1,728,159 research outputs found
Buku Panduan Pameran Dasa Warsa BPP Teknologi
Daftar Isi :Sambutan dari Menristek B.J.Habibie,Bpk.Wardiman Djojonegoro,Bpk.Drs.Rosyid Hariyadi.Pola Pameran.Peserta Pameran.Artikel Pendukung Materi Pameran
Katalog pameran kesejarahan melalui puputan mewujudkan nasionalisme
Dalam rangka memperingati dan merayakan 100 Tahun
Kebangkitan NasionaL 20 Mei 1908-20 Mei 2008, Direktorat
Nilai Sejarah, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala,
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata menyelenggarakan
kegiatan Pameran Kesejarahan pada tanggal 11-13 Juli 2008
di UPTD Museum Perjuangan Rakyat Bali, Jl. Puputan Niti I
Mandala Denpasar Bali. Pameran Kesejarahan ini bertujuan
untuk meningkatkan pemahaman dan penanaman nilai-nilai
sejarah yang berkaitan dengan Kebangkitan Nasional kepada
masyarakat, khususnya generasi muda. Pameran Kesejarahan
kali ini memilih tema: Melalui Puputan Mewujudkan
Nasionalisme
Pameran Tunggal Lukisan Djoko Pekik
Menutup peristiwa kesenirupaan di tahun 1993, tampil seorang pelukis kelahiran Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, Djoko Pekik. Berbulan- bulan ia kerja keras menyiapkan pameran disajikan untuk warga Solo. Adalah suatu keberuntungan karena lewat pameran tunggalnya kita dibuat leluasa untuk mengamati perjalanan karya-karyanya. Indonesia memiliki banyak pelukis. Dan Djoko Pekik termasukk ke dalam yang,tidak banyak itu. Barangkalii perjalanan keseniannya tidak seluruh pelukis seangkatanya, "Tetapi, di awal kebangkitannya, karya karyanya sempat mengputkan para pengamas sem. Di setiap pameran bergengai, baik di datam maupuni di luar negeri, karyanya sering tampil dan menjadi bragian dari perjalana
POSTER JEJAK RUPA PAMERAN LUKISAN BALI
Abstrak
Poster Jejak Rupa Pameran Lukisan Bali merupakan sebuah media komunikasi visual sebagai sarana informasi suatu kegiatan pameran lukisan Bali dalam rangka Aktivasi Taman Budaya Bali pada kegiatan Aktivasi Taman Budaya 2012 Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali yang diselenggarakan Direktorat Pengembangan Seni Pertunjukan Dan Industri Musik, Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Dan Budaya. Poster dikerjakan dengan menggunakan software Adobe Photoshop Cs 4 untuk mempermudah pengerjaan dipakailah acuan poster pemenang simulasi sebagai acuan utama dengan tentunya melalui bimbingan dan kritik dari para fasilitator. Memakai ilustrasi dengan teknik fotografi, menggunakan salah satu karya pameran yaitu karya I Gusti Ngurah Pemecutan yang mempunyai ciri khas titik-titik sebagai lukisan sidik jari, menggunakan ukuran kertas A 1 berlatar warna hitam dengan format vertikal. “Jejak Rupa Pameran Lukisan Bali” dilakukan untuk menelusuri kembali perjalanan Seni lukis Bali yang diharapkan dapat memberi gambaran singkat perjalanan Seni Lukis Bali dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni lukis Bali.
Katakunci :Poster, Jejak Rupa Pameran Lukisan Bali, Aktivasi Taman Buday
Pameran Kriya Seni 2000
Katalog ini terbit untuk melengkapi pameran Kriya Seni 2000 yang diselenggarakan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, dari tanggal 9-15 November 2000. Karya yang ditampilkan merupakan karya kriya dari beberapa jenis material berupa: seni kriya kayu, kriya logam, kriya keramik, kriya kulit, dan kriya tekstil. Dalam katalog ini dimuat 79 karya kriya seni kreasi dari ISI Yogyakarta, sebagian besar adalah karya-karya kriya seni tugas akhir mahasiswa. Pameran Kriya Seni Kreasi ISI Yogyakarta adalah awal dari berbagai upaya untuk melihat seni kriya sebagai salah satu cabang seni rupa dengan berbagai kemungkinan dan nilai. Para seniman pendukungnya kebanyakan merupakan seniman muda yang menunjukkan kreatifitas yang menjanjikan perkembangan dimasa depan
Pameran Lukisan Lintas Waktu
Katalog pameran ini terbit menyertai pameran tunggal Edi Sunaryo di Moom Gallery dari tanggal 7-17 Juli 2000. Pada awal mulanya Edi Sunaryo dikenal sebagai pelukis dekoratif yang khas. Namun dalam perkembangannya terkini, ia tidak ingin terjebak dengan pola dekoratif saja. Dengan gabungan teknik seni grafis dan seni lukis ia mampu menghadirkan suatu perkembangan yang unik serta kreatif dengan abstraksi obyek yang esensial dalam ruang kosong. Penghayatannya terhadap ruang kosong adalah ungkapan keheningan dalam makna yang simbolik. Ruang kosong sebagai ruang imaji Edi Sunaryo adalah obsesi kreatifnya. Babakan baru ini telah dibuka olehnya melalui perkembangan konsep estetik dan artistik karyanya. Moom gallery saat ini, memahami penilaian di atas merupakan manifestasi kreatif atas perjalanan kesenian Edi Sunaryo sebagai seniman lukis. Agus Dermawan T., menegaskan bahwa Edi Sunaryo bukan tipologi seniman yang pseudo progresif hingga menjunjung loncatan-loncatan artifisial. Langkahnya perlahan namun membekas jejak yang dalam. Bagi Moom gallery, ini adalah Lintas Waktu dari sebuah perjalan kreatif yang penting untuk diapresiasi serta ditandai dengan pameran tunggal Edi Sunaryo
Pameran Karya Teknologi Pendidikan UM
Pameran Karya Teknologi Pendidikan 2023 is a web-based application created to facilitate the management of data on exhibitions of educational technology works organized by students of the Department of Educational Technology, State University of Malang. Our goal in making this application is to make it easier to introduce educational technology works made by students of the Department of Educational Technology, State University of Malang to the wider community through digital channels.<p>If you use this software, please cite it using the metadata from this file.</p>
Petruk nagih janji: pameran seni rupa
Buku ini berisi katalog pameran karya seni rupa yang diselenggarakan di Bentara Budaya Yogyakarta dari tanggal 19 sampai 29 Agustus 2009 dan di balai Soedjatmoko Solo dari tanggal 1 sampai 7 September 2009. Pameran ini diikuti sekitar 20 perupa dari Yogyakarta. Selain itu dipamerkan pula lukisan tradisionalwayang purwa karya almarhum Sulardi dan Raden Poerwasasmita yang berkolaborasi dengan Siman sebanyak 65 karya, yang diambil dari 8 jilid buku Pakem Ringgit Poerwa terbitan Bale Poestaka 1931
Figur di Abad Baru: Pameran lukisan
Katalog pameran ini terbit sebagai pendamping pameran lukisan bertajuk Figur di Abad Baru, yang diselenggarakan Edwin’s Gallery, dari tanggal 2 – 13 Agustus 2000. Apa yang dimaksud sebagai “abad baru” di sini, tidak hanya berarti penanda perguliran waktu (misalnya, istilah milenium baru), tapi terutama mengikat juga pada soal “kesadaran baru”. Bagi kita, di Indonesia, abad baru ini tidak hanya menyangkut soal situasi perubahan dunia secara global, tapi juga tentang situasi sosial, politik dan kebudayaan yang secara langsung berhubungan dengan kita lewat jargon “era reformasi”. Kesadaran baru ini lah yang semestinya diarahkan bagi proses kreasi dan apresiasi seni rupa Indonesia dewasa ini. Dan kesempatan pameran di hadapan kita kali ini, seperti hendak memberi peluang untuk mengarahkan kesadaran baru itu dalam ruang dialog ekspresi seni rupa. Karya-karya dari tujuh seniman yang berpameran kali ini siap membawa agenda persoalannya masing-masing
- …
