1,720,999 research outputs found
THE EFFECT OF MINI BANK LABORATORY MANAGEMENT, CUSTOMER SERVICE SKILL AND RECORDING FINANCIAL TRANSACTIONS SKILL TOWARD STUDENTS’ UNDERSTANDING BASIC OF BANKING IN SMK N 1 PENGASIH ACADEMIC YEAR 2016/2017
This research is aimed to know (1) the effect of Mini Bank Laboratory
Management towards Students’ Understanding Basic of Banking in SMK N 1
Pengasih (2) the effect of Customer Service Skill on Banking Skills towards
Students’ Understanding Basic of Banking in SMK N 1 Pengasih (3) the effect of
Recording Financial Transactions Skill on Banking Skills towards Students’
Understanding Basic of Banking in SMK N 1 Pengasih (4) the effect of Mini
Bank Laboratory Management, Customer Service Skill, and Recording Financial
Transactions Skill toward Students’ Understanding Basic of Banking in SMK N 1
Pengasih.
This research used quantitative approach and the type of this research was a
causal comparative. This study was population research wich population were all
of students class X that consist of 32 Students from class X AK1 and 32 students
from class X AK2 in SMK N 1 Pengasih. Data Collection Technique use
Questionnaire and test. Then Data Analysis Techniques were simple regression
and multiple regression.
The results of this study were: (1) There was a positive influence of Mini
Bank Laboratory Management (X1) on Students’ Understanding Basic of Banking
(Y) by rx1y = 0,729; r2x1y = 0,532; tvalue=8,327; ttable=2,001 and 5% of significant
level, (2) There was a positive influence Customer Service Skill (X2) on Students’
Understanding Basic of Banking (Y) by rx2y = 0,669; r2x2y = 0,443; tvalue=6,698;
ttable=2,001 and 5% of significant level, (3) There was a positive influence of
Recording Financial Transaction Skill (X3) on Students’ Understanding Basic of
Banking (Y) by rx3y = 0,453; r2x3y = 0,205; tvalue=3,969; ttable=2,001 and 5% of
significant level, (4) Mini Bank Laboratory Management, Customer Service Skills
and Recording Financial Transaction Skill together had a positive effect on
Students’ Understanding Basic of Banking by ry3(1,2,3)=0,814; r2y1(1,2,3)=0,662;
Fvalue=38,592; Ftable=2,761
EVALUASI PEMBINAAN PEGAWAI DI BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Tujuan penelitian adalah mengevaluasi program pembinaan pegawai di
Badan Diklat DIY dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product)
melalui komponen: (1) konteks yang ditinjau dari latar belakang dan tujuan program
(2) masukan yang ditinjau dari sarana dan prasarana, sumber dana, dan SDM (3)
proses yang ditinjau dari bentuk kegiatan dan kesesuaian jadwal pelaksanaan program
(4) produk ditinjau dari hasil pelaksanaan dan ketercapaian tujuan program.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluasi dengan pendekatan
kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa
pedoman observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Uji keabasahan data
menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Data dianalisis dengan tahapan
analisis data, membaca keseluruhan data dengan memberikan catatan khusus,
mengkoding, mengkategorikan tema, mendeskripsikan tema, menginterpretasi
data.
Hasil penelitian (1) Konteks: latar belakang dan tujuan pelaksanaan program
masuk dalam kategori baik (2) Masukan: (a) Sarana dan prasarana program
pembinaan pegawai dapat dimanfaatkan dengan baik dan jumlahnya tercukupi dan
dikategorikan baik (b) Pendanaan pembinaan dikelola berdasarkan kebutuhan, namun
hanya bersumber pada satu pendanaan, maka dikategorikan kurang (c) SDM,
(pegawai dan pejabat struktural) dapat berpartisipasi dengan baik, namun untuk
penempatan pegawai belum sesuai dengan latar belakang pendidikan, maka pada
aspek masukan ini dikategorikan baik (3) Proses: Bentuk kegiatan pembinaan
dikategorikan cukup dan kesesuaian jadwal masuk dalam kategori kurang, dan
manfaat pembinaan termasuk dalam kategori baik, maka pada aspek proses
pembinaan masuk dalam kategori cukup (4) Produk: Hasil pelaksanaan program
pembinaan pegawai dikategorikan baik dan ketercapaian tujuan dikategorikan cukup,
maka pada aspek hasil pembinaan masuk dalam kategori baik
PERAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBINA DAN MENCEGAH PERILAKU MENYIMPANG SISWA SMK PGRI III SALATIGA
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PKn satu orang dan siswa SMK PGRI III Salatiga 15 orang.Teknik Analisa Data penelitian ini melalui tiga tahapan, yaitu melalui kategori data, interprestasi data, dan tahap pengambilan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa pembelajaran pendidikan kewarganegaraan telah sesuai dengan indikator pendidikan kewarganegaraan yaitu sudah mengajarkan tentang sikap, sopan santun, nilai-nilai moral dalam masyarakat dan nilai tingkah laku.Berdasarkan hasil analisis 90% siswa telah diajarkan nilai sikap dengan guru dan sudah mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.Berdasarkan hasil wawancara dan observasi peneliti memperoleh keterangan bahwa dalam pembelajaran guru mata pelajaran PKn telah menggunakan berbagai upaya siswa dapat bertingkah laku baik dan dapat terhindar dari perilaku menyimpang. Dan dari hasil observasi siswa memiliki tingkah laku yang baik.Dalam materi pemberlajaran sebaiknya guru selalu mengajarkan sikap kepada siswa walaupun dalam materi pembelajarannya tentang sikap yang diperlukan dalam kehidupan di masyarakat. Selalu memperhatikan siswa agar mereka merasa senang dan bersemangat saat pembelajaran dan guru harus selalu memberikan pembelajaran yang menarik agar siswa mudah untuk menerima penjelasan saat pembelajara
PERAN GURU MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PENGEMBANGAN NILAI MORAL PANCASILA SISWA SMK PGRI III SALATIGA
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peranan guru mata pelajaran PKn dalam pengembangan nilai moral pancasila dan apakah yang menjadi hambatan guru mata pelajaran PKn dalam pengembangan nilai moral pancasila siswa SMK PGRI III Salatiga.Jenis penelitian ini digunakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara terhadap guru PKn, Guru Agama, dan Kepala Sekolah, dengan satuan analisisnya guru, dengan teknik analisis secara kualitatif deskriptif yaitu suatu usaha untuk mengumpulkan dan menyusun data, dengan analisis dan interprestasi/penafsiran terhadap data-data.Hasil penelitian: 1) peranan guru dalam pengembangan nilai-nilai PKn antara lain: (a) menumbuhkan keyakinan adanya Tuhan Yang Maha Esa dengan menunjukkan kebesaran ciptaan tuhan. (b) memberi tauladan yang baik dalam keseharian, mengingatkan langsung kepada anak yang baik dan kurang baik dalam kehiduapan sehari-hari. (c) memberi tauladan agar selalu kerjasama dan rukun, membiasakan untuk kerjasama dalam bekerja dan belajar, menasehati tentang pentingnya hidup rukun dan bersatu. (d) memberi contoh dengan kepemimpinan yang baik, selalu mementingkan musyawarah, bersikap adil terhadap semua orang. (e) memberi tauladan pentingnya berlaku adil, senantiasa menasehati kepada siswa agar senantiasa bersikap saling menjaga amanah dan selalu bertanggung jawab, memberi penjelasan tentang wawasan nusantara, membiasakan anak untuk saling tolong menolong sesuai kemampuan untuk bersikap adil antar sesama. 2) hambatan guru mata pelajaran PKn, yaitu masih ada siswa yang minat belajar kurang sehingga di rumah malas untuk mempelajari lagi, anak setelah pulang sekolah sulit untuk di pantau, orang tua kurang memperhatikan anaknya karena kesibukanny
PENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X JASA BOGA 3 MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING PADA MATA PELAJARAN PENGETAHUAN BAHAN MAKANAN DI SMK N 3 KLATEN
PENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X JASA
BOGA 3 MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SNOWBALL
THROWING PADA MATA PELAJARAN PENGETAHUAN BAHAN MAKANAN
DI SMK N 3 KLATEN
Oleh:
Praptiningsih
NIM 10511244016
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peningkatan keaktifan belajar
siswa setelah menggunakan metode pembelajaran Snowball Throwing pada mata
pelajaran Pengetahuan Bahan Makanan, 2) peningkatan hasil belajar siswa
setelah menggunakan metode pembelajaran Snowball Throwing pada mata
pelajaran Pengetahuan Bahan Makanan.
Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan
pada bulan Desember 2013 sampai dengan Juni 2014 di SMK N 3 Klaten. Subjek
penelitian adalah siswa kelas X Jasa Boga 3 SMK N 3 Klaten berjumlah 26 siswa.
Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi catatan lapangan, observasi,
tes, dan dokumentasi. Uji kualitas instrumen yang dilakukan adalah validitas
instrumen dengan menggunakan pendapat dari ahli (judgment experts). Teknik
analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian ini adalah: 1) metode pembelajaran Snowball Throwing dapat
meningkatkan keaktifan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya
peningkatan persentase skor keaktifan belajar sebesar 14,87% dari 73,15% pada
siklus I menjadi 88,02% pada siklus II, 2) metode pembelajaran Snowball
Throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan
adanya peningkatan rata-rata dari pre test sebesar 48,71 menjadi 89,79 pada
post test. Saat post test seluruh siswa sudah mencapai ketuntasan belajar.
Kata Kunci: Pembelajaran, Keaktifan, Hasil Belajar, Snowball Throwin
Sikap Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kedisiplinan Guru SMK PGRI III Salatiga
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap kepemimpinan kepala sekolah pada SMK PGRI III Salatiga. Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMK PGRI III Salatiga. Sumber data dalam penelitian ini dikaji dari dua sumber data yaitu data primer dan data sekunder, data primer adalah keterangan yang diperoleh dari kepala sekolah sedangkan data sekunder yaitu berupa informasi yang diperoleh dari guru. Kemudian penelitian ini difokuskan pada kepemimpinan kepala sekolah terhadap kedisiplinan Guru SMK PGRI III Salatiga. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah metode model analisis interaksi, di mana komponen reduksi data dan sajian data dapat dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data, setelah data terkumpul, maka tiga komponen analisis (reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan) berinteraksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang diterapkan oleh Kepala SMK PGRI III Salatiga merupakan kepemimpinan yang demokratis. Hal ini ditunjukkan bahwa setiap proses penetapan kebijakan dan penentuan strategi sekolah selalu mengikutsertakan semua dewan guru yang ada di sekola
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, FEE AUDIT, AUDIT TENURE, DAN ROTASI AUDIT TERHADAP KUALITAS AUDIT
This research was conducted to test the effect of variables of Company Size, Fee Audit, Audit Tenure, and Rotation audit on Audit Quality. The sample in this study amounted to 59 primary consumer sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2018-2020 which were selected based on purposive sampling methods and also referred to the selected criteria. The sample data was obtained by 59 companies with a total sample of 177. The quality of audits in the study was measured using a proxy of the size of a public accounting firm. The analysis technique used is logistic regression with a significance rate of 5%. The results showed that (1) The Size of the Company had a significant positive effect on audit quality (2) Fee Audit had a significant effect on audit quality (3) audit tenure had no significant effect Positive to Audit Quality (4) Audit Rotation has no effect on Audit Quality.
Analisis Faktor Internal dan Eksternal yang Mempengaruhi Audit Report Lag
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh Solvabilitas, Ukuran Komite Audit, Opini Audit, dan Reputasi Kantor Akuntan Publik terhadap Audit Report Lag. Dengan menggunakan purposive sampling sebagai teknik pengumpulan sampel, dihasilkannya 243 data sampel yang berasal dari 81 perusahaan sektor energy dan sektor transportation and logistic yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018-2020. Analisis regresi linier berganda merupakan teknik analisis data yang digunakan dengan regresi data panel menggunakan software STATA 16 dan tingkat signifikansi 5%. Hasil menunjukkan bahwa solvabilitas berpengaruh positif terhadap audit report lag serta opini audit memiliki pengaruh negatif terhadap audit report lag. Sementara itu, hasil juga menunjukkan bahwa ukuran komite audit dan reputasi kantor akuntan publik tidak berpengaruh terhadap audit report lag. Kemampuan variabel independen serta variabel kontrol yang digunakan dalam penelitian ini mampu menjelaskan variabel audit report lag sebesar 31,26%, sehingga 68,74% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.Kata kunci: Audit Report Lag, Solvabilitas, Ukuran Komite Audit, Opini Audit, Reputasi Kantor Akuntan Publi
PENGARUH LEVERAGE, KESEMPATAN BERTUMBUH DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KOEFISIEN RESPON LABA
This study aims to examine the variables of leverage, growth opportunities and the size of the companies that influence the earnings response coefficient. The purpose of the research is to empirically test the influence of Leverage, Growth Opportunities and Firm Size towards Earnings Response Coefficient. This research used 60 property & real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2012-2014. The sampling technique used in this research was purposive sampling, based on criteria there are 35 companies and tested with multiple regression analysis. The type of data used is secondary data obtained from www.idx.co.id and www.yahoo.finance.com. These result indicate that that Leverage, Growth Opportunities and Firm Size has no significant effect on the Earnings Response Coefficient. The ability of independent variables (Leverage, Growth Opportunities and Firm Size) in explaining the dependent variable (Earnings Response Coefficient) is 0,9%. The remaining 99,1% is explained by another variables such as systematic risk, earning persistance, profitability, voluntary disclosure, auditor quality and others
- …
