240 research outputs found
PERBANDINGAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA ANTARA YANG MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DENGAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT
Angga Perdana :Perbandingan aktivitas belajar siswa antara yang menggunakan pembelajaran konvensional dengan cooperative learning tipe teams games tournament
Pembelajaran matematika masih dirasakan sulit oleh mayoritas siswa sehingga siswa tidak dapat menangkap konsep dengan benar. Selain itu, strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran matematika mayoritas masih menggunakan metode konvensional dan guru pun lebih sering mengajarkan konsep-konsep matematika yang abstrak secara verbal dalam artian jarang sekali mengaitkan konsep-konsep tersebut dengan realita kehidupan yang nyata, sehingga membuat siswa merasa jenuh dan kurang bersemangat. Akibatnya, prestasi belajar matematika siswa kurang maksimal.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas belajar siswa pada saat pembelajaran matematika dengan menggunakan pembelajaran konvensional, mengetahui aktivitas belajar siswa pada saat pembelajaran matematika dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT ( Teams Games Tournament), mengetahui perbedaan aktifitas siswa antara pembelajaran konvensional dengan pembelajaran kooperatif tipe TGT ( Teams Games Tournament), mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika siswa antara pembelajaran konvensional dengan pembelajaran kooperatif tipe TGT ( Teams Games Tournament).
Penelitian ini bertitik tolak dari pemikiran bahwa pembelajaran dengan menggunakan cooperative learning tipe teams games tournament membuat siswa lebih aktiv sehingga mengakibatkan prestasi belajar siswa yang lebih baik.
Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Arjawinangun Kabupaten Cirebon Tahun Ajaran 2011/2012, dengan kelas VII A sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas VII C sebagai kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan untuk pengumpulan datanya menggunakan hasil observasi dan hasil tes. Adapun teknik analisis datanya menggunakan program SPSS versi 17.
Aktivitas belajar siswa siswa dengan menggunakan pembelajaran kooperatif teams games tournament lebih tinggi daripada pembelajaran konvensional . Prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan pembelajaran kooperatif teams games tournament lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional
Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Pt.Bank Sumut Kantor Pusat Di Medan
Sumber daya manusia memiliki potensi dan fungsi yang sangat penting
bagi suatu perusahaan, terutama dalam hal produktivitas kerja sumber daya
manusia yang wajib di tingkatkan. Produktivitas suatu bentuk gambaran
kemampuan karyawan yang ditunjukkan dalam menghasilkan output.
Produktivitas kerja melemah atau tidak efisien dikarenakan kurangnya
kemampuan atau minim nya suatu pengetahuan dari suatu sumber daya
manusia/karyawan sehingga produktivitas kerja sangat sulit untuk di capai. Setiap
perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda-beda untuk dapat meningkatkan
produktivitas kerja karyawannya, karena produktivitas kerja karyawan sangat
mempengaruhi nama baik dan perkembangan suatu perusahaan. Dalam mencapai
tujuan perusahaan, pimpinan perusahaan mengharapkan seluruh karyawan nya
dapat bekerja dengan baik dan mempunyai produktivitas kerja yang tinggi.
Namun pimpinan perusahaan harus menyadari bahwa sumber daya manusia yang
ada memiliki kebutuhan-kebutuhan tertentu yang ingin di penuhi dalam bekerja.
Ketika kebutuhan-kebutuhan karyawan telah dipenuhi, maka produktivitas kerja
karyawan pun akan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh variabel pendidikan, dan pelatihan kerja terhadap produktivitas kerja
karyawan pada PT.Bank SUMUT Kantor Pusat di Medan.
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan angket/kuesioner sebanyak 81
responden tenaga kerja, dengan daftar pertanyaan yang telah disiapkan. Untuk
mencapai tujuan, dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan
kuantitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pendidikan berpengaruh
positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja, variabel pelatihan kerja tidak
berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja. Sedangkan variabel
pendidikan dan pelatihan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan
terhadap produktivitas kerja.
Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelatihan
kerja tidak berpengaruh secara siginifikan terhadap produktivitas kerja
Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2004 Tentang Perlindungan Hutan Dalam Rangka Pelaksanaan Perlindungan Hutan Di Kantor Badan Pengelolaan Taman Nasional Batang Gadis Mandailing Natal
Hutan adalah salah satu tempat dimana tersimpan kekayaan sumber daya alam yang merupakan sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Maka dari itu hutan mempunyai sejuta manfaat bagi kehidupan manusia. Hutan harus dilindungi dari kerusakan-kerusakan yang diesbabkan oleh perbuatan manusia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Peraturan Pemerintah No 45 Tahun 2004 Tentang Perlindungan Hutan Dalam Ranga Pelaksanaan Perlindungan Hutan di Kantor Badan Pengelolaan Taman Nasional Batang Gadis Mandailing Natal. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif analisi kualitatif, yaitu suatu metode yang berusaha mencari dan memperoleh informasi mendalam dari pada luas atau banyaknya informasi. Narasumber dalam penelitian ini sebanyak 4 orang dari pihak kantor. Antara lain Kepala Badan Pengelolaan Taman Nasional Batang Gadis, Kepala Satuan Teknis dan Konservasi serta Kepala Satuan Administrasi dan Program Dan 1 orang Masyarakat Kecamatan Panyabungan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2004 Tentang Perlindungan Hutan Dalam Rangka Pelaksanaan Perlindungan Hutan di Kantor Badan Pengelolaan Taman Nasional Batang Gadis Mandailing Natal belum berjalan dengan baik, dikarenakan masih kurangnya tanggung jawab, penjagaan dan pengawasan oleh aparat yang berwenang dalam hal ini yaitu polisi hutan sehingga masih banyak oknum-oknum yang menebang dan mencuri kayu serta berburu satwa yang dilindungi dihutan. Selain itu faktor anggaran juga menyebabkan terhambatnya pihak kantor melakukan pelaksanaan perlindungan hutan
ANALISIS PERTANDINGAN TENIS LAPANGAN DALAM PERMAINAN TUNGGAL ATLET PUTRA DAN PUTRI PADA KEJUARAAN NASIONAL TENIS CBR JUNIOR MINI 2017 DI BOJONEGORO
ABSTRAK Permasalahan pada penelitian ini adalah belum banyak diketahui tingkat keberhasilan dalam pukulan tenis lapangan dalam suatu pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiseberapa besar keberhasilan teknik pukulan tenis lapangan dalam permainan tunggal atlet putra dan putriyang mengikuti Kejuaraan Tenis Junior Nasional Christopher Benjamin Rungkat (CBR) Junior Mini2017.. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dimana peneliti hanya sampai taraf mengetahui gambaran suatu objek. Penelitian ini menggunakan metode observasi sebagai alat bantu untukmemperoleh data. Pengambilan data peneliti menggunakan alat bantu kamera perekam video dankamera untuk foto dokumentasi. Penelitian ini menggunakan subyek 14 atlet putra dan 14 atlet putri yangbertanding pada babak semifinal dan final. Penelitian ini dilakukan pada kejuaraan CBR Junior Mini 2017yang dilangsungkan di kabupaten Bojonegoro. Hasil analisis data pertandingan Kejuaraan Tenis Junior Nasional CBR Junior Mini 2017menunjukkan bahwa kontribusi terbesar perolehan poin selama pertandingan berlangsung merupakanhasil dari keberhasilan pukulan forehand spin yang dilakukan. Baik pada pertandingan partai tunggalputra maupun putri menunjukkan dominasi forehand spin dalam memberikan nilai dengan perolehanpersentase sumbangan poin sebesar 39,27% untuk atlet putra dan sebesar 38,50% tingkat keberhasilanpukulan untuk atlet putri. Kata Kunci: teknik pukulan, analisis keberhasilan, forehand spin Analisis Pertandingan Tenis Lapangan.......... Habib2 2 ANALYSYS TENISBALL COMPETION IN THE MAN AND WOMAN SINGLE MATCH OFTHE CBR JUNIOR MINI CHAMPIONSHIP 2017 IN BOJONEGORO By Habib Angga PerdanaNIM 10602241068 ABSTRACT The problem of this observation is there’s not yet known about the success level of tennisballstroke in a competition. This observation purposed to know about how much success the technic oftennisball stroke in the man and women athlete’s single match whos joined the National Junior TennisballChampionship of Christopir Benjamin Rungkat (CBR) 2017. This observation is a descriptive observation which the observator just till the level to know howis the conception of an object. This observation use the observation methods as a helping thing to get thedata. Taking the observation data use the helping data such as: video recorder camera and camera forphoto documentation. This observation use 14 man’s athlete and 14 women’s athlete whos joined in thesemifinale and finale matches as the observation subjects. This observation held in the CBR Junior MiniTennisball Championship 2017 in Bojonegoro Regency. The result of data analysys National Junior Tennisball Championship CBR Junior Mini 2017showing that the biggest contribution of the success point when the matches held is from the success offorehand spin stroke. Even in the man single match or the woman single match shown about thedomination of forehand spin which given the score in percentage for about 39,27% for man’s athlete andabout 38,50% for the woman;s athlete. Key Words: stroke technic, success analysys, forehand spi
Comparative Study of Natural Lighting Quality in Sharia Housing Based on Daylight Factor Evaluation Using Autodesk Revit
The Islamic residential concept is the famous tagline that several real estate developers chose for their housing products today; it attracts customer attention, primarily from the Muslim community. But only some housing products are suitable to all the ideal criteria of the Islamic Residential concept. Excellent Sharia housing must fulfill all Islamic residential concept requirements, including public facilities, open space, and building quality. The strategy of the ideal Islamic housing concept requirement is optimal natural light and ventilation in the entire room. The inner courtyard is one of the solutions to afford this strategy. The types of openings also affect the daylight penetration in a room. Autodesk Revit Simulation evaluates this research about the daylight factor aspect of Islamic housing in Sharia housing. The research method is a qualitative, quantitative, and comparatively mixed method. The minimum requirement of daylight factor for housing is 5%. The study object shows that in the case of Medina Residence 1, it sufficiently offers the most daylight factor affordability in a Sharia housing project. The research hypothesis is to maximize the daylight factor by modifying several types of windows and adding skylight openings to increase the daylight factor of the entire room. Increased wall window ratio and more inner open spaces are the solutions for the minimum size of the building site. In the case of Medina residence 1, the skylight opening can be applied, but the effect is less significant than making more openings facing the open space
Pemanfaatan Mobile Commerce untuk Mendukung Penjualan Kartu Perdana dengan Model Bisnis B2b
Amied Gosir yang sebelumnya hanya sebuah konter pulsa kecil kini melebarkan sayap menjadi toko grosir yang menjual kartu perdana. Proses perkembangannya diiringi dengan pemanfaatan mobile commerce sebagai sarana memperluas jaringan pemasaran secara B2B. Mobile commerce dinilai cukup menjanjikan di era pandemi global Covid 19, segala kemudahan dan tidak terbatasnya akses dapat digunakan oleh semua pelaku bisnis untuk meningkatkan jaringan bisnis dan menjangkau pasar yang lebih luas.Peluang bisnis kartu perdana dan kuota internet adalah komoditas yang dibutuhkan dalam hal efisiensi atau alternatif bagi masyarakat yang memanfaatkan teknologi informasi dan jaringan internet. Diharapkan dengan aplikasi AM Grosir nantinya konsumen tidak perlu datang untuk melakukan transaksi secara langsung, dengan melakukan transaksi menggunakan aplikasi AM Grosir maka pesanan akan dikirimkan memakai jasa logistik yang tersedia seperti gosend, jne, pos dan lainnya. Amied Grosir yang kini telah mempunyai aplikasi AM Grosir diharapkan dapat menambah value dan keuntungan bagi UMKM yang dijalani saat ini terutama saat pandemi Covid 19. Meski dibutuhkan lebih banyak modal dalam pengembangan serta pemeliharaan aplikasi, AM Grosir memiliki cukup upaya dibagian pemasaranny
Simulasi BIM pada desain rumah dosen berkelanjutan menggunakan autodesk revit
This study aims to examine the implementation of a sustainable faculty housing design in the Trisakti Nagrak Campus master plan using Autodesk Revit-based Building Information Modeling (BIM) technology. The design seeks to optimize sustainability in terms of energy efficiency, water management, and creating a comfortable and healthy environment for residents. Simulations conducted in this research showed significant results in applying sustainability principles, including the use of renewable energy and efficient resource management.Key findings include the implementation of a photovoltaic system generating 26,181 kWh per year, saving energy costs of IDR 62,102,167.05 annually. Additionally, a rainwater harvesting system successfully collects 20,174.062 liters per year for irrigation and sanitation, reducing dependence on external water sources.Passive design strategies such as solar chimneys and optimal shading devices were applied to enhance natural ventilation and daylighting, helping reduce the need for artificial cooling and minimizing solar heat gain. This study contributes significantly to the development of sustainable housing designs within campus environments by utilizing BIM to design and simulate environmentally friendly building elements. The findings are expected to serve as a reference for designing more efficient, environmentally friendly, and sustainable campus buildings and housing, providing long-term economic and ecological benefits for campus resource management
DISKRESI PEJA BAT PENYIDIK KEPOLISIAN DALAM MELAKUKAN PENAHANAN
ABSTRACTKewenangan diskresi selalu melekat dalam semua jabatan pemerintahan. Kewenangan diskresi juga dimiliki pejabat kepolisian negara Republik Indonesia yang berkedudukan sebagai penyidik ketika akan melakukan penahanan. Wewenang diskresi penyidik dalam melakukan penahanan tersebut diatur dalam Pasal 21 ayat (1) Undang-Undang No.8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Dalam praktek, wewenang penyidik tersebut dapat menyalahgunakan wewenangnya untuk suatu tujuan yang menyimpang dari maksud dan tujuan pemberian wewenang tersebut kepada penyidik. Sehubungan dengan itu maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian adalah :1) Apakah perlu dilakukan pembatasan terhadap wewenang penyidik dalam melakukan penahanan? 2) Apa indikator yang perlu diterapkan untuk mencegah penyimpangan diskresi? Untuk menjawab persoalan di atas, maka penulis melakukan penelitian dengan mengunakan metode penelitian yuridis normative, untuk memperoleh data sekunder melalui wawancara terhadap aparat penegak hukum seperti Hakim, Jaksa, dan Advokat, sedangkan untuk data primer penulis melakukan studi kepustakan dengan mempelajari buku-buku yang berkaitan dengan judul yang diteliti, serta bahan-bahan lain yang berkaitan. Berdasarkan hasil penelitian dapat penulis simpulkan: Pembatasan wewenang penyidik dalam melakukan penahanan perlu dilakukan, alasannya agar pejabat penyidik yang melakukan penahanan tidak sewenang-wenang. Kata Kunci: Diskresi, Penahanan, Wewenang Pejabat. ABSTRACT Discretionary powers are inherent in all government positions. Discretionary powers are also held by the state police officers of the Republic of Indonesia who act as investigators when they are about to carry out a detention. Discretion The authority of investigators in carrying out detention is regulated in Article 21 paragraph (1) of Law No.8 of 1981 concerning the Criminal Procedure Code. In practice, the authorized investigator may abuse his / her authority for a purpose which deviates from the aims and objectives given by the authority to the investigator. In connection with that, the problems that will be discussed in the research are: 1) Is it necessary to manage the investigator's authority to carry out detention? 2) What indicators need to be applied to prevent discretionary drift? To answer the above problems, the authors conducted research using the normative juridical research method, to obtain secondary data through interviews with law enforcement officials such as judges, prosecutors, and advocates, while for primary data the authors conducted a library research by studying related books. with the title under study, as well as other related materials. Based on the results of the research, the authors conclude: It is necessary to limit the authority of investigators to carry out detentions, the reason is so that investigating officials who carry out detention are not arbitrary. Keywords: Discretion, Detention, Official Authority
Optimizing green sustainable mosque criteria: A case study of Trisakti University nagrak campus mosque design
Trisakti University initiated a campus master plan that elevates the criteria of green buildings in its planning. One of the facilities in the master plan is the campus mosque. In the modern era, the roof design of the mosque tries to get out from the paradigm of the Andalusian and Mediterranean domed roofs. This study aims to determine optimal design strategies for implementing the green building concept on campus mosque design. Simulation methods are applied using Autodesk Revit to create the main mosque design of Trisakti University Nagrak Campus. BIM models can be more accurately integrated into simulated, analyzed, and decided schematic designs. Based on the simulation results of the square bowl roof design, it optimized the maximum power obtained from Photovoltaic is 1.369.104 kWh/year and can harvest rainwater 22,507,929.6 Liters per year. In Addition, in the surrounding parks, which can be used as additional outdoor prayer spaces, the concept of integrated bio-pores and composter is applied, which can increase the absorption of rainwater that precipitates in the surrounding area of the mosque, increase groundwater reserves in the environment, and maximalize sustainable mosque design
Evaluasi Pengembangan Perumahan Syari’ah Berdasarkan Penerapan Konsep Hunian Islami Dan Kepuasan Investasi
Pertumbuhan pesat perumahan syari’ah di Indonesia saat ini dikarenakan terbentuknya segmen pasar perumahan berbasis syariat Islam. Konsep hunian Islami yang ideal perlu diterapkan dalam pengembangan perumahan syari’ah. Selain dalam bentuk produk fisik perumahan, proyek pengembangan perumahan syari’ah juga membuka peluang investasi mudharabah dalam pendanaan proyek. Secara fisik perumahan dengan konsep hunian Islami yang ideal harus mengimplementasikan nilai-nilai Islami pada desain, seperti: rancangan pintu masuk, privasi antar ruang, hirarki ruang, kualitas ruang dalam & ruang luar, serta kualitas & ketersediaan fasilitas penunjang kawasan. Selain itu secara non-fisik nilai-nilai Islami harus diimplementasikan pada setiap tahap pengembangan perumahan mulai dari pencetusan ide awal, penyusunan studi kelayakan, perencanaan, skema pendanaan, metode jual beli, hingga manajemen estat.
Penelitian ini menggunakan strategi two phase combined strategy yang terdiri dari strategi studi kasus dan strategi kualitatif dengan analisis statistik deskriptif dalam mengevaluasi konsep hunian Islami yang ideal yang diterapkan. Perumahan Medina Residence 1 diambil sebagai studi kasus karena sesuai dengan promosi yang dilakukan telah menerapkan konsep hunian Islami yang ideal. Sudut pandang investor dipilih agar mendapatkan hasil evaluasi secara lebih objektif.
Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa penerapan konsep hunian Islami yang ideal dan kepuasan investasi pada studi kasus Medina Residence 1, menunjukkan 91.95% dari konsep hunian Islami yang ideal telah diterapkan. Selain itu, dari hasil analisis statistik korelasional penerapan konsep hunian Islami yang ideal dengan kepuasan investasi, keduanya memiliki derajat korelasi pearson sebesar 0.542,yang berarti terdapat hubungan substansial. Hal ini dipengaruhi oleh faktor variabel strategi dan media promosi produk yang tepat sasaran dengan nilai regresi korelasi sebesar 0,471. Dengan demikian maka terbukti adanya korelasi substansial antara penerapan konsep hunian Islami yang ideal dengan kepuasan investasi. Sehingga dengan menerapkan konsep hunian islami yang ideal maka akan meningkatkan kepuasan investor pada proyek perumahan syari’ah.
========================================================================================================================
The rapid growth of sharia housing in Indonesia today is due to the formation of a housing market segment based on Islamic law. The ideal Islamic housing concept needs to be applied to the development of sharia housing. Besides in the form of physical housing products, sharia housing development projects also open up mudharabah investment opportunities in project funding. Physically housing with the ideal Islamic housing concept must implement Islamic values in the design, such as entrance design, inter-space privacy, space hierarchy, the quality of indoor & outdoor spaces, and the quality & availability of supporting facilities in the area. Besides that, Islamic values must be implemented at every stage of housing development starting from the initial idea, feasibility studies, planning, funding schemes, selling methods, and estate management.
This study uses a two-phase combined strategy consisting of case study strategies and qualitative strategies with descriptive statistical analysis in evaluating of the ideal Islamic housing concept. Medina Residence 1 housing is taken as a case study because following the promotion that has been implemented in the Islamic housing concept. The investor's perspective is needed to get the results of the evaluation more objectively.
The results of this study illustrate that the application of the ideal Islamic housing concept and investment satisfaction in the Medina Residence 1, shows that 91.95% of the ideal Islamic housing concept has been applied. Also, the results of correlational statistical analysis of the application of the ideal Islamic residential concept with investment satisfaction, both have a Pearson correlation degree of 0.542, which means there is a substantial relationship. This is influenced by factors of strategic variables and targeted media promotion products with a correlation regression value of 0,471. Thus it is proven that there is a substantial correlation between the application of the ideal Islamic housing concept with investment satisfaction. So by applying the ideal Islamic housing concept, it will increase investor satisfaction in sharia housing projects
- …
