1,720,964 research outputs found
Peran Perempuan Single Parent Dalam Keluarganya (Studi Kasus Dusun Tontonan)
ABSTRAK
Fenomena perempuan single parent yang banyak terjadi di masyarakat menyebabkan struktur keluarga tidak utuh sehingga terjadi perubahan peran dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran perempuan single parent dalam keluarganya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan informan dengan menggunakan tekhnik purposive sampling dengan kriteria perempuan single parent berjumlah 8. Penelitian ini dilakukan di dusun Tontonan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perempuan single parent di Dusun Tontonan dalam keluarganya yaitu melaksanakan peran domestik dan peran publik. Peran domestik meliputi pekerjaan mengurus rumah seperti membersihkan, memasak, mencuci, mengurus dan mendidik anak-anak. Sementara peran publik yang di jalankan perempuan single parent yaitu mencari nafkah dengan bekerja sebagai petani, buruh tani, pedagang kecil-kecilan dan sebagai tenaga honorer untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Dalam melaksanakan perannya perempuan single parent di Dusun Tontonan seringkali mengalami kesulitan dan hambatan karena harus menjalankan dua peran sekaligus. Kesulitan yang sering dialami adalah dalam hal pembagian waktu antara bekerja di ranah domestik dan ranah publik, selain itu perempuan single parent juga harus bekerja seorang diri sehingga seringkali mengalami kelelahan dalam bekerja.
Kata Kunci: Perempuan single parent, peran domestik, peran publi
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Perubahan Sosial di Kelurahan Tello Baru Melalui Program Lorong Wisata
Social changes that occur in Tello Baru Village into ecotourism are not only environmental changes but also social and economic changes. These changes are changes planned by agents and structures. This study aims to analyze the relationship between agents and structures in creating social change in Tello Baru Village into ecotourism through the Lorong Wisata program. The research analysis uses Anthony Giddens' structuration theory which explains the relationship between agents and structures. The research used qualitative methods using observation, interview and documentation data. The research findings show that the relationship between agents and structures is established through social practices of domination, significance and legitimacy. The domination owned by the agent is control over society and facilities. The social practice of the significance cluster is realized through the production of discourse by the agent's mastery in ecotourism management. The legitimacy cluster is realized when the agent gets structural support from the Makassar City government.Perubahan sosial yang terjadi di Kelurahan Tello Baru menjadi ekowisata tidak hanya perubahan lingkungan tetapi juga perubahan sosial dan ekonomi. Perubahan tersebut merupakan perubahan yang direncanakan oleh agen dan struktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi antara agen dan struktur dalam menciptakan perubahan sosial di Kelurahan Tello Baru menjadi ekowisata melalui program Lorong Wisata. Analisis penelitian menggunakan teori strukturasi Anthony Giddens yang menjelaskan hubungan antara agen dan struktur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa relasi antara agen dan struktur terjalin melalui praktik sosial dominasi, signifikansi dan legitimasi. Dominasi yang dimiliki agen adalah penguasaan atas masyarakat dan fasilitas. Praktik sosial gugus signifikansi terwujud melalui produksi wacana oleh penguasaan agen dalam pengelolaan ekowisata. Gugus legitimasi terwujud ketika agen mendapat dukungan struktur dari pihak pemerintah Kota Makassar
PERAN GANDA PEREMPUAN PADA KELUARGA MASYARAKAT PESISIR (STUDI KASUS 10 ISTRI NELAYAN DI DESA ANGKUE KEC. KAJUARA KABUPATEN BONE).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan istrinelayan dalam meningkatkan ekonomi keluarganya dan bentuk partisipasi yang dilakukan oleh istri nelayan dalam meningkatkan ekonomi keluarganya di Desa Angkue Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone. \ud
Subyek dalam penelitian ini adalah para istri nelayan yang ada di Desa Angkue Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone yang terdiri dari 10informan yaitu lima orang dari istri seorang nelayan dan lima orang dari istri seorang buruh nelayan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang diamati, dasar penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dimana penelitian dilakukan secara intensif, terperinci dan mendalam terhadap objek penelitian guna menjawab permasalahan peneliti. Sedangkan tipe penelitian adalah deskriptif yaitu tipe yang memberikan gambaran umum dan penjelasan dengan berdasarkan data-data dan informasi dalam peran perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarganya. \ud
Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa peranan istri nelayan dalam meningkatkan ekonomi keluarganya di Desa Angkue Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone sangatlah nyata, baik secara langsung ataupun tidak langsung.Istri nelayan di desa ini telah ikut ambil bagian dalam menambah pendapatan keluarga.Selain mereka harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendiri dan perbekalan bagi suami untuk melaut, ibu-ibu di Desa Angkue juga masih aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan seperti kegiatan PKK, arisan dan pengajian sebagai wujud partisipasinya di dalam kehidupan bermasyrakat.Namun dalam ekonomi bentuk partisipasi seorang istri nelayan di Desa Angkue ada dua hal yaitu mengolah ikan-ikan hasil tangkapan suami termasuk menjualnya, selain itu juga biasanya istri-istri nelayan memilih profesi sebagai pengolah ikan asin ataupun buruh pengikat rumput laut.Ada juga dari beberapa istri nelayan yang merupakan istri dari seorang nelayan membuka usaha seperti warung makan ataupun warung bahan-bahan pokok kebutuhan rumah tangga.Dari hasil mereka ini lah, kekurangan penghasilan suami dapat ditutupi. Kegiatan-kegiatan diatas merupakan bentuk dari partisipasi dari para istri nelayan di Desa Angkue dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarganya
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
Transformasi Pola Pengasuhan Anak Pada Keluarga Etnis Bugis di Perkotaan (Studi Kasus Kelurahan Tamalanrea Indah Kota Makassar)
This article aims to identify and analyze (1) parenting patterns in Bugis culture in relation to the views of Bugis parents in child care. The results show that parenting patterns for children in Bugis ethnic families, especially in Makassar City, have now undergone changes or shifts and even value adjustments to modern values both in form and nature. Some of the factors that caused this to happen were (1) factors of change and differences in times from the previous generation, (2) psychological factors of children, and (3) factors of binding legislation. The implementation of Bugis ethnic values such as Siri\u27 and Mappatabe\u27 is still being applied by the Bugis family but the values seem to have adjusted to the new values that were born by the modernization of technology, information, and communication. The parenting pattern of the first-generation Bugis ethnic family tends to be authoritarian, while the second generation tends to lead to a democratic parenting pattern.
Keyword: parents, parenting, transformation
- …
