1,721,007 research outputs found
Manajemen pembiayaan berbasis hasil pada perguruan tinggi tipe Badan Layanan Umum : Penelitian di Universitas Singaperbangsa Karawang
Manajemen pembiayaan di lembaga perguruan tinggi keagamaan Islam swasta: Studi kasus di Sekolah Tinggi Agama Islam Sukabumi
Pembiayaan pendidikan merupakan salah satu komponen masukan instrumental yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Hampir tidak ada upaya pendidikan yang tidak dapat mengabaikan peranan biaya, sehingga dapat dikatakan tanpa biaya proses pendidikan tidak akan berjalan. Secara umum pembiayaan pendidikan adalah sebuah kompleksitas yang di dalamnya akan saling keterkaitan pada setiap komponennya yang memiliki rentang mulai dari yang bersifat mikro hingga makro. Sumber-sumber pembiayaan pendidikan meliputi sistem dan mekanisme pengalokasiannya, efektivitas dan efisiensi dalam penggunaannya, dan akuntabilitas hasilnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) latar alamiah PTKIS 2) perencanaan pembiayaan, 3) pengorganisasian pembiayaan, 4) pelaksanaan pembiayaan, 5) pengawasan pembiayaan di sebuah lembaga perguruan tinggi keagamaan Islam swasta studi kasus di Sekolah Tinggi Agama Islam Sukabumi. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode deskriftif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi data kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan terakhir membuat simpulan.
Penelitian ini menghasilkan : 1) Latar alamiah pembiayaan di STAI Sukabumi sebagian besar bersumber dari mahasiswa dan bantuan yayasan. 2) Perencanaan pembiayaan mencakup dua tahapan utama yaitu penyusunan RAPB STAI Sukabumi dan pengembangan RAPB STAI Sukabumi. 3) dalam pengorganisasian pembiayaan, ketua STAI Sukabumi sebagai penanggungjawab atas pelaksanaan pembiayaan yang berada di bawah kendali yayasan, selanjutnya penyebaran dan pelaksanaannya menjadi tanggung jawab bendahara dan penanggung jawab kegiatan. 4) pelaksanaan pembiayaan di STAI Sukabumi terdiri dari penerimaan dan pengeluaran yang berjalan sesuai dengan prosedur atau stadarisasi yang mengacu pada RAPB STAI Sukabumi yang semuanya diarahkan untuk peningkatan mutu dalam membiayai dan mengembangkan standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses pengelolaan kegiatan pembelajaran, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, stnadar pengelolaan, standar pembiayaan, implemetasi sistem penilaian dan penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi. 5) pengawasan pembiayaan di STAI Sukabumi dilakukan oleh pihak internal yaitu ketua STAI Sukabumi dan pihak yayasan mulai dari pendapatan sampai pengeluaraan pembiayaan
MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU DI SD NEGERI JOMIN BARAT IV KOTABARU KARAWANG
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan mengenai manajemen kepala sekolah pada fungsi perencanaan, pelaksanaan dan pengevaluasian dalam meningkatkan kedisiplinan guru di SD Negeri Jomin Barat IV Kotabaru Karawang. Pengumpulan data pada penelitian ini dilaksanakan dengan pengamatan, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Teknik analisis pada penelitian ini adalah penyuntingan (editing), pengorganisasian (organizing) dan penafsiran hasil temuan. Dan untuk subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru dari SD Negeri Jomin Barat IV Kotabaru Karawang. Hasil dari penelitian ini memaparkan bahwa: 1) Perencanaan manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru dilaksanakan dengan cara merumuskan peraturan tata tertib mengenai kedisiplinan bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan 2) Pelaksanaan manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru melalui beberapa pembiasaan rutin dan proses pendekatan seperti pengarahan dan pembinaan secara rutin, pemberian penghargaan dan hukuman, pengawasan oleh kepala sekolah dan melakukan sosialisasi mengenai kedisiplinan di sekolah 3) Evaluasi manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru adalah dengan cara pemantauan absensi guru melalui aplikasi SIAP, melihat langsung bagaimana kegiatan guru di sekolah dan melakukan penilaian kinerja guru
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN SARANA PRASARANA BERBASIS MODERN DI SD MUTIARA BANGSA KABUPATEN SERANG BARU TAHUN AJARAN 2020
Konsep ini menekankan pada upaya sekolah untuk mendefinisikan apa yang ingin dicapai dan bagaimana seharusnya mencapai hasil yang bermanfaat dalam pendidikan sehingga sekolah dapat memahami ruang lingkup dunia yang kompetitif dan berkembang keunggulan kompetitif secara sistematis dan konsisten. Manajemen yang baik dimana fungsi-fungsi yang dimaksud tidak lebih dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian, agar kegiatan belajar dan mengajar secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan sesuai dengan standar mutu pendidikan.Metode penelitian ini dilakukan dengan analisis statistik deskriptif. Jenis Penelitiannya adalah penelitian kuantitatif. Pengumpulan datanya dengan menggunakan Google Form dan observasi dimana peneliti dapat memperoleh data yang berkaitan dengan pendidikan anti korupsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket.Sampai saat ini jumlah guru di SD Mutiara Bangsa yaitu berjumlah 16 orang, Jumlah siswa di SD Mutiara Bangsa tercatat saat ini adalah 100 orang siswa dari kelas 1 sampai 6. Sarana dan prasarana SD Mutiara Bangsa belum cukup memadai untuk kelangsungan proses belajar karena memiliki gedung kelas yang terbatas, gedung yang serba ada sangat terbatas dan perlu perbaikan gedung sekolah. Upaya pemeliharaan sarana dan prasarana di SD Mutiara Bangsa memiliki anggaran pemeliharaan dari pihak sekolah itu sendiri dan dari pemerintah sudah menempatkan untuk biaya pemeliharaan. sarana yang sudah tidak dipakai lagi dan untuk manfaat dalam pemeliharaan sarana prasarana sangat besar, pemeliharaan tersebut dapat membuat kenyamanan bagi warga sekolah
EFEKTIVITAS ANALISIS SWOT DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SDI MIFTAHUL DINIYAH
In educational institutions (schools) the quality of learning affects the success of schools in the context of the dynamics of changing times that are increasingly advanced. The development of an educational institution is seen from its students who are required to participate in shaping and improving the quality of learning so that educational output can compete in the realm of change well. What will be done is to improve the quality or quality of school learning effectively through a SWOT analysis, namely strength (strength), weakness (weakness), opportunity (opportunity) and threat (threat). Each of these analyzes will show factors or variables that will determine how appropriate the level of learning quality at SDI Miftahul Diniyah in South Tangerang is in order to determine the effect of improving the quality of learning which will produce ideas of success in accordance with existing learning quality standards.Keywords: SWOT Analysis, Quality of Learnin
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
MANAJEMEN KURIKULUM DI PESANTREN NIHAYATUL AMAL RAWAMERTA
Aspek yang terpenting dalam pelaksanaan pendidikan ialah kurikulum yang digunakan dalam lembaga pendidikan tersebut. kurikulum menjadi masalah yang mengambil banyak perhatian terutama dalam dunia pesantren. Dalam bukunya yang berjudul “Manajemen Kurikulum” Rusman menyatakan bahwa manajemen kurikulum merupakan suatu sistem pengelolaan kurikulum yang kooperatif, sistemik, dan sistematik dalam rangka mewujudkan ketercapaian tujuan kurikulum.Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen kurikulum di pesantren nihayatul amal Rawamerta, selain itu penelitian juga difokuskan pada aspek manajemen kurikulum pendidikan seperti perencanaan sampai evaluasi.Sedangkan pendekatan penelitian ini didasarkan pada pendekatan kualitatif, karena data yang diperoleh banyak disajikan dalam bentuk verbal. Dalam penelitian ini, ada tiga teknik yang digunakan dalam menggali data yang dibutuhkan, yaitu observasi langsung ke pesantren nihayatul amal untuk mengamati langsung, wawancara terhadap sekretaris pesantren guna mendapat peryataan langsung dari lapangan, dan juga dilakukan penggalian data melalui dokumentasi terkait kurikulum yang dilaksanakan. Hasil kajian yang dipaparkan diatas maka secara umum dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa perencanaan manajemen kurikulum yang ada di Pesantren Nihayatul Amal Rawamerta yang dilakukan dengan analisa, observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam hal ini sudah menunjukan upaya yang baik selama perencanaan nya dan aktualisasi nya walaupun masih ada beberapa kelemahan yang harus diperbaiki agar berjalan optimal
PENERAPAN MANAJEMEN KELAS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMPN 2 TELUK JAMBE TIMUR
Manajemen adalah suatu usaha pengelolaan yang diupayakan oleh seorang ketua dalam suatu organisasi untuk mengatur, mengarahkan, dan memberikan motivasi untuk tercapai tujuan bersama sebagaimana yang telah di tetapkan terlebih dahulu. Dengan demikian fungsi dari manajemen ini sendiri ialah untuk menkondusifkan setiap pergerakan, usaha, serta proses kegiatan agar efektif serta optimal dalam perealisasian kebijakan yang telah di sepakati bersama untuk mencapai suatu tujuan bersama. Begitupun dalam kelas, seorang guru bukan hanya saja di tuntut untuk dapat mampu menyampaikan materi yang di kuasainya, namun keberhasilan seorang guru tidak dapat diukur dari hal tersebut saja namun bagaimana seorang guru mampu untu mengelola kelas agar materi yang di berikan dapat tersampaikan dengan baik sehingga memberikan peningkatan fokus belajar pada siswa yang berimbas pada hasil belajar yang efektif. Manajemen kelas merupakan upaya dari sebagian upaya guru untuk memberikan hasil belajar yang lebih optimal. Manajemen kelas yang di lakukan oleh seorang guru bukan saja hanya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan akan tetapi dapat memotivasi siswa secara external untuk membentuk motivasi internal pada diri siswa karena pembawaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru ini dapat menarik siswa untuk giat dalam melakukan pembelajaran. Namun tidak semua guru dapat mengelola kelas untuk menciptakan pembelajaran yang menarik dan memberikan motivasi belajar pada siswa. Untuk itu permasalahan yang terjadi pada penelitian ini ialah bagaimana seorang guru dapat mengelola serta memanajemenkan kelas sehingga membuat anak lebih terfokus dengan proses pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa. Melalui penggunaan metode penlitian deskriptif kualitatif dan pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, serta studi literatur. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan
Integrating Professional Teachers in The Transition of The New Habits Through Professional Teacher Competency Training Karawang District
This article aims to train existing teachers at Karawang Regency to become professional teachers during the transition from the pre-new habit stage. In addition to teacher training, this study also aims to identify and determine the level of competence of all teachers on teacher competence. The audience of this dedication are teachers and prospective teachers in Karawang. The methodology used in this service starts with webinars and workshops which are held online through the zoom feature with discussions and questions and answers as well as assignments to display lesson plans or teaching materials that have been used in the learning process during the pandemic. During this study, subjects were asked to take a test and post-test. As a result of this activity, the capacity of professional teachers in the Karawang Regency increased significantly
- …
