Madaniya
Not a member yet
1133 research outputs found
Sort by
Pelatihan Strategi Komunikasi dan Branding untuk Kemandirian Usaha Organisasi Masyarakat di Kota Semarang
Organisasi masyarakat menghadapi tantangan keberlanjutan karena ketergantungan pada dana eksternal dan lemahnya strategi komunikasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunikasi strategis dan branding pada 30 pengurus ormas di Kota Semarang melalui pelatihan berbasis partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi, dan praktik. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang wirausaha sosial, penguatan identitas organisasi, serta penyusunan rencana usaha yang selaras dengan misi organisasi. Tercatat rata-rata peningkatan skor +35% pada aspek yang diukur. Pelatihan mendorong perubahan mindset bahwa ormas dapat mengembangkan unit usaha sosial yang mandiri dan berdaya saing. Kegiatan ini memberikan kontribusi baru sebagai model penguatan kemandirian ekonomi ormas berbasis komunikasi strategis yang dapat direplikasi di daerah lain
Pemberdayaan Anak dan Pemuda Desa dalam Dunia Digital: Kolaborasi Literasi, Budaya dan Teknologi di Desa Adat Tenganan Pegringsingan, Bali
Perkembangan dunia digital yang semakin pesat memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan anak-anak dan pemuda di Desa Adat Tenganan Pegringsingan, Karangasem Bali. Meskipun akses terhadap teknologi telah tersedia luas, rendahnya tingkat literasi digital dan kurangnya pemahaman tentang etika serta keamanan digital masih menjadi tantangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital anak, pemuda, dan orang tua melalui pendekatan edukasi berbasis budaya lokal guna menciptakan ekosistem digital yang aman dan ramah anak. Metode pelaksanaan dilakukan melalui survei awal, pelatihan anak dan pemuda sebanyak 50 peserta, serta monitoring dan evaluasi yang dilakukan melalui observasi langsung serta diskusi kelompok terarah bersama tokoh adat, guru, dan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman literasi digital serta kemampuan produksi konten digital di kalangan anak dan pemuda. Kegiatan ini berhasil mengintegrasikan literasi digital dengan pelestarian budaya lokal melalui pemberdayaan masyarakat yang aktif dan kolaboratif
Small Group Coaching untuk Transformasi Digital di Komunitas Pendidikan Nonformal
Literasi digital adalah fondasi penting dalam penyelenggaraan pendidikan di era modern. Meskipun demikian, pada komunitas pendidikan nonformal seperti PAUD swasta, SPS, dan TPA, keterampilan pendidik dalam mengadopsi aplikasi digital dasar masih sangat rendah. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas small group coaching dalam hal meningkatkan literasi digital di kalangan pendidik, khususnya untuk topik spesifik yaitu: penggunaan layanan penyimpanan dan kolaborasi berbasis cloud. Program ini diimplementasikan dalam sebuah workshop yang melibatkan 9 peserta dan 3 orang pelatih (rasio 3:1), workshop didesain sedemikian rupa dengan personalisasi dan interaksi dalam suasana non-formal. Hasilnya mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan peserta untuk: membuat akun email, mengunggah dan mengelola dokumen, dan menggunakan dokumen secara kolaboratif. Lebih dari 85% peserta merasakan kemudahan dalam mengikuti materi, selain itu juga mengapresiasi penyampaiannya yang pas. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa pada skala kecil, pelatihan yang bersifat personalized dapat mempercepat adopsi teknologi, dan mendorong transformasi digital yang berkelanjutan pada lingkungan pendidik nonformal. Aspek penting dari kegiatan ini adalah keterlibatan aktif peserta dalam suasana belajar yang akrab, yang mendorong peningkatan keterampilan secara lebih efektif dan berkelanjutan
Membangun Etos Kerja dan Budaya Produktif melalui Pendidikan Ekonomi dan Pendekatan Sosiologis di Lingkungan Marginal
Masyarakat marginal di wilayah Karang Pule menghadapi tantangan struktural dalam pengembangan etos kerja dan budaya produktif, yang berdampak pada rendahnya kemandirian ekonomi dan partisipasi sosial. Untuk menjawab persoalan tersebut, kegiatan pengabdian ini dirancang dengan tujuan utama menumbuhkan kesadaran ekonomi dan membangun pola pikir produktif melalui integrasi pendidikan ekonomi partisipatif dan pendekatan sosiologis transformatif. Metode pelaksanaan mencakup tahapan persiapan, penyuluhan, pelatihan, forum diskusi sociopreneur, pendampingan intensif selama 12 minggu, serta demonstrasi usaha mikro berbasis potensi lokal. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta, terdiri atas 18 perempuan dan 12 laki-laki yang tergabung dalam komunitas masyarakat marginal Karang Pule. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 76% peserta mampu menyusun perencanaan keuangan keluarga sederhana, 63% mengalami peningkatan motivasi kerja dan pemahaman nilai sosial produktif, dan muncul 6 inisiatif usaha mikro baru. Satu kelompok komunitas produktif berbasis gotong royong juga terbentuk, dan dalam waktu tiga bulan pasca-program terjadi peningkatan pendapatan keluarga sebesar rata-rata 12%. Kegiatan ini berhasil membangun keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pemberdayaan berbasis nilai dan potensi lokal, serta menawarkan model pendidikan ekonomi transformatif yang dapat direplikasi di komunitas serupa
Optimalisasi Pembelajaran Bahasa Arab di MTs Darul Ulum Dengan Media Interaktif Spinboy
Pembelajaran bahasa Arab di MTS Darul Ulum, Ngawi merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata, Universitas Darussalam Gontor. Sebagai kampus berbasis pesantren dan berbahasa asing dalam keseharian, program ini turut dihadirkan dalam kegiatan KKN. Melalui pembelajaran ringan dan pendidikan formal tingkat menengah atas, 10 peserta KKN menghadirkan media pembelajaran Spinboy untuk mempermudah proses pembelajaran bahasa asing. Tujuan pembelajaran bahasa arab di lingkungan MTS adalah upaya mempelajari lebih dalam bahasa al Quran dan mampu menguasai bahasa arab yang merupakan bahasa internasional kedua setelah bahasa inggris. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan beberapa tahap, yaitu identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, refleksi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif Spinboy memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi siswa serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif. Media ini mendorong siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran dan mempermudah pemahaman terhadap materi bahasa Arab. Dengan demikian, optimalisasi penggunaan media interaktif dalam pembelajaran bahasa Arab di tingkat MTs dapat menjadi strategi inovatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi berbahasa Arab siswa
AKAR (Aksi Komunitas Aktif dan Responsif): Pemberdayaan Komunitas Bonsai melalui Literasi Digital dan Optimalisasi Konten Kreatif Berbasis Teknologi Informasi
Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan komunitas Radar Gallery Bonsai di Desa Puty, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, untuk meningkatkan kapasitas literasi digital dan promosi berbasis teknologi. Tujuan utama kegiatan adalah memberdayakan komunitas dalam pengelolaan identitas digital, produksi konten visual, serta penyusunan media promosi dan branding komunitas secara mandiri. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan literasi digital, pembuatan website dan katalog digital, pelatihan konten visual, pelatihan branding komunitas, serta pendampingan dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan seluruh anggota komunitas bonsai yang terbagi dalam kelompok pelatihan literasi digital, produksi konten, dan branding visual. Hasil utama yang dicapai meliputi terbentuknya identitas visual komunitas, website aktif, katalog digital dengan sistem kode respons cepat, serta tersedianya lebih dari 15 konten promosi visual hasil produksi anggota komunitas. Para peserta melaporkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan produk dan aktivitas komunitas. Kegiatan ini memperkenalkan pendekatan baru berbasis kolaborasi digital yang mendorong keterlibatan aktif masyarakat secara langsung dalam proses peningkatan kapasitas komunitas secara berkelanjutan
Pengembangan Pengetahuan Masyarakat Tentang Praktek Sholat dan Esensinya Melalui Kegiatan Isro’ Mi’raj di Desa Sumber Karya Kecamatan Gumay Ulu Kabupaten Lahat
Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersamaan dengan Kuliah Kerja Nyata Terprogram (KKN-T) Institut Agama Islam Pagar Alam di Desa Sumber Karya, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat. Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang praktik shalat berjama’ah serta esensinya, dengan memanfaatkan momentum peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik, serta diskusi dan tanya jawab, dengan sasaran masyarakat Muslim setempat. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif ±50 peserta dari berbagai kalangan, meningkatnya pemahaman fiqh shalat berjama’ah, serta tumbuhnya komitmen warga untuk memakmurkan masjid. Peserta merespons positif materi yang disampaikan dan mengusulkan agar pembinaan serupa dilakukan secara rutin. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis kontekstual dan partisipatif efektif dalam mengatasi rendahnya partisipasi ibadah berjama’ah di komunitas pedesaan
Peningkatan Produktivitas Petani dengan Optimalisasi Sumber Tenaga Mesin Penggiling dan Penghancur Kulit Padi di Desa Lebak Muncang
Salah satu permasalahan kelompok tani di Desa Lebak Muncang, Ciwidey adalah konsumsi bahan bakar yang tinggi dan kebisingan berlebih pada mesin penggiling serta pencacah kulit padi yang menggunakan motor diesel. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada tingginya biaya produksi, tetapi juga mengganggu peternakan itik yang berlokasi di sekitar area penggilingan. Sehingga produktivitas padi maupun itik tidak meningkat secara signifikan sesuai dengan target yang diinginkan oleh kelompok tani. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan teknis yang dihadapi oleh kelompok tani. Solusi yang diterapkan berupa modifikasi sistem tenaga penggerak dari motor diesel menjadi motor dinamo bertenaga listrik. Hasil implementasi menunjukkan penurunan signifikan dalam biaya operasional dari Rp 1.910.000 menjadi Rp 637.323,75 per bulan dengan efisiensi mencapai 33.34% serta pengurangan kebisingan yang berdampak positif pada produktivitas peternakan itik. Dengan demikian, modifikasi ini mampu meningkatkan efisiensi proses penggilingan padi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan sekitar
Strategi Maju Akademik dengan Roadmap Terpadu (SMART) Mahasiswa Teknik Sipil, Universitas Negeri Gorontalo
Keterlambatan kelulusan mahasiswa pada program studi merupakan permasalahan yang signifikan, ditandai dengan rendahnya persentase kelulusan tepat waktu. Salah satu penyebab adalah kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap alur akademik sehingga tidak ada perencanaan perkuliahan yang terstruktur, mulai dari pemilihan mata kuliah, penyelesaian tugas besar, waktu pelaksanaan praktikum, hingga penyelesaian tugas akhir. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa merancang perjalanan akademik secara lebih terstruktur melalui pengembangan SMART (Strategi Maju Akademik dengan Roadmap Terpadu) yang disajikan dalam bentuk video animasi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei kebutuhan mahasiswa akan informasi, penyusunan roadmap perkuliahan berbasis tahapan akademik, serta produksi dan penyebaran video panduan akademik. Survei pada kegiatan ini melibatkan 150 mahasiswa yang terbagi berdasarkan angkatan tahun masuk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman akademik yang signifikan, serta motivasi lebih tinggi dalam perencanaan studi. Kegiatan ini memberikan pendekatan baru yang efektif dalam pendampingan akademik melalui media visual yang menarik dan mudah diakses, serta memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam mengelola proses studinya secara mandiri
Pengolahan Sampah Organik berbasis Komposter di SMA Insan Cendekia Syech Yusuf (Boarding School)
Sampah merupakan material yang berasal dari sisa aktivitas manusia yang sudah tidak digunakan, tidak bernilai ekonomis dan harus di buang. Jenis sampah pada umumnya terbagi menjadi dua yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik merupakan jenis sampah yang paling banyak dihasilkan dari limbah rumah tangga dan memiliki persentase tertinggi dibandingkan jenis sampah lainnya. Sampah yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan wabah penyakit. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra sebagai sekolah berasrama yaitu terkait pengolahan sampah. Jumlah sampah organik yang dihasilkan dari limbah dapur sekolah setiap harinya sangat besar. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pengolahan sampah organik melalui teknologi komposter. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu ceramah dan praktik yang terdiri dari tahapan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Pengukuran peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dilakukan dengan pemberian soal pretest dan posttest. Setelah pemberian materi dan praktik, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah sampah organik menggunakan teknologi komposter