1,720,955 research outputs found
KONSTRUKSI SOSIAL ANGGOTA GERAKAN UMAT ISLAM BERSATU (GUIB) WILAYAH SURABAYA TERHADAP AKSI DAMAI 212 DI JAKARTA
Studi ini dilatarbelakangi oleh besarnya jumlah umat Islam yang ikut Aksi
Bela Islam ketika terjadi penistaan Islam yang dituduhkan ke Gubernur Jakarta
Basuki Purnama tahun 2016. Bagaimana warga muslim dari berbagai pelosok
nusantara bisa secara serentak melakukan unjuk rasa yang mereka namai Aksi
Damai 212 dapat berlansung secara damai. Bagaimana kesadaran kolektif umat
Islam dari berbagai pelosok daerah, termasuk dari umat Islam Surabaya yang
tergabung dalam Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Wilayah Surabaya merasa
perlu ikut serta unjuk rasa di Jakarta.
Apakah keputusan ikut Aksi Damai 2016 merupakan bentuk kesadaran baru
dalam beragama; atau merupakan ekspresi kesadaran kolektif atas perlunya
pemahaman agama sesuai dengan perubahan sosial dan politik ? Untuk menjawab
masalah penelitian tersebut, penelitian ini menggunakan Teori Fenomenologi
Peter L Berger dan Luckman yang menyatakan bahwa perilaku manusia
(termasuk perilaku beragama) tidak konstan, melainkan terus berubah sesuai
dengan pengetahuan dan perkembangan dan perubahan masyarakat. Penelitian ini
dilakukan di Kota Surabaya. Metode penelitian yang dipergunakan adalah
kualitatif dengan perspektif fenomenologi.
Hasil penelitian ini adalah statemen Ahok terhadap Ayat Al Maidah telah
membangkitkan kesadaran eksternal umat Islam Indonesia terutama
mengaktualisasikan dan merespon oleh anggota GUIB Wilayah Surabaya
terhadap penistaan ayat Al Maidah yang dinilai melecehkan Al Quran dan Umat
Islam. Proses eksternalisasi dan Obyektivasi para Anggota tersebut berpartisipasi
melalui Aksi damai 212 pada tahun 2016 di Jakarta sebagai bentuk pembelaan
agama turut menginternalisasi para anggota yang bergabung di dalamnya
Wayang Kulit sebagai Media Pendidikan Moral untuk Generasi Muda : (Studi pada Dalang Senior Ki Sukron Suwondo)
Wayang kulit merupakan warisan budaya lokal yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapijuga sebagai media pendidikan moral yang sarat makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasiperan wayang kulit dalam menyampaikan nilai-nilai moral kepada generasi muda serta memahami persepsigenerasi muda terhadap pertunjukan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studikasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan utama dalampenelitian ini adalah Ki Sukron Suwondo, seorang dalang senior yang dikenal karena konsistensinya dalammenyisipkan nilai-nilai etika dan spiritual dalam setiap pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwatokoh-tokoh pewayangan seperti Semar, Bima, dan Kresna dimanfaatkan untuk merepresentasikan nilaikejujuran, tanggung jawab, dan kebijaksanaan. Persepsi generasi muda terhadap wayang kulit cenderungpositif, terutama ketika pesan moral disampaikan secara simbolik dan disesuaikan dengan konteks kekinianmelalui humor dan pendekatan komunikatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa wayang kulit memilikipotensi besar sebagai media pendidikan karakter yang kontekstual dan efektif dalam membentuk kesadaranmoral generasi muda
Peran Konseling Pra-Nikah Di KUA Dalam Membentuk Ketahanan Keluarga Pada KUA Garum
Ketahanan keluarga merupakan konsep penting dalam masyarakat yang menggambarkan kemampuan keluarga untuk bertahan dan bangkit kembali dari tantangan hidup yang penuh tekanan. Ketahanan keluarga tidak hanya dipandang sebagai kemampuan individu, tetapi juga sebagai proses sistemik yang melibatkan interaksi dalam konteks ekologi dan perkembangan. Dalam konteks sosial yang lebih luas, ketahanan keluarga juga dipengaruhi oleh kelas sosial dan etnisitas, yang dapat mempengaruhi cara keluarga menghadapi perubahan dan situasi krisis. Kantor Urusan Agama (KUA) memainkan peran penting dalam memberikan pelayanan pernikahan dan konseling pra-nikah yang bertujuan untuk membentuk ketahanan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran dan fungsi konseling pra-nikah dalam membentuk ketahanan keluarga. Metode penelitian ini adalah kualtitatif deskriptif dengan tektnik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa konseling pra-nikah berperan dalam membentuk ketahanan keluarga dengan memberikan pemahaman seperti apa kehidupan rumah tangga. Konseling pra-nikah telah berhasil membentuk ketahanan keluarga dengan hasil menurunnya angka perceraian secara bertahap
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
