16 research outputs found
LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK REXON NAINGGOLAN & REKAN (KAP RNR)
LEMBAR EKSEKUTIF
nama : Mas Gilang Ramadhan
nomor registrasi : 8335152912
program studi : S1 Akuntansi
judul : Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) KAP Rexon Nainggolan & Rekan (KAP RNR)
Praktikan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama 42 hari kerja pada Kantor Akuntan Publik Rexon Nainggolan & Rekan (KAP RNR), ditempatkan sebagai junior auditor. Sebelum melaksanakan tugas-tugas yang diberikan, praktikan selalu diberikan bimbingan terlebih dahulu oleh manager auditor mengenai tugas yang akan dikerjakan. Tugas-tugas yang diberikan ketika PKL, yaitu membuat surat konfirmasi, melakukan vouching akun beban, membuat draft laporan keuangan audit, membuat working paper, dan menghitung kalkulasi penyusutan fiskal. Setelah melaksanakan PKL di KAP RNR, praktikan banyak mendapatkan pengetahuan yang tidak didapatkan sebelumnya di bangku perkuliahan khususnya mengenai audit laporan keuangan.
Kata Kunci: KAP RNR, junior auditor, vouching, audit, working paper, manager auditor
PENGARUH PERSONALITAS, KOMITMEN PROFESIONAL, DAN STRES KERJA TERHADAP PERILAKU DISFUNGSIONAL AUDITOR
MAS GILANG RAMADHAN. The Influence of Personality, Professional
Commitment, and Job Stress on Dysfunctional Behavior Auditor. Faculty of
Economic, State University of Jakarta, 2019.
This study was conducted to obtain empirical evidence about the influence of
personality, professional commitment, and job stress on dysfunctional behavior
auditor. This study used primary data with a sample of senior auditors working at
the Public Accounting Firm in the East Jakarta area. The sampling technique
uses the Proportional Random Sampling method with 52 respondents. Hypothesis
testing uses the method of multiple linear regression analysis with a significance
level of 5%. Based on the results of the analysis conducted, it can be concluded
that partial personality has a significant negative effect on auditor dysfunctional
behavior, professional commitment has a significant positive effect on auditor
dysfunctional behavior, and work stress does not affect auditor dysfunctional
behavior. Simultaneously personality, professional commitment, and work stress
have a significant positive effect on auditor dysfunctional behavior.
Keywords: Dysfunctional behavior auditor, personality, professional commitment,
job stres
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA (POWERPOINT) TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR (Studi Eksperimen pada Pembelajaran IPS Siswa Kelas V SDN Nangela)
Motivasi yang tinggi dalam mengikuti proses pembelajaran adalah salah satu hal yang penting, guna menciptakan efektifitas serta efisiensi pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas, maka untuk mewujudkan hal tersebut, perlu adanya pemanfaatan media ajar secara optimal terutama yang berbasis multimedia, karena penggunaan multimedia ini belum mendapatkan perhatian lebih dari para pendidik, Â dengan berbagai alasan. misalnya saja terbatasnya waktu untuk menyiapkannya, sulit mencari media yang tepat, dan juga tidak tersedianya cukup dana. Adapun Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan multimedia berbasis powerpoint terhadap peningkatan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SDN Nangela kab. sukabumi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan design penelitian One- Group Pretest-Posttest Design. dengan Sampel penelitian yaitu siswa kelas V yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dengan penyebaran angket, Adapun hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan multimedia dalam pelaksanaan pembelajaran berpengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar peserta didik, hal ini ditunjukan dari nilai rata-rata yang didapat siswa sebelum diberikan treatment sebesar 54, dan nilai rata-rata setelah diberikan treatment sebesar 80. Dari data hasil uji t menunjukan bahwa nilai t sebesar 40,307 Sig 0,000 lebih kecil < 0,05. Dengan demikian maka dapat disimpulan bahwa penggunaan multimedia berbasis powerpoint ini memberikan pengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SDN Nangela
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR : Studi Kasus di SD IT Insan Cendikia Kab. Sukabumi Tahun Ajaran 2016-2017
Penelitian ini beranjak dari masalah social yang akhir-akhir ini muncul berkaitan dengan degradasi moral pada generasi muda negeri ini, dominannya perilaku konsumerisme pada pola hidup siswa juga menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para penggiat pendidikan. Persaingan global saat ini menuntut pendidikan berperan lebih aktif guna mencetak peserta didik yang memiliki kecakapan hidup (life skill) yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis serta menggambarkan implementasi pembelajaran kewirausahaan untuk penanaman nilai-nilai karakter pada siswa sekolah dasar IT Insan Cendikia Sukabumi. Data dianalisis melalui observasi, wawancara serta dokumentasi, penelitian ini menggunakan metode studi kasus, subjek pada penelitian ini adalah guru, siswa dan orang tua siswa di sekolah SD yang bersangkutan. Hasil penelitian mengambarkan implementasi pembelajaran kewirausahaan menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan kewirausahaan direncanakan melalui rapat pembahasan program kemudian hasilnya dijabarkan guru dalam berbagai kegiatan. pelaksanaan pembelajaran kewirausahaan dilaksanakan secara terintegrasi melalui mata pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler (Market day), dan pengembangan diri (keagamaan dan PLH) yang kemudian menjadi kultur sekolah yang bernuansa kewirausahaan. Evaluasi pembelajaran kewirausahaan dilakukan dengan membuat daftar cek list dan deskripsi perilaku siswa untuk menilai perkembangan serta kemampuan peserta didik dalam pembelajaran kewirausahaan. Nampak terlihat dinamika ragam perilaku karakter anak mulai dari percaya diri dalam bertindak dan berkomunikasi, kerja keras, mandiri, tekun, berorientasi pada tugas dan hasil dll, nilai karakter lain yang muncul adalah kedermawanan, peka social (empati dan simpati). Adapun faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain adalah faktor alamiah dari dalam diri, peran orang tua, motivasi dan apresiasi lingkungan dan kualitas managemen
This research is moving from the social problems that have recently emerged related to the moral degradation of the young generation of this country, the dominant behavior of consumerism on the pattern of life of students is also a special concern for educational activists. The current global competition requires education to play a more active role in creating high-life life skills. The purpose of this study is to analyze and describe the implementation of entrepreneurial learning for character values inclusion in elementary school students IT Insan Cendikia Sukabumi. Data were analyzed through observation, interview and documentation, this research use case study method, the subject of this research are teachers, students and parents of students in the elementary school concerned. The results of the study illustrate the implementation of entrepreneurial learning shows that the planning of entrepreneurship education is planned through the discussion of the program and then the results described in a variety of teacher activities. the implementation of entrepreneurship learning is carried out in an integrated manner through subjects, extracurricular activities (Market day), and self-development (religious and PLH) which then becomes a school culture with entrepreneurial nuances. Evaluation of entrepreneurial learning is done by making a check list and description of student behavior to assess the development and ability of learners in entrepreneurial learning. It seems that the dynamics of the various behaviors of the child character from confidence in acting and communicating, hard work, independent, diligent, task-oriented and result etc., other character values that arise are generosity, social sensitivity (empathy and sympathy). The factors that influence it include natural factors from the self, the role of parents, motivation and appreciation of the environment and the quality of school management is good
PENGARUH KOMPETENSI LITERASI DIGITAL MAHASISWA PGSD DALAM MEMANFAATKAN GOOGLE APPS TERHADAP PERILAKU CONTEN EVALUATION
Perkembangan IPTEK yang berkembang pesat telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari aktifitas manusia pada umumnya. teknologi informasi memberikan dampak bagi tersedianya berbagai sumber daya informasi yang diperoleh secara digital (digital native). Literasi media digital merupakan suatu kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dari berbagai sumber digital. Namun hal tersebut belum terlalu dimanfatkan secara maksimal oleh mahasiswa PGSD STKIP Bina Mutiara dalam usahanya untuk memiliki kompetensi literasi digital. Terlebih pada asepk kurangnya kemampuan dalam mengakses informasi, pemahaman yang kurang mengenai konten suatu website, kurangnya kemampuan membuktikan kebenaran berita yang beredar di internet, serta kurangnya menyusun pengetahuan baru dengan informasi yang didapatkan melalui internet. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui hubungan kompetensi literasi digital mahasiswa dalam memanfaatan google apps terhadap perilaku conten evaluation. Dalam konteks literasi digital, setiap orang dituntut memiliki kemampuan untuk bisa mengakses, menganalis, mencipta, melakukan refleksi, dan bertindak menggunakan beraneka ragam perangkat digital, berbagai bentuk ekspresi, dan strategi dalam komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Jumlah Subjek penelitian adalah 59 orang mahasiswa, Instrumen yang digunakan berupa angket kompetensi literasi digital dan kuesioner perilaku conten evaluation. Dengan teknik analisis data menggunakan regresi korelasional. Adapun data hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan kompetensi literasi digital mahasiswa dalam memanfaatan google apps terhadap perilaku conten evaluation
Penerapan model pembelajaran contextual teaching learning (CTL) berbantuan e-module untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa di sekolah dasar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPS serta kegiatan proses pembelajaran di kelas yang cenderung pasif dan kurang terjadi interaksi edukatif antara guru dan siswa, sehingga berdampak pada efektifitas dan efisiensi pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Nangela yang berjumlah 23 siswa. penelitian terdiri dari dua siklus masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan bersama dengan pelaksanaan penelitian pada saat proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual teaching learning pada pembelajaran IPS berbantuan e-module dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri Nangela. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme yang tinggi dan aktivitas siswa yang semakin aktif dalam pembelajaran siswa mau bertanya, berdiskusi, mengajukan gagasan, serta melakukan refleksi mandiri dibantu oleh guru selaku fasilitator, dalam menyimpulkan apa yang telah dipelajari. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pra-siklus terdapat 7 orang siswa yang masuk kriteria tuntas dan 16 orang tidak tuntas. Siklus I terdapat 10 orang siswa tuntas dan 13 orang siswa tidak tuntas. Sedangkan pada siklus 2, 23 siswa yang masuk dalam kriteria tuntas, target ketuntasan belajar dalam penelitian ini adalah mencapai 80%. Adapun persentase ketuntasan belajar pada pra-siklus hanya mencapai 30,43%, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 56,52%. Angka tersebut kembali meningkat pada siklus II menjadi 100% melebihi target yang telah ditetapkan, yakni 80%. Dengan demikian, penerapan penggunaan model pembelajaran Contextual teaching learning (CTL) pada pelajaran IPS berbantuan e-module dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Nangela.
Kata Kunci: Model Contextual teaching learning, E-module, Pembelajaran IP
Pelatihan Pengembangan Sistem Aquaponik Budikdamber Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Kecerdasan Ekologis Masyarakat
Dewasa ini pemanfaatan lingkungan yang baik dapat menjadi salah satu akses untuk mencapai kesejahteraan hidup, guna menghasilkan produktifitas yang teraktualisasi dalam perilaku masyarakat yang aware akan lingkungan terutama dalam memanfaatkan sumber daya alam lokal, begitupun masyarakat Desa Kutasirna, tepatnya warga RT 12 dan 13 di Kecamatan Cisaat, Kab. Sukabumi, daerah dengan potensi alamya di bidang budidaya ikan air tawar dan pertanian, namun fakta di lapangan menunjukan warga belum terlalu memaksimalkan potensi tersebut, selain itu kesadaran warga akan pentingnya ketahanan pangan dengan cara sistem tanam aquaponik dan hidroponik masih kurang, juga belum ada wadah terorganisir dalam memasarkan hasil perikanan dan pertanian, oleh karena itu perlu adanya upaya pemberdayaan serta pendampingan kepada masyarakat, agar lebih produktif. Metode pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini dimulai dengan tahap sosialisasi mengenai Inovasi dalam sistem tanam aquaponik kemudian tahap pembangunan sistem tanam aquaponik, tahap manajemen kelembagaan masyarakat dan diakhiri dengan evaluasi serta monitoring. Hasil dari pengabdian ini sendiri adalah semakin meningkatnya kecerdasan ekologis yang terimplementasi pada pengetahuan, sikap dan keterampilan masyarakat setempat. Setelah program pengabdian ini dilaksanakan, masyarakat kini memiliki kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan, keterampilan dalam sistem tanam aquaponik serta keterampilan membuat olahan makanan ikan lele dari hasil budikdamber yang selanjutnya dapat dipasarkan di platform aplikasi Kutamart, sehingga sektor kewirausahaan dan ekonomi kreatif dapat tumbuh dan berkembang di Desa Kutasirna ini, kemudian diharapkan dapat menciptakan sinergitas antara masyarakat dan pemerintah dalam upaya menciptakan SDM yang unggul dan mampu bersaing di era digital melalui kolaborasi dengan stakeholder, pemerintah setempat dan UMKM yang ada
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-MODUL BERBASIS ICT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPEAKING MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS DI MASA PANDEMI COVID 19
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa E-modul Berbasis Flipbook Maker pada materi pembelajaran Speaking dengan menggunakan e-modul diharapkan dapat memudahkan peserta didik untuk memperoleh informasi tanpa waktu yang lama dan bersifat fleksible agar tercipta pembelajaran yang efektif, efisien berdaya guna, dan menarik. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian R&D (Research and Development) model yang dikembangkan oleh Plomp terdiri tiga tahapan yaitu fase analisis pendahuluan (Preliminary Research), fase pengembangan atau pembuatan prototype (Development or Prototyping Phase), dan fase penilaian (Assessment Phase). dilaksanakan di STKIP Bina Mutiara dengan 56 orang mahasiswa yang merupakan subjek dari uji coba pengembangan produk. Hasil penelitian menunjukan sebagai berikut, Berdasarkan hasil validasi ahli, maka diperoleh hasil masing-masing rerata di atas 86 % dengan kategori sangat layak dari ahli media, bahasa dan materi Pada tahapan selanjutnya setelah dilakukannya penilaian oleh ahli maka masuk ke tahap uji coba produk di lapangan. yakni efektifitas penggunaan produk serta implikasi terhadap hasil belajar siswa tahap uji coba, yang pertama adalah Uji coba prototipe bahan secara perseorangan (one to one trying out) yang terdiri dari 56 mahasiswa sebagai subject penelitian, dari 21 Pernyataan tentang efektifitas produk berupa emodule dan aplikasi pembelajaran yang dibuat didapati hasil skor total 213,95 dengan keseluruhan nilai rata-rata 3,8 dengan kategori “Layak†sementara itu pada uji coba hasil belajar berupa pemberian soal-soal untuk mengetahui peningkatan keterampilan speaking mahasiswa ini dengan beberapa metode pembelajaran yang dikombinasikan dengan test terakait dengan tipologi keterampilan berbicara berikut antara lain look listen and repeat, listen and participate, memori game, dramatitation, dialoguie and roleplay, maka didapati hasil sebagai berikut skor total pada pretest sebesar 3390 dan 4985 pada skor posttest dengan total gain 70,2. Data skor rata-rata yang diperoleh adalah 60 pretest dan 89 pada skor posttest. Berdasarkan hasil perhitungan uji N-Gain Score tersebut menunjukkan bahwa nilai rata-rata adalah 70,2% termasuk ke dalam kategori Efektif,maka dapat disimpulan penggunaan e-module pada materi speaking ini mampu memberikan dampak positif serta meningkatkan efektifitas serta efisiensi pembelajaran di kelas
Articulate storyline dan powerpoint sebagai media pembelajaran inovatif berbasis ICT untuk meningkatkan keterampilan sosial
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Modul interaktif pada materi masalah social di lingkungan setempat dalam rangka upaya untuk menstimulus peningkatan keterampilan social pada siswa. Penelitian ini menggunakan model penelitian menurut Plom, yang terdiri dari lima tahap utama, yaitu Prelimenary Investigations, Design, Realization/Contruction, Tes, Evaluation and Revision, dan Implementation. Instrumen penelitian terdiri dari: (1) lembar validasi modul berdasarkan ahli media, (2) ahli materi, (3) lembar validasi tes kemampuan pemahaman siswa, (5) angket respon siswa. Data kevalidan produk dianalisis dengan mengkonversikan skor menjadi data kualitatif dan hasil dari Preetes &Postes. Data kepraktisan terdiri dari data penilaian kepraktisan e-modul melalui angket respon siswa yang dianalisis dengan mengkonversikan skor menjadi data kualitatif skala lima, kemudian ditentukan ditentukan persentase jumlah kepraktisan berdasarkan penilaian absolut. Melalui proses pengembangan telah dihasilkan: (1) Modul interaktif pada materi masalah social di lingkungan setempat (2) instrument tes. Uji coba dilakukan pada kelas IV SD Negeri Nangela Sukabumi. Berdasarkan analisis data uji coba menunjukkan bahwa modul interaktif pada masalah social dilingkungan setemapat. Kriteria kevalidan terlihat dari hasil analisis modul yang memenuhi kriteria sangat valid berdasarkan ahli materi dengan persentase sebesesar 86% dan memenuhi kriteria valid berdasarkan ahli media dengan persentase sebesar 80%. Kriteria kepraktisan terlihat dari analisis respon siswa dengan persentase 85% dan telah memenuhi kriteria praktis. Kriteria keefektifan terlihat dari analisis uji N-Gain dari tes kemampuan pemahaman matematis siswa dimana hasil belajar siswa telah mencapai rata-rata nilai 80 atau berada diatas KKM 75 dengan skor Ngain 0,98 atau 98
ANALISIS SOAL TIPE HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA SOAL PENILAIAN AKHIR SEMESTER (PAS) TEMATIK GANJIL KELAS V SDN SELAKASO TAHUN AJARAN 2020/2021
Penilaian salah satu aspek yang mengalami perkembangan dalam penyempurnaan dan pembaharuan kurikulum 2013 yang standar penilaiannya pada aspek berpikir tingkat tinggi, maka untuk itu pengembangan bentuk soal berdasarkan pada berpikir tingkat tinggi untuk siswa mulai sejak SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori butir soal penilaian akhir semester (PAS) Tematik Ganjil pada kelas V SDN Selakaso apakah sudah sesuai dengan tipe soal high order thinking skill. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif jenis analisis dokumen. Berdasarkan hasil analisis, kemampuan berpikir pada naskah soal penilaian akhir semester tematik ganjil kelas V SDN Selakaso terdapat 3 kategori. Yaitu, kategori berpikir tingkat rendah/ LOTS terdapat 14 soal untuk soal pilihan ganda dan 42 soal untuk soal uraian, kategori berpikir tingkat menengah/ MOTS terdapat 77 soal untuk soal pilihan ganda dan 2 soal untuk soal uraian, dan berpikir tingkat tinggi/ HOTS 9 soal untuk soal pilihan ganda dan 6 soal untuk soal uraian. Semua hasil analisis ini diambil dari 150 soal dari tema 1-5 pada soal penilaian akhir semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 kelas V S
