1,721,025 research outputs found
Indonesia & mitos negeri macan Asia
Buku ini merupakan sebuah pemikiran dari mahasiswa akan krisis yang terjadi di negara ini. Benarkah Indonesia sudah merdeka dan berdikari? Atau hanya berubah dari penjajahan senjata ke penjajahan sosial ekonomi? Melalui buku ini pembaca akan diajak untuk menilik lebih dalam mengenai isu-isu kesejahteraan sosial masyarakat yang masih perlu diperhatikan. Penulis membingkai setiap permasalahan dalam negeri dari berbagai macam sudut pandang. Lewat buku ini, penulis ingin memperlihatkan bahwa Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Sehingga ketika pembaca menyentuh akhir kata dalam buku ini, timbul kesadaran untuk membuktikan bahwa julukan (Macan Asia) bagi Indonesia bukan sekadar mitos belaka. Buku ini merupakan karya pertama penulis, tentu masih terdapat banyak kelemahan. Oleh karena itu, penulis sangat terbuka untuk terusmenerus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Penulis berharap kepada berbagai pihak untuk memberikan saran, masukan, dan kritik konstruktif untuk perbaikan dan penyempurnaan di masa-masa yang akan datang
Kemanusiaan dan kebohongan-kebohongan retorikanya
Buku yangi berjudul “Kemanusiaan dan Kebohongan-kebohongan Retorikanya” adalah sebuah buku kumpulan artikel essai, kolom, dan opini yang dibuat oleh kami, mahasiswa Pendidikan Matematika UIN Walisongo Semarang pada tahun 2021
ANALISIS USER EXPERIENCE PADA APLIKASI ISUMENEP MENGGUNAKAN METODE HEART FRAMEWORK
HEART Framework merupakan kerangka kerja yang dapat mewakili atau komprehensif dalam melaksanakan pengukuran dari segi UX. User Experience merupakan salah satu hal yang penting yang perlu diperharikan dalam merancang sebuah sistem untuk memberikan pengalaman yang positif serta pelayanan secara optimis dari segi kemudahan dan kenyamanan pengguna. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah analisis user experience terhadap aplikasi perpustakaan dengan tujuan untuk mengukur kepuasan pengguna dari aplikasi “iSumenep” dengan memanfaatkan metode HEART Framework untuk menganalisis aplikasi dari sesi kepuasan pengguna yang mencakup lima aspek HEART Framework. Metode penggalian data dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada responden. Pencapaian level of usability pengalaman pengguna sudah mencapai dan melibihi goals yang telah ditentukan sebelumnya. Pernyataan ini mengartikan bahwa aplikasi “iSumenep” sudah mencapai pengalaman positif terhadap penggunanya. Hasil dari pengolahan data dalam penelitian ini nilai Happiness pada fitur baca dengan jumlah nilai 0.94, fitur pinjam dengan jumlah nilai 0.94, fitur kembalikan dengan jumlah nilai 0.94, fitur permintaan buku dengan jumlah nilai 0.93. Engagement pada fitur baca dengan jumlah nilai 0.94, fitur pinjam dengan jumlah nilai 0.95, fitur kembalikan dengan jumlah nilai 0.94, fitur permintaan buku dengan jumlah nilai 0.94. Adoptioan pada fitur baca dengan jumlah nilai 0.94, fitur pinjam dengan jumlah nilai 0.95, fitur kembalikan dengan jumlah nilai 0.95, fitur permintaan buku dengan jumlah nilai 0.94. Retention pada fitur baca dengan jumlah nilai 0.93, fitur pinjam dengan jumlah nilai 0.95, fitur kembalikan dengan jumlah nilai 0.95, fitur permintaan buku dengan jumlah nilai 0.94. Task Success pada fitur baca dengan jumlah nilai 0.94, fitur pinjam dengan jumlah nilai 0.95, fitur kembalikan dengan jumlah nilai 0.94, fitur permintaan buku dengan jumlah nilai 0.94
Analisis Penggunaan Auto Bus Transfer Sistem Pada 10 kV Pada Switcgear Di PLTU Paiton Unit 1 Dan 2
Analisis Penggunaan Auto Bus Transfer Sistem Pada 10 kV Pada Switcgear Di PLTU Paiton Unit 1 Dan 2
Nanang Qosim
Irrine Budi Sulistiawati
[email protected]
ABSTRAK
Bus Transfer System (BTS) adalah proses yang dirancang untuk memberikan kelangsungan penyaluran energi listrik pada alat – alat kelistrikan di pembangkit seperti motor – motor listrik yang di pasang pada bus bila transfer di bus dari sumber listrik generator ke sumber listrik PLN (alternatif) secara automatic apa bila digenerator terjadi pemeliharaan. Switchgear pada prinsipnya sama dengan panel distribusi, yaitu mendistribusikan beban ke panel-panel yang besar maupun kapasitas kecil. Panel Tegangan Menengah (PTM) atau juga disebut MVMDB (Medium Voltage Main Distribution Board) dan untuk tegangan rendahnya disebut.xLVMDB. (Low. Voltage Main Distribution. Board).Pada jurnal ini membahas yang hanya dibatasi menganalisis pada jenis Auto Bus Transfer System Fast Transfer dan Inphase Transfer. Sehingga diperoleh hasil penelitian untuk Fast Transfer dengan menghasilkan 7,5 cycle dengan ukurun waktu 0,15 detik kemudian untuk Inphase Transfer menghasilkan 50 cycle dengan ukurun waktu 2 detik, selama percobaan 3 detik.
Kata Kunci :Bus Transfer Sistem, Switchgear, Generator, Fast Transfer,Inphase..Transfer
ANALYSIS OF THE USE OF AUTO BUS TRANSFER SYSTEM ON 10 kV BUS ON SWITCHGEAR IN PAITON UNIT 1 AND 2 PLTU
Nanang Qosim
Irrine Budi Sulistiawati
[email protected]
ABSTRACT Bus Transfer System (BTS)is a process designed to provide continuous electrical energy distribution to electrical appliancesin generators such as electric motors that are installed on the bus when transferring on the bus from the generator's electricity sourceto the PLN electricity source (alternatively) automatically if maintenance is generated.Switchgear is in principle the same as the distribution panel,that is, distributing loads to large and small capacity panels.Medium Voltage Panel (PTM) or also called MVMDB (Medium Voltage Main Distribution Board) and for the low voltage it is called. LVMDB (Low Voltage Main Distribution Board).This journal discusses which is only limited to analyzing the types of Auto Bus Transfer System, Fast Transfer and Inphase Transfer.In order to obtain the results of research for Fast Transfer by producing 7.5 cycles with a time measurement of 0.15seconds later for Inphase Transfer generates 50 cycles in 2 seconds, during a 3 second trial.
Keywords: Bus Transfer Sistem, Switchgear, Generator, Fast Transfer,Inphase..Transfe
Analisis Numerik Pengaruh Peletakan dan Jumlah Rotor Flettner Terhadap Penghematan Bahan Bakar dan Stabilitas Pada Kapal Tanker 17500 DWT
Rotor flettner merupakan salah satu teknologi efektif yang memanfaatkan tenaga angin untuk menghasilkan tenaga penggerak pada aplikasi kelautan. Rotor flettner berbentuk silinder yang berputar dan dapat menghasilkan gaya angkat aerodinamis karena efek magnus. Teknologi rotor flettner pada penelitian ini diaplikasikan pada kapal tanker milik Pertamina (PERSERO). Sebagai BUMN yang bergerak di sektor minyak dan gas tentu membutuhkan kapal tanker yang ramah konsumsi bahan bakar. Untuk pemodelan kapal dan perhitungan hambatan dibantu dengan Maxsurf, kemudian simulasi dari rotor flettner digunakan pendekatan dengan metode CFD (Computational Fluid Dynamic) dibantu Ansys Fluent. Sudut angin yang digunakan adalah 0°, 60°, 90°, dan 120°. Berdasarkan hasil perhitungan efisiensi bahan bakar, penambahan 5 rotor flettner pada kapal mampu menghemat bahan bakar pada mesin utama sebesar 122,69 kg/h atau 17,8% pada sudut angin 60°, 168,1 kg/h atau 24,4% pada sudut angin 90°, dan 147,66 kg/h atau 21% pada sudut 120°. Pengaruh stabilitas kapal akibat penambahan rotor flettner pada kapal masih memenuhi kriteria stabilitas IMO, Intact Stability Code A.179.18 dan weather criteria untuk sail-assisted ship.
==============================================================================================================================
Flettner rotor is one of the effective technologies that utilize wind energy to generate driving energy in marine applications. Flettner rotor is cylindrical in shape that rotates and can generate aerodynamic lift due to the magnus effect. Flettner rotor technology in this study was applied to a tanker owned by Pertamina (PERSERO). As a BUMN engaged in the oil and gas sector, it certainly requires a tanker that is friendly to fuel consumption. For ship modeling and resistance calculations assisted by Maxsurf, then testing of the flettner rotor used an approach with the CFD (Computational Fluid Dynamic) method assisted by Ansys Fluent. The wind angles used are 0°, 60°, 90°, and 120°. Based on the results of fuel efficiency calculations, the addition of 5 flettner rotors to the ship can save fuel on the main engine by 122.69 kg/h or 17.8% at a wind angle of 60°, 168.1 kg/h or 24.4% at a wind angle of 90°, and 147.66 kg/h or 21% at a wind angle of 120°. The effect of ship stability due to the addition of flettner rotor on the ship still meets the IMO stability criteria, Intact Stability Code A.179.18 and weather criteria for sail-assisted ships
Penguatan pendidikan karakter religius melalui program live in, character building camp, dan social care : studi kasus di SMA Negeri 15 Semarang
Pendidikan karakter harus dikuatkan untuk mencetak generasi muda yang memiliki kepribadian. Religiusitas tidak hanya berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan Tuhan, tapi juga berhubungan dengan hubungan antar sesama manusia dan dengan lingkungan. Sekolah sebagai miniatur masyarakat harus berperan menyiapkan peserta didik menjadi manusia dewasa yang siap berperan aktif di masyarakat.
Rumusan masalah penelitian adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana Penerapan Program Live In, Character Building Camp, dan Social Care di SMA Negeri 15 Semarang? 2. Bagaimana Penguatan Pendidikan Karakter Religius Melalui Program Live In, Character Building Camp, dan Social Care di SMA Negeri 15 Semarang?
Kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Penerapan program live in, character building camp, dan social care meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. 2. Penguatan pendidikan karakter religius antara lain; cinta damai, toleransi, menghargai perbedaan agama dan kepercayaan, teguh pendirian, percaya diri, kerjasama antar pemeluk agama dan kepercayaan.
ABSTRACT:
Character education must be strengthened to produce young people who have personalities. Religiosity is not only related to the relationship between humans and God, but also relates to relationships between humans and the environment. Schools as miniatures of society must play a role in preparing students to become mature humans who are ready to play an active role in society.
The research problem formulation is as follows: 1. How is the Application of Live In, Character Building Camp, and Social Care Programs in SMAN 15 Semarang? 2. How to Strengthen Religious Character Education through Live In, Character Building Camp, and Social Care Programs in SMAN 15 Semarang?
The conclusions of this study are as follows: 1. Application of live in, character building camp, and social care programs including planning, implementation, supervision, and evaluation. 2. Strengthening the education of religious characters, among others; love for peace, tolerance, respect for differences in religion and belief, firm stance, confidence, cooperation between believers and religions
Pengembangan kartun animsai tiga dimensi berbasis edutainment pada materi balok kelas viii SMP
ABSTRAKQosim, Nanang. 2017. Pengembangan Kartun Animasi Tiga Dimensi Berbasis Edutainment Pada Materi Balok KelasVIII SMP. Skripsi. Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang. Pembimbing 1: Prof. Dr. H. Surahmat, M.Si; Pembimbing 2: Isbadar Nursit, M.PdKata-kata kunci: pengembangan, kartun animasi 3D, edutainment, balok.Pendidikan dan media pembelajaran memiliki kaitan yang sangat erat, proses pembelajaran tidak akan berjalan lancer tanpa adanya media pembelajaran yang tepat. Seorang guru tidak hanya dituntut untuk bias menggunakan media pembelajaran, tetapi harus bias mengembangkannya dan melakukan inovasi sesuai apa yang dibutuhkan dalam pembelajaran.Salah satu media pembelajaran yang efektif, menghibur dan menarik minat siswa adalah media pembelajaran yang berbasis edutainment . Salah satu media berbasis edutainment yang dapat membantu dalam pembelajaran yang diminati siswa khususnya Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah media yang berupa kartun animasi 3D. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan guru dan siswa di SMP Raden Fatah Kota Batu, guru menyatakan setuju jika dengan menggunakan kartun animasi 3D berbasis edutainment dapat memudahkan siswa belajar mandiri, sedangkan sebanyak 70% dari 20 siswa menyatakan siswa sangat setuju media pembelajaran kartun animasi tiga dimensi berbasis edutainment memudahkan siswa belajar matematika kapanpun dan dimanapun. Kartun animasi tiga dimensi berbasis edutaiment diharapkan siswa akan lebih bersemangat, tidak takut,dan tidak jenuh dalam pembelajaran karena materi pelajaran yang selama ini bersifat abstrak kini dapat divisualisasikan sehingga lebih mudah dipahami dengan media pembelajaran kartun animasi 3D.Tujuan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan kartun animasi tiga dimensi berbasis edutaiment kelas VIII SMP. Kartun animasi 3D ini dikembangkan berupa bahan ajar serta didesain sesuai karakter siswa SMP pada umumnya. Untuk tujuan selanjutnya yaitu mendeskripsikan proses pengembangan dan menghasilkan produk kartun animasi 3D tersebut.Pengembangan kartun animasi tiga dimensi berbasis edutaiment ini pengembang mengacu pada model pengembangan4-D yang meliputi 4 tahap, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dandisseminate (penyebaran).Subjek validasi terdiri dari satu ahli materi, satu ahli media, satu praktisi, dan 9 siswa kelas VIII sebagai user/pengguna. Untuk itu teknik analisis data dari data kuantitatif untuk penilaian skor angket validasi produk dan data kualitatif diperoleh dari komentar dan saran pada angket validasi produk.Berdasarkan data kevalidan produk, validator ahli media memberikan nilai dengan rata-rata 3,35,validator ahli materi memberikan nilai dengan rata-rata 3,00,dan ahli praktisi memberikan nilai dengan rata-rata 3,91, sehingga dapat disimpulkan bahwa produk yang dihasilkan valid dengan rata-rata 3,42. Sedangkan berdasarkan data uji coba produk, user/pengguna menyatakan produk valid dengan rata-rata sebesar3.30, sehingga dapat disimpulkan bahwa produk yang dihasilkan valid dapat diterapkan di kelas dan bermanfaat bagi siswa
Analysis of The Noise Level of The Diesel Engine with 1100 RPM in The Indoor Condition
One of the weaknesses of diesel engines that most users complain about is the vibration and the noise. Therefore, it is very important to know the noise level of an engine in a room to consider the allowed duration of the exposure time, which is the aim of this study. The instrument used in this study was the Sound Level Meter, by first determining the radius of the hemisphere used in determining the location for the data collection. The measurement was carried out four times, where the largest value was considered as the main data, at four points. The result in this study indicated that the noise level of the diesel engine with a speed of 1100 rpm was 92.805 dBA with the background noise in the diesel engine room of 51.6 dB. Based on government regulations, the maximum exposure time to the noise at this level is 2 hours
Ikhtiar Guru Agama dalam Membina Kesehatan Mental Generasi Muda di SMA Irsyadul Mubtadiin Gading Probolinggo
Educational institutions are faced with the rapid development of millennial times, so that the impact of the progress of the era has positive and negative impacts, the negative impact issues that concern the public include actions and deviant behavior from the community, such as immorality, gambling, robbery, consuming drugs, drinks hard and so on.The deviant behavior is expected not to poison the young generation as the successor of the nation's life. The youth is the relay holder of the nation's future leadership, therefore the Irsyadul Mubtadiin High School educational institution strives as much as possible to educate and nurture the mental health of the young generation. Youth is a generation that is capable of achieving the nation's ideals to be proud of by all levels of society. Religious education taught by professional religious teachers is sought to be able to fortify the souls of the younger generation so that they are not affected by the current and negative effects of the changes and progress of the times.
Keyword: Religion Teacher, Mental Health, Young Generatio
Hadis-hadis tentang dosa bagi penghafal Al-Qur’an yang lupa dalam perspektif teori konstruksi sosial: Studi living sunnah pada anggota Hai’ah Tahfidz Al-Qur’an UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
INDONESIA:
Di kalangan masyarakat telah beredar hadis-hadis dosa bagi penghafal al-Qur’an yang lupa, baik bagi mereka yang mengenyam pendidikan sampai tingkat sarjana maupun tidak mengenyam pendidikan, ketika akan menghafal al-Qur’an ada kekhawatiran yang nantinya setelah menghafal al-Qur’an tidak bisa menjaga dan memelihara hafalan al-Qur’annya sehingga menyebabkan lupa, banyak dari mereka yang meyakini bahwa ketika lupa akan ayat atau surat al-Qur’an akan mendapatkan dosa. Dan tidak sedikit dari mereka yang belum mengetahui akan kualitas hadis-hadis tersebut.
Penelitian ini difokuskan untuk menjawab masalah yang ada dalam penelitian ini yaitu; (a) Bagaimana pemahaman anggota Hai’ah Tahfidz al-Qur’an (HTQ) terhadap hadis-hadis tentang dosa bagi penghafal al-Qur’an yang lupa dalam perspektif teori konstruksi sosial. (b) Bagaimana implikasi hadis-hadis tentang dosa bagi penghafal al-Qur’an yang lupa terhadap menghafal al-Qur’an, di kalangan anggota Hai’ah Tahfidz al-Qur’an (HTQ).
Dalam melakukan penyusunan penelitian tesis ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi, menggunakan teori konstruksi sosial. Konstruksi sosial merupakan sebuah teori sosiologi kontemporer yang dicetuskan oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckman.
Temuan dalam penelitian ini adalah konstruksi pemahaman anggota Hai’ah Tahfidz al-Qur’an (HTQ) tentang hadis-hadis dosa bagi penghafal al-Qur’an yang lupa dapat diklasifikasikan menjadi dua model pemahaman, yaitu tekstualis, dan kontekstualis. Implikasi hadis-hadis dosa bagi penghafal al-Qur’an yang lupa bagi anggota Hai’ah Tahfidz Al-Qur’an memiliki dua corak dan respon, yakni sebagai kendala atau penghalang, dan motivasi. Temuan lain dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pengetahuan membedakan cara memahami dan merespon serta mengambil langkah bagi anggota Hai’ah Tahfidz al-Qur’an dalam memahami hadis-hadis tentang dosa bagi penghafal al-Qur’an yang lupa. disamping faktor memahami hadis tersebut, sebuah komitmen yang kuat dan dorongan dari keluarga untuk menghafal al-Qur’an juga mempengaruhi.
ENGLISH:
Amidst of society, people have known the hadiths of sin for the forget Al-Qur'an memorizer, for either those who are educated till in a university or are not educated. They think that when they memorize Al-Qur'an, there is a fear that after memorizing it, they will not be able to keep the recitation, so as to cause a forget. Many of them who believe that when forget the verse or letter of Al-Qur'an will get sin. Many of them are not aware of the quality of the hadiths.
This research is focused to answer the problem that exist in this research, those are; (a) How is the understanding of the members of the Hai'ah Tahfidz al-Qur'an (HTQ) on the hadiths about sin for the forget Qur'an memorizer by the perspective of social construction theory. (b) How the implications of hadiths about sin for the forget Al-Qur’an memorizer among the members of the Hai'ah Tahfidz al-Qur'an (HTQ).
In conducting the preparation of this thesis research, the researcher used the type of qualitative research with sociological approach, using social construction theory. Social construction is a contemporary sociological theory that was coined by Peter L. Berger and Thomas Luckman.
The findings of this research are the construction of the understanding of the members of the Hai'ah Tahfidz al-Qur'an (HTQ) about the hadiths of sin for the forget Al-Qur'an memorizers which can be classified into two models of understanding, those are textualist and contextualist.
Implications of the hadiths of sin for the forget Al-Qur'an memorizer for the members of the Hai'ah Tahfidz Al-Qur'an have two features and responses, those are as constraints or barriers, and motivation. Other findings in this study conclude that the level of knowledge distinguishes how to understand and respond and also take steps for members of the Hai'ah Tahfidz al-Qur'an in understanding the hadiths about sin for the forget Al-Qur'an memorizer. In addition, beside the factor of understanding the hadith, a strong commitment and encouragement from the family also affect them to memorize Al-Qur’an
- …
