1,579 research outputs found

    Lakon Banjaran Resa Putra

    No full text
    AbstractThis work is the result of research on an East Javanese wayang character, which has never been performed. This character is named Resa Putra. Although it has never been staged, Resa Putra is quite popular among the East Java puppeteer community. This work aims to present a puppet performance with the Resa Putra character. This work tells the story of Resa Putra’s character from birth to death, therefore it is entitled Banjaran Resa Putra. This work was created with reference to the theory of sambung rapet-greget saut. The method used in creating this work is data collection with interview techniques. The preparation of the script begins with the selection of characters, then exploration of characters and stories, evaluation of sanggit, then describes the entire performance in detail. This work is an East Javanese style puppet performance and is intended to convey the value of karma in the lives of Javanese people.AbstrakKarya ini merupakan hasil penelitian terhadap satu tokoh wayang Jawa Timuran, yang tidak pernah dipentaskan. Tokoh ini bernama Resa Putra. Meskipun tidak pernah dipentaskan, tetapi Resa Putra cukup populer di kalangan masyarakat pedalangan Jawa Timuran. Karya ini bertujuan menghadirkan satu lakon dengan tokoh Resa Putra tersebut. Karya ini mengisahkan tokoh Resa Putra sejak lahir hingga mati, oleh karena itu diberi judul Banjaran Resa Putra. Karya ini diciptakan dengan mengacu pada teori sambung rapet-greget saut. Metode yang digunakan dalam menciptakan karya ini ialah pengumpulan data dengan teknik wawancara. Penyusunan naskah dimulai dengan pemilihan tokoh, lalu eksplorasi tokoh dan cerita, evaluasi sanggit, kemudian mendeskripsikan seluruh pertunjukan secara terperinci. Karya ini merupakan pergelaran wayang gagrak Jawa Timuran dan dimaksudkan untuk menyampaikan nilai karma dalam kehidupan masyarakat Jawa

    Analisis Bisnis Pada Toko X Di Kota Wamena

    No full text
    Latar belakang penelitian ini karena terdapat persaingan yang ketat antara toko ritel tradisional dan modern serta adanya pasar yang berpotensi dalam bisnis ritel. Tujuan penelitian untuk menganalisis kelayakan dari bisnis ritel Toko Putra di Kota Wamena. Dalam menganalisa bisnis ini dilihat dari analisis SWOT serta empat aspek manajemen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi dan studi pustaka. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Pengujian hipotesis menggunakan studi kelayakan bisnis yang dilihat dari strategi SWOT dan keempat aspek manajemen. Berdasarkan analisis bisnis yang telah dilakukan, diketahui bahwa toko ritel Putra layak untuk dijalankan. Hal ini dilihat dari segi strategi SWOT yaitu memberikan harga yang bersaing, serta memberikan layanan pengiriman gratis yang berlaku pada minimal pembelian tertentu. Dalam segi manajemen, didapatkan pada aspek pemasaran mempunyai market yang tinggi, aspek operasional mempunyai supplier yang baik, aspek sumber daya manusia terjalin hubungan yang baik dan harmonis antar karyawan, dan aspek keuangan (NVP,IRR, PP, ARR & PI) menghasilkan laba yang menguntungkan.Rifaldi Aris Putra - NPM : A10140354 ; Pembimbing : M.Hadi Prasetyo, SE., MM. Latar belakang penelitian ini karena terdapat persaingan yang ketat antara toko ritel tradisional dan modern serta adanya pasar yang berpotensi dalam bisnis ritel. Tujuan penelitian untuk menganalisis kelayakan dari bisnis ritel Toko Putra di Kota Wamena. Dalam menganalisa bisnis ini dilihat dari analisis SWOT serta empat aspek manajemen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi dan studi pustaka. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Pengujian hipotesis menggunakan studi kelayakan bisnis yang dilihat dari strategi SWOT dan keempat aspek manajemen. Berdasarkan analisis bisnis yang telah dilakukan, diketahui bahwa toko ritel Putra layak untuk dijalankan. Hal ini dilihat dari segi strategi SWOT yaitu memberikan harga yang bersaing, serta memberikan layanan pengiriman gratis yang berlaku pada minimal pembelian tertentu. Dalam segi manajemen, didapatkan pada aspek pemasaran mempunyai market yang tinggi, aspek operasional mempunyai supplier yang baik, aspek sumber daya manusia terjalin hubungan yang baik dan harmonis antar karyawan, dan aspek keuangan (NVP,IRR, PP, ARR & PI) menghasilkan laba yang menguntungkan

    Educational aspirations and social development in the novel Aziman Anak Yatim (1965) by Mohd. Aris Bahnan

    No full text
    This study was conducted to examine the educational aspirations and social development in the novel Aziman Anak Yatim (1965) by Mohd. Aris Bahnan. The novel revolves around the perseverance of an orphaned and impoverished boy in realizing his dream of becoming a medical doctor in the 1960s. This study outlines three objectives to be achieved. First, to identify the depiction of a child character striving to achieve educational and social development aspirations in the novel Aziman Anak Yatim by Mohd. Aris Bahnan. Second, to analyze the actions taken to achieve educational and social development aspirations by the child character in the novel Aziman Anak Yatim by Mohd. Aris Bahnan. Third, to synthesize the relationship between external changes outside the text and the educational and social development aspirations found in the novel Aziman Anak Yatim by Mohd. Aris Bahnan. This study utilizes the Genetic Structuralism Theory to achieve these three objectives. The study’s findings reveal that the child character in the novel, Aziman, works diligently with the determination to become a medical doctor, thus escaping the grip of poverty. To achieve this goal, the character of Aziman fully takes advantage of the government's educational and social development plans in line with the advancements made after Malaysia gained its independence

    Coupling of DEMO and ARIS: Based on theoretical ground

    No full text
    The methodologies ARIS and DEMO combined on a theoretical level, at the Corporate Dienst of Rijkswaterstaat.Electrical Engineering, Mathematics and Computer Scienc

    PengaruhKebiasaanMerokokTerhadap TingkatKesegaranJasmaniPesertaEkstrakurikuler Futsal Putra SMA Negeri 1 KepanjenTahun 2018

    No full text
    RINGKASANDiki, Aris Eka Kurniadi.  2019. Pengaruh Kebiasaan Merokok Terhadap Tingkat Kesegaran Jasmani Peserta Ekstrakurikuler Futsal Putra SMA Negeri 1 Kepanjen Tahun 2018. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd dan Febrita P Heynoek, S.Pd, M.Pd Kata Kunci: kebiasaan merokok, kebugaran jasmani, ekstrakurikuler futsalDaya tahan kebugaran jasmani yang dimiliki oleh masing-masing orang berbeda. Kondisi daya tahan kebugaran jasmani juga dipengaruhi oleh faktor lain yaitu seseorang yang memiliki kebiasaan merokok dan tidak merokok. Oleh sebab itu, penulis ingin mengetahui pengaruh kebiasaan merokoko terhadap tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler yang perokok dan bukan perokok di SMA Negeri 1 Kepanjen Kab. MalangPenelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler futsal yang memiliki kebiasaan merokok dan bukan perokok di SMA Negeri 1 Kepanjen. Penelitian ini didukung oleh teori-teori yang sesuai dengan penelitian.Rancangandalampenelitianinimenggunakandua variabel yaitu variabel bebas kebiasaan merokok dan variabel terikat tes kebugaran jasmanisubjek yang ditelitiberjumlah21siswa.Instrumen yang digunakanberupatesdanpengukuranmenggunakanangket kuisioner menggunakan skala Likert dan dilakukan tes kebugaran jasmani. Data yang diperoleh di analisismenggunakan uji normalitas data  dengan teknik Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas varians dengan teknik One way Annova. Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesismengguanakan uji t.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan perbedaan daya tahan kebugaran jasmani bagi peserta ekstrakurikuler yang memilik kebiasaan merokok dan tidak merokok.diketahui nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 antara variabel independen kebiasaan merokok dan variabel dependen tingkat kebugaran jasmani. Sebagaimana dasar pengambilan keputusan apabila nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H diterima yang berarti terdapat pengaruh variabel independen kebiasaan merokok terhadap variabel dependen tingkat kebugaran jasmani dan terdapat perbedaan antara tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakurikuler yang perokok dan bukan perokok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan daya tahan kebugaran jasmani pada peserta ekstrakurikuler futsal yang memiliki kebiasaan merokok dan bukan perokok di SMA Negeri 1 Kepanjen. Saran bagi peserta ekstrakurikuler yang perokok untuk mengurangi dan/atau menghentikan kebiasaan merokok. Sedangkan untuk peserta ekstrakurikuler yang bukan perokok diharapkan untuk tidak mencoba mengkonsumsi rokok

    Round-trip Business Process Driven SOA modelling between ARIS and Cordys

    No full text
    Business process modelling is the core activity in Business Process Driven SOA. ARIS is as Business Process Analysis (BPA) tool adequate for analyzing and designing business processes, while the execution and monitoring of these processes is empowered by Cordys as Business Process Management Suite (BPMS). The challenge is to enable iterative round-trip modelling across these two tools. Event-driven Process Chains (EPC) and Business Process Modelling Notation (BPMN) have established themselves as the most used modelling languages in the industry. Coupling ARIS and Cordys involves 1) transforming the high-level business process models in EPC developed in ARIS into executable process models in Cordys BPMN, and 2) ensuring round-trip development by means of interoperability. This thesis proposes a conceptual framework to couple a BPA and BPMS tool for round-trip business process modelling. The framework utilizes concepts from the Model Driven Architecture for structural addressing interoperability and model transformations. Business process models are developed and assessed from high-level, operational and technical viewpoints. Depending on the level of interoperability wished for, different types of model transformations within and between these viewpoints apply. Ensuring interoperability with traceability may allow maintaining the perception on the real world with different viewpoints. The framework is applied on the ARIS and Cordys case. Analyzing and comparing the tools have given insight on type of models, the information for exchange, and where possible coupling points are. Model transformations are defined for EPC and Cordys BPMN models. Results of the framework provide a foundation on how to achieve interoperability between ARIS and Cordys.Computer Science Information ArchitectureElectrical Engineering, Mathematics and Computer Scienc

    PERBANDINGAN PENGETAHUAN HIDRASI ATLET SEPAKBOLA SSB BOJONEGORO PUTRA DENGAN SSB SEMEN INDONESIA TUBAN KU-15 TAHUN

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan nilai rata-rata pengetahuan hidrasi atlet sepakbola SSB Bojonegoro Putra dan SSB Semen Indonesia Tuban KU-15 Tahun. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan dalam menentukan program latihan serta tambahan wawasan dan pengetahuan bagi atlet, pelatih dan management. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan angket tertutup dengan menggunakan skala guttman dengan sampel yang digunakan berjumlah masing-masing 15 orang dari SSB Bojonegoro Putra dan SSB Semen Indonesia Tuban KU-15 Tahun. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh data sebagai berikut ini: 1). Rata-rata nilai pengetahuan atlet Sepak bola KU-15 di SSB Bojonegoro Putra tentang hidrasi adalah 104 termasuk dalam kategori &ldquo;Baik&rdquo;. 2.) Rata-rata nilai pengetahuan atlet Sepakbola KU-15 di SSB Semen Indonesia Tuban tentang hidrasi adalah 90,86&nbsp; termasuk dalam kategori &ldquo;Baik&rdquo;. 3.) Rata-rata nilai perbandingan pengetahuan hidrasi yang lebih baik antara atlet sepakbola SSB Bojonegoro Putra dengan SSB Semen Indonesia Tuban KU-15 Tahun adalah SSB Bojonegoro Putra KU-15 Tahun dengan nilai rata-rata 104 termasuk dalam kategori &ldquo;Baik&rdquo;. Jadi, Kesimpulan dari penelitiaan ini adalah pengetahuan tentang hidrasi atlet sepakbola di SSB Bojonegoro Putra dan SSB Semen Indonesia Tuban KU-15 Tahun termasuk dalam kategori &ldquo;Baik&rdquo;, namun tinggal bagaimana atlet mempraktekkan pengetahuan hidrasi tersebut dalam latihan serta pertandingan agar tidak kekurangan cairan. Kata kunci : Olahraga. Pengetahuan,Hidrasi,Sepakbol

    Vehicle – pedestrian conflict: a case study in Universiti Putra Malaysia

    No full text
    Vehicle-pedestrian conflict is a commonly unsafe event that occurs in both urban and rural areas, especially in developing countries. It is still an open research topic, mostly in traffic safety and urban planning, which is utilised for evaluating the behaviours of vehicles and pedestrians at a non-signalised marked walkway. Three stations were selected based on higher daily activities to calculate the regularity of pedestrian movement. A manual calculation method was applied, and the calculation was done only during the daytime. Three different teams were formed to obtain the measurements at the three different sampling points simultaneously. A present study on preliminary vehicle-pedestrian conflict reveals the frequency of pedestrians in a concentrated area and its Level of Service (LOS) in Universiti Putra Malaysia (UPM) Serdang. The findings show that rush hour occurs during the mid-day in weekday, when students have finished their classes and adults have gone out for other businesses

    Arabic Dialects of Lamomea and Pudahoa at Students in Gontor 4 and 7 Southeast Sulawesi

    No full text
    Background: The symptom of using two languages in the local dialect of the Arabic speaking community in Southeast Sulawesi can be seen as an interesting phenomenon. This study aims to identify and reveal: (1) The Arabic language of local dialect “Pudahoa†at Pondok Putra 7 and “Lamomea†at Gontor Putri 4 in Southeast Sulawesi; (2) Coding variations in the communication of Arabic language in the local dialects of Lamomea and Pudahoa; and (3) the use of local Arabic dialects of Lamomea and Pudahoa. Methodology: This research was conducted in the speaking community of Southeast Sulawesi who uses the local Arabic dialect located in Konawe Selatan at two focuses: (1) Arabic Lamomea; and (2) Arabic Pudahoa speaking community. The method used in this research is descriptive method qualitative. The descriptive method is an attempted research method to describe and interpret objects according to the circumstances. Findings: This study found: first, the Arabic variation used in social interactions in Gontor Putri 4 is Arabic in the Lamomea dialect. Meanwhile, the Arabic variation used in social interactions in Gontor Putri 7 is Arabic in the Pudahoa dialect. The variations of code-switching that occur in the speech communities of Gontor Putri 4 and Gontor Putra 7 with the linguistic repertoire that exists in the community include first, code-switching in the form of language translation and second, code-switching in the form of speech level code-switching. Furthermore, the codes found in Arabic spoken by the Gontor Putri 4 and Putra 7 speaking community are in the form of phrases. Mix this code in the form of an Indonesian phrase into a sentence or speech. Lamomea and Pudahoa dialect Arabic as a subordinate standard language have several functions. Third, the use of Arabic in the local dialects of Lamomea and Pudahoa consists of the formal domain, kinship domain, religious domain, transactional use, social environment, informal environment, and non-formal domain. Conclusion: There are variations of code-switching, and code-mixing in the Arabic speech communities of Lamomea and Pudahoa, Tthe Lamomea and Pudahoa dialects have local and regional characteristics and functions as a means of internal communication, a symbol of community identity and as a means of communication in formal, informal and non-formal situations. The author hopes that there will be further research that focuses on how patterns of influence between Arabic and local culture. Keywords: Arabic language form; coding variations; the dialect use. &nbsp

    The Science Fiction Film

    No full text
    This is a chapter in the Science Fiction Handbook that the author has co-edited. The chapter introduces readers to major themes and generic tropes of science fiction in cinema and provides a brief analysis of classic SF films: Metropolis; The Day the Earth Stood Still; 2001: A Space Odyssey; Star Wars; Alien; Blade Runner; The Matri
    corecore