1,721,461 research outputs found
Analisis Penerapan PSAK-112 tentang Akuntansi Wakaf pada Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya
Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya merupakan salah satu nazhir yang berkewajiban menghimpun, mengelola, menyalurkan dana wakaf dan melaporkannya sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban. PSAK-112 tentang wakaf sebagai pedoman dalam penyusunan laporan keuangan wakaf. Oleh karena itu sangat penting menyesuaikan laporan keuangan nazhir Yayasan Ar-Rasyidi dengan PSAK-112 tentang wakaf.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengenai kesesuaian pencatatan, pengakuan, pengukuran dan penyajian laporan keuangan berdasarkan penerapan PSAK-112 tentang wakaf pada Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya selain itu untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi Lembaga Wakaf Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya dalam penerapan PSAK-112 tentang wakaf.
Laporan keuangan wakaf memiliki pedoman atau acuan yang dijadikan aturan dalam penyusunan laporan keuangan yaitu PSAK-112. Laporan keuangan ini yang menjadi bahan pertanggungjawaban mengenai keuangan wakaf.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualiatatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya telah melakukan perlakuan akuntansi wakaf meliputi pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan. PSAK 112 pada laporan keuangan Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya, belum secara maksimal diterapkan. Hal ini dibuktikan dengan belum sesuainya pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan yang dilakukan oleh Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya
Analisis penerapan ISAK 35 tentang penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba pada Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya.
Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya merupakan salah satu lembaga yang termasuk ke dalam entitas nonlaba, yang mana dalam pengelolaannya mengharuskan membuat laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan dana yang mereka peroleh. Laporan keuangan entitas nonlaba meliputi laporan posisi keuangan, laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan asset neto, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Namun pada kenyataannya, beberapa organisasi nirlaba lebih terfokus terhadap pengembangan program kegiatannya dari pada kegiatan administrasinya. Jika dilihat dari ruang lingkupnya Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya ini sudah berkembang sangat pesat yang mana seharusnya yayasan menyajikan laporan keuangan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan yaitu ISAK 35.
Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui proses penyajian laporan keuangan pada Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya dan mengetahui kesesuaian laporan keuangan yang telah disajikan sesuai atau tidak dengan ISAK 35 tentang penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualiatatif dengan pendekatan deskriptif dan subjek penelitiannya adalah Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya sedangkan untuk objeknya yaitu laporan keuangan yang dikelola oleh Yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan dokumentasi, observasi dan wawancara.
Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa proses penyajian laporan keuangan yang dilakukan yayasan Ar-Rasyidi Narang Baya dalam pelaksanaannya belum menerapkan siklus akuntansi, laporan keuangan yang disajikan masih sederhana seperti laporan pemasukan dan pengeluaran serta laporan aktivitas yang dilaporkan setiap bulan dan tahun. Kemudian laporan keuangan yang telah disajikan belum sesuai dengan ISAK 35 karena belum menyajikan laporan posisi keuangan, laporan komprehensif, laporan asset neto, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan
Koreksi Prof. Dr. H.M. Rasyidi terhadap Prof. Dr. Harun Nasution dalam uraiannya: ajaran islam tentang akal dan akhlak/ Rasyidi
55 hal.; 18 cm
Kepemimpinan Ustaz Muhammad Rasyidi di Majelis Taklim Nurul Khairat Desa Suriyan Hanyar Kecamatan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar
Banyaknya majelis taklim yang muncul sekarang ini, perlu adanya seorang
pemimpin yang mampu mengarahkan agar fungsi dari majelis taklim terlaksana.
Di Desa Suriyan Hanyar Kecamatan Cintapuri Darussalam, terdapat sebuah
majelis taklim yang bernama Nurul Khairat. Majelis Taklim Nurul Khairat
dipimpin oleh seorang Ustaz yang bernama Ustaz Muhammad Rasyidi. Dari awal
dibangun sampai tahun 2022, jumlah jamaah bertambah signifikan sampai 4x
lipat. Penelitian ini ditulis dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana
kepemimpinan Ustaz Muhammad Rasyidi di Majelis Taklim Nurul Khairat serta
untuk mengetahui keberhasilan yang sudah diperoleh pada kepemimpinannya.
Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan
menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Subjek dalam
penelitian ini adalah Ustaz Muhammad Rasyidi, enam orang jamaah Majelis
Taklim Nurul Khairat serta Ibu dari Ustaz Muhammad Rasyidi. Penelitian ini
berlokasi di Majelis Taklim Nurul Khairat beralamatkan di Mangga Tiga RT 03
Desa Suriyan Hanyar Kecamatan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar.
Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan
dokumentasi. Kemudian, peneliti melakukan analisis data dengan teknik koleksi
data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.
Hasil penelitian menggambarkan kepemimpinan Ustaz Muhammad
Rasyidi di Majelis Taklim Nurul Khairat memuat tipe kepemimpinan utama dan
empat tipe kepemimpinan pelengkap. Tipe kepemimpinan utama yang dimaksud
yaitu tipe kepemimpinan demokratis. Adapun empat tipe kepemimpinan
pelengkap yang dimaksud adalah tipe kepemimpinan kharismatis, tipe
kepemimpinan simbol, tipe kepemimpinan pengayom dan tipe kepemimpinan
ahli/expert. Keberhasilan yang dihasilkan pada kepemimpinan Ustaz Muhammad
Rasyidi di Majelis Taklim Nurul Khairat adalah tersampaikannya isi dakwah
kepada mad‘u, bertambahnya sarana dan prasarana yang lebih baik, tumbuhnya
sifat gotong royong masyarakat serta berkurangnya aktivitas yang tidak
bermanfaat sehingga menimbulkan citra baik khususnya bagi wilayah Mangga
Tiga Desa Suriyan Hanya
Metode Binafsi dan metode Juz’ur Rasyidi dalam menghafal Al-Qur’an: Studi Komparatif
ABSTRAK
Membaca dan menghafal Al-Qur’an adalah cara bagi umat muslim untuk menunjukkan kecintaan mereka terhadap al-Qur’an serta untuk menjaga keaslian Al-Qur’an. Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan metode atau langkah-langkah yang efektif. Pada kenyataannya terdapat metode yang berhasil bagi orang tertentu, namun tidak berhasil bagi orang lain. Dari fenomena tersebut penulis tertarik untuk meneliti metode menghafal Al-Qur’an yang digunakan di Pondok Pesantren Refah Islami dan Pondok Pesantren Hidayatullah, kedua Pondok Pesantren tersebut memiliki metode yang berbeda dalam membantu proses menghafal.
Penelitian ini berfokus pada dua rumusan masalah. Pertama, bagaimana penggunaan metode binafsi di Pondok Pesantren Refah Islami dan metode juz’ur rasyidi di Pondok Pesantren Hidayatullah. Kedua, bagaimana pengaruh metode binafsi dan metode juz’ur rasyidi dalam perkembangan hafalan santri. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau (field research) dengan menggunakan metode kualitatif karangan deskriptif, dengan melakukan studi komparatif perbandingan antara dua pesantren dan menggunakan wawancara, observasi, serta dokumentasi sebagai metode pengumpulan data.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa setiap individu memiliki kemampuan masing-masing dalam proses menghafal Al-Qur’an, Pondok Pesantren Refah Islami menggunakan metode binafsi dalam proses menghafal Al-Qur’an, metode ini merupakan metode yang dilakukan sesuai dengan kemampuan para santri, santri diberi kebebasan dalam memilih metode yang di anggap sesuai dengan dirinya sehingga dapat mempermudah dalam proses hafalan. Sedangkan Pondok pesantren Hidayatullah menggunakan metode juz’ur rasyidi dalam proses menghafal santri, metode ini memiliki beberapa prosedur dalam implementasinya, metode tersebut berfokus pada tahsin, tajwid dan makharijul huruf, adanya metode juz’ur rasyidi bertujuan untuk menyamaratakan bacaan santri. Melalui analisis komparatif diketahui bahwa terdapat kelebihan dan kekurangan dari setiap metode menghafal yang digunakan, adapun pengaruh metode dalam perkembangan hafalan santri, yaitu terdapat pada cepat dan lambatnya proses menghafal. Pengguna metode binafsi cenderung lebih cepat dalam menyelesaikan hafalan dibandingkan dengan pengguna metode juz’ur rasyidi.
ABSTRACT
Reading and memorizing the Qur’an is a way for Muslims to show their love for the Qur’an and to maintain the authenticity of the Qur’an. To achieve this goal, effective methods or steps are needed. In reality, there are methods that work for certain people, but don't work for others. From this phenomenon, the author was interested in researching the method of memorizing the Al-Qur’an used at the Refah Islami Islamic Boarding School and the Hidayatullah Islamic Boarding School, both Islamic Boarding Schools have different methods in assisting the memorization process.
This research focuses on two problem formulations. First, how to use the binafsi method at the Refah Islamic Islamic Boarding School and the juz’ur rasyidi method at the Hidayatullah Islamic Boarding School. Second, what is the influence of the binafsi method and the rasyidi juz’ur method on the development of students’ memorization. This research is field research using qualitative descriptive essay methods, by conducting a comparative study between two Islamic boarding schools and using interviews, observation and documentation as data collection methods.
This research concludes that each individual has their own abilities in the process of memorizing the Al-Qur’an, the Refah Islami Islamic Boarding School uses the binafsi method in the process of memorizing the Al-Qur’an, this method is a method that is carried out according to the abilities of the students, the students are given freedom to choose a method that is deemed appropriate to oneself so that it can make the memorization process easier. Meanwhile, the Hidayatullah Islamic boarding school uses the juz’ur rasyidi method in the process of memorizing students, this method has several procedures in its implementation, this method focuses on tahsin, recitation and makharijul letters, the existence of the juz’ur rasyidi method aims to generalize the students’ reading. Through comparative analysis, it is known that there are advantages and disadvantages of each memorization method used, as for the influence of the method in the development of students’ memorization, namely the speed and slowness of the memorization process. Users of the binafsi method tend to be faster in completing memorization compared to users of the juz'ur rasyidi method.
مستخلص البحث
قراءة القرآن وحفظه هي وسيلة للمسلمين لإظهار حبهم للقرآن والحفاظ على صحة القرآن. ولتحقيق هذا الهدف، هناك حاجة إلى أساليب أو خطوات فعالة. في الواقع، هناك طرق تعمل مع أشخاص معينين، ولكنها لا تعمل مع الآخرين. وانطلاقاً من هذه الظاهرة اهتم المؤلف بالبحث في طريقة حفظ القرآن الكريم المستخدمة في معهد الرفاه الإسلامي ومعهد هداية الله الإسلامية، وكلتا المدرستين الإسلاميتين تختلفان في أساليب المساعدة في عملية الحفظ.
يركز هذا البحث على صيغتين للمشكلة. أولاً، كيفية استخدام الطريقة البننفسية في مدرسة الرفاه الإسلامية وطريقة الجزء الراشدي في مدرسة هداية الله الإسلامية. ثانيًا: ما تأثير الطريقة البننفسية وطريقة الجزء الراشدي في تنمية الحفظ لدى الطلاب. هذا البحث هو بحث ميداني باستخدام أساليب المقالة الوصفية النوعية، وذلك من خلال إجراء دراسة مقارنة بين مدرستين داخليتين إسلاميتين واستخدام المقابلات والملاحظة والتوثيق كطرق لجمع البيانات.
ويخلص هذا البحث إلى أن كل فرد لديه قدراته الخاصة في عملية حفظ القرآن الكريم، تستخدم مدرسة الرفاه الإسلامية الداخلية الأسلوب البننفسي في عملية حفظ القرآن الكريم، وهذا الأسلوب هو أسلوب الذي يتم تنفيذه وفقًا. لقدرات الطلاب، ويتم منح الطلاب حرية اختيار الطريقة التي تعتبر مناسبة لهم حتى يتمكنوا من تسهيل عملية الحفظ. وفي الوقت نفسه، تستخدم مدرسة هداية الله الإسلامية الداخلية طريقة الجزء الراشدي في عملية حفظ الطلاب، وهذه الطريقة لها عدة إجراءات في تنفيذها، وتركز هذه الطريقة على التحسين والتلاوة والحروف المخارجة، وجود طريقة الجزء الراشدي يهدف إلى تعميم القراءة لدى الطلاب. ومن خلال التحليل المقارن، يعرف أن هناك مزايا وعيوب لكل طريقة من طرق الحفظ المستخدمة، أما عن تأثير الطريقة في تنمية الحفظ لدى الطلاب، ألا وهو سرعة وبطء عملية الحفظ. يميل مستخدمو الطريقة البنفسية إلى أن يكونوا أسرع في إتمام الحفظ مقارنة بمستخدمي الطريقة الجزء الراشد
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DAN SPT TAHUNAN YAYASAN PENDIDIKAN AR-RASYIDI
Yayasan seringkali menjadi motor penggerak perubahan sosial dan pengentas masalah di masyarakat karena berorientasi nonlaba. Namun, meskipun peran dan potensi yayasan sangatlah besar, masih ada tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah dalam pengelolaan keuangan yang sering kali belum memenuhi standar yang berlaku. Oleh karena itu, penting untuk merangkul praktik pengelolaan keuangan yang lebih baik dan lebih profesional agar yayasan dapat memberikan dampak yang signifikan dan berkelanjutan dalam mendukung tujuan-tujuan sosialnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada Yayasan Pendidikan Ar-Rasyidi, yang berlokasi di Kabupaten Garut dalam hal penyusunan laporan keuangan dan pelaporan SPT Tahunan. Tim pendamping memberikan pendampingan kepada yayasan untuk dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku (ISAK 35) dan memastikan pelaporan SPT tahunan dapat dipertanggungjawabkan. Setelah kegiatan ini dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan keuangan dan pelaporan SPT Tahunan yayasan dapat dipertanggungjawabkan serta dilakukan tepat waktu oleh Yayasan Pendidikan Ar-Rasyidi
Ambiguitas dalam Anime Steins Gate Tinjauan Semantik
ABSTRAK
AMBIGUITAS DALAM ANIME STEINS GATE
TINJAUAN SEMANTIK
Oleh : Azlan Rasyidi
Pembahasan pada penelitian ini mengenai ambiguitas yang terdapat dalam anime Steins Gate menggunakan tinjauan semantik. Ambiguitas adalah kata yang memiliki lebih dari satu makna atau kegandaan makna. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan metode simak dan teknik sadap serta simak bebas libat cakap (SBLC). Teknik lanjutan dalam pengumpulan data yaitu teknik rekam dan teknik catat untuk menetapkan kebenaran data dan mempermudah pengecekan data. Teori ambiguitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Ullman (dalam pateda 2010: 201) dan teori makna oleh Abdul Chaer (2003:287). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk ambiguitas dalam anime adalah ambiguitas fonetik, dan ambiguitas leksikal. Makna ambiguitas yang ditemukan adalah makna konseptual, makna kontekstual, dan makna asosiatif.
Kata kunci : Semantik, makna, tuturan, ambiguitas, Steins Gate
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
