43 research outputs found
PENERAPAN BAURAN PROMOSI PADA ANGGREK SOUVENIR
Judul laporan akhir ini adalah Penerapan Bauran Promosi Pada Anggrek Souvenir. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis penerapan bauran promosi yang diterapkan oleh Anggrek Souvenir dan untuk mengetahui sejauh mana efektifitas bauran promosi yang diterapkan oleh Anggrek Souvenir. Data pendukung yang penulis peroleh berasal dari observasi dan wawancara langsung dengan pemilik Anggrek Souvenir. Metode analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa bauran promosi yang diterapkan oleh Anggrek Souvenir yaitu periklanan, penjualan personal, promosi penjualan, dan informasi dari mulut ke mulut. Namun, kegiatan promosi tersebut belum mampu mencapai target penjualan. Penulis menyarankan agar Anggrek Souvenir melakukan penjualan personal dengan menggunakan bantuan wiraniaga agar aktivitas penjualan efektif dan dapat menambah kegiatan periklanan seperti di surat kabar
Perbandingan Teknik Klasifikasi Teks dalam Deteksi Berita Palsu di Era Informasi Digital
Perbandingan teknik klasifikasi teks dalam mendeteksi berita palsu di era informasi digital telah dibahas
dalam penelitian ini, dengan fokus pada penerapan metode Deep Learning, khususnya Convolutional
Neural Networks (CNN) dan Recurrent Neural Networks (RNN). (Purwitasari, 2020) Penyebaran berita
palsu yang semakin meningkat melalui platform digital menekankan pentingnya pengembangan metode
yang efektif untuk mengidentifikasi informasi yang tidak akurat. Dalam studi ini, pengumpulan dataset
berita dari berbagai sumber dilakukan, dan kedua model diterapkan untuk analisis klasifikasi teks. Kinerja
model kemudian diukur berdasarkan akurasi, presisi, recall, dan F1-score. (Prasetyo, 2019) Hasil penelitian
menunjukkan bahwa meskipun keduanya memiliki keunggulan tersendiri, hasil yang lebih baik dalam hal
kecepatan pemrosesan dan akurasi klasifikasi ditemukan pada CNN dibandingkan dengan RNN. Temuan
ini memberikan wawasan yang penting bagi pengembangan sistem deteksi berita palsu yang lebih efisien
dan efektif di era digital. (Nor Anisa, 2023)
Kata kunci: Perbandingan teknik klasifikasi teks, berita palsu, Deep Learning, Convolutional Neural
Networks (CNN), Recurrent Neural Networks (RNN), akurasi, presisi, recall, F1-score
UPAYA PEMBERANTASAN PERDAGANGAN HEWAN ILEGAL DI INDONESIA MELALUI KERANGKA ASEAN WILDLIFE ENFORCEMENT NETWORK (ASEAN-WEN)
2016Skripsi yang berjudul ???Upaya Pemberantasan Perdagangan Hewan Ilegal di \ud
Indonesia melalui kerangka ASEAN-WEN??? yang di susun oleh Dimas Aditya W\ud
(E13112107) di bawah bimbingan Drs, H. Husain Abdullah, M.Si sebagai\ud
pembimbing 1dan Muhammad Nasir Badu, P.hD sebagai pembimbing 2, Fakultas\ud
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Hasanuddin.\ud
\ud
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana program dan\ud
kegiatan ASEAN-WEN dalam memberantas perdagangan hewan ilegal di\ud
regional ASEAN, dan khususnya Indonesia, kerena Indonesia merupakan negara\ud
yang kaya akan sumberdaya hayatinya. Adapun untuk mencapai tujuan tersebut\ud
maka penulis menggunakan tipe penelitian kualitatif, dengan metode\ud
pengumpulan data melalui wawancara, library research, dan observasi,\ud
sedangkan untuk menganalisis data penulis menggunakan teknik analisis\ud
deskriptif.\ud
\ud
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dan kegiatan yang dibentuk\ud
ASEAN-WEN dalam memberantas perdagangan hewan ilegal, telah memberikan\ud
dampak terhadap upaya pemberantasan perdagangan hewan ilegal di Indonesia.\ud
Hal ini ditunjukan dengan adanya penurunan jumlah kasus perdagangan hewan\ud
ilegal, peningkatan penyelesaian kasus sampai ke tahap P21 (Pemberitahuan\ud
bahwa hasil penyidikan sudah lengkap), sidang dan pemberian vonis, menambah\ud
pengetahuan bagi aparat penegak hukum dan petugas lapangan, menambah\ud
pengetahuan bagi masyarakat, penangkapan pelaku perdagangan hewan ilegal di\ud
regional ASEAN, pengembalian populasi orangutan, dan menambah populasi\ud
kakatua Indonesia \ud
Thesis entitled ??? efforts to combat ilegal trade in Indonesia through the\ud
framework ASEAN-WEN??? compiled by Dimas Aditya W (E13112107) under the\ud
guidance of Drs, H. Husain Abdullah, M.Si as first counselor and Muhammad\ud
Nasir Badu, Ph.D as second counselor, Faculty of Social and Political Sciences.\ud
Hasanuddin University \ud
The purpose of this research is to know and understand the extent to which\ud
programs and activities ASEAN-WEN in combating the ilegal wildlife trade in\ud
the ASEAN region and specially Indonesia, because Indonesia is a country rich in\ud
biological resources. While to achieve these objectives, the author use qualitative\ud
research method, method of collecting data through interviews, library research\ud
and observation. As well as the author use the method of descriptive analysis\ud
system. \ud
Results of the study showed this programs and activities ASEAN-WEN to\ud
combating the illegal wildlife trade. ASEAN-WEN has impact on efforts to\ud
combat the illegal wildlife trade in Indonesia. This is indicated by a decrease in\ud
the number of chases of illegal animal trade, the increase in resolution of cases to\ud
the trial stage and giving a verdict P21, increase knowledge of law enforcement\ud
officers and field officers, increase knowledge for the community, arrest\ud
perpetrators of the illegal wildlife trade in ASEAN region, the return of orangutan\ud
population, and the addition of cockatoo Indonesia
Regional Economic Growth Drivers in Java: Poverty, Human Development, and Labor
Purpose: This study aims to analyze the influence of the Poverty Gap Index (PGI), Human Development Index (HDI), and Labor Force Participation Rate (LFPR) on the growth of Gross Regional Domestic Product (GRDP) in six provinces on Java Island from 2012-2024. The study also examines the simultaneous effect of these three independent variables on GRDP growth.
Design/methodology/approach: A quantitative approach was employed using panel data regression analysis. The sample consists of six provinces in Java Island over the period 2012 to 2024, with data processing conducted using Stata 17. Model selection involved the Chow Test and Lagrange Multiplier Test. Classical assumption tests included normality, multicollinearity, heteroskedasticity, and autocorrelation.
Findings: The results indicate that the Poverty Gap Index has a significant negative effect on GRDP growth. The Human Development Index has no significant effect on GRDP growth. While the Labor Force Participation Rate has a significant positive effect on GRDP growth. Simultaneously, the three independent variables were found to have a statistically significant joint effect on GRDP growth in Java.
Research limitations/implications: This study is limited by its inclusion of only three independent variables and less detailed supporting literature for the Poverty Gap Index. This suggests that the model's explanatory power is limited, and GRDP variations are largely influenced by factors outside the model.
Practical implications: These findings highlight the importance of policies that not only reduce the number of poor but also the depth of poverty through more targeted social assistance. Improving the quality of education and health is crucial for enhancing labor productivity. Furthermore, the creation of productive employment opportunities should be encouraged to optimize labor force participation.
Originality/value: This research provides empirical contributions to understanding the relationship between the Poverty Gap Index, Human Development Index, and Labor Force Participation Rate on GRDP growth in Java Island from 2012-2024, addressing previous research limitations. The use of the Poverty Gap Index offers a more sensitive measure of poverty's economic burden on marginalized groups
Perencanaan Jembatan Lemah Ireng 1 Jalan Tol Semarang - Solo
Jembatan Lemah Ireng 1 terletak pada ruas Jalan Tol Semarang – Solo Tahap I Ruas Ungaran – Bawen Paket V Tinalun – Lemah Ireng.Jembatan ini direncanakan menggunakan konstruksi beton prategang box girder. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah balance cantilever dengan box girder cor ditempat (cast in place). Alat yang digunakan dalam pekerjaan box girder adalah traveller.Panjang total jembatan ini sebesar 879 m, yang terbagi menjadi 8 bentang. Jembatan ini memiliki dua buah abutment dan tujuh buah pilar.
Pada tahap awal perencanaan dilakukan pradimensi pada struktur atas. Dimensi box girder pada jembatan ini berbeda-beda ditiap segmennya dengan bentuk menyerupai parabola. Tahap berikutnya melakukan analisis beban yang terjadi, meliputi berat sendiri, beban mati tambahan, beban lalu lintas, beban angin, dan beban gempa. Dari hasil analisis tersebut selanjutnya dilakukan analisis struktur dengan bantuan program SAP2000 dengan keluaran hasil gaya aksial, momen, gaya geser, dan torsi. Dari keluaran tersebut dapat dilakukan perhitungan kehilangan gaya prategang, kebutuhan tendon, dan penulangan box girder.
Perencanaan struktur bawah direncanakan dengan langkah awal melakukanpradimensi pilar dan dihitung kekuatannya dengan cara biaxial bending metode bresler. Hasil dari perhitungan tersebut didapat rasio tulangan pilar sebesar 1%. Tahap selanjutnya dilakukan perhitungan abutment dengan langkah awal melakukan pradimensi dan dihitung kekuatan dan kebutuhan tulangannya.Tahap akhir pada perencanaan jembatan iniadalah perhitungan pondasi pada pilar dan abutment dengan menggunakan bore pile. Perhitungan pondasi bore pile menggunakan metode broms untuk menghitung momen yang diterima oleh bore pile. Hasil dari perhitungan tersebut didapat rasio tulangan bore pile untuk abutment sebesar 1% dan untuk pilar sebesar 1,5%.
Kata kunci: Jembatan Lemah Ireng 1,box girder, cast in place,prategang, balance cantilever
Bahasa Indonesia English: English
Purpose: This study aims to analyze the influence of the Poverty Gap Index (PGI), Human Development Index (HDI), and Labor Force Participation Rate (LFPR) on the growth of Gross Regional Domestic Product (GRDP) in six provinces on Java Island from 2012-2024. The study also examines the simultaneous effect of these three independent variables on GRDP growth.
Design/methodology/approach: A quantitative approach was employed using panel data regression analysis. The sample consists of six provinces in Java Island over the period 2012 to 2024, with data processing conducted using Stata 17. Model selection involved the Chow Test and Lagrange Multiplier Test. Classical assumption tests included normality, multicollinearity, heteroskedasticity, and autocorrelation.
Findings: The results indicate that the Poverty Gap Index has a significant negative effect on GRDP growth. The Human Development Index has no significant effect on GRDP growth. While the Labor Force Participation Rate has a significant positive effect on GRDP growth. Simultaneously, the three independent variables were found to have a statistically significant joint effect on GRDP growth in Java.
Research limitations/implications: This study is limited by its inclusion of only three independent variables and less detailed supporting literature for the Poverty Gap Index. This suggests that the model\u27s explanatory power is limited, and GRDP variations are largely influenced by factors outside the model.
Practical implications: These findings highlight the importance of policies that not only reduce the number of poor but also the depth of poverty through more targeted social assistance. Improving the quality of education and health is crucial for enhancing labor productivity. Furthermore, the creation of productive employment opportunities should be encouraged to optimize labor force participation.
Originality/value: This research provides empirical contributions to understanding the relationship between the Poverty Gap Index, Human Development Index, and Labor Force Participation Rate on GRDP growth in Java Island from 2012-2024, addressing previous research limitations. The use of the Poverty Gap Index offers a more sensitive measure of poverty\u27s economic burden on marginalized groups.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Kedalaman Kemiskinan (IKK), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap laju Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di enam provinsi Pulau Jawa selama periode 2012-2024. Penelitian ini juga menguji pengaruh simultan ketiga variabel independen tersebut terhadap laju PDRB.
Desain/metodologi/pendekatan: Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode analisis regresi data panel. Sampel mencakup enam provinsi di Pulau Jawa dari tahun 2012 hingga 2024, diolah menggunakan Stata 17. Proses pemilihan model regresi data panel dilakukan melalui Uji Chow dan Uji Lagrange Multiplier. Uji asumsi klasik mencakup uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi.
Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa IKK berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laju PDRB. IPM tidak berpengaruh signifikan terhadap laju PDRB. Sementara itu, TPAK berpengaruh positif dan signifikan terhadap laju PDRB. Secara simultan, IKK, IPM, dan TPAK terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laju PDRB di Pulau Jawa.
Batasan penelitian/dampak: Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah variabel independen yang hanya tiga dan literatur pendukung IKK yang kurang rinci. Ini mengindikasikan bahwa model memiliki daya jelas yang masih terbatas dan variasi PDRB banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar model.
Implikasi praktis: Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan yang tidak hanya mengurangi jumlah penduduk miskin tetapi juga kedalaman kemiskinan melalui bantuan sosial yang lebih tepat sasaran. Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan penting untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Selain itu, penciptaan lapangan kerja yang produktif perlu didorong untuk mengoptimalkan partisipasi angkatan kerja.
Keaslian/nilai: Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memahami hubungan IKK, IPM, dan TPAK terhadap laju PDRB di Pulau Jawa selama periode 2012-2024, mengisi keterbatasan penelitian terdahulu. Penggunaan Indeks Kedalaman Kemiskinan sebagai indikator kemiskinan memberikan gambaran yang lebih sensitif terhadap beban ekonomi kelompok miskin
Model Edukasi Program Aktivitas Fisik Berbasis Masyarakat dalam Menurunkan Glukosa Darah
Perilaku menetap merupakan faktor risiko terbesar terjadinya Diabetes Mellitus (DM) atau komplikasinya. Salah satu penyebab perilaku menetap adalah kurangnya pengetahuan tantang pentingnya aktivitas fisik dalam mengendalikan glukosa darah untuk mencegah terjadinya DM. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengenalkan pentingnya aktivitas fisik menggunakan model edukasi berbasis pemberdayaan masyarakat untuk mengendalikan glukosa darah, terutama pada pasien DM. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 50 peserta, yang terdiri dari 29 masyarakat tidak terdiagnosis DM dan 21 masyarakat terdiagnosis DM. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa metode edukasia yang dilanjutkan dengan praktik aktivitas fisik dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya aktivitas fisik dalam menurunkan glukosa darah. Edukasi kesehatan dilakukan pada masyarakat yang menderita DM maupun masyarakat umum. Setelah edukasi kesehatan, dilanjutkan dengan diskusi kelompok dan latihan bersama. Simpulan pengabdian masyarakat ini adalah model edukasi program aktivitas fisik berbasis masyarakat dalam bentuk diskusi kelompok dan praktik langsung aktivitas fisik dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya mengendalikan glukosa darah. Saran, pemerintah dan institusi pendidikan perlu meningkatkan upaya preventif dan promotif untuk meningkatkan perilaku aktivitas fisik dalam upaya mengendalikan DM di wilayah kabupaten Sleman lainnya
Growth predictions of lettuce in hydroponic farm using autoregressive integrated moving average model
Hydroponic farming techniques can grow plants faster when intensive monitoring is carried out. However, sometimes proper monitoring does not occur, which causes some plants not to grow as expected. This research uses a sensor to measure a parameter that affects the growth of the hydroponic plants and uses a camera to take pictures periodically to measure daily growth. The research presented in this article is to build a model and forecasting plant growth in hydroponics farming using a time series approach. This paper demonstrated that the historical data on lettuce growth could be used to predict future plant size. The autoregressive integrated moving average (ARIMA) model was used and analyzed according to the six performance criteria: mean absolute error (MAE), root mean squared error (RMSE), mean absolute percentage error (MAPE), Akaike information criterion (AIC), and Bayesian information criterion (BIC). To find the best model, different autoregressive (p) and moving average (q) parameters were examined. We find that the appropriate statistical model for lettuce growth is ARIMA (2, 2, 1) which has the lowest AIC, BIC, and MAPE with values of 76.67, 79.02, and 0.04, respectively, to forecast the plant size for the next three days
APLIKASI KONTROLER PID DALAM PENGENDALIAN POSISI STAMPING ROD BERBASIS PNEUMATIC MENGGUNAKAN ARDUINO UNO
Pada saat ini perkembangan dunia teknologi sangat pesat, terutama dalam bidang industri. Dalam dunia industri, pemberian stamp kadaluarsa pada kemasan menjadi hal wajib dilakukan oleh produsen. Dengan semakin tingginya permintaan, dibutuhkan sebuah sistem pneumatic untuk stamping rod yang bisa digunakan pada berbagai macam produk dengan ukuran berbeda secara otomatis.Salah satu solusi dari hal tersebut yaitu menggunakan sistem pneumatic yang dikendalikan secara otomatis dengan menggunakan metode kontrol PID. Salah satu keuntungan kontrol PID adalah memiliki respons yang halus dan cepat. Pada skripsi ini digunakan metode hand tunning. Dalam pembuatannya digunakan sistem pneumatic, Arduino Uno dan sensor PING))).Dari hasil pengujian terhadap aplikasi kontroler PID dengan menggunakan metode hand tunning ini didapat Kp = 2, Ki = 0.1 , dan Kd = 0 yang menunjukkan bahwa respons sistem untuk pengendalian posisi stamping rod menghasilkan td (time delay) sebesar 1.41 detik, ts (settling time) sebesar 2.33 detik, Mp (maximum overshoot) sebesar 0% dan Ess (error steady state) sebesar 3%. Hal ini menunjukkan bahwa blok kontroler PID berbasis Arduino Uno dapat mengendalikan posisi silinder dengan baik.Kata kunci : Sensor PING))), Arduino Uno, stamping rod, PID, pneumati
