1,721,737 research outputs found

    IMPLEMENTASI LAYANAN INFORMASI DALAM MENGATASI PERSEPSI PESERTA DIDIK TENTANG FUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP NEGERI 12 BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2021/2022

    Get PDF
    ABSTRAK IMPLEMENTASI LAYANAN INFORMASI DALAM MENGATASI PERSEPSI PESERTA DIDIK TENTANG FUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP NEGERI 12 BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2021/2022 OLEH RISKA PUTRI UTAMI Peran guru bimbingan dan konseling pemberian bantuan atau dampingan yang di berikan oleh guru bimbingan dan konseling kepada siswa yang membutuhkan bimbingan untuk bissa mengembangkan potensi yang ada, sesuai dengan norma yang ada pula. Layanan informasi merupakan salah satu jenis layanan dalam Bimbingan dan Konseling di sekolah yang amat penting guna membantu siswa agar dapat terhindar dari berbagai masalah yang dapat mengganggu terhadap pencapaian perkembangan peserta didik, baik yang berhubungan dengan diri pribadi, sosial, belajar maupun karirnya.. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif yaitu mendeskrifsikan temuan secara naratif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi keabsahan data dilakukan dengan tringulasi. Kata Kunci: Peran Guru Bimbingan Dan Konseling Dan Layanan Informasi iii ABSTRACT IMPLEMENTATION OF INFORMATION SERVICES IN OVERCOMING STUDENTS' PERCEPTIONS ABOUT THE GUIDANCE AND COUNSELING FUNCTIONS IN SMP NEGERI 12 BANDAR LAMPUNG ACADEMIC YEAR 2021/2022 OLEH RISKA PUTRI UTAMI The role of guidance and counseling teachers is to provide assistance or assistance provided by guidance and counseling teachers to students who need guidance to be able to develop their existing potential, in accordance with existing norms. Information service is one type of service in Guidance and Counseling in schools which is very important in order to help students avoid various problems that can interfere with the achievement of student development, both related to personal, social, learning and career self. This research using qualitative research with a descriptive research design that is to describe the findings in a narrative manner. Data collection techniques, namely interviews and documentation of the validity of the data were carried out by triangulation. Keywords: The role of guidance and counseling teachers and information service

    PROTOTYPE MANUSIA BERAKHLAK MULIA DALAM BUKU AKHLAKUL KARIMAH KARYA PROF. DR. HAMKA

    Get PDF
    ABSTRAK Siska Putri Utami, (2023) : Prototype Manusia Berakhlak Mulia Dalam Buku Akhlakul Karimah Karya Prof Dr Hamka Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Prototype Manusia Berakhlak Mulia Dalam Buku Akhlakul Karimah Karya Prof Dr Hamka. Fokus permasalahannya Bagaimanakah Prototype Manusia Berakhlak Mulia Dalam Buku Akhlakul Karimah Karya Prof Dr Hama. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) yaitu penelitian yang mengkaji arsip dan dokumen yang dikumpulkan. Hasil penelitian diperoleh Prototype Manusia Berakhlak Mulia Dalam Buku Akhlakul Karimah Karya Prof Dr Hamka. Yaitu (1) keberagaman sesuatu yang indah.(2) keberagaman konsekuensi dari kebebasan.(3) keberagaman sebagai sunnatullah. Kata Kunci : Prototype Manusia Berakhlak Mulia Dalam Buku Akhlakul Karimah Karya Prof Dr Hamk

    FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN NELAYAN DI DESA MERTASINGA KECAMATAN GUNUNG JATI KABUPATEN CIREBON

    Get PDF
    Amadea Putri Utami. Nim : 1908204070, “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN NELAYAN DI DESA MERTASINGA KECAMATAN GUNUNG JATI KABUPATEN CIREBON”, 2023. Penelitian yang dilakukan di Desa Mertasinga Kecamatan Gunung Jati bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor cuaca, jam kerja, dan biaya produksi terhadap pendapatan nelayan di Desa Mertasinga Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, dokumentasi dan kuesioner. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling, dan jumlah sampel sebanyak 87 responden yang ditentukan dengan rumus Taro Yamane. Metode analisis data yang digunakan berupa Uji Validitas, Reliabilitas, Uji Linearitas, Uji Asumsi Klasik (Normalitas, Multikolinearitas, dan Heterosdekastisitas). Uji Regresi Linear Berganda, dan Uji Hipotesis (Uji T, Uji F, dan Uji Koefisien Determinan (R2 ). Untuk mempermudah proses analisis data dalam penelitian ini, maka dibantu dengan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor cuaca tidak berpengaruh secara parsial dan signifikan sedangkan faktor jam kerja dan biaya produksi berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap pendapatan nelayan. Dan secara simultan faktor cuaca, jam kerja dan biaya produksi berpengaruh positif dan siginifikan terhadap pendapatan nelayan di Desa Mertasinga Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon. Kata Kunci : Cuaca, Jam Kerja, Biaya Produksi, Pendapata

    ANALISIS BUDAYA KERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT RUMBIO JAYA KABUPATEN KAMPAR

    Get PDF
    ABSTRAK ANALISIS BUDAYA KERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT RUMBIO JAYA KABUPATEN KAMPAR OLEH: DEDEK PUTRI UTAMI 11775201435 Penelitian ini dilakukan Di Kantor Camat Rumbio Jaya Kabupaten Kampar. Termotivasi ketika penulis melihat adanya masalah yang timbul dalam menjalankan tugas dan fungsinya, yang berhubungan dengan budaya kerja Di Kantor Camat Rumbio Jaya. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis melakukan penelitian ini dengan rumusan masalah (1) bagaimana budaya kerja pegawai pada Kantor Camat Rumbio Jaya Kabupaten Kampar (2) faktor-faktor apa yang mempengaruhi budaya kerja Pegawai pada Kantor Camat Rumbio Jaya Kabupaten Kampar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk (1) untuk mengetahui budaya kerja pegawai pada Kantor Camat Rumbio Jaya Kabupaten Kampar (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi budaya kerja pegawai pada Kantor Camat Rumbio Jaya Kabupaten Kampar. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian deskrptif kualitatif dengan jumlah informan 9 orang. Kemudian jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan dapat di simpulkan bahwa budaya kerja pada Kantor Camat Rumbio Jaya Kabupaten Kampar tidak efektif. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi budaya kerja pegawai pada Kantor Camat Rumbio Jaya adalah sebagai berikut (1) dipengaruhi oleh perilaku pemimpin (2) budaya organisasi (3) keteladanan pemimpin masih belum memberikan pengaruh budaya kerja yang ada pada Kantor Camat Rumbio Jaya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa budaya kerja pegawai pada Kantor Camat Rumbio Jaya Kabupaten Kampar berada pada kategori kurang efektif. Kata kunci: Budaya Kerja, Nilai Nilai,Kebiasaan,Pengatura

    PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI HABITS OF MIND SISWA

    Get PDF
    ABSTRAK Riska Putri Utami (2025): Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Habits Of Mind Siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari habits of mind siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan desain factorial eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Tambang tahun ajaran 2024/2025. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan cluster random sampling, terpilih kelas X.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.3 sebagai kelas kontrol. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah tes, angket, observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis, lembar angket habits of mind, dan lembar observasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung. 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memiliki habits of mind tinggi, sedang dan rendah. 3) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan habits of mind terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Dengan demikian, secara umum dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari habits of mind siswa di SMA Negeri 1 Tambang. Kata Kunci: Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Habits Of Min

    PELAKSANAAN PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) DI KECAMATAN MANDAU KABUPATEN BENGKALIS

    Get PDF
    ABSTRAK PELAKSANAAN PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) DI KECAMATAN MANDAU KABUPATEN BENGKALIS Oleh : Vinny Putri Utami Skripsi ini berjudul Pelaksanaan Pelayanan Administrasi TerpaduKecamatan (PATEN) di Kantor Camat Mandau Kabupaten Bengkalis.Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi yang masih menunjukkan belum optimalnya petugas dalam pelaksanaan pelayananyang ada di Kantor Kecamatan Mandau. Penulis melakukan penelitian gunamengetahui bagaimana pelaksanaan pelayanan yang ada di Kantor Camat Mandau serta apa saja faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pelayanan yang ada diKantor Camat Mandau. Jenis penelitian penulis yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dan data sekundersebagai acuan dalam mengambil data. Adapun informan penelitian yakni terdiri dari Camat Mandau, Kasi PelayananUmum (PATEN), Staf pelayanan umum dan masyarakat yang melakukanpelayanan di Kantor Kecamatan Mandau. Selain itu penulis juga menggunakan alat ukur sebagai indikator yang di ambil dari Teori Implementasi Kebijakan oleh George C. Edward III yang indikatornya terdiri dari : Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi/Sikap Pelaksana, Struktur Birokrasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan berbagai sumber data daripenelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan Pelayanan AdministrasiTerpadu Kecamatan (PATEN) di Kantor Camat Mandau sudah dilaksanakan secara efektif dan efesien namun ada beberapa indikator – indikator yang harus lebih ditingkatkan lagi seperti : Diberikannya informasi yang jelas dan merata terkait adanya program PATEN di Kecamatan Mandau kepada seluruh masyarakat, kemudian meletakkan petugas sesuai dengan keahliannya serta mampu meningkatkan sikap petugas pelaksana yang lebih baik lagi sesuai dengan motto yang telah dibuat agar setiap masyarakat merasa nyaman dalam melakukan pelayanan di Kantor Camat Mandau. Kata Kunci : Pelaksanaan PATEN, Teori Implementasi Kebijakan George C. Edward II

    Pengaruh Penerapan Metode Mind Mapping Terhadap Hasil BelajarSiswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas V SD Inpres Bertingkat Kelapa Tiga Kecamatan Rappocini Kota Makassar

    Get PDF
    AMELIA PUTRI UTAMI, 2023. Pengaruh Penerapan Metode Mind Mapping Terhadap Hasil BelajarSiswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas V SD Inpres Bertingkat Kelapa Tiga Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Latri Aras dan Lutfi B) Penelitian ini bertujuan yaitu: (1) mengetahui gambaran penerapan metode mind mapping pada pembelajaran IPS kelas V SD Inpres Bertingkat Kelapa Tiga, (2) mengetahui gambaran hasil belajar siswa pada matapelajaran IPS kelas V SD Inpres Bertingkat Kelapa Tiga , dan (3) mengetahui pengaruh penerapan metode mind mapping terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas V SD Inpres Bertingkat Kelapa Tiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Pre Eksperimen Design dengan bentuk One group pretest - posttest design. Teknik sampling yang digunakan adalah Non Probability Sampling yaitu teknik sampling purposive dengan sampel kelas V B dengan jumlah 29 siswa.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan melakukan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan penggunaan media mind mapping berjalan dengan sangat efektif. Hasil analisis inferensial dengan menggunakan independent sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan hasil post-test antara kelas eksperimen dan kontrol yang berarti adanya peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang lebih baik daripada kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa: (1) proses Pembelajaran dengan menggunakan metode mind mapping berlangsung secara efektif, (2) hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan setelah menggunakan metode mind mapping dalam pembelajaran, (3) metode mind mapping berpengaruh terhadap hasil belajar IPS

    KUALITAS WEBSITE SMART TOURISM KOTA PEKANBARU DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN WISATAWAN

    Get PDF
    ABSTRAK KUALITAS WEBSITE SMART TOURISM KOTA PEKANBARU DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN WISATAWAN OLEH: DIAN PUTRI UTAMI 12070522042 Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas website Smart Tourism KotaPekanbaru dan dampaknya terhadap peningkatan mutu pelayanan bagi para wisatawan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap website, serta melalui wawancara dengan pengelola dan pengguna website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas website Smart Tourism Kota Pekanbaru masih memiliki beberapa kelemahan, seperti navigasi yang kurang intuitif, konten yang kurang lengkap, dan kurangnya fitur interaktif. Namun demikian, website ini etap memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pelayanan bagi para wisatawan dengan menyediakan informasi yang relevan dan aksesibilitas yang memadai. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk eningkatkan kualitas website Smart Tourism Kota Pekanbaru, seperti penyempurnaan konten, peningkatan interaktivitas, dan perbaikan tampilan ntarmuka. Diharapkan bahwa dengan perbaikan tersebut, website ini dapat menjadi alat yang lebih efektif dalam mempromosikan pariwisata Kota Pekanbaru dan meningkatkan kepuasan wisatawan. Kata Kunci: Kualitas, Website, Smart Tiurism, Mutu Pelayanan, Wisatawa

    TINGKAH LAKU AYAM RAS PETELUR YANG DIPELIHARA SECARA FREE-RANGE DENGAN WAKTU PEMBERIAN NAUNGAN ALAMI YANG BERBEDA

    Get PDF
    2016INDRI PUTRI UTAMI (I 111 11 015), Tingkah Laku Ayam Ras Petelur yang\ud Dipelihara Secara Free-Range dengan Waktu Pemberian Naungan Alami yang\ud Berbeda, Dibawah Bimbingan: WEMPIE PAKIDING (Pembimbing Utama) dan\ud AMBO AKO (Pembimbing Anggota)\ud \ud Unggas dipelihara secara semi intensif seperti sistem free-range sebagai suatu\ud cara untuk memberikan kesejahteraan pada unggas. Namun, pemeliharaan ayam\ud petelur di wilayah tropis terbatasi oleh tingginya intensitas cahaya matahari dan\ud suhu lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati tingkah laku\ud ayam ras petelur yang dipelihara secara sistem free-range dengan waktu\ud pemberian naungan alami yang berbeda. Tiga puluh enam ayam ras petelur strain\ud Lohmann Brown berumur 43 minggu dipelihara dipadang rumput paitan dibawah\ud pohon teduh. Penelitian dilakukan secara experiment dengan menggunakan\ud Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 6 ulangan (setiap paddock\ud ulangan terdiri atas 2 ekor ayam). Perlakuan yang digunakan adalah N1 (ternaungi\ud pukul 06.00-12.00), N2 (tanpa naungan alami), N3 (ternaungi pukul 12.00-18.00)\ud dan N4 (ternaungi sepanjang hari). Pengamatan tingkah laku ayam ras petelur ini\ud dilakukan selama 12 jam (06.00-18.00) selama dua periode. Hasil penelitian\ud menunjukkan bahwa pemberian naungan alami dengan waktu yang berbeda\ud mempengaruhi (P<0,01) tingkah laku merumput, makan, berjalan, mandi debu\ud dan mengais ayam ras petelur. Tapi, tidak mempengaruhi (P>0,05) tingkah laku\ud minum, beristirahat, bertengger dan bersarang. Tingkah laku merumput paling\ud tinggi ditunjukkan oleh perlakuan N2 terutama pada waktu pagi dan sore hari\ud karena tingginya fotosintesis dari rumput paitan dalam menyediakan sumber\ud makan di padang rumput. Suhu yang tinggi juga memberikan kontribusi tinggi\ud untuk waktu yang digunakan untuk mandi debu dalam perlakuan ini

    MAKNA LIRIK LAGU DALAM ALBUM MANTRA MANTRA KARYA KUNTO AJI (TINJAUAN SEMIOTIK RIFFATERRE)

    Get PDF
    Tri Ananda Putri Utami. 1710722020. “Makna Lirik Lagu Dalam Album Mantra Mantra Karya Kunto Aji (Tinjauan Semiotik Riffaterre)” Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas. 2022. Pembimbing I: Dra. Armini, M.Hum dan Pembimbing II: Dr. Zurmailis, M.A. Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan makna empat lagu yang terdapat dalam album musik Mantra Mantra karya Kunto Aji. Lirik lagu yang dianalisis yaitu “Rancang Rencana”, “Konon Katanya”, “Sulung”, dan “Bungsu”. Analisis makna dalam penelitian ini menggunakan teori dan kerangka analisis semiotik Riffaterre yang terdiri dari dua tahapan analisis yaitu heuristik dan hermeneutik. Analisis pertama dilakukan untuk memahami puisi secara gramatikal dan analisis yang kedua untuk mamahami makna puisi secara semiotik. Sedangkan dalam hal metode, penelitian ini mengaplikasikan metode penelitian kualitatif-deskriptif dengan tahap-tahap yang terdiri dari tahap pengumpulan data, tahap analisis data dan tahap penyajian analisis. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa empat lirik lagu dalam penelitian ini merupakan teks-teks lirik yang merepresentasikan kesehatan mental manusia, terkhusus mengenai overthinker, atau berpikir secara berlebihan. Representasi tersebut dikonkretkan dalam wujud kritik, cerita, atau pengandaian. Keempat lirik lagu ini menghadirkan representasi manusia yang memiliki beragam cita-cita dan impian, namun terhalang oleh pemikiran yang berlebihan karena keadaan di sekitarnya, sehingga membuatnya ragu untuk menggapai impiannya tersebut dan ikhlas untuk merelakan impiannya. Keempat lagu yang dianalisis juga memiliki makna yang bertalian, yaitu sebagai pengingat tentang self-awareness (kesadaran diri). Selain itu, dalam penelitian ini juga ditemukan adanya hubungan interertekstualitas yang diwujudkan dalam bentuk hipogram lirik lagu dengan teks-teks di luar lirik lagu berupa lagu, pesan kehidupan, dan pesan dari lingkungan masyarakat itu sendiri
    corecore