562 research outputs found
Pelajar UPM, Syafiq Ridwan terima Insentif Kecemerlangan KPT
KUALA LUMPUR, 14 Feb– Atlit tenpin boling negara, Mohd Syafiq Ridhwan Abdul Malik dari Universiti Putra Malaysia (UPM), menerima Anugerah Insentif Kecemerlangan Sukan Kementerian Pengajian Tinggi (KPT) daripada Menteri Pengajian Tinggi, Dato’ Seri Mohamed Khaled Nordin pada Majlis Anugerah Kecemerlangan KPT 2012.
Anugerah itu mengiktiraf pencapainnya yang menjuarai Piala Dunia AMF di Poland Disember lalu dan Terbuka Taiwan pada November 2012
Peran Habib Jamal dalam menumbuhkan jiwa Islami komunitas Aremania melalui majelis ar Ridwan (2009-2018)
Skripsi ini mengkaji tentang Peran Habib Jamal dalam Menumbuhkan Jiwa Islami Komunitas Aremania melalui Majelis Ar Ridwan. Adapun masalah yang akan dibahas pada skripsi ini sebagai berikut: 1). Bagaimana Biografi Habib Jamal? 2). Bagaimana Sejarah dan Perkembangan Majelis Ar Ridwan (2009-2018)? 3). Bagaimana usaha Habib Jamal dalam Menumbuhkan Jiwa Islami Komunitas Aremania? Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode sejarah. Metode ini menggunakan empat tahap penelitian yaitu, Heuristik (Pengumpulan sumber), Verifikasi (Kritik Sumber), Interpretasi (Penafsiran Sumber), dan Historiografi (Penulisan Sejarah). Penelitian ini menggunakan pendekatan historis. Dengan pendekatan historis maka penulis bisa menjelaskan latar belakang sejarah kehidupan Habib Achmad Jamal bin Thoha Ba’agil dan peranan nya dalam menumbuhkan jiwa Islami komunitas Aremania melalui Majelis Ar Ridwan.. Adapun teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori peranan dan teori kepemimpinan. Dengan kedua teori ini penulis berharap akan dapat menjelaskan bahwa Habib Jamal memiliki fungsi dan peran yang dominan dalam menumbuhkan jiwa Islami komunitas Aremania. Dari penelitian yang dilakukan, dapat penulis simpulkan bahwa: 1) Habib Jamal merupakan pendiri Majelis Ar Ridwan. Habib Jamal lahir di Malang pada Senin 17 Februari 1977. 2) Majelis Ar Ridwan berdiri pada 2009 yang bertempat di masjid Al Huda Malang. Berawal ketika 2009 ketika Habib Jamal dan Habib Abdul Qadir berjumpa kembali saat berkunjung kembali di Darul Mushtofa pimpinan Habib Umar bin Hafidz Tarim Hadramaut, Yaman. Pada pertengahan 2010 jamaah dari hampir memenuhi ruangan masjid. Sehingga jamaah meminta agar majelis tersebut diadakan keliling di wilayah sekitar Malang Raya. Majelis Ar Ridwan menjadi wadah masyarakat muslim bersholawat dan menuntut ilmu dalam rangkaian safari Maulid. 3) Adapun strategi pembinaan yang dilakukan oleh Habib Jamal dalam menumbuhkan jiwa islami komunitas Aremania bisa diklasifikasikan menjadi tiga macam. Pertama, melalui dakwah atau ceramah agama. Kedua, melakukan pengkaderan kepada komunitas aremania. Ketiga, melakukan dialog dengan anggota dan tokoh-tokoh Aremania
Peran Habib Jamal dalam menumbuhkan jiwa Islami komunitas Aremania melalui majelis ar Ridwan (2009-2018)
Skripsi ini mengkaji tentang Peran Habib Jamal dalam Menumbuhkan Jiwa Islami Komunitas Aremania melalui Majelis Ar Ridwan. Adapun masalah yang akan dibahas pada skripsi ini sebagai berikut: 1). Bagaimana Biografi Habib Jamal? 2). Bagaimana Sejarah dan Perkembangan Majelis Ar Ridwan (2009-2018)? 3). Bagaimana usaha Habib Jamal dalam Menumbuhkan Jiwa Islami Komunitas Aremania? Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode sejarah. Metode ini menggunakan empat tahap penelitian yaitu, Heuristik (Pengumpulan sumber), Verifikasi (Kritik Sumber), Interpretasi (Penafsiran Sumber), dan Historiografi (Penulisan Sejarah). Penelitian ini menggunakan pendekatan historis. Dengan pendekatan historis maka penulis bisa menjelaskan latar belakang sejarah kehidupan Habib Achmad Jamal bin Thoha Ba’agil dan peranan nya dalam menumbuhkan jiwa Islami komunitas Aremania melalui Majelis Ar Ridwan.. Adapun teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori peranan dan teori kepemimpinan. Dengan kedua teori ini penulis berharap akan dapat menjelaskan bahwa Habib Jamal memiliki fungsi dan peran yang dominan dalam menumbuhkan jiwa Islami komunitas Aremania. Dari penelitian yang dilakukan, dapat penulis simpulkan bahwa: 1) Habib Jamal merupakan pendiri Majelis Ar Ridwan. Habib Jamal lahir di Malang pada Senin 17 Februari 1977. 2) Majelis Ar Ridwan berdiri pada 2009 yang bertempat di masjid Al Huda Malang. Berawal ketika 2009 ketika Habib Jamal dan Habib Abdul Qadir berjumpa kembali saat berkunjung kembali di Darul Mushtofa pimpinan Habib Umar bin Hafidz Tarim Hadramaut, Yaman. Pada pertengahan 2010 jamaah dari hampir memenuhi ruangan masjid. Sehingga jamaah meminta agar majelis tersebut diadakan keliling di wilayah sekitar Malang Raya. Majelis Ar Ridwan menjadi wadah masyarakat muslim bersholawat dan menuntut ilmu dalam rangkaian safari Maulid. 3) Adapun strategi pembinaan yang dilakukan oleh Habib Jamal dalam menumbuhkan jiwa islami komunitas Aremania bisa diklasifikasikan menjadi tiga macam. Pertama, melalui dakwah atau ceramah agama. Kedua, melakukan pengkaderan kepada komunitas aremania. Ketiga, melakukan dialog dengan anggota dan tokoh-tokoh Aremania
PENGARUHMODELPEMBELAJARANPROBLEM BASED LEARNING (PBL)DENGAN MELAKUKAN FIELDTRIPDAN MODEL PEMBELAJARANSNOWBALL THROWING TERHADAP KEMAMPUAN GENERALISASI MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI1 SUMBEREJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL)DENGAN MELAKUKAN FIELDTRIP DAN MODELPEMBELAJARANSNOWBALL THROWING TERHADAP KEMAMPUAN GENERALISASI MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 1 SUMBEREJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017
Oleh Ridwan Kanigia C. Putra
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan generalisasi matematis peserta didik kelas VIISMP Negeri 1 Sumberejo yang disebabkan rendahnya kemampuan peserta didik dalam mengidentifikasi, menguranikan, memformulasikan, dan menerapkan sebuah aturan/pola.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan generalisasi matematis peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)dengan melakukan Fieldtripdengan peserta didik yang menggunakan model pembelajaranSnowball Throwing maupun peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yang dilakukan oleh peneliti pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Sumberejo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Quasy Eksperiment dengan desain posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Sumberejo tahun ajaran 2016/2017,teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling dimana kelas VII A sebagai kelas eksperimen 1 dengan pembelajaran Problem Based Learning (PBL)dengan melakukan Fieldtrip, kelas VII B sebagai kelas eksperimen 2 dengan pembelajaran Snowball Throwingdan kelas VII C sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil perhitungan setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan uji ANAVAdidapa
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIK SQUAT JUMP TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI PADA ATLET BOLA VOLI CLUB PUTRA KUNTO DARUSALAM
Penelitian ini berawal dari pengamatan peneliti di lapangan yang melihat kemampuan Power Otot Tungkai pada Atlet Bola Voli Club Putra Kunto Darussalam masih rendah. Terlihat pada saat atlet melakukan latihan di lapangan serta semakin menurunnya prestasi tim pada saat ini. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Latihan Plyometrik Squat Jump sebagai variabel bebas (X) terhadap Power Otot Tungkai (Y). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah Atlet Bola Voli Club Putra Kunto Darussalam yang berjumlah 20. Sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, sehingga jumlah sampel terdiri dari 12 orang yang berumur 15-20 tahun. Desain penelitian menggunakan Pre-test dan Post-test dengan menggunakan Instrumen tes Vertical Jump. Analisis data dan pengujian hipotesis penelitian menggunakan teknik analisis Uji t (t-tes) independen dengan taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Latihan Squat Jump berpengaruh terhadap Power Otot Tungkai dengan skor rata-rata 49 pada Pre-test meningkat sebesar 16 atau 32% menjadi 64 pada Post-test. Dengan hasil statistik menunjukkan bahwa (thitung 68,73 > ttabel 1,796). Kesimpulan dari penelitian ini Latihan Metode Plyometrik Squat Jump berpengaruh terhadap Power Otot Tungkai pada Atlet Bola Voli Club Putra Kunto Darussalam
PERAN HAIATUT THULLAB WA THALIBAT (HTT) PERIODE 2018/2019 DALAM PEMBENTUKAN KEDISIPLINAN DIRI PADA SISWA KELAS X PUTRA MADRASAH ALIYAH SUNAN PANDANARAN SLEMAN YOGYAKARTA
Ridwan dwi utomo, Peran Haiatut Thullab Wa Thalibat (HTT) Periode
2018/2019 Dalam Pembentukan Kedisiplinan Diri Pada Siswa Kelas X Putra
Madrasah Aliyah Sunan Pandanaran Sleman Yogyakarta. Program Studi
Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Alma Ata
Yogyakarta 2019
Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah masih banyak sekali
siswa yang tidak peduli dengan kedisiplinan di sekolah, disiplin sangat penting
bagi kehidupan dan perilaku siswa. Kedisiplinan dalam dunia pendidikan adalah
salah satu sikap yang sangat penting untuk mencapai suatu pola ketertiban agar
terciptanya suasana yang nyaman.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan pengaruh peran
Haiatut Thullab Wa Thalibat (HTT) Periode 2018/2019 dalam pembentukan
kedisiplinan diri pada siswa kelas X Putra Madrasah Aliyah Sunan Pandanaran
Sleman Yogyakarta tentang pentingnya kedisiplinan diri.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan strategi
penelitian cross sectional, peneliti menggunakan beberapa teknik dan instrumen
pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi.
Subyek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ketua Haiatut
Thullab Wa Thalibat (HTT) dan pembina Haiatut Thullab Wa Thalibat (HTT).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran anggota Haiatut Thullab
Wa Thalibat (HTT) dalam pembentukan kedisiplinan siswa kelas X Madrasah
Aliyah Sunan Pandanaran sebagai wadah, motivasi dan preventif
PEMBELAJARAN MUSIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK KELAS XI
ABSTRAK
Ridwan Setia Putra, 2021. Pembelajaran Musik dengan Menggunakan
Model Pembelajaran Project Based Learning Untuk Kelas XI. Skripsi. Program
Pendidikan Musik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta.
Tujuan Penelitian ini yaitu untuk membuat rancangan pembelajaran
musik dengan menggunakan model pembelajaran project based learning.
Metodologi Penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode
kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di rumah yang
beralamat di Jalan Pelabuhan II Km 12 Desa Kertaraharja Rt 02 Rw 02
Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi. Teknik pengumpulan data yang
digunakan pada penelitian ini yaitu studi Pustaka. Teknik analisis data yang
digunakan pada penelitian ini melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan
verification.
Hasil penelitian, peneliti membuat RPP untuk 7 (tujuh) kali pertemuan,
setiap pertemuan berdurasi 90 menit (2 jam pelajaran x 45 menit). Dalam RPP
yang peneliti susun memuat 3 (tiga) langkah kegiatan pembelajaran diantaranya
yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Tahapan-tahapan
atau syntac yang terdapat pada model pembelajaran Project based Learning yaitu
terdiri dari persiapan, pelasanaan dan evaluasi proyek.
Keunggulan dari Model Pembelajaran Project Based Learning
diantaranya yaitu melatih kemampuan konseptual peserta didik untuk
memecahkan permasalahan yang diberikan, mengeksplorasi bakat dan minat
peserta didik baik itu keterampilan dalam berkesenian maupun kemampuan
berkomunikasi dengan lingkungan sekitar, peserta didik didorong agar dapat lebih
aktif dalam kegiatan pembelajaran dan memberikan pengalaman kepada peseta
didik dalam mengorganisir pembuatan proyek.
Dengan adanya rancangan rencana pelaksanaan pembelajaraan musik
dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning untuk kelas XI
ini dapat dijadikan sebagai acuan oleh para guru agar menambah pengetahuan
mengenai implementasi model pembelajaran dalam mata pelajaran senibudaya
khususnya materi seni musik.
Kata Kunci : Pembelajaran, Musik, Model Pembelajaran, Project Based Learning
ABSTRACT
Ridwan Setia Putra, 2021. Learning Music Using Project Based
Learning Model for Class XI. Essay. Program Music Education, Faculty of
Language and Arts, Jakarta State University.
The purpose of this research is to make a learning design music using a
projectbased learning model.
The research methodology used in this research is the method qualitative
with a descriptive approach. This research was conducted in a house having its
address at Jalan
Pelabuhan II Km 12, Kertaraharja Village Rt 02 Rw 02 Kecamatan Cikembar
Sukabumi Regency. The data technique used in This research is literature study.
Data analysis techniques used in research through the stages of data reduction,
data presentation and levers.
The results of the study, the researcher made RPP for 7 (seven)
meetings, each meeting is 90 minutes long (2 hours of lessons x 45 minutes). In
the RPP stacking researchers contain 3 (three) learning steps including:
preliminary activities, core activities and closing activities. Stages or The syntac
contained in the Project based Learning model consists of from project
preparation, implementation and evaluation.
The advantages of the Project Based Learning Model include namely
students students to solve the problems given, exploration, talents and interests of
students both it's a skill in the arts or the ability to communicate surrounding
environment, support students in order to be more active in activities Learning and
providing experience to students inside organize project creation.
With the draft plan for the implementation of music learning by using the
Project Based Learning model for class XI This can be used as a reference by
teachers to increase knowledge regarding the implementation of learning models
in arts and culture subjects especially music art material.
Keywords: Learning, Music, Learning Model, Project Based Learnin
PENGARUH KEGIATAN MUHADHARAH TERHADAP RASA PERCAYA DIRI SANTRI PUTRA DI PONDOK PESANTREN ABU DZARRIN AL-RIDLWAN KENDAL DANDER BOJONEGORO
Kegiatan Muhadharah yang mudah difahami adalah sebuah proses kegiatan pidato atau ceramah yang ditekankan pada skill santri (da’i). dalam hal ini guna menumbuhkan rasa percaya diri terhadap santri, sehingga dengan adanya rasa percaya diri yang tinggi bisa bermanfa’at dikehidupan sehari-hari. yang nantinya bisa digunakan untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitar terutama dalam menyiarkan agama islam. Berpijak dari uraian diatas permasalahan penelitian ini adalah (1) Bagaimana kegiatan Muhadharah di Pondok Pesantren Putra Al-Ridwan Kendal Dander Bojonegoro ?. (2) Bagaimana rasa percaya diri santri putri di Pondok Pesantren Abu Dzarrin Al-Ridlwan Kendal Dander Bojonegoro ?. (3) Adakah pengaruh kegiatan Muhadharah terhadap rasa percaya diri santri putra di Pondok Pesantren Abu Dzarrin Al-Ridlwan Kendal Dander Bojonegoro. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) yang menggunakan metode kuantitatif. Dengan jumlah populasi 102 santri dan diambil 26 santri sebagai sampel dengan metode stratified random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket, observasi, wawancara dan dokumentasi dari kegiatan Muhadharah terhadap rasa percaya diri santri. Serta metode analisis data yaitu metode statistik yang menganalisis rumus product moment. Setelah di analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Kegiatan Muhadharah di Pondok Pesantren Abu Dzarrin Al-Ridwan Kendal Dander Bojonegoro tergolong “cukup baik” dengan menggunakan pembiasaan kegiatan pidato, model peran, dukungan dan imbalan sehingga membentuk rasa percaya diri santri. (2) Rasa percaya diri santri putra di Pondok Pesantren Abu Dzarrin Al-Ridwan Kendal Dander Bojonegoro tergolong cukup baik. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis data yang menyatakan bahwa semakin sering peserta didik mengikuti kegiatan Muhadharah maka terbentuk rasa percaya dirinya (3). Tentang pengaruh kegiatan Muhadharah terhadap rasa percaya diri santri putra di Pondok Pesantren Abu Dzarrin Al-Ridwan Kendal Dander Bojo
FIGUR RIDWAN KAMIL DALAM EKSPRESI GARIS DAN WARNA
Ridwan Kamil merupakan sosok pemimpin baru dewasa ini, beliau adalah Walikota
Bandung periode 2013-2018. Pemimpin dengan karakter yang ramah, kreatif, dan
berprestasi. Banyak perubahan yang telah dibawanya selama menjadi pemimpin di
kota Bandung, terutama pembangungan di bidang infrastuktur. Hal ini didasari dari
pendidikan dan pekerjaan sebelum menjadi walikota, yaitu sebagai seorang arsitek.
Sebagai bentuk apresiasi penulis terhadap kontribusi dan kinerjanya sebagai walikota
Bandung, muncul sebuah gagasan untuk mengapresiasi figur Ridwan Kamil dalam
sebuah karya seni lukis. Pada karya seni lukis yang dibuat akan menitikberatkan pada
kepribadian dan keseharian Ridwan Kamil yang menjadi hal yang melekat dalam
pikiran masyarakat sebagai konsep dalam lukisan yang mengambil aliran
ekspresionisme. Dalam lukisan dengan teknik ekspresionisme ini, penulis
menonjolkan potret ekspresi, garis, dan warna-warna yang mewakili sosok Ridwan
Kamil dalam kesehariannya sebagai pemimpin di pemerintahan dan pemimpin di
keluarga dan masyarakat terdekatnya. Lukisan yang dibuat oleh penulis mengadaptasi
karya-karya seni lukis ekspresionisme yang sebelumnya telah dibuat oleh seniman
besar seperti Affandi dan Voka. Dalam proses penciptaan karya seni lukis ini,
beberapa tahapan yang dilakukan setelah penemuan ide adalah melakukan
kontemplasi dan stimulasi agar karya yang dibuat sesuai dengan apa yang diharapkan.
Terdapat 6 buah karya dengan beberapa tema yang mewakili figur Ridwan Kamil dan
peristiwa yang telah dilaluinya, seperti karya yang berjudul “Loyalitas Tanpa Batas”
yang mengingatkan kita pada nadzar Ridwan Kamil yang akan mencukur pendek
rambutnya jika Persib juara Liga Super Indonesia 2014 atau karya dengan judul
“Sosok Pemimpin Baru” yang secara visual digambarkan dengan figur Ridwan Kamil
yang menggunakan seragam walikota. Adapun harapan dari hasil karya yang telah
dibuat oleh penulis di kemudian hari adalah adanya penyempurnaan dalam riset
terhadap tokoh dengan menambah sumber buku-buku autobiografi tokoh itu sendiri
dan melakukan wawancara langsung dengan tokoh yang bersangkutan sehingga
otentitas materi yang dirumuskan bersumber dari sumber yang terpercaya. Deformasi
bentuk dari figur menjadi bentuk yang abstrak dan penambahan elemen estetis seperti
kain, serbuk pasir, dan bahan daur ulang bisa membuat karya menjadi memiliki kesan
yang inovatif dan variatif dibandingkan karya lukis biasa yang cenderung
menggunakan bahan konvensional seperti kanvas, kuas dan cat akrilik.;--Ridwan Kamil is a new leader today, he is Mayor of Bandung period 2013-2018.
Leaders with a friendly, creative and accomplished character. Many changes that
have been brought during the leadership in the city of Bandung, especially
development in the field of infrastructure. It is based on education and work before
becoming mayor, he is an architect. As a form of appreciation of the author of his
contribution and performance as mayor of Bandung, came an idea to appreciate the
figure Ridwan Kamil in a work of painting. In the work of painting is made will focus
on the personality and daily Ridwan Kamil which became inherent in the minds of
society as a concept in painting that takes the flow of expressionism. In this painting
with this expressionism technique, the authors highlight the portraits of expressions,
lines, and colors that represent the figure of Ridwan Kamil in his daily life as a leader
in government and leaders in his immediate family and community. The paintings
created by the author are also adapted from works of expressionism paintings that had
previously been made by great artists such as Affandi and Voka. In the process of
creating this painting, several stages done after the discovery of the idea is to do
contemplation and stimulation for the work made in accordance with what is
expected. There are 6 artworks with several themes representing the figure of Ridwan
Kamil and the events he has passed, such as the work entitled "Unlimited Loyalty"
which reminds us of the promise of Ridwan Kamil who will shave her hair short if
Persib Indonesian Super League champion 2014 or work with title "The New Leader"
is visually depicted with the figure of Ridwan Kamil who uses the mayor's uniform.
the hope of the work that has been made by the author in the future is the refinement
in research on the character by adding the source autobiographical books of the
character itself and conduct direct interviews with the figures concerned so that the
authenticity of the material formulated sourced from reliable sources. The
deformation of shapes from figures into abstract shapes and the addition of aesthetic
elements such as fabrics, sand dust, and recycled materials can make the work of
having an innovative and varied impression compared to ordinary paintings that tend
to use conventional materials such as canvas, brushes and acrylic paint
EFEKTIFITAS FECEBOOK DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN DIMSUM PUTRA SEBAGAI PRODUK UKM DI KECAMATAN DELITUA KABUPATEN DELI SERDAN
Salah satu kemajuan teknologi saat ini yakni Facebook, banyaknya media-media sosial yang berkembang dari hari ke hari membuat facebook terus mengupgrade fitur-fitur baru yang dimana fitur-fitur tersebut lebih memfokuskan untuk membantu para pelaku usaha dalam mempromosikan produk produk secara praktis. UKM Dimsum Putra merupakan usaha dimsum yang cukup sukses karena mempunyai cukup banyak resseler di beberapa kota khususnya di Sumatera dan memiliki 8 karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas facebook dalam meningkatkan penjualan dimsum putra sebagai produk UKM di Kecamatan Delitua Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mendeskripsikan dan menggambarkan efektivitas facebook dalam meningkatkan penjualan Dimsum Putra sebagai produk UKM. Penentuan lokasi peneltian yaitu Dimsum Putra di Kecamatan Delitua Kabupaten Deli serdang. Waktu penelitian dilakukan selama 4 bulan yaitu bulan. Infroman dalam penelitian ini adalah pemilik Dimsum Putra. Dan teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti ternyata promosi yang dilakukan facebook dalam meningkatkan penjualan produk Dimsum Putra belum sepenuhnya efektiv, hanya sampai sebatas penasaran namun belum sampai melakukan pembelian atau tindakan. Dari beberapa pesan yang masuk melalui masseger atau whatsapp calon konsumen hanya menanyakan ketersedian produk dan harga produk. Calon konsumen hanya sekedar ingin tahun harga dan setelah di respon mereka tidak mendapatkan respon kembali
- …
