC50 175,5 ppm).
ABSTRACT:
The sintrong plant (C. crepidioides) is a plant that is often considered a weed and belongs to the Asteraceae family. This plant is able to live at various heights and has several secondary metabolites contained in it, one of which is flavonoids. Flavonoids are one of the compounds that produce antioxidants for plants, but environmental factors and the altitude where they grow affect biosynthesis and variations in their secondary metabolite content. This research was conducted to determine the effect of altitude and environment on the total flavonoid content and antioxidant activity of sintrong leaves (C. crepidioides) which was carried out descriptively and exploratively. The research object was leaf samples from three different altitude locations, namely lowlands (317 masl), medium plains (590 masl), and highlands (885 masl). The environmental parameters observed were light intensity, temperature, air humidity, soil moisture, and pH or soil organic matter, and the parameters tested were total flavonoid content and antioxidant activity of C.crepidioides leaves. The results showed that there was a relationship between the environment and the height of the growing location as well as the total flavonoid content and antioxidant activity which were linear with the lowest yields being at medium altitudes (9.53 mg QE/g and IC50 280.9 ppm), as well as at lowlands and Highlands showed better results and the results were not much different, namely in the lowlands (21.15 mg QE/g and IC50 164.6 ppm) and highlands (21.30 mg QE/g and IC50 175.5 ppm).
خلاصة:
نبات سينترونغ (C. crepidioides) هو نبات يعتبر غالبًا عشب وينتمي إلى عائلة Asteraceae. هذا النبات قادر على العيش على ارتفاعات مختلفة ويحتوي على العديد من المستقلبات الثانوية الموجودة فيه ، أحدها مركبات الفلافونويد. مركبات الفلافونويد هي أحد المركبات التي تنتج مضادات الأكسدة للنباتات ، ولكن العوامل البيئية والارتفاع الذي تنمو فيه تؤثر على التركيب الحيوي والتغيرات في محتواها الثانوي. تم إجراء هذا البحث لتحديد تأثير الارتفاع والبيئة على محتوى الفلافونويد الكلي والنشاط المضاد للأكسدة لأوراق سينترونج (C. crepidioides) والذي تم إجراؤه وصفيًا واستكشافيًا. كان موضوع البحث عبارة عن عينات أوراق من ثلاثة مواقع ارتفاعات مختلفة وهي الأراضي المنخفضة (317مسل) والسهول المتوسطة ( 590ميل) والمرتفعات (885 ميل). كانت المعلمات البيئية التي تم ملاحظتها هي شدة الضوء ودرجة الحرارة ورطوبة الهواء ورطوبة التربة ودرجة الحموضة أو المادة العضوية في التربة ، وكانت المعلمات التي تم اختبارها هي المحتوى الكلي للفلافونويد والنشاط المضاد للأكسدة لأوراق C. أظهرت النتائج وجود علاقة بين البيئة وارتفاع مكان النمو بالإضافة إلى محتوى الفلافونويد الكلي والنشاط المضاد للأكسدة والتي كانت خطية مع أقل إنتاجية كانت على ارتفاعات متوسطة (9.53 مجم QE / جم و280.9 50IC جزء في المليون) ، وكذلك في الأراضي المنخفضة والمرتفعات أظهرت نتائج أفضل ولم تكن النتائج مختلفة كثيرًا ، وتحديداً في الأراضي المنخفضة (21.15 مجم QE / جم و164.6 50IC جزء في المليون) والمرتفعات (21.30 مجم QE / جم175.5 50IC جزء في المليون)
Penerapan sanksi administratif atas penolakan Vaksinasi Covid-19 dalam Perpres No. 14 tahun 2021 tentang pengadaan Vaksin dan pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 dihubungkan dengan teori Hak Asasi Manusia
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanganan Pandemi Covid-19, yang mengatur sanksi administratif berupa penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, kemudian penundaan layanan administrasi pemerintahan dan atau denda bagi masyarakat yang menolak untuk di vakisn. Pemberian sanksi tersebut, tentu menimbukan polemik karena dipandang menciderai kebebasan individu serta hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, dimana setiap orang secara mandiri bertanggungjawab menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan bagi dirinya.
Tujuan penelitian ini yaitu, pertama, untuk menganalisis status kedudukan sanksi administrasi dalam Perpres No. 14 Tahun 2021 dalam sistem hukum di Indonesia. Kedua, untuk menganalisis tinjauan Hak Asasi Manusia terhadap sanksi administratif dalam Perpres No. 14 Tahun 2021.
Kerangka pemikiran dalam penelitian ini berpijak pada teori negara hukum, teori hukum administrasi negara serta teori hak asasi manusia. Selain itu juga akan dijelaskan konsep vaksinasi Covid-19 di Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan studi dokumentasi.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kedudukan sanksi administrasi dalam sistem hukum di Indonesia yaitu sebagai alat kekuasaan yang digunakan pemerintah sebagai reaksi atas ketidakpatuhan terhadap kewajiban yang terdapat dalam norma hukum. Adanya sanksi administrasi dalam Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanganan Pandemi Covid-19 merupakan bentuk penegakan hukum bagi penolak vaksinasi yang bersifat mengikat dan memaksa. Kedua, dalam perspektif Hak Asasi Manusia, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sejalan dengan kewajiban dasar seseorang untuk menghormati hak asasi orang lain secara keseluruhan. Sehingga kewajiban vaksinasi Covid-19 yang merupakan program pemerintah, dalam keadaan yang mendesak menjadi suatu kewajiban dalam rangka menghormati hak orang lain untuk mencapai derajat kesehatan yang sama di masyarakat. Namun pemberian sanksi bagi mereka yang menolak vaksinasi juga kurang tepat hal tersebut dikarenakan pemaksaan kehendak yang dilakukan oleh pemerintah kepada warga negara tidak diikuti dengan jaminan hak warga negara seperti jaminan kehalalan produk vaksin serta jaminan kebebasan warga negara untuk memilih akses layanan kesehatan untuk dirinya sendiri
Tindakan Pemerkosaan Suami Terhadap Istri (Marital Rape) Dalam Tinjauan Hukum Islam Dan UU No. 23 Tahun 2004 Tentang P-KDRT
Perkawinan merupakan ikatan luhur antara seorang laki-laki dan perempuan untuk hidup bersama sebagai suami dan istri untuk membangun keluarga yang sesuai dengan tuntunan syariat. Salah satu tujuan dari perkawinan adalah untuk menyalurkan hasrat seksual. Dalam menyalurkan hasrat seksual tersebut, terkadang suami melakukan dengan tidak memperdulikan kondisi istri atau dengan kekerasan. Hal tersebut, tentu mengesampingkan keseimbangan antara hak dan kewajiban suami dan istri. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti akan menjelaskan mengenai bagaimana konsep marital rape dapat terjadi dalam sebuah perkawinan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana tinjauan Hukum Islam dan UU P-KDRT terhadap praktik pemerkosaaan dalam perkawinan. Bagaimana tinjauan Hukum Islam dan UU P-KDRT terhadap status hukum pemerkosaan dalam perkawinan.
Adapun Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, sementara metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Sedangkan teknik pengumpula data mengunakan dokumentasi yakni bahan-bahan yang tersusun berupa buku ataupun jurnal yang memiliki kaitan dengan pembahasan judul. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis isi atau content analysis.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam CATAHU Komnas Perempuan bentuk marital rape seperti pemaksaan hubungan seksual ketika istri sedang haid, ketika istri sedang sakit, pemaksaan melakukan anal ataupun oral seks dan melakukan hubungan seksual dengan cara-cara tidak manusiawi. Larangan tersebut sesuai dengan bentuk larangan yang ada dalam UU P-KDRT dan Hukum Islam. Dalam CATAHU Komnas Perempuan perilaku marital rape merupakan tindakan kejahatan, di mana pelaku dapat dipidana atas perbuatannya tersebut. Hal tersebut sesuai dengan UU P-KDRT setiap kekerasan seksual terhadap istri dilarang dan hukumanya berupa pidana penjara atau denda. Sedangkan menurut hukum Islam, marital rape merupakan tindakan dilarang dan sanksi bagi pelaku pemaksaan hubungan seksual berupa jarimah ta’zir
Strategi Pengembangan Agrowisata Pagilaran Kecamatan Blado Kabupaten Batang.
Agrowisata Pagilaran merupakan sektor pariwisata yang menggabungkan unsur edukasi dengan rekreasi. Usaha agrowisata agar tetap berjalan dan berkembang serta mampu untuk berdaya saing dengan agrowisata lain maupun objek wisata lainnya maka perlu untuk melakukan pengembangan usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alternatif strategi pengembangan serta prioritas strategi yang sebaiknya dilakukan oleh agrowisata Pagilaran. Penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis faktor internal dan eksternal agrowisata Pagilaran untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Metode penentuan responden berdasarkan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan pada bulan april hingga mei 2016. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan tiga tahapan yaitu tahap input dengan menggunakan matriks IFE dan matriks EFE, kemudian pada tahap pencocokan menggunakan matriks IE dan SWOT, serta pada tahap keputusan menggunakan analisis QSPM. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa berdasarkan analisis matriks IFE dan EFE yang kemudian dianalisis dengan matriks IE menghasilkan posisi agrowisata Pagilaran saat ini berada pada sel II pada tahap tumbuh dan membangun. Analisis SWOT menghasilkan lima alternatif strategi bagi agrowisata Pagilaran. Analisis QSPM prioritas utama alternatif strategi pengembangan agrowisata Pagilaran yaitu mengembangkan inovasi terhadap konsep agrowisata Pagilaran
- …
