103 research outputs found

    Striving for Superiority Shown by Aibeleen in the Movie The Help

    Get PDF
    Perjuangan menuju sebuah keunggulan atau yang di sebut Striving for superiority, adalah sebuah teori yang dikemukakan oleh seorang peneliti terkenal bernama Alfred Adler. Teori itu dikemukakan oleh Adler untuk menunjukkan proses perjuangan manusia menuju keberhasilan. The Help adalah film yang menunjukkan sebuah perjuangan dari seorang pembantu bernama Aibeleen Clark untuk memperjuangkan hak asasinya sebagai manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perjuangan menuju sebuah keunggulan yang diperlihatkan Aibeleen dalam film The Help. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Data dari penelitian ini adalah beberapa adegan dalam film The Help yang menggambarkan setiap proses perjuangan Aibeleen dalam mencapai keunggulan atau superioriasnya. Dalam menganalisa data, penulis menganalisa setiap adegan yang muncul dalam film terebut, yang menunjukkan setiap proses dari karakter Aibeleen dalam perjuangannya menuju superioritasnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesemua proses dari teori yang dikemukakan Adler, ditunjukkan dengan jelas oleh karakter Aibeleen dalam film The Help. Terdapat lima poin proses yang dikemukakan oleh Adler, dari sisi inferioritasnya, tujuan akhirnya, perjuangan sebagai sebuah kompensasi, dan sebagai hasilnya menunjukkan perjuangan tersebut menuju kesuksesan individu atau perjuangannya menuju keberhasilan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap individu manusia memiliki tahap perjuangan menuju sebuah keunggulan atau superioritas, yang sudah di contohkan dari film The Help. Analisa yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa karakter Aibeleen dalam film The Help, juga mengalami tahapan proses dalam hidupnya, dimana ia memperjuangkan sebuah tujuan untuk mencapai superioritasnya. Peneliti menyarankan para peneliti lain, menganalisa karakter yang ada dalam film ini dengan menggunakan teori yang berbeda seperti aktualisasi diri yang dikemukakan oleh Maslow

    PEMBUATAN E-LEARNING SMK DIAN KIRANA 1 SRAGEN

    Get PDF
    Hendro Budi Nugroho. 2014. THE MAKING OF E-LEARNING FOR SMK DIAN KIRANA 1 SRAGEN. Diploma III of Informatics Engineering. Mathematics and Natural Science Faculty. Sebelas Maret University of Surakarta. Vocational High School Dian Kirana 1 Sragen is Vocational High School which is currently being initiated into independent schools, it makes learning system independently, but the existing of infrastructure is still limited, for example the course subject delivery system as well as the tasks accumulation are still manual. With the existence of this thesis the author tries to help Vocational High School Dian Kirana 1 Sragen to step ahead in terms of IT to create a tool that allows students and teachers do the course subject delivery and tasks accumulation with online method without having to wait to meet the teacher in school and with this E-learning as a medium to deliver the course subject and tasks accumulation can improve the quality of the school. To realize this goal, E-learning SMK Dian Kirana 1 Sragen is created. The method are data collection, analysis and system design requirements, the application system implementation, testing and Evaluation System Applications (blackbox / whitebox) and the preparation of reports. It can be concluded that SMK Dian Kirana 1 Sragen E-learning has been successfully created and it can deliver the course subject in the form of PDF files and video (MP4) as well as it can perform tasks delivery. Keywords: E-learning, course subject, tas

    Rancang Bangun Aplikasi Penilaian Penerapan Open Data Berdasarkan Framework Open Data Barometer (Studi Kasus: Kategori Data Kesehatan)

    Get PDF
    Penerapan konsep open data yang sesuai dengan prinsip open data merupakan hal penting bagi setiap pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih terbuka, partisipatif, dan inovatif sesuai dengan tujuan Open Government Indonesia. Hal ini juga mendukung kebijakan pemerintah yaitu undang-undang nomor 14 tahun 2008 terkait keterbukaan informasi publik. Namun penerapan dari open data ini belum sepenuhnya dapat dinilai dan dibandingkan untuk mengetahui kesesuaian penerapan open data terhadap standar yang ada. Penilaian dari penerapan open data pada tingkat negara setiap tahunnya telah dilakukan oleh Open Data Barometer. Namun, metodologi yang digunakan dalam melakukan penilaian tersebut melibatkan survei pakar yang ditujukan kepada peneliti dan pemerintah sehingga membutuhkan biaya yang besar dan waktu yang cukup lama untuk menghasilkan penilaian. Padahal jumlah pemerintah daerah di Indonesia lebih banyak daripada negara yang terlibat dalam penilaian Open Data Barometer sehingga lebih banyak biaya dan waktu yang harus dialokasikan untuk mendapatkan hasil penilaian. Penggunaan CKAN yang merupakan sistem manajemen open data sebagai alat dalam mengambil metadata dari dataset pada portal data milik pemerintah daerah merupakan salah satu cara untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam melakukan penilaian penerapan open data. Selain itu, teknologi web-scraper juga dapat digunakan untuk mendapatkan informasi terkait open data milik pemerintah daerah Indonesia yang berasal dari sumber yang lain. Kesehatan yang merupakan kepentingan setiap orang merupakan kategori yang cukup relevan untuk dilakukan penilaian berdasarkan penerapan Open Data oleh pemerintah daerah. Hasil dari penelitian ini merupakan aplikasi berbasis web yang dapat menampilkan hasil penilaian yang dilakukan terhadap open data milik setiap pemerintah daerah di Indonesia. Aplikasi berhasil melakukan penilaian berdasarkan pertanyaan dataset sesuai Open Data Barometer dengan beberapa asumsi yang dibuat. Aplikasi berhasil melakukan kategorisasi menggunakan 17 kata parser yang terbentuk dari proses penghitungan IDF. Berdasarkan nilai yang didapatkan oleh setiap pemerintah daerah di Indonesia, diketahui bahwa 18,6% pemerintah daerah memiliki dataset kategori kesehatan yang diperbarui, 53,6% pemerintah daerah memiliki dataset kategori kesehatan yang tidak diperbarui, dan 27,7% pemerintah daerah tidak memiliki dataset kategori kesehatan. ================================================================================================== Implementation of open data concept in accordance with the open data principles is an important thing for every local government to create a more open, participative, and innovative government in accordance with the goals of Open Government Indonesia. It also supports government policy, namely Act 14 of 2008 about Public Information Disclosure. However, the implementation of this open data has not been fully assessed and benchmarked to know the suitability of open data implementation against existing standards. Assessment of open data implementation at the country level has been done by the Open Data Barometer every year. However, the methodology used in conducting such assessments involves expert surveys directed at researchers and governments. The methodology requires substantial cost and time to produce results, whereas the number of local governments in Indonesia is more than the countries involved in the assessment of Open Data Barometer, more cost and time should be allocated to acquire the assessment results. The use of CKAN which is an open data management system as a tool in taking metadata from dataset at local government data portal is one way to retrieve the information needed in conducting an assessment of open data implementation. In addition, web-scraper technology can also be used to obtain information related to open data belonging to the local government of Indonesia originating from other sources. Health is a category that is relevant enough to be assessed based on the Open Data implementation by the local government. The results of this research are a web-based application that can display the results of open data assessment conducted on every local government in Indonesia. The application successfully performs an assessment based on dataset question according to Open Data Barometer with some assumptions made. The application successfully categorizes the dataset using 17 parser words acquired from the IDF calculation process. Based on the results gained by every local government in Indonesia, it is known that 18.6% of local governments have updated health category datasets, 53.6% of local governments have outdated health category datasets, and 27.7% of local governments have no health category dataset

    Hubungan Self Monitoring Dengan Impulsive Buying Terhadap Produk Fesyen Pada Mahasiswi Rantau

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan antara self monitoring dengan impulsive buying terhadap produk fashion pada mahasiswi rantau. Partisipan dalam penelitian ini adalah 259 mahasiswi rantau Univeristas Kristen Satya Wacana yang di tentukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini antara lain yaitu (1) Self Monitoring Scale untuk mengukur self monitoring dan (2) The Impulsive Buying Tendency Scale untuk mengukur perilaku impulsive buying. Hasil analisis statistik menunjukkan r sama dengan 0,130 dengan nilai sig. sebesar 0,018 (p lebih kecil dari 0,05) yang berarti terdapat hubungan positif signifikan antara self monitoring dengan impulsive buying pada mahasiswi rantau UKSW

    Deteksi Resistensi Amoxicillin Helicobacter pylori pada Pasien Dispepsia

    No full text
    Amoxicillin is one of the antibiotics that commonly used on treatment of H. pylori infection. pbp1A gene mutation in H. pylori is a dominant cause of amoxicillin resistance. This study was aimed to evaluate the presence of H. pylori in patients with dyspepsia by using non-invasive method i.e. H. pylori stool antigen (HPSA) and invasive method i.e. pbp1A gene amplification, and also evaluate the amoxicillin resistance of H. pylori by assessing the pbp1A gene mutations. The samples were  26 faeces and 26 gastric biopsies of patients with dyspepsia from the Internal Disease of Prof. Dr. Margono Soekardjo Hospital in Purwokerto. DNA amplification performed by using polymerase chain reaction (PCR) to detect the presence of amoxicillin resistance encoding gene i.e. penicillin binding protein (pbp1A). Sequencing of the DNA sample was performed at the First Base Malaysian Company, to analyze the existence of a point mutation. DNA sequencing analysis of 12 samples showed the presence of a mutations in pbp1A gene from 2 samples, in the third motive of pbp i.e. amino acid changes, Alanine 599 substituted to Threonin and Threonin 592 to Alanine. Those mutations become a dominant risk factor for resistance of H. pylori, toward the bacterial peptidoglycan synthesis. In this research, it was known that the detection of H. pylori infection by using PCR remains more accurate and specific method. The presence of H. pylori mutant strains in this study may becomes the risk factors of resistance to amoxicillin treatment.     </jats:p

    Karakteristik Morfologi Mycobacterium tuberculosis yang Terpapar Obat Anti TB Isoniazid (INH) secara Morfologi

    Get PDF
    INH mempunyai peranan dalam menghambat sintesis asam mikolat yang merupakan komponen pembentuk dinding sel M. tuberculosis. Mengetahui pengaruh pemaparan obat INH terhadap karakteristik M. tuberculosis secara morfologi sel. Metode penelitian eksperimen dengan menggunakan Rancangan percobaan acak Lengkap dengan variasi waktu pemaparan 24 jam, 48 jam, 72 jam dan 96 jam pada konsentrasi INH 0,5 μg/ml dengan jumlah ulangan 6. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pada masing-masing perlakuan INH 0,5 μg/ml terhadap karakteristik M. tuberculosis, pada pemaparan 24 jam diperoleh persentase pertumbuhan 18,25%,  ukuran rerata sel 1,64 x 0,35 µm, persentase kerusakan sel 28,1%. Pada pemaparan 48 jam diperoleh persentase pertumbuhan sel  7,9%,  ukuran rerata sel 1,64 x 0,36 µm, persentase kerusakan sel 41%, pada pemaparan 72 jam diperoleh persentase pertumbuhan sel 7,0%,  ukuran rerata sel 1,64 x 0,32 µm, persentase kerusakan sel 53,4%, pada pemaparan 96 jam diperoleh persentase pertumbuhan sel 1,6%, ukuran rerata sel 1,61 x 0,29 µm,  persentase kerusakan sel 57%. Perubahan morfologi sel yang terpapar INH 0,5 μg/ml pada permukaan sel terjadi kerutan dan penyusutan panjang sel setelah regenerasi, permukaan sel mulai kasar dan sedikit ada kerusakan, sel mengalami lisis dan sebagian sel berbentuk oval , sel mengalami perubahan bentuk menjadi kokus. karakteristik M. tuberculosis yang terpapar INH 0,5 µg/ml mengalami perubahan morfologi sel, menjadi lebih pendek dan perubahan bentuk dari batang menjadi kokus, namun perubahan morfologi ini tidak terjadi secara permanen pada generasi berikutnya.Kata kunci       : M. tuberculosis, INH, Morfologi, </jats:p

    City face to face with nature

    No full text

    Molecular Identification of Fish Larvae from East Plawangan of Segara Anakan, Cilacap, Central Java, Indonesia

    Get PDF
    Correct identification of fish larvae from East Plawangan is very difficult to be done due to undefined of their morphology, while correct name is an important information for management of that area as spawning and nersery ground. Therefore, so far no scientific report on what species that utilize East Plawangan as their spawning and nursery ground. Cytochrome c oxidase 1 gene provide a precise tool for correct larvae identification. This study aims to test the accuracy of the cytochrome c oxidase 1 gene on fish larvae identification. The COI gene were amplified and sequenced. The homology of sequences were checked using Basic Local Alignment Search Tool (BLAST). Genetic distances were calculated with the help of MEGA 6 software. Taxonomic tree was reconstructed using neighbor-joining and maximum parsimony methods with 1000 bootstraps repeats. A sum of 24 morphotypes were identified, indicating high diversity of fish that utilize East Plawangan as their spawning and nursery ground. BLAST result showed that seven morphotypes were convincingly identified into species level, while three remaining morphotypes could only be identified at generic level. Taxonomic tree shows clear discrimination among morphotypes. This proved that cytochrome c oxidase 1 gene showed high accuracy on larval species discrimination.</p

    Construction of Soil Metagenomic Library to Obtain Recombinant Clones with an Indigenous Lipase Activity

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi perpustakaan metagenom tanah dari sekitar lokasi industri pengolahan minyak kelapa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dalam upaya mendapatkan klon rekombinan dengan aktivitas lipase indigenuos. Penelitian dilakukan di Laboratorium Genetika, Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman mulai bulan Mei hingga Desember 2006. Secara umum tahapan penelitian terdiri atas ekstraksi dan pemurnian DNA tanah, isolasi pUC19, pemotongan DNA tanah, pemotongan dan defosforilasi pUC19, ligasi fragmen-fragmen DNA tanah ke dalam pUC19 untuk menghasilkan molekul DNA rekombinan, dan transformasi sel inang E. coli JM109 menggunakan molekul DNA rekombinan yang diperoleh untuk mengonstruksi perpustakaan metagenom tanah. Pemotongan DNA tanah menghasilkan fragmen-fragmen yang sebagian besar berukuran lebih kurang 5 kb sehingga gen lipase dimungkinkan untuk dibawa di dalamnya. Transformasi sel inang E. coli JM109 memperlihatkan efisiensi 1.7 x 105 cfu/μg plasmid. Di antara koloni-koloni yang diperoleh, terdapat 102 koloni berwarna putih, yang menunjukkan keberadaan molekul DNA rekombinan. Koloni putih ini dapat digunakan sebagai materi untuk skrining klon rekombinan dengan aktivitas lipase
    corecore