2,574 research outputs found
KURANGNYA MINAT PESERTA DIDIK PUTRI KELAS V DALAM PEMBELAJARAN LONCAT KANGKANG DI SD 1 WIJIREJO KECAMATAN PANDAK KABUPATEN BANTUL
Penelitian ini bertujuan mengetahui penyebab kurang berminatnya peserta didik putri dalam pembelajaran loncat kangkang kelas V SD 1 Wijirejo, Pandak, Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif dengan menggunakan metode survei melalui wawancara mendalam.
Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik putri kelas V SD 1 Wijirejo, Pandak, Bantul sebanyak 8 peserta didik putri yang kurang berminat dalam pembelajaran loncat kangkang. Sampel diambil secara purposive random sampling yaitu peserta didik putri kelas V SD 1 Wijirejo yang nilainya dibawah KKM sebanyak 4 peserta didik putri. Teknik analisis data kualitatif dari Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab kurang berminatnya peserta didik putri ini berdasarkan faktor intrinsik yaitu peserta didik putri tidak menyukai materi loncat kangkang lebih menyenangi olahraga bersifat permainan, beberapa anak yang obesitas tidak yakin untuk melakukukan dan juga adanya perasaan takut sehingga mempengaruhi perhatian peserta didik yang berdampak dengan ketidakmauan peserta didik putri untuk terlibat dalam pembelajaran materi loncat kangkang. Ketakutan tersebut berhubungan dengan faktor ekstrinsik yaitu sarana yang masih kurang baik meskipun cara mengajar guru sudah baik. Kemudian kurang mendukungnya lingkungan di sekolah yaitu teman sebaya meski di lingkungan keluarga sudah mendukung. Sehingga faktor ekstrinsik lebih dominan menjadi penyebab kurang berminatnya peserta didik putri terhadap materi loncat kangkang.
Kata kunci: Minat, pembelajaran loncat kangkang, peserta didik putr
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KESISWAAN DALAM PEMBENTUKAN PRESTASI NON-AKADEMIK SISWA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN FARMASI IKASARI PEKANBARU
ABSTRAK
Dela Fatma Putri, (2024): Impelementasi Manajemen Kesiswaan Dalam
Pembentukan Prestasi Prestasi Non-
Akademik Siswa Di Sekolah Menengah
Kejuruan Farmasi Ikasari Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui implementasi manajemen
kesiswaan dalam pembentukan prestasi non-akademik siswa di Sekolah
Menengah Kejuruan Farmasi Ikasari Pekanbaru, 2) Untuk mengetahui faktor
pendukung dan penghambat pengimplementasian dalam pembentukan prestasi
non-akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Informan utamanya adalah Waka Kesiswaan, sedangkan
informan pendukungnya adalah kepala sekolah dan siswa. Setelah peneliti
menganalisis dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan. Maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1)
Implementasi manajemen kesiswaan dalam pembentukan prestasi non-akademik
siswa merupakan suatu peningkatan dalam kemajuan lembaga sekolah, salah satu
bentuk implementasinya yaitu dalam manajemen kesiswaan yang merupakan
aspek penting dalam pendidikan yang berfokus pada pengelolaan siswa untuk
mendukung proses belajar dan pengembangan potensi secara maksimal, yang
menunjukkan bahwa perencanaan program kegiatan tersusun secara rinci,
pengorganisasian yang terstruktur, pelaksanaan kegiatan yang jelas serta
pengawasan berkala menjadi keberhasilan dalam membentuk prestasi nonakademik
siswa, 2) Faktor pendukung dalam manajemen kesiswaan adalah
kedisiplinan siswa dalam mengikuti kegiatan, minat siswa serta kompetensi dan
kualitas guru. Sedangkan faktor penghambatnya keterbatasan sarana prasarana
dalam melakukan berbagai aktivitas kegiatan dan ketidakhadiran siswa yang dapat
berdampak negatif pada prestasi non-akademik, perkembangan sosial dan
keberhasilan jangka panjang.
Kata Kunci: Manajemen Kesiswaan, Prestasi Non-Akademi
Pengaruh Pemberian POC (MOL akar putri malu) dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.)
Tanaman sawi pakcoy merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang
banyak diminati oleh masyarakat. Banyaknya permintaan pasar sehingga dapat
dijadikan peluang yang cukup besar. Berdasarkan data BPS dan Susenas 2016
hampir seluruh penduduk Indonesia sebanyak 97,29 % mengkonsumsi sayur.
Menurut Rohman et al (2017), tingkat produksi sayuran di Indonesia berkisar dari
7,7 - 24,2 %/tahun, beberapa jenis sayuran seperti bawang, pakcoy, dan mentimun
perlu adanya peningkatan produksi dan berdampak pada teknologi produksi
mengingat banyaknya permintaan pasar. Kesadaran masyarakat akan pentingnya
tanaman sehat, perlu adanya pengembangan produksi tanaman sawi pakcoy yang
lebih sehat. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan
organik seperti pupuk organik, hormon alami, pestisida nabati, dan lain
sebagainya. Salah satunya adalah dengan menggunakan POC (pupuk organik cair)
yang berasal dari tumbuhan seperti perakaran putri malu dan pemanfaatan hormon
alami dari air kelapa untuk meningkatkan produktivitas tanaman sawi pakcoy.
Menurut Suryanto (2009) dalam Tiwery (2014), disamping kaya akan mineral,
dalam air kelapa terdapat 2 hormon alami yaitu auksin dan sitokinin yang
berperan sebagai pendukung pembelahan sel tanaman. Menurut Hermawan (2011)
dalam Rodwansyah dan Wibowo (2016), jenis mikroba yang ada dalam rhizosfer
akar putri malu diantaranya Azotobacter dan Bacillus sp.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan produktivitas tanaman
sawi pakcoy dengan memberikan POC (Mol akar putri malu) dan air kelapa.
Penelitian ini dilakukan di Desa Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten
Jember mulai bulan Mei 2019 hingga bulan Juli 2019. Metode yang digunakan
pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) faktorial 2 faktor dalam
rancangan dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama 4 taraf konsentrasi MOL akar
putri malu yaitu M1 (10 ml mol + 990 ml air), M2 (20 ml mol + 980 ml air), M3
(30 ml mol + 970 ml air), M4 (40 ml mol + 960 ml air). Faktor kedua 3 taraf
viii
konsentrasi air kelapa yaitu A1 (200 ml air kelapa + 800 ml air), A2 (300 ml air
kelapa + 700 ml air), A3 (400 ml air kelapa + 600 ml air). Data yang telah
diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dan apabila terdapat pengaruh
perlakuan yang berbeda nyata atau sangat nyata maka dilakukan uji lanjut dengan
menggunakan uji Duncan DMRT pada taraf 5%. Variabel yang diamati adalah
tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, N
jaringan, dan kadar klorofil.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC (MOL
akar putri malu) dan air kelapa berpengaruh sangat nyata pada parameter bobot
segar tanaman dengan total bobot 645,15 gr/ tanaman, sedangkan faktor tunggal
pemberian POC (MOL akar putri malu) dan air kelapa berpengaruh nyata pada
parameter tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil. Pada faktor tunggal
perlakuan air kelapa berpengaruh nyata pada variabel N jaringan
Alien theory : the decline of materialism in the name of matter
The thesis tries to define and explain the rudiments of a 'nonphilosophical'
or 'non-decisional' theory of materialism on the basis of a
theoretical framework provided by the 'non-philosophy' of Francois
Laruelle. Neither anti-philosophical nor anti-materialist in character, non-materialism
tries to construct a rigorously transcendental theory of matter by
using certain instances of philosophical materialism as its source material.
The materialist decision to identify the real with matter is seen to retain a
structural isomorphy with the phenomenological decision to identify the real
with the phenomenon. Both decisions are shown to operate on the basis of a
methodological idealism; materialism on account of its confusion of matter
and concept; phenomenology by virtue of its confusion of phenomenon and
logos. By dissolving the respectively 'materiological' and
'phenomenological' amlphibolies which are the result of the failure to effect a
rigorously transcendental separation between matter and concept on the one
hand; and between phenomenon and logos on the other, non-materialist
theory proposes to mobilise the non-hybrid or non-decisional concepts of a
'matter-without-concept' and of a 'phenomenon-without-logos' in order to
effect a unified but non-unitary theory of phenomenology and materialism.
The result is a materialisation of thinking that operates according to matter's
foreclosure to decision. That is to say, a transcendental theory of the
phenomenon that licenses limitless phenomenological plasticity,
unconstrained by the apparatus of eidetic intuition or any horizon of
apophantic disclosure; yet one which is simultaneously a transcendental
theory of matter, uncontaminated by the bounds of empirical perception and
free of all phenomenological circumscription
KEPUASAN NASABAH GENERASI Z DALAM PENGGUNAAN MOBILE BANKING SYARIAH (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Ramahtullah Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Kepuasan Nasabah Generasi Z Dalam Penggunaan
Mobile Banking Syariah (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sayyid
Ali Ramahtullah Tulungagung)” yang ditulis oleh Dela Arridha Putri Pratama,
NIM. 12401183326, dibimbing oleh Dr. Hj. Nur Fadhilah, S.H.I., M.H.
Mobile banking syariah adalah salah satu layanan yang diberikan oleh bank
syariah untuk memudahkan nasabah di era digitalisasi saat ini. Transaksi dapat
dilakukan nasabah tanpa harus pergi ke bank dan menunggu antrian. Kepuasan
nasabah generasi Z dalam penggunaan mobile banking syariah menjadi isu yang
menarik untuk dikaji dalam penelitian ini.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan penggunaan mobile
banking syariah oleh generasi z pada mahasiswa UIN SATU Tulungagung. 2)
Menganalisis kepuasan nasabah generasi Z pada mahasiswa UIN SATU
Tulungagung terhadap penggunaan mobile banking syariah.
Penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Triangulasi digunakan
untuk pengecekan keabsahan data
Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Penggunaan mobile banking syariah
oleh generasi Z pada mahasiswa UIN SATU Tulungagung didasarkan pada aspek
kemudahan dan kecepatannya dalam proses transaksi perbankan dengan fitur
transfer online, pembelian token listrik dan pulsa serta penarikan tunai di ATM
tanpa menggunakan kartu ATM. 2) Kepuasan nasabah generasi Z pada mahasiswa
UIN SATU Tulungagung terhadap penggunaan mobile banking Syariah bisa dilihat
dari keamanan (Security), Kecepatan (Speed), kepercayaan (Trust), dan keakuratan
(Accurancy). Selain itu tanda kepuasan lain adalah pembelian ulang produk dan
menggunakan fitur mobile banking secara berulang. Tidak hanya itu kepuasaan
nasabah ini terlihat dari para nasabah telah merekomendasikan kepada orang lain.
Sistem keamanan dan fitur yang ada pada mobile banking juga mempermudah
nasabah dalam melakukan transaksi perbankan sehingga nasabah merasa puas.
Kata kunci: generasi z, kepuasan nasabah, mobile banking syaria
Regionalizacija Subpanonske Severovzhodne Slovenije
In his article the author presents the scheme of geographie regionalization of the Sub-Panonian North-eastern Slovenia.V prispevku avtor podaja shemo geografske regionalizacije subpanonskega dela SV Slovenije
PERAN PONDOK PESANTREN TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DITINJAU DARI UNDANG UNDANG NOMOR 18 TAHUN 2019 TENTANG PESANTREN DAN HUKUM EKONOMI ISLAM (Studi Kasus pada Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal Kunir Wonodadi Blitar)
ABSTRAK
Samhardana Dela Fitriana Putri, 126101202157, Peran Pondok Pesantren
Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Ditinjau Dari Undang
Undang Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren dan Hukum Ekonomi
Islam (Studi Kasus di Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal Kunir
Wonodadi Blitar), Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Jurusan
Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri
Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing: Dr. Budi
Kolistiawan, S.Pd., M.E.I.
Kata Kunci: Pondok Pesantren, Peningkatan Ekonomi, Hukum Positif
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pondok pesantren yang
memiliki peran terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Seperti halnya Pondok
Pesantren Terpadu Al – Kamal yang terdapat di Desa Kunir Kecamatan
Wonodadi Kabupaten Blitar. Dimana kedudukan pondok pesantren sebagai
lembaga pendidikan agama dan juga sebagai lembaga sosial kemasyarakatan,
memungkinkan pondok pesantren memerankan diri, membantu tercapainya cita
cita pembangunan masyarakat serta dapat meningkatkan perekonomian
masyarakat. Hal tersebut perlu diketahui akibatnya, sejauh mana Peran Pondok
Pesantren Terpadu Al- Kamal terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana peran Pondok
Pesantren Terpadu Al Kamal terhadap peningkatan ekonomi masyarakat? 2)
Bagaimana tinjauan Undang - Undang Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren
terhadap peran Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal dalam meningkatkan
ekonomi masyarakat? 3) Bagaimana tinjauan hukum ekonomi islam terhadap
peran Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal dalam meningkatkan ekonomi
masyarakat?
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode yuridis empiris. Teknik pengumpulan data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi. Selain itu teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Keberadaan Pondok Pesantren
Terpadu Al - Kamal telah memiliki peran dalam meningkatkan ekonomi
masyarakat yang sebelum adanya pondok pesantren masyarakat banyak yang
belum memiliki pekerjaan tetap, dengan adanya pesantren menjadikan masyarakat
memiliki pekerjaan tetap sehingga dapat menambah pendapatannya. Pondok
Pesantren juga melakukan pemberdayaan masyarakat, dengan menjalankan
beberapa program kerja sama yang semuannya melibatkan masyarakat serta
memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Keberadaan Pondok
Pesantren juga menjadi sumber motivasi bagi masyarakat sekitar untuk
meningkatkan taraf hidup mereka dengan mendirikan usaha sendiri. 2) Ditinjaudari Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren, dapat dilihat
pada pasal 4 pesantren memiliki fungsi sebagai pemberdayaan masyarakat,
maksudnya pesantren menyelenggarakan fungsi pemberdayaan masyarakat yang
berorientasi pada peningkatan kesejahteraan Pesantren dan masyarakat. Pondok
Pesantren Terpadu Al – kamal juga memberikan edukasi dan pelatihan mengenai
pengelolaan program kerja sama, serta memberikan sarana dan prasarana kepada
masyarakat. 3) Menurut Hukum Ekonomi Islam Pondok Pesantren Terpadu Al
Kamal dalam memberdayakan masyarakat telah menerapkan prinsip hukum
ekonomi islam yaitu keadilan, serta melakukan upaya membangun kerjasama
ekonomi dengan masyarakat sekitar dengan menyewakan lahan tempat berjualan,
dalam prinsip hukum islam disebut Ijarah. Para pelaku usaha di sekitar Pondok
Pesantren juga telah menerapkan prinsip hukum ekonomi islam yaitu keadilan,
pertanggungjawaban (al- Mas’uliyah) serta kejujuran dan kebenaran
Metodika otkrivanja i dokazivanja krivičnog dela pranja novca
The paper focuses on detecting, investigating and proving the criminal offence of money laundering. The author also points on the use of special methods in investigating and proving criminal offence of money laundering. In conclusion the author gives guidelines for fighting money laundering on domestic level.U radu se iznose sadržaji koji se odnose na segment suzbijanja pranja novca kao krivičnog dela u okviru mera za suprotstavljanje pranju novca, odnosno mere i metode koji se primenjuju u otkrivanju, razjašnjavanju i dokazivanju krivičnog dela pranja novca, sa posebnim osvrtom na primenu specijalnih istražnih tehnika. Takođe, u zaključku rada date su osnovne smernice za efikasnije suzbijanje pranja novca u nacionalnim okvirima
POJAM MEĐUNARODNOG KRIVIČNOG DELA I NJEGOVA EVOLUCIJA
The concept of international crime evolved in the course of history. The debate about its notion and its key features divided scholars and other professionals. The first part of this paper deals with its historical development, while the second part is focused on the examination of the general notion of international crime and its key features. The third part of the article is devoted to the analysis of the notion of international crimes in the sense of the Rome Statute explaining its main characteristics, as well as main features of four international crimes covered by the Rome Statute. Finally, the author in the concluding part of the paper sums up the identified problems and ofers the solutions for their improvement.Rasprave o pojmu međunarodnog krivičnog dela su još uvek aktuelne. Njegova evolucija, kao i evolucija pojedinih oblika međunarodnih krivičnih dela i dalje je prisutna i praćena brojnim polemikama. Autor u prvom delu rada sažeto predstavlja istorijski razvoj međunarodnih krivičnih dela, dok se nakon toga, u drugom delu, posvećuje istraživanju koncepta međunarodnog krivičnog dela i njegovih ključnih karakteristika. U trećem delu rada, autor proučava koncept međunarodnog krivičnog dela na način na koji je postavljen u Rimskom statutu, kao i ključne karakteristike četiri međunarodna krivična dela koja su sadržana u Rimskom statutu. U završnom delu, autor ukazuje na probleme i nastoji da pruži predloge za njihova unapređenja
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA GIZI DI SMP NEGERI 30 MEDAN
Masa remaja merupakan masa di mana tubuh mengalami perubahan yang signifikan. Perubahan ini dapat dilihat dari perubahan fisiologis dan psikologis yang cepat serta stabilitas perkembangan tubuh. Peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa dikenal sebagai usia remaja, yang mana melibatkan perubahan signifikan dalam hal fisik dan hormonal. Remaja putri mempunyai risiko terkena anemia dua kali lebih tinggi dibandingkan laki-laki, hal ini disebabkan adanya pendarahan atau menstruasi bulanan yang terjadi pada wanita. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran membuat remaja putri rentan mengalami anemia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 30 Medan pada bulan November 2023, dengan populasi seluruh remaja putri di SMP Negeri 30 Medan dengan 131 responden sebagai sampel, dan menggunakan teknik pengambilan sampel metode total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai anemia gizi dan dianalisis secara univariat. Pada penelitian ini didapatkan distribusi frekuensi usia pada responden yang mendominasi yakni usia 14 tahun sebanyak 74 responden (56,5%). Dan distribusi frekuensi tingkat kategori pengetahuan responden yang mendominasi yakni kategori pengetahuan baik sebanyak 91 responden (69,5%). Simpulan: Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan pada remaja putri di SMP Negeri 30 Medan mayoritas baik yakni sebanyak 91 responden (69,5%). Selain itu, tingkat pengetahuan juga mempengaruhi kejadian anemia pada remaja putri, selain faktor pengetahuan, anemia juga dapat di pengaruhi oleh faktor usia remaja putri yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan
- …
