198 research outputs found
PEMUKIMAN JONGAYA (Studi Sejarah Masyarakat Eks Kusta di Kota Makassar 1936-2010) (dibimbing oleh Jumadi dan Patahuddin)
ABSTRAK
JULIANA. PEMUKIMAN JONGAYA (Studi Sejarah Masyarakat Eks Kusta di Kota Makassar 1936-2010) (dibimbing oleh Jumadi dan Patahuddin)Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kehidupan masyarakat eks kusta khususnya yang berada di pemukiman Jongaya, dimulai dari sejarah awal terbentuknya pemukiman Jongaya dengan pola kehidupan masyarakatnya sebagai komunitas eks kusta, serta kehidupan ekonomi masyarakat pemukiman tersebut akan implikasi dari penyakitnya.Jenis penelitian ini menggunakan penelitian sejarah yang bersifat Deskriptif Analisis. Penelitian sejarah meliputi empat tahap yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Lingkup spasial dalam penelitian ini adalah pemukiman Jongaya, sedangkan lingkup temporal mengambil tahun 1936-2010 karena pada tahun tersebut merupakan awal diresmikannya pemukiman Jongaya sebagai tempat penampungan sekaligus sebagai tempat pengobatan bagi para penderita kusta yang ada di Makassar dan sekitarnya.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sejarah pemukiman Jongaya dimulai saat Kolonial Belanda hendak melokalisasi para penderita kusta dengan membangun tempat khusus bagi penderita yang jauh dari pemukiman masyarakat serta membangun Rumah Sakit guna melakukan pengobatan dengan sistem isolasi untuk mencegah dan menekan penularan kepada masyarakat luas.Berdasarkan hasil penelitian, pola kehidupan sosial masyarakat di pemukiman Jongaya sangat erat satu sama lain bahkan lebih erat dibandingkan kerabat sendiri. dalam bidang ekonomi, masih adanya stigma masyarakat yang salah dari kurangnya pemahaman tentang apa dan bagaimana penyakit kusta yang sebenarnya, membuat hampir sebahagian besar masyarakat takut berhadapan dengan para eks kusta atau adanya Lepraphobia yang membuat eks kusta masih kurang diterima oleh masyarakat luas yang berdampak pada sulitnya mendapatkan pekerjaan yang layak guna mendukung perikehidupan dan penghidupan
Studi Tentang Prospek Pemasaran Pakan Udang Pada Perusahaan PT. Bokaka Agro DirnUjung Pandang ( Studi Kasus )
Linking pre-service teachers’ questioning and students’ strategies in solving contextual problems: A case study in Indonesia and the Netherlands
This study examined the relationship between teachers’ questioning techniques and students’ strategies in solving contextual mathematical problems. This case study was undertaken with one pre-service teacher (and 22 Year 4 students) from Indonesia and one pre-service teacher (and 25 Year 4 students) in the Netherlands. Both pre-service teachers assigned the same problems to their students and these problems were novel for the students in both countries. The lessons were observed by the first author and video recorded for data analysis. Qualitative data analysis was undertaken through within-case and cross-case analysis. The findings suggest that the contextual problems, the way pre-service teachers prompt students’ thinking, and the curriculum context were highly influential in the way the students solved the problems
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOTEKSTUAL TIPE INKUIRI TERHADAP MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 MAKASSAR
This study aims to examined the learning of writing descriptions text by using the model of learning pictures and pictures of students’ class X in SMA Negeri 3 Makassar and proved the effectiveness of contextual learning model type inquiry in writing description text of students’ class X in SMA Negeri 3 Makassar. The type of this research was a quasi-experimental design. This research used Pretest-Posttest Control Group design, using experimental group and control group. This research was conducted in SMA Negeri 3 Makassar. The population in this study were all students of Class X which were 246 students. Sampling was done by Random Sampling or random grouping. The selected sample was Class X1 as the experiment class that matches 29 students and class X2 as the control class. The collected data was analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics. Statistical analysis techniques used are descriptive statistical techniques and inferential analysis (parametric). The results showed that students' ability in experimental class in applying contextual learning model of inquiry type showed very good result. Students able to obtain interval value of 90-100 that is equal to 10,3% or as many as 3 students, interval value of 80-89 that is equal to 69% or as many as 20 students and that there is interval value of 65-79 that is equal to 20,7% or as many as 6 students. Students' ability in control class in writing description text by applying picture and picture model shows inadequate result. Students who achieve and are in the interval value of 80-89 of 10.3% or as many as 3 students and who are at the interval value of 65-79 that is 89.7% or as many as 26 students. Thus, based on the results of these studies, it shows that the use of inquiry-type contextual models is effectively applied in the learning of writing descriptive text. This is shown in the result of hypothesis test using inferential statistics analysis of test type tt independent samples test obtained t-count equal to -6,954 and t-table equal to 2,003 because t-count value> t-table, then null hypothesis (H0) rejected and alternative hypothesis (H1) accepted. This shows that the inquiry model of inquiry type is effectively applied in learning text writing description of students’ class X in SMA Negeri 3 MakassarPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran menulis karangan deskripsi dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture siswa kelas X SMA Negeri 3 Makassar dan membuktikan keefektifan model pembelajaran kontekstual tipe inkuiri dalam pembejaran menulis karangan deskripsi siswa kelas X SMA Negeri 3 Makassar. Jenis Penelitian ini adalah eksperimen semu. Penelitian ini menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design, dengan menggunakan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Makassar. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa Kelas X yang berjumlah 246 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Random Sampling atau acak berkelompok. Sampel yang terpilih yaitu Kelas X1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 29 siswa dan Kelas X2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 29 siswa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Teknik analisis statistik yang digunakan yaitu teknik statistik deskriptif dan analisis inferensial (parametrik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kemampuan siswa pada kelas eksperimen dalam menulis teks deskripsi dengan menerapkan model kontekstual tipe inkuiri menunjukkan hasil yang sangat mampu. Siswa yang mampu memperoleh interval nilai 90-100 yaitu sebesar 10,3 % atau sebanyak 3 siswa, interval nilai 80-89 yaitu sebesar 69% atau sebanyak 20 siswa dan yang berada interval nilai 65-79 yaitu sebesar 20,7% atau sebanyak 6 siswa. Kemampuan siswa pada kelas kontrol dalam menulis teks deskripsi dengan menerapkan model picture and picture menunjukkan hasil yang kurang memadai. Siswa yang berhasil mencapai dan berada pada interval nilai 80-89 sebesar 10,3% atau sebanyak 3 siswa dan yang berada pada interval nilai 65-79 yaitu sebesar 89,7% atau sebanyak 26 siswa. Jadi, berdasarkan hasil penelitian tersebut, menunjukkan bahwa penggunaan model kontekstual tipe inkuiri efektif diterapkan dalam pembelajaran menulis teks deskripsi. Hal ini ditunjukkan pada hasil uji hipotesis menggunakan analisis statistik inferensial jenis uji –t independent samples test diperoleh nilai thitung sebesar -6,954 dan ttabel sebesar 2,003 karena nilai thitung> ttabel, maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa model kontekstual tipe inkuiri efektif diterapkan dalam pembelajaran menulis teks deskripsi siswa kelas X SMA Negeri 3 Makassa
Use of the Internet for teacher professional development and for teaching mathematics: Supports and inhibitors
This paper reports on a part of my ethnographic study about uses of the Internet for teacher professionaldevelopment and teaching mathematics. Drawing on two case studies of teachers in Queensland, I analysewhat factors (personal and contextual) support or inhibit mathematics teachers in making use of the Internetfor teacher professional development and for teaching mathematics. The findings support the notion thatteachers’ knowledge and beliefs are key determinants in embracing technology as a tool for teaching andlearning
PEMBANGUNAN PERTANIAN PADA ERA BOOM MINYAK : KAJIAN SEJARAH PERTANIAN PADI DI DESA URASO (1974-1982)
Hadirnya program intensifikasi Padi di Desa Uraso tidak terlepas dari peristiwa Boom Minyak. Melonjaknya harga Minya dunia menyebabkan Indonesia menjadi negara yang kaya secara mendadak saat itu karena pendapatan ekspor migas. Pendapatan negara yang besar ini kemudian dimanfaatkan Pemerintah untuk membangun di bidan Pertanian, kesehatan, dan pendidikan. Untuk bidang pertanian. pemerintah melaksanakan program Intensifikasi pertanian, demi tercapainya kenaikan produksi pangan hingga menuju swasembada beras. Program intensifikasi yang awalnya hanya di Pulau Jawa dan Bali, diperluas keseluruh Indonesia, hingga kepelosok termasuk di Desa Uraso. program Intensifikasi pertanian yang dilaksanakan di Desa Uraso mengikuti program Nasioanal yang telah ditetapkan. Mengintensifkan pertanian padi dengan menerapkan panca usaha tani, bertujuan agar petani yang masih menggunakan cara tradisional bisa beralih pada cara dan peralatan yang lebih modern. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produksi padi secara Nasional dan mencapai target swasembada beras. Juga tentunya bisa meningkatkan perekonomian dan kesejatraan keluarga petani. Langkah-langkah strategi yang dilakukan oleh pemerintah untuk menyukseskan program intensifikasi padi di Desa Uraso, yakni dengan membangun sistem irigasi yang lebih baik,menghadirkan petugas pentuluh lapangan (PPL), mendirikan Koperasi Unit Desa (KUD), dan menjadi Uraso sebagai salah satu lokasi penerimaan transmigrasi dari Pulau Bali.
Kata Kunci: Pembangunan pertanian, era boom minyak,pertanian padi di desa uras
Evaluasi Pelaksanaan Program Training ESQ (Emotional Spiritual Quotient) pada Peserta Didik di Pondok Pesantren
Persoalan karakter budaya bangsa menjadi isu strategis dalam dunia pendidikan, sehingga sudah saatnya pendidikan karakter dilaksanakan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Training ESQ (Emotional Spiritual Quotient) pada peserta didik di Pondok Pesantren Nurul Jadid Bua berdasarkan evaluasi model Kirck Patrick. Penelitian merupakan model penelitian evaluasi dengan subjek penelitian yang digunakan yaitu 74 orang Peserta Didik, 1 orang Kepala Sekolah dan 12 orang Guru yang ada di Pondok Pesantren Nurul Jadid Bua Kabupaten Luwu. Instrumen pengumuplan data dengan angket dan wawancara sebagai data pendukung. Analisis data pada penelitian ini ada dua yaitu untuk data kuantitatif menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) dan untuk data kualitatif menggunakan analisis Model Miles dan Humberman. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa pelaksanaan program trainin ESQ (Emotional Spiritual Quotient) pada peserta didik di Pondok Pesantren Nurul Jadid Bua, berdasarkan analisis tingkat kesesuaian diperoleh: level reaksi (reaction) 93% “sesuai”, level pembelajaran (learning) 91% “sesuai”, level perilaku (behaviour) 82% “cukup sesuai”, dan level hasil (result) 87% “sesuai”. Secara keseluruhan evaluasi kualitas pelaksanaan Program Training Emotional Spiritual Quotient (ESQ) pada Peserta didik di Pondok Pesantren Nurul Jadid Bua Kabupaten Luwu diperoleh tingkat kesesuaian 88% masuk dalam kategori “sesuai”
- …
