1,721,068 research outputs found

    ADAPTASI BUDAYA DALAM FILM BIENVENUE CHEZ LES CH'TIS KARYA DANY BOON

    Full text link
    PUTRI PERMATASARI, 2021. Adaptasi Budaya dalam Film Bienvenue Chez Les Ch’tis karya Dany Boon. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan adaptasi budaya yang terdapat dalam film Bienvenue Chez Les Ch’tis karya Dany Boon. Penelitian ini adalah suatu penelitian kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa film Bienvenue Chez Les Ch’tis karya Dany Boon. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi tambahan kepada pembaca terkait adaptasi budaya yang dialami tokoh ketika datang ke kota Bergues. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data pada penelitian ini berupa kata, frasa, dan kalimat dari dialog film Bienvenue Chez Les Ch’tis karya Dany Boon. Sumber data yang diteliti adalah Film Bienvenue Chez Les Ch’tis karya Dany Boon. Penelitian ini memfokuskan pada dialog dalam film Bienvenue Chez Les Ch’tis dengan bantuan tabel kerja analisis data yang memuat 5 fase proses adaptasi budaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 46 data yang menunjukkan proses adaptasi budaya dalam film Bienvenue Chez Les Ch’tis karya Dany Boon didominasi oleh fase resolusi sebanyak 18 data, selanjutnya fase penyesuaian kembali 11 data, fase frustasi 6 data, fase bulan madu 6 data dan fase perencanaan 5 data. Kata Kunci: Adaptasi Budaya, Fase Adaptasi Budaya, Film PUTRI PERMATASARI, 2021. Cultural Adaptation in Film Bienvenue Chez Les Ch'tis by Dany Boon's. Thesis, French Language Education Program of Study, Faculty of Language and Art, Universitas Negeri Jakarta. This study aims to explain the cultural adaptation contained in the film Bienvenue Chez Les Ch'tis by Dany Boon. This research is a descriptive qualitative research with the data source in the form of the film Bienvenue Chez Les Ch'tis by Dany Boon. The results of this study can provide additional information to readers regarding the cultural adaptations experienced by the characters when they come to the city of Bergues. The research method used is content analysis using a qualitative approach. The data in this study were in the form of words, phrases and sentences from the dialogue of the film Bienvenue Chez Les Ch'tis by Dany Boon. The source of the data studied was Dany Boon's Film Bienvenue Chez Les Ch'tis. This study focuses on the dialogue in the film Bienvenue Chez Les Ch'tis with the help of a data analysis working table that contains 5 phases of the cultural adaptation process. The results of this study indicate that there are 46 data showing the cultural adaptation process in Dany Boon's film Bienvenue Chez Les Ch'tis which is dominated by the resolution phase of 18 data, then 11 data readjustment phase, 6 data frustration phase, honeymoon phase. 6 data and 5 data planning phases. Keywords: Cultural Adaptation, Cultural Adaptation Phase, Fil

    Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan

    No full text
    Buku kategori kesehatan yang berjudul Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan merupakan karya dari Putri Permatasari & Sri Widodo. Buku ini meliputi; pendahuluan, konsep perencanaan, identifikasi masalah, prioritas masalah, alternatif pemecahan masalah, perumusan tujuan, pengambilan keputusan, perumusan kebijaksanaan, penyusunan rencana kebutuhan sumber daya, penyusunan rencana operasional, dan evaluasi. Dasar penyusunan buku ini dilatari oleh minimnya referensi bacaan dalam lingkungan akademik kesehatan, praktisi, ataupun masyarakat umum. Untuk meningkatkan kinerja dan mutu perencanaan program kesehatan, diperlukan suatu proses perencanaan dan evaluasi yang akan menghasilkan suatu rencana yang menyeluruh (komprehensif dan holistik). Perencanaan kesehatan adalah kegiatan yang perlu dilakukan di masa yang akan datang dan jelas tujuannya. Langkah-langkah perencanaan sebetulnya bersifat generik yaitu sama dengan alur pikir siklus pemecahan masalah, langkah-langkah pokok yang perlu dilakukan adalah: analisis situasi, identifikasi masalah dan menetapkan prioritas, menetapkan tujuan, melakukan analisis untuk memilih alternatif kegiatan terbaik, menyusun rencana operasional, hingga proses evaluasi

    PENGARUH GROSS REGIONAL DOMESTIC PRODUCT, PERTUMBUHAN EKONOMI, LABA BUMD, INFLASI, SERTA BELANJA DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH

    Full text link
    Karunia Putri Permatasari, 2024. Pengaruh Gross Regional Domestic Product, Pertumbuhan Ekonomi, Laba BUMD, Inflasi, Serta Belanja Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Pada Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gross regional domestic product, pertumbuhan ekonomi, laba BUMD, inflasi, serta belanja daerah terhadap pendapatan asli daerah pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sumber data penelitian ini menggunakan data sekunder. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan menggunakan sampel jenuh (sensus) yaitu sebanyak 35 yang terdiri dari 29 Kabupaten dan 6 Kota di Provinsi Jawa Tengah Periode 2018-2022. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Gross regional domestic product berpengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. (2) Pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. (3) Laba BUMD berpengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. (4) Inflasi tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. (5) Belanja daerah berpengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. Kata Kunci: Gross Regional Domestic Product, Pertumbuhan Ekonomi, Laba BUMD, Inflasi, Belanja Daerah, Pendapatan Asli Daera

    THE USE OF ANIMATION VIDEO AS THE MEDIA TO TEACH SPEAKING DESCRIPTIVE TEXT

    No full text
    THE USE OF ANIMATION VIDEO AS THE MEDIA TO TEACH SPEAKING DESCRIPTIVE TEXT Ghayun Putri Permatasari English Education, Faculty of Languages and Arts, State University of Surabaya [email protected] Wiwiet Eva Savitri, S.Pd, M.Pd English Education, Faculty of Languages and Arts, State University of Surabaya [email protected] Abstrak              Penelitian ini berisi tentang penggunaan video animasi sebagai media untuk mengajarkan keterampilan berbicara teks deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana penggunaan video animasi sebagai media untuk mengajarkan keterampilan berbicara teks deskriptif dan untuk mengetahui opini siswa tentang penggunaan video animasi sebagai media untuk mengajarkan keterampilan berbicara teks deskriptif.              Peneliti memutuskan untuk menggunakan metode kualitatif dikarenakan data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata dan gambar-gambar. Penelitian ini meneliti kelas 10 TAV 1 yang berisikan 36 siswa; 34 siswa laki-laki dan 2 siswi perempuan. Untuk menjawab pertanyaan riset, peneliti mengumpulkan data dari tiga instrumen seperti: ceklis observasi, kuisioner, dan rekaman suara.              Dari ke tiga instrumen, peneliti mendapatkan hasil yang menunjukkan bahwa penggunaan video animasi sebagai media untuk mengajar keterampilan berbicara teks deskriptif sangat efektif dan dapat dipakai sebagai media pembelajaran untuk kelas X TAV 1 SMKN 1 Sidoarjo agar membantu para siswa/i belajar memproduksi teks deskriptif secara lisan. Para murid sangat menikmati belajar bahasa Inggris dikelas dan mulai percaya diri daripda sebelumnya. Sebagai tambahan, dari kuisioner dan wawancara terungkap bahwa para siswa/i mempunyai pemikiran positif terhadap penggunaan video animasi sebagai media untuk mengajar keterampilan berbicara teks deskriptif.   Kata Kunci: Media, Video Animasi, Berbicara, Teks deskriptif.   Abstract              This research proposed the use of animation video as the media to teach speaking descriptive text. It aimed to identify how the use of animation video as the media to teach speaking descriptive text is and also to know what the students’ opinion towards the use of animation video as the media to teach speaking descriptive text is.              The researcher decided to have qualitative method since the data in the form of words and pictures. The samples of this research were 10th-grade TAV 1 consist of 36 students; 34 male and 2 female students. To answer the research questions, the researcher gathered the data from three instruments of the study, such as: observation checklist, questionnaire, and audio recording.              From the three instruments, the researcher obtained that the use of animation video as the media to teach speaking descriptive text were effective and applicable media for X TAV 1 of SMKN 1 Sidoarjo to help them to produce descriptive text orally. The students were enjoyed learning English and they started to speak more confidently than before. Moreover, the questionnaire and interview revealed that the students have positive thoughts about the use of animation video as the media to teach speaking descriptive text.   Keywords: Media, Animation video, Speaking, Descriptive text

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    ANALISIS PENGELOLAAN DANA DESA TAHUN 2019-2021 UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA WATES KECAMATAN SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Analisis Pengelolaan Dana Desa Tahun 2019-2021 Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Cyndi Marselenia Anggraeni Putri Permatasari, NIM. 12406183047, Di bimbing oleh Ibu Mega Tunjung Hapsari, M.AP. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya Dana Desa Wates yang diterima sesuai dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dan dijalankan sesuai Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) agar selalu dilancarkan. Dari pihak Desa Wates telah menyalurkan sesuai dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) yang telah dimusyawarahkan bersama dengan Pengelolaan Dana Desa (PDD) dan tokoh masyarakat Desa Wates. Untuk Dana Desa Wates selalu berjalan dengan baik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pengelolaan dana desa tahun 2019-2021 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung ? (2) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat untuk pengelolaan dana desa tahun 2019-2021 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung? Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode atau pendekatan studi kasus (case study). Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer maupun sekunder. Teknik pengumpulan data ini menggunakan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. triangulasi terdiri dari triangulasi sumber data, metode, peneliti dan waktu. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: (1) Pengelolaan dana desa tahun 2019- 2021 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Di Desa Wates mulai dari dalam perencanaan terlebih dahulu mengadakan musyawarah desa sampai terjadinya perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) muncul. Pelaksanaan dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Penatausahaan dilakukan bersama operator desa dengan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES), Pelaporan juga seperti itu. Pertanggungjawaban sama kepada kecamatan, maka untuk Pembinaan dan Pengawasan dilakukan inspektorat. (2) Adapun faktor pendukung Pengelolaan dana desa tahun 2019-2021 meningkatkan kesejahteraan masyarakat Di Desa Wates meliputi: Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu perangkatnya masih muda.Sehingga untuk melakukan pengelolaan Dana Desa selalu cukup dan mampu agar selalu di beri kelancaran untuk masyarakat desa. Sedangkan, faktor penghambat Pengelolaan dana desa tahun 2019-2021 meningkatkan kesejahteraan masyarakat Di Desa Wates yaitu pada saat keterlambatan dalam pembuatan Petunjuk Teknis (Juknis). Kata Kunci: Pengelolaan, Dana Desa, Meningkatkan Kesejahteraan Masyaraka

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore