22 research outputs found
Perancangan Baterai, Solar Charge Control dan Inverter Pada Penerangan Jalan Umum Bertenaga Surya
ABSTRAKPribadi, Dimas Putra. 2019.Perancangan Baterai, Solar Charge Control dan Inverter Pada Penerangan Jalan Umum Bertenaga Surya. Tugas Akhir, JurusanTeknikElektro, FakultasTeknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. YuniRahmawati, S.T., M.T.Kata kunci:Energisurya, Selsurya, Energi alternative, Inverter, bateraiEnergi merupakan kebutuhan dasar manusia yang terus meningkat seiring perkembangan zaman. Ada beberapa jenis energy yaitu energy habis pakai dan energy tak habis pakai (baru-terbarukan). Dalam upaya mencari sumber energy dan tidak bertindak berdampak negative bagi lingkungan sekitar. Salah satu energy terbarukan yang banyak digunakan di Negara berkembang adalah energy matahari. Salah satu pemanfaatan energy matahari adalah pada penrangan jalan umum tenaga surya (PJUTS).Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis dan kapasitas baterai, Solar Charge Controller (SCC), danInverter yang akan digunakan. Penelitian ini dilakukan secara langsung dalam waktu tiga hingga 4 hari berturut-turut dari jam 10.00-14.00 WIB menggunakan multimeter dan Solar Charge Controller (SCC). Hasil tersebut dibedakan dengan dibuat analisis mengenahi pengaruh cuaca terhadap tingkat penyerapan energi yang akan di salurkan pada baterai dan juga kesetabilan daya output yang disalurkan pada beban.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan dalam pengerjaan instalasi penerangan jalan umum tenaga surya menggunakan baterai berjenis VLRA AGM 42 Ah dikarenakan bebas dari pemeliharaan, Solar Charge Control (SCC) yang digunakan berkapasitas 20 A dan terakhir inverter yang digunakan adalah inverter berdaya 500 W dikarenakan daya total pada beban sebesar 388 Wh
Analisis Yuridis Pasal 378 KUHP : Penipuan Penggandaan Uang oleh Dimas Kanjeng dalam Perspektif Hukum Pidana
Pasal 378 Kitab Undang Undang Hukum Pidana mengatur tindak pidana penipuan yang melibatkan penggunaan tipu daya, identitas palsu, kondisi yang tidak sesuai, atau rangkaian perkataan yang tidak sesuai dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau pun tidak melawan hukum. Kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi adalah contoh nyata dari pelanggaran ini, di mana ia memanfaatkan kedudukannya sebagai tokoh terkemuka dan dihormati untuk menipu masyarakat dengan janji penggandaan uang. Meskipun ancaman hukuman maksimal untuk penipuan adalah 4 tahun penjara, Dimas Kanjeng dihukum total 21 tahun penjara karena juga terlibat dalam pembunuhan berencana. Meskipun begitu, kasus ini menunjukkan bahwa pelanggaran hukum, seperti penipuan, akan mendapat pertanggungjawaban hukum yang sesuai dengan perbuatan yang dilakukan, bahkan melampaui ancaman hukuman maksimal yang diatur dalam hukum positif
How Pure Institutions Save Time in Tracking Research Data with Data Monitor
In recent years, there has been a growing interest in monitoring research data, Many involved in the research ecosystem, from policy makers and funders to publishers and institutions, have adopted new research data guidelines and practices. While many welcome this transparency, it presents unique challenges for those responsible for managing and analyzing their institution’s research data and their impact. To solve that challenge, Data Monitor comes with the vision to help institutions advance research data management practices. Data Monitor has been several tens of Pure institution cutting the time spent validating research data when importing it in Pure. The native Data Monitor and Pure integration solves the challenges for the institutions to track and generate insights from research data published by their authors. We will share how our latest innovations in Data Monitor helps improving overall research data import experience: How author matching is automated with author profiles, how version de-duplication from major repositories is managed, how distinguishing supplementary materials from research data is critical, and more. Speaker: Gert-Jan Boers University of Twente, Netherlands Dimas Putra Elsevier, Netherlands Helen Scott University of Manchester, United Kingdo
How Pure Institutions Save Time in Tracking Research Data with Data Monitor
In recent years, there has been a growing interest in monitoring research data, Many involved in the research ecosystem, from policy makers and funders to publishers and institutions, have adopted new research data guidelines and practices. While many welcome this transparency, it presents unique challenges for those responsible for managing and analyzing their institution’s research data and their impact. To solve that challenge, Data Monitor comes with the vision to help institutions advance research data management practices. Data Monitor has been several tens of Pure institution cutting the time spent validating research data when importing it in Pure. The native Data Monitor and Pure integration solves the challenges for the institutions to track and generate insights from research data published by their authors. We will share how our latest innovations in Data Monitor helps improving overall research data import experience: How author matching is automated with author profiles, how version de-duplication from major repositories is managed, how distinguishing supplementary materials from research data is critical, and more. Speaker: Gert-Jan Boers University of Twente, Netherlands Dimas Putra Elsevier, Netherlands Helen Scott University of Manchester, United Kingdo
Effectiveness of banana leaves extract (Musa paradisiaca L.) for wound healing
Banana leaves (Musa Paradisiaca, L.) has not been widely used in the treatment purpose of this study was to examine the wound healing activity of the gel of banana leaves (Musa paradiasiaca L.) and determine the most effective concentration for wound healing.Target research is to provide natural wound treatment alternatives. The method used is eksperimental.Prosedur research study began with the identification of a banana leaf, banana leaf extraction, formulation of banana leaf extract gel with a concentration of 1%, 5%, 10% and testing to the test animals were harmed .Animal test are grouped into 5 groups the negative control group (base gel), a positive control (bioplacenton), and 3 groups treatment. Measuring of diameter wound on day-1 through day 7. The observation was tested by using ANOVA and Post Hoc Tukey HSD. ANOVA test results showed a significant difference between the mean percentage of wound healing all groups Treatment .The result of Post hoc Tukey HSD at the 95% confidence level showed significant differences in the negative control group when compared to the positive control group and the treatment group gel 5% and 10% .It indicates that the positive control, gel 5% and 10% have a wound healing effect. Positive control group compared with the group treated gel 5% and 10% showed significant differences that the average value of the percentage of wound healing is higher than the positive control treatment group. It means the difference meant that the positive control has better activity. While the group gel 5% when compared with the 10% gel group no significant difference in this case means the group gel 5% with 10% having a comparable effectiveness of wound healing
Peran Marketing Media Sosial di PT. Citra Usaha Lamindo
Di tengah pesatnya perkembangan era digital yang mengubah cara komunikasi dan strategi bisnis, pengalaman praktis menjadi kebutuhan esensial bagi mahasiswa, sehingga universitas mewajibkan program magang guna membekali mereka dengan kompetensi yang relevan. Laporan ini merangkum pengalaman magang Penulis di Divisi Social Media Marketing PT. Citra Usaha Lamindo, perusahaan distributor terkemuka, yang berlangsung dari 3 Februari 2023 hingga 2 Juni 2025. Tujuan magang ini adalah untuk memahami operasional pema saran media sosial, mengaplikasikan teori perkuliahan seperti Visual & Photographic Communication dan Special Event ke dalam praktik nyata, serta mengembangkan hard skill dan soft skill yang relevan. Penulis terlibat dalam riset kolaborasi sponsorship dan produksi konten visual seperti desain poster dan editing video. Kendala seperti tantangan komunikasi kredibilitas, keterbatasan lisensi aplikasi, serta gangguan koneksi internet diatasi secara mandiri dengan menggunakan hotspot pribadi dan membeli lisensi aplikasi. Pengalaman ini memperkaya profesionalisme dan kesiapan penulis menghadapi dunia kerja, dengan saran bagi perusahaan untuk menyediakan lisensi resmi aplikasi serta meningkatkan infrastruktur jaringan demi menunjang efisiensi dan kualitas kerja tim
Pesan moral foto jurnalistik pada website Photo's Speak: Analisis semiotika Rolan Barthes foto cerita “Redup Yang Kembali Terang” dalam website Photo’s Speak edisi 18 Mei 2024
Penelitian tentang foto cerita “Redup Yang Kembali Terang” karya Zenitha Jaya Az-Zahra yang dimuat dalam website Photo’s Speak. Foto cerita yaitu sebuah jenis fotografi yang bercerita secara visual yang disampaikan melalui foto yang biasa disebut dengan photo story. Tujuannya untuk mengetahui makna denotasi, konotasi dan mitos dalam foto cerita “Redup Yang Kembali Terang” karya Zenitha Jaya Az-Zahra yang dimuat dalam website Photo’s Speak. Penelitian ini menggunakan teori dari Rolan Barthes (1985). Selain itu penelitian ini menggunakan paradigma kritis, berfokus pada kekuatan media massa yang dipahami memiliki hubungan dengan masyarakat dan dominasi kepentingan tertentu terhadap yang lainnya. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif agar bisa menganalisa lebih dalam dan detail. Dari hasil penelitian ini ditemukan tiga makna sesuai dengan teori Rolan Barthes (1985). Pertama, secara denotatif foto cerita “Redup Yang Kembali Terang” menceritakan tentang seorang gadis yang bernama Sindy pengidap anxiety disorder yang terpuruk semenjak ayahnya tiada. Kedua, secara konotatif, dalam foto cerita ini menampilkan banyak makna yang implisit, tidak langsung dan sering kali dipengaruhi oleh perasaan, emosi, budaya dan pengalaman pribadi yang terikat dengan objek atau subjek dalam gambar atau teks. Ketiga, secara mitos dalam foto ini mengingatkan kita bahwa kesedihan bukan akhir dari segalanya. Selain itu, foto ini juga menyentuh mitos tentang harapan di balik penderitaan, dengan menggambarkan bahwa di tengah kegelapan dan kesedihan, ada cahaya kecil yang bisa menjadi simbol harapan dan pemulihan
Perencanaan Keuangan Pribadi: Bagaimana Mimpi Menjadi Tujuan
Many people wish to have healthy finances in which they are not under financial stress. However, due to a lack of understanding (financial literacy), many people can just dream and cannot plan healthy personal finances. Only 40% of residents in Palembang City\u27s Sako District complete personal financial planning, as determined by a survey conducted by 100 persons. This community program seeks to educate participants on the necessity of personal financial planning and how to create personal financial statements to attain financial goals. The residential area in Sako District, Palembang City, has been designated as the target for community service (PKM) implementation. This research provides learning using mentoring and discussion methods. The results revealed an average of 20 Participants Financially stressless, 1 Participant Financially Stressed, 1 Participant Financially Shocked, and 1 Participant Financially stressfree. Thus, the average participant\u27s basic financial condition is usually less stressful and worrying, but investment and protection are still minimal so they are worried about causing problems in the future
Prediksi Waktu Dekripsi Chipper Text Algoritma Rsa Tanpa Kunci Private Menggunakan Pendekatan Statistik
Abstract— RSA was an asymmetric cryptosystem that is widely used today. Its strength depended on the presumed difficulty of the factorization problem. Currently there were some bits size of RSA that very unsafe to use. This study would predict a factorization time on certain bits of RSA. The processed data was a process time for factoring RSA using multiple polynomials quadratic sieve(MP-QS). The number of bits RSA that factored were 64, 96, 128, 160, 192, 224, and 256. Experiments were conducted 10 times for each bit and the results were averaged. The average result for each bit became a training data for prediction algorithm. The prediction algorithm were Double Exponential Smoothing and GROWTH function in Ms. Excel. The conclusion of this study were : don’t use 256 bits RSA for securing communication, 512 bits RSA still save for securing private communication, and use 1024 bit or 2048 bit RSA for secret, confidential, sensitive, or classified communication.
Intisari— RSA adalah metode kriptografi asimetris yang banyak digunakan saat ini. Kekuatannya tergantung pada kesulitan dari masalah faktorisasi. Saat ini ada beberapa bit ukuran RSA yang sangat tidak aman untuk digunakan. Penelitian ini akan memprediksi waktu faktorisasi pada bit RSA tertentu. Data yang diolah adalah waktu proses memfaktorisasi RSA menggunakan multiple polynomials quadratic sieve(MP-QS). Jumlah bit RSA yang diperhitungkan adalah 64, 96, 128, 160, 192, 224, dan 256. Percobaan dilakukan 10 kali untuk setiap bit dan hasilnya dirata-ratakan. Hasil rata-rata untuk setiap bit menjadi data training untuk algoritma prediksi. Algoritma prediksi yang digunakan adalah Double Exponential Smoothing dan fungsi GROWTH di Ms. Excel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: faktorisasi RSA 256 bit dengan tools hanya perlu 205 detik yang berarti jangan gunakan RSA 256 bit untuk mengamankan komunikasi, Prediksi faktoorisasi RSA 512 bit masih cukup aman untuk mengamankan komunikasi pribadi tetapi masih dapat didekripsi dengan sumber daya yang sangat besar, dan gunakan 1.024 bit atau 2048 bit RSA untuk komunikasi rahasia.
Kata Kunci— Double exponential smoothing, Faktorisasi, MP-QS RS
Penyelundupan Narkotika Nontraditional Syndicated di Asia Tenggara dan Oceania
The era of globalization and increasingly sophisticated and rapidly developing technology supports the circulation of narcotics by means of smuggling easier to enter other countries, including Indonesia. The increasing factor of narcotics smuggling, especially from Southeast Asia and Oceania, is studied from social disorganization, and the steps taken by the Indonesian government in tackling and minimizing narcotics smuggling crimes that occur transnationally. By taking doctrinal research, where related to this research using a normative juridical legal research method will provide an overview of the object of research and help the author to make an analysis of the correct conclusions. Countries in Southeast Asia and Oceania that experience enormous impacts in addition to environmental conditions, dense population development economies encourage the rise of narcotics business associated with the theory of social disorganization, and supported by criminal organizations as non-traditional syndicate
