11 research outputs found
EMPLOYEE PERFORMANCE IMPROVEMENT : COMPENSATION AND MOTIVATION SEQUENCES
Human Resource Management in Indonesian organization is right now under exceptional investigation from different gatherings. How well HR is overseen will decide the accomplishment of the association later on. Human asset the board will be a vital piece of the errand of authoritative administration. PT Adimas Cipta Karya Pratama is one of Telkom's accomplices, which is occupied with the development and support of the organization founded and expected to empower the development of broadband access networks in the Greater Bandung zone. Notwithstanding the establishment of broadband access organizations, different administrations gave are Network Terminal Equipment (NTE), just as Operations and Maintenance Management Services (O&M - Operation and Maintenance). PT. Adimas Cipta Karya Pratama is needed to be capable of settling issues identified with client objections appropriately, one of them is given an affirmation specialist that examines and resolves the issue. The higher the degree of interference goal, the better presentation. In the most recent year, there was a decline in the acknowledgment of execution confirmation specialists, numerous components caused this, yet the greatest sign was a low inspiration and pay. This examination means to research the impact of remuneration and inspiration to specialized confirmation performance, utilizing quantitative strategy and numerous relapse as a technique for speculation testing, the result appeared from 82 respondents taken that all the while pay and inspiration have a positive and huge impact on worker execution by 70,2%, yet incompletely, pay doesn't influence representative execution and just inspiration that have a positive and huge impact on execution
EMPLOYEE PERFORMANCE IMPROVEMENT : COMPENSATION AND MOTIVATION SEQUENCES
Human Resource Management in Indonesian organization is right now under exceptional
investigation from different gatherings. How well HR is overseen will decide the accomplishment
of the association later on. Human asset the board will be a vital piece of the errand of authoritative
administration. PT Adimas Cipta Karya Pratama is one of Telkom's accomplices, which is occupied
with the development and support of the organization founded and expected to empower the
development of broadband access networks in the Greater Bandung zone. Notwithstanding the
establishment of broadband access organizations, different administrations gave are Network
Terminal Equipment (NTE), just as Operations and Maintenance Management Services (O&M -
Operation and Maintenance). PT. Adimas Cipta Karya Pratama is needed to be capable of settling
issues identified with client objections appropriately, one of them is given an affirmation specialist
that examines and resolves the issue. The higher the degree of interference goal, the better
presentation. In the most recent year, there was a decline in the acknowledgment of execution
confirmation specialists, numerous components caused this, yet the greatest sign was a low
inspiration and pay. This examination means to research the impact of remuneration and inspiration
to specialized confirmation performance, utilizing quantitative strategy and numerous relapse as a
technique for speculation testing, the result appeared from 82 respondents taken that all the while
pay and inspiration have a positive and huge impact on worker execution by 70,2%, yet
incompletely, pay doesn't influence representative execution and just inspiration that have a positive
and huge impact on execution
PERANCANGAN ANTARMUKA WEB BREGADA RAKYAT SURYAATMAJA DENGAN METODE USER CENTERED DESIGN
Bregada adalah salah satu bentuk seni keprajuritan yang menjadi ciri
khas dan budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelestarian bregada masih
menghadapi tantangan, seperti minimnya akses informasi. Hambatan ini
sering kali menurunkan minat generasi muda untuk melestarikan dan
mengembangkan seni keprajuritan. Oleh karena itu, penelitian ini akan
dilakukan dengan merancang antarmuka website Bregada Rakyat Suryaatmaja
yang menarik dan edukatif dengan menggunakan metode User Centered
Design (UCD) agar dapat memenuhi kebutuhan pengguna.
Penelitian ini mengadopsi metode User Centered Design (UCD), yang
terdiri dari empat tahapan utama: memahami konteks pengguna, menentukan
persyaratan, membuat desain awal, dan mengevaluasi desain. Pada tahapan
design solutions, dilakukan perancangan antarmuka website yang mencakup
fitur seperti dokumentasi, video tutorial, kuis interaktif, dan informasi
mendalam mengenai keprajuritan. Pada tahapan evaluate against
requirements, pengujian dilakukan menggunakan tiga aspek usability, yaitu
efficiency dengan time-based efficiency, effectiveness dengan completion rate,
dan satisfaction menggunakan metode System Usability Scale (SUS).
Hasil eksperimen menunjukkan bahwa website Bregada Rakyat
Suryatmaja berhasil memenuhi kebutuhan pengguna. Dari 23 responden,
mayoritas memberikan tanggapan positif terhadap antarmuka website.
Evaluasi SUS menghasilkan skor rata-rata 88,48 (kategori "acceptable", grade
"B", dan rating "excellent"). Rata-rata completion rate mencapai 100%, dan
skor pada kategori InfoQual menunjukkan informasi yang relevan dan sesuai
kebutuhan pengguna. Dengan demikian, rancangan ini dinilai efektif untuk
memperkenalkan budaya Bregada kepada generasi muda dan masyarakat
umum
PENINGKATAN KETANGGUHAN MASYARAKAT DUSUN GODEGAN JAMUSKAUMAN NGLUWAR MAGELANG JAWA TENGAH
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di dusun Godegan, desa Jamuskauman kecamatan Ngluwar Magelang Jawa Tengah. Desa Jamuskauman termasuk pada kategori Desa Tangguh Bencana Pratama, dimana kegiatan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) masih sangat awal dilakukan di desa ini. Kegiatan ini betujuan meningkatkan ketangguhan warga dalam menghadapi bencana, dengan beberapa kegiatan yaitu pendidikan ketangguhan, diskusi potensi bencana dan pembagian buku saku tangguh bencana. Dari hasil kegiatan ini diperoleh informasi bahwa dusun Godegan memiliki potensi ancaman bencana gempabumi, angina putting beliung dan banjir lahar dingin. Kegiatan selanjutnya yang perlu dilakukan berupa pelatihan kesiapsiagaan, penentuan titik kumpul dan pembuatan jalur evakuasi. Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan warga, terbukti dari antusiasme warga dalam mengikuti seluruh rangkaian acara.Community service has been done in Godegan, Jamuskauman village, Ngluwar sub-district of Magelang regency, Central Java. Those event has succeeded in assessing the resilience of these villagers in the face of disasters. The village is included in the category of Desa Tangguh Bencana Pratama, whereis the Disaster Risk Reduction activities will begin (at early stage) in this village. This activity aims to increase the resilience of villagers in the face of disasters, with several activities namely disaster preparedness and resilience education, discussion of potential disasters and the distribution of disaster resilient manual books. The community succeeded in mapping out the potential disasters in the village, namely earthquakes, tornadoes and cold lava floods and improved the knowledge abaut the preparedness and resilience of disaster. The next activity that needs to be done is in the form of preparedness training, determining the gathering point and making an evacuation route. The enthusiasm of the villagers in participating in this activity needs to be followed up by the local government and the community concerned with disasters by carrying out sustainable activities towards a resilient villag
KEGIATAN E-MARKETING KEWIRAUSAHAAN PRODUK MAKANAN LOKAL DESA SINAR PETIR KABUPATEN TANGGAMUS
Desa Sinar Petir kaya akan hasil alam, mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai petani. Hasil alam tersebut banyak dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai ekonomis. Seperti kunyit dapat dijadikan bubuk kunyit alami, cake kunyit, keripik paruh daun singkong, nata de aloe vera. Kelompok Wanita Tani desa Sinar Petir merupakan kelompok yang mengelola permasalahan pertanian di desa Sinar Petir. Kelompok usaha ini merupakan mitra kegiatan pengabdian yang memiliki beberapa permasalahan tata kelola manajerial, antara lain: 1) pemasaran produk masih sangat sederhana belum merambah masyarakat luar daerah, 2) pengemasan produk yang kurang menarik belum tertera label merk dagang, 3) pemasaran belum memanfaatkan teknologi informasi sehingga produk hanya dapat dipasarkan di kecamatan setempat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan pemasaran pada kelompok wanita tani di desa sinar petir kecamatan talang padang, kabupaten tanggamus. Tujuan tersebut dicapai melalui pendampingan Kelompok Wanita Tani dibidang pembukuan/pengelolaan keuangan serta strategi marketing berbasis online (Facebook, Whatsapp, Instagram). Kelompok wanita tani ini bergerak dalam bidang pembuatan keripik paruh daun singkong, dan nata de aloevera. Pembuatan produk makanan lokal ini memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di daerah sekitar yang ingin menambah pengetahuan dan penghasilan ibu-ibu anggota kelompok usaha tersebut. Pelatihan pemasaran online berbasis internet dilakukan dengan memberikan wawasan untuk memaksimalkan teknologi yang ada untuk memasarkan produk desa tersebut. Metode yang dipakai menggunakan penyuluhan dan pendampingan hingga kelompok wanita tani memiliki pembukuan yang rapih dan memiliki toko online di media sosial.Hasil kegiatan membawa implikasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Wanita Tani dalam mengembangkan elektronik marketing, serta meningkatkan kemampuan memasarkan secara online
THE EFFECT OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP ON ORGANIZATIONAL INNOVATION THROUGH EMPLOYEE CREATIVITY AND INTERNAL SOCIAL CAPITAL IN THE PANDEMIC TIME OF COVID-19
This study aims to solve the research gap that occurs in transformational leadership
towards organizational innovation. Besides presenting research novelty, the research gap is
also resolved by combining employee creativity and internal social capital variables. The
approach used in this research is quantitative with a purposive sampling technique. This study
involved 125 respondents in the context of a properties company in Indonesia. Using data
analysis techniques Partial Least Square (PLS), this study shows that transformational
leadership has no significant effect on organizational innovation. Transformational leadership
has no significant effect on employee creativity, transformational leadership has no significant
effect on internal social capital; employee creativity has a significant effect. Regarding
organizational innovation, internal social capital has a significant influence on organizational
innovation. In contrast, through employee creativity, transformational leadership does not have
a significant effect on organizational innovation, and transformational leadership through
employee creativity and internal social capital does not have a significant effect on
organizational innovation
Workshop Internet dan Digital Marketing untuk Meningkatkan Daya Saing Pada Kelompok Pengusaha Muda Ponorogo
The amount of convenience and functionality of the use of digital media encourages people or businessmen in the world to use digital media in all of activities. Another function of the use of digital media is branding, sharing, promoting, and marketing. The development of internet and information technology is also a great influence on the development in promoting the products. To achieve those objectives, the activity is carried out by workshop method in the form such as delivery of material, discussion, and simulation and practice the use of digital marketing. This activity is concerned for young entrepreneurs in Ponorogo. There are several criteria classified by author intended to young entrepreneurs. First, young entrepreneurs being objectives are those aged between 15-35 years. Second, they are neither a  member of community nor incorporated with associations of entrepreneur in Ponorogo. Furthermore,  they were still running the business, particularly in marketing the products by using conventional or traditional way. Through this activity, those young entrepreneur groups will have better understanding about the importance of using internet media in enhancing business competitiveness. The majority participants gave positive feedback on the implementation of this public service activity
IMPLEMENTASI SISTEM PEMBERIAN PAKAN OTOMATIS TERJADWAL BERBASIS ESP32 DAN BLYNK UNTUK OPTIMASI MANAJEMEN PETERNAKAN
Regular and controlled feeding is an important factor in the success of fish farming. However, manual methods of feeding are often less efficient and risk causing discrepancies in the amount of feed given. This research aims to design and develop an ESP32-based automatic feeding system controlled through the Blynk application. This system uses an RTC DS3231 sensor to determine the feeding time, an HC-SR04 ultrasonic sensor to detect the availability of feed, and a servo motor to automatically regulate feed distribution. If feed is available and the feeding time has arrived, the ESP32 will activate the servo motor to open the feed container and then close it again after the process is complete. The residual feed monitoring data is sent to the Blynk app, allowing the user to control and monitor the system in real-time via a mobile device. The test results show that the system is able to detect the amount of residual feed with high accuracy, with the difference between the ultrasonic sensor measurement and manual measurement ranging from 0.1-0.2 cm. In addition, the system successfully optimizes feeding efficiency by ensuring timely and appropriate distribution to the fish. Thus, the system can improve the effectiveness of feed management in fish farming as well as reduce manual intervention, thus providing a more practical and efficient solution for fish farmers.
Pemberian pakan secara teratur dan terkontrol merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya ikan. Namun, metode manual dalam pemberian pakan sering kali kurang efisien dan berisiko menyebabkan ketidaksesuaian jumlah pakan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pemberian pakan otomatis berbasis ESP32 yang dikendalikan melalui aplikasi Blynk. Sistem ini menggunakan sensor RTC DS3231 untuk menentukan waktu pemberian pakan, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi ketersediaan pakan, serta motor servo untuk mengatur distribusi pakan secara otomatis. Jika pakan tersedia dan waktu pemberian pakan telah tiba, ESP32 akan mengaktifkan motor servo untuk membuka wadah pakan dan kemudian menutupnya kembali setelah proses selesai. Data pemantauan sisa pakan dikirim ke aplikasi Blynk, memungkinkan pengguna untuk mengontrol dan memantau sistem secara real-time melalui perangkat seluler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu mendeteksi jumlah sisa pakan dengan akurasi tinggi, dengan perbedaan pengukuran sensor ultrasonik dan pengukuran manual berkisar 0,1–0,2 cm. Selain itu, sistem berhasil mengoptimalkan efisiensi pemberian pakan dengan memastikan distribusi yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan ikan. Dengan demikian, sistem ini dapat meningkatkan efektivitas manajemen pakan dalam budidaya ikan serta mengurangi intervensi manual, sehingga memberikan solusi yang lebih praktis dan efisien bagi pembudidaya ikan.Pemberian pakan secara teratur dan terkontrol merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya ikan. Namun, metode manual dalam pemberian pakan sering kali kurang efisien dan berisiko menyebabkan ketidaksesuaian jumlah pakan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pemberian pakan otomatis berbasis ESP32 yang dikendalikan melalui aplikasi Blynk. Sistem ini menggunakan sensor RTC DS3231 untuk menentukan waktu pemberian pakan, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi ketersediaan pakan, serta motor servo untuk mengatur distribusi pakan secara otomatis. Jika pakan tersedia dan waktu pemberian pakan telah tiba, ESP32 akan mengaktifkan motor servo untuk membuka wadah pakan dan kemudian menutupnya kembali setelah proses selesai. Data pemantauan sisa pakan dikirim ke aplikasi Blynk, memungkinkan pengguna untuk mengontrol dan memantau sistem secara real-time melalui perangkat seluler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu mendeteksi jumlah sisa pakan dengan akurasi tinggi, dengan perbedaan pengukuran sensor ultrasonik dan pengukuran manual berkisar 0,1–0,2 cm. Selain itu, sistem berhasil mengoptimalkan efisiensi pemberian pakan dengan memastikan distribusi yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan ikan. Dengan demikian, sistem ini dapat meningkatkan efektivitas manajemen pakan dalam budidaya ikan serta mengurangi intervensi manual, sehingga memberikan solusi yang lebih praktis dan efisien bagi pembudidaya ikan
Analisis Ekspresi Protein BRCA-1 dan Sitokin TNF-α dengan Metode Imunohistokimia terhadap Proses Karsinogenesis Tumor Mammae pada Mencit (Mus Musculus) di Kota Malang
Tumor adalah proses ketika sel membelah secara tidak terkendali yang
disebabkan adanya akumulasi mutasi DNA. Tumor dapat memengaruhi jalur
signaling molekuler dan menyebabkan mutasi pada gen salah satunya gen tumor
suppressor gene yaitu BRCA-1. Protein BRCA-1 berperan dalam proses DNA
repair yang berperan dalam pembelahan sel. Sitokin TNF-α merupakan salah satu
sitokin yang dihasilkan oleh sistem imun sebagai komunikasi antar-sel dan
mediator inflamasi. Penelitian ini menggunakan 6 sampel kasus tumor mammae
pada mencit betina di Kota Malang yang bertujuan untuk mengetahui nilai
ekspresi protein BRCA-1 dan sitokin TNF-α yang telah dilakukan pewarnaan
imunohistokimia. Pengamatan dilakukan dengan perbesaran 400 x dan 1000 x
dibawah mikroskop cahaya. Parameter yang diamati adalah ekspresi antibodi
spesifik BRCA-1 dan TNF-α. Pengolahan data nilai ekspresi BRCA-1 dan TNF-α
dilakukan menggunakan aplikasi Image-J [IHC Profiler]. Analisis data yang
digunakan menggunakan uji parametrik Independent Sample T-test (P-value
95%). Berdasarkan hasil penelitian, kasus tumor mammae pada mencit (Mus
musculus) menunjukkan protein BRCA-1 mengalami penurunan ekspresi sebesar
60 % dengan persentase rata-rata area (11.9567 ± 1.3) dan sitokin TNF-α
mengalami peningkatan ekspresi sebesar 42 % dengan persentase rata-rata area
(60.1283 ± 4.2)
