26 research outputs found

    Ekonomi Tematik: Komik Berkarakter Untuk Anak Usia Dini (keluarga Daeng Mattawang Dan Daeng Sannang)

    Get PDF
    uji syukur atas kehadirat Allah SWT atas limpahan Rahmat dan Petunjuk-Nya sehingga buku Ekonomi Tematik (Komik Berkarakter Untuk Anak Usia Dini) dapat terselesaikan. Shalawat dan Salam atas junjungan Nabiullah Muhammad SAW sebagai suri teladan yang terbaik hingga akhir zaman. Penulisan buku Ekonomi Tematik (Komik Berkarakter Untuk Anak Usia Dini) meliputi beberapa tema ekonomi yang menjadi kebiasaan dan perlu dibiasakan pada diri anak sejak dini. Tema tersebut meliputi Konsumsi, Kebutuhan dan Keinginan,Kebutuhan Pokok, Transaksi Jual-Beli, Peduli Lingkungan, dan Bank. Buku Ekonomi Tematik ini disajikan dalam bentuk dialog yang mengandung karakter kebiasaan sehari-hari sehingga lebih mudah dipahami khususnya oleh anak usia dini. Buku Ekonomi Tematik ini, dapat menjadi pegangan para pendidik khususnya pada tingkat PAUD, sebagai suplemen pembelajaran untuk menumbuhkan kebiasaan baik kepada anak didik. Penggunaan nama dalam Karakter Buku Ekonomi Tematik ini menggambarkan ciri khas masyarakat lokal Bugis-Makassar. Tak dapat dipungkiri bahwa dalam penyusunan buku Ekonomi Tematik (Komik Berkarakter Untuk Anak Usia Dini) masih terdapat kekurangan sehingga penulis membutuhkan saran untuk kesempurnaan. Demikian pula penulis menyampaikan ungkapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu baik moral maupun materil sehingga penulisan buku Ekonomi Tematik (Komik Berkarakter Untuk Anak Usia Dini) dapat terselesaikan. Akhirnya dengan segala kerendahan hati, penulis mempersembahkan buku ini kepada segenap pembaca pada umumnya semoga dapat bermanfaat. Amii

    Setting DOCR Adaptif Pada Sistem Distribusi Dengan Pembangkit Tersebar Mengggunakan Agoritma PSO-Neural Network

    Get PDF
    Untuk merancang koordinasi proteksi sistem distribusi pasif tidak begitu sulit, sedangkan pada sistem distribusi aktif atau jaringan yang terdiri dari pembangkit tersebar (DG) cukup menantang bagi teknisi proteksi. Selain itu, arus hubung singkat juga akan bervariasi jika ada DG pada sistem, sehingga perlu mengkoordinasikan kembali proteksi rele di sistem tersebut. Untuk mengatur ulang proteksi rele, para teknisi membutuhkan lebih banyak waktu. Namun untuk mengurangi waktu perhitungan pengaturan rele, koordinasi proteksi adaptif dan optimal diusulkan dalam penelitian ini dengan menggunakan Particle Swam Optimization dan Artificial Neural Network (PSO-ANN). Penelitian ini menggunakan kombinasi pembangkitan, Arus hubung singkat dan arus nominal yang mengalir sebagai data masukan dan low setting directional overcurent relay (DOCR) hasil optimalisasi PSO sebagai data target. ANN yang digunakan adalah Backpropagration conjugate gradient(BCG). Penelitian ini diujicoba pada sistem loop IEEE 9 bus yang dimodifikasi dan dilengkapi dengan DG. Setelah mencapai konvergen proses pembelajaran BCG, akan didapatkan nilai bobot dan bias hasil pelatihan dan nantinya sebagai nilai acuan untuk mendapatkan nilai setting low set rele.proses tersebut akan menghasilkan setting rele secara otomatis berdasarkan hasil optimalisasi dan latihan PSO-ANN. Hasil penelitian ini telah dibuktikan dalam simulasi ETAP yang berhasil dan jelas bahwa algoritma PSO-ANN merupakan metode yang cocok untuk memodelkan sistem koordinasi relay adaptif dan optimal. ==================================================================== To design the coordination protection for passive distribution system is not the tough work, while active or mesh distribution system which consists many distributed generators is quite more challenge for protection engineers. Additionally, the short circu it current will also vary if any DG in the system is offline, which causes to re - coordinate the relay protection in the system. To reset the relay protection, the engineers need more time. However, in order to reduce the time of relay setting calculation, the adaptive and optimization protection coordination is proposed in this study by using Particle Swam Optimization and artificial neural network (PSO-ANN). The study bases on the combinations of DGs’ state and the current levels as the input data and low setting of the directional overcurrent relays(DOCR) from output PSO as the target data training. ANN used is Backpropagation conjugate gradient(BCG). This research is conducted on modified IEEE 9-bus system equipped with distributed generators. After rea ching convergence of BCG learning process, the results of weights and biases as reference to get value setting low set relay. It will generate the relay setting automatically base on the results of PSO-ANN. The results of this res earch has been testified in ETAP simulation successfully and it is obvious that PSO-ANN is a robust method to model adaptive relay coordination system with optimal relay operation time

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TRAINER MULTIFUNGSI PENGENDALI MOTOR 3 FASA 220/380 VOLT SISTEM DOL, F/R, STAR-DELTA UNTUK MATA PELAJARAN KENDALI ELEKTROMEKANIK SISWA SMK

    No full text
    Abstrak Peranan sistem pengendali di era industri modern sangat penting,  khususnya pengendali motor induksi 3 fasa. Kondisi ini menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kompetensi Keahlian (Komli) Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) memiliki kompetensi sesuai tuntutan industri, salah satunya kompetensi merencana dan merangkai rangkaian pengendali. Implikasinya, SMK harus mampu melakukan inovasi dan mengembangkan media pembelajaran trainer sistem kendali dalam mendukung pencapaian kompetensi tersebut. Metode penelitian mengadaptasi dari Research and Development (R & D) yang disesuaikan tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran trainer pengendali motor induksi 3 fasa multifungsi layak digunakan, ditinjau dari hasil validasi trainer oleh ahli media pembelajaran dan sistem kendali; hasil ujicoba trainer pada pembelajaran untuk mengetahui hasil belajar siswa ranah kognitif dan psikomotor serta respon siswa. Media pembelajaran trainer multifungsi pengendali motor 3 fasa sistem Direct On Line, Forward-Reverse dan Star-Delta yang dihasilkan layak digunakan. Bentuk kemasan kotak  hitam jinjing kerangka akrelik dengan dimensi 60cm x 40cm x 25cm. Rating hasil validasi trainer 92,13 % (sangat baik); rata-rata hasil belajar siswa ranah kognitif 87,08 dan  psikomotor 90,75 (rata-rata 88,92) melampaui kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebesar (≥75); dan rata-rata respon siswa 95,14% (sangat baik). Dapat disimpulkan  trainer multifungsi pengendali motor 3 fasa sistem Direct On Line, Forward-Reverse dan Star-Delta yang dihasilkan layak dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran kendali elektromekanik di SMK ditinjau dari hasil validasi ahli, hasil belajar siswa ranah kognitif dan psikomotor serta repon siswa. Kata kunci : kelayakan, trainer multifungsi, hasil belajar dan respon siswa Abstrack The role of the control system in the modern industrial era was very important, particularly control of the induction motor 3 phase. This condition requires graduates of vocational high schools (SMK) Competency expertise installation of electrical power Engineering has competence according to the demands of the industry, one of whom planned competence and stringing a series of controllers. By implication, the vocational high schools must be able to innovate and develop the learning media trainer system full in support of the achievement of the competencies Research methods adapted from Research and Development (R & D) tailored research purposes. This research aims to produce learning media trainer induction motor 3 phase controller multifunction feasibility, reviewed the results of the validation by an expert media trainer learning and control systems; the results of tests the trainer on the learning to know the results of student learning cognitive and psychomotor domains as well as the response of the students. Learning medium trainer 3 phase motor controller multifunction system for Direct On Line, Forward-Reverse and Star-Delta produced viable use. Form black box akrelik frame with carry case dimensions of 60 cm x 40 cm x 25 cm. results validation Rating trainer 92,13% (very good); the average student learning results of cognitive domain 87,08 and psychomotor domains 90,75 (average 88,92) exceeded the minimum completeness criteria (KKM) registration (≥75); and the average student response 95,14% (very good). Multifunctional trainer can be inferred the governing motor 3 phase Direct On Line system, Forward-Reverse and Star-Delta produced viable and can be used as a medium of learning subjects in electromechanical control vocational high schools (SMK) reviewed the results of a validation expert, student learning outcomes cognitive and psychomotor domains as well as repon students. Keyword : feasibility, trainer multifunction, learning outcomes, and Students respons

    SMART METER DAN PENGONTROL PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK BERDASARKAN SMART RELAY DENGAN KOMUNIKASI ETHERNET DAN WIRELESS

    Get PDF
              Akhir-akhir ini pemerintah memberikan petunjuk arah bagi masyarakat untuk bijak menggunakan energi listrik yang disupply oleh Perusahan Listrik Negara (PLN). Hal itu karena pertumbuhan pelanggan listrik lebih cepat dibandingkan dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga listrik di indonesia . Namun untuk menerapkan penggunaan energi listrik pada Kilowatt jam ( kWh ) rumah dengan angka yang sulit berhubungan dengan orang awam dan keterbatasa tersebut maka kami akan membuat sebuah prototipe “smart meter dan pengontrolan penggunaan energi listrik berdasakan smart relay dengan komunikasi Ethernet dan wireless”. Dengan menggunakan data arus dan tegangan yang di olah menggunakan fungsi matematika untuk mendapatkan satuan daya listrik. Dibandingkan dengan menggunakan mikro controller sekelas arduino ketahanan dan kontinuitas smart relay yang lebih terjamin, Keunggulan prototipe ini mudah diterapkan karena dalam bentuk angka, menampilkan penggunaan energi listrik dan dapat mengendalikan (on / off) peralatan listrik yang dapat diakses dari layar smart relay dan komputer pribadi dengan komunikasi ethernet dan nirkabel. Pada alat smart meter ini tidak mempertimbangkan phi, perhitungan perhitungan perkalian antara data hasil tegangan dan arus listrik beban

    RANCANG BANGUN RELE ARUS LEBIH BERBASIS MONITORING INTERNET OF THINGS (IOT) DAN ARDUINO SEBAGAI PROTEKSI ELEKTRONIK 1 FASA

    No full text
    Kebutuhan pemenuhan daya listrik yang sering digunakan sehari-hari salah satunya adalah perlunya proteksi keamanan gangguan arus lebih pada sistem tenaga listrik menggunakan Mini Circuit Braker. Dalam menyelesaikan permasalahan digunkan kurva Standart Inverse, Very Inverse dan Extremely Inverse untuk menentukan kapasitas kecepatan rele dengan menseting arus yang masuk pada peralatan rancang bangun Over Current Relay. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan dan pengujian keseluruhan hardware rancang bangun rele arus lebih berbasis monitoring Internet of Things (IoT) dan arduino sebagai proteksi elektronik 1 fasa. Pengujian pada penelitian ini menggunakan software arduino IDE yang membantu fungsi dan pengoperasian komponen lainnya, menggantikan kinerja sistem Mini Circuit Braker buatan pabrik. Pengujian arus diseting sebesar 1 Ampere hingga 4 Ampere dengan Time Multiplier Setting (TMS) 0,09 pada Standart Inverse, Very Inverse dan Extremely Inverse. Pada Standart Inverse, pengujian real arus gangguan sebesar 1 Ampere dengan waktu operasi rele trip adalah 542 milisecond, Very Inverse rele trip 563 milisecond dan 804 milisecond untuk Extremely Inverse. Saat arus gangguan sebesar 4 Ampere rele trip sebesar 257 milisecond untuk Standart Inverse, Very Inverse sebesar 122 milisecond dan 060 milisecond untuk Extremely Inverse. Pada hasil pengujian dan data dapat disimpulkan kinerja operasi rele arus lebih telah bekerja sesuai kurva karakteristik Inverse IEC 60255. Sehingga semua peralatan elektronik yang digunakan bisa di antisipasi lebih cukup baik agar tidak rusak.Kata kunci : ACS712, Internet of Things, Over Current Relay Karakteristik Inverse, ZMPT101B.Â

    Optimasi Nilai Static Var Compensator (SVC) Untuk Perbaikan Jatuh Tegangan Pada Sistem Distribusi 20 KV Menggunakan Metode Particle Swarm Optimization (PSO)

    Get PDF
    Listrik adalah salah satu sumber tenaga yang paling utama dibutuhkan oleh masyarakat. Bersamaan dengan perkembangan zaman, kebutuhan akan tenaga listrik yang terus berkembang setiap tahunnya menyebabkan sistem distribusi dipaksa untuk beroperasi pada batasnya kemampuannya. Sehingga menimbulkan turunnya kualitas tegangan. Penyebab menurunnya kualitas tegangan salah satunya adalah adanya jatuh tegangan. Jatuh Tegangan dari sistem tenaga listrik dapat diatasi dengan menggunakan peralatan Flexible AC Transmission System (FACTS). Perangkat FACTS yang digunakan adalah Static Var Compensator (SVC). FACTS adalah teknologi modern yang dapat meningkatkan stabilitas sistem tenaga, meningkatkan profil tegangan dan dapat meningkatkan transfer daya nyata, dengan mengontrol parameter yang berbeda seperti impedansi, tegangan, dan sudut sistem tenaga, namun terdapat alokasi dan ukuran yang optimal dalam daya. Static VAR Compensator (SVC) yang dipasang secara paralel pada bus-bus saluran distribusi digunakan untuk mengkompensasi daya reaktif pada saluran distribusi. Untuk dapat memberikan kompensasi yang tepat, diperlukan suatu metode untuk menentukan nilai kapasitansi dari SVC. Pada penelitian ini dibahas mengenai studi optimasi nilai SVC untuk perbaikan jatuh tegangan menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO). Hasil dari pemasangan SVC dengan metode PSO yaitu tegangan di bus 4 yang awalnya 94,48% menjadi 98,35. Bus 14 yang awalnya 94,4% menjadi 99,12% dan bus 15 yang awalnya 94,32% menjadi 99,21%

    RANCANG BANGUN DAN MONITORING ZETA CONVERTER SEBAGAI PENSTABIL TEGANGAN DENGAN METODE MODIFIED PERTURB & OBSERVE (PO) BERBASIS INTERNET OF THING (IOT)

    No full text
    Energi angin merupakan salah satu sumber pembangkit tenaga listrik alernatif yang menjadi bagian penting dalam kebutuhan energi dunia. Namun, kecepatan angin yang berubah-ubah membuat daya output sumber energi ini berubah-ubah seiring dengan perubahan kecepatan angin. Sumber energi yang menghasilkan tegangan DC rendah, memerlukan step-up  converter  untuk menaikkan tegangan. Untuk mengoptimalkan sistem ini, step-up converter harus memiliki rasio tegangan yang tinggi dan juga memiliki efisiensi yang tinggi pada semua level pembebanan dan rentang tegangan input yang lebar. Salah satu kekurangan yang terjadi pada pembangkit tenaga listrik energi angin ini yakni tegangan keluaran yang berfluktuasi. Maka, penelitian ini akan membahas mengenai implementasi dan monitoring Zeta converter sebagai penstabil tegangan pada sistem turbin angin skala kecil yang dikontrol menggunakan metode Modified Perturb & Observe (P&O) berdasarkan nilai tegangan yang dihasilkan pada keluaran Permanent Magnet Synchronous Generator (PMSG). Sistem ini menggunakan Internet of Thing (IoT) sebagai media komunikasi berbagi informasi mengunakan jaringan internet yang nantinya akan mengirimkan informasi data yang diperoleh secara real ke pengguna melalui web service guna untuk memonitoring tanpa harus memantau secara langsung. Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat membuat tegangan tidak lagi berfluktuasi.Kata kunci : Internet Of Things (IoT), Modified Perturb & Observe (P&O), Penstabil Tegangan, Permanent Magnet Synchronous Generator (PMSG), Zeta Converter.Â

    RANCANG BANGUN PERBANDINGAN BUCK BOOST CONVERTER DAN CUK CONVERTER UNTUK PENSTABIL TEGANGAN PADA SISTEM WIND TURBINE DENGAN MONITORING IOT (INTERNET OF THINGS)

    No full text
    Pembangkit listrik tenaga angin memiliki efesiensi kurang baik dalam membangkitkan energi, dikarenakan kecepatan angin yang tidak selalu konstan. Dibutuhkan sebuah metode atau konverter agar efesiensi menjadi lebih baik. Konverter yang digunakan yaitu buck boost converter dan cuk converter sebagai penyetabil tegangan. Kedua konverter ini digunakan untuk menaikan dan menurunkan tegangan, sebagai pengatur duty cycle atau sinyal pwm agar lebih mudah maka digunakan mikrokontroler ATmega8535, sehingga proses regulator akan menjadi lebih mudah. Kemudian hasil dari dua konverter ini akan dibandingkan keluaran tegangannya dalam bentuk presentase persen sehingga hasil keluaran tegangan dapat disimpulkan perbandingan antara buck boost converter dan cuk converter mana yang lebih baik dalam pengimplementasian pada pembangkit listrik tenaga angin. Dalam pengambilan data , duty cycle akan disamakan pada pengaplikasian di kedua konverter sehingga hasil perbandingan dan kesimpulan yang didapat akan lebih maksimal. Setelah hasil didapat maka dapat menyimpulkan konverter mana yang baik digunakan pada pengaplikasian pembangkit listrik tenaga angin.sebagai sistem monitoring agar lebih mudah dan dapat dilakukan secara real time menggunakan internet of think(IoT), ini diharapkan mempermudah user untuk mengetahui kinerja dai dc-dc converter.Kata kunci : Generator Magnet Permanent, Hill Climbing, Internet Of Things, Zeta Converter
    corecore