1,720,960 research outputs found
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KEPEMIMPINAN YANG MELAYANI, DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA GURU TINGKAT SMK SWASTA DI JAKARTA TIMUR
NURUL APRILIANI PUTRI. 1709617010. Pengaruh Kecerdasan Emosional,
Kepemimpinan yang Melayani dan Komitmen Organisasi Terhadap
Organizational Citizenship Behavior Pada Guru Tingkat SMK Swasta Di
Jakarta Timur.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional,
kepemimpinan yang melayani dan komitmen organisasi terhadap organizational
citizenship behavior. Penelitian ini dilakukan selama 10 (sepuluh) bulan dimulai
dari bulan Desember 2020 hingga Juni 2021. Metode penelitian secara kuantitatif
dengan menggunakan skala likert, serta metode pengambilan sampel yang
digunakan adalah probability sampling dan menggunakan SmartPLS versi 3.0
untuk menampilkan analisis statistik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini
berjumlah 119 guru dari 188 populasi guru tingkat sekolah menengah kejuruan
(SMK) berstatus swasta di Jakarta Timur.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional,
kepemimpinan yang melayani, dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan
terhadap perilaku organisasi kewarganegaraan guru. Hal ini menunjukkan
bahwa jika guru memiliki kecerdasan emosional yang tinggi, maka guru juga
akan memiliki perilaku organisasi kewarganegaraan yang tinggi. Adapun, jika
kepala sekolah memiliki gaya kepemimpinan yang melayani, maka dapat
mendukung perilaku organisasi kewarganegaraan guru. Selain itu, jika para guru
memiliki komitmen organisasi yang tinggi, maka akan meningkatkan perilaku
organisasi kewarganegaaran mereka. Hal ini juga memberikan bukti empiris
terkait kecerdasan emosional, kepemimpinan yang melayani, dan komitmen
organisasi terhadap perilaku organisasi kewarganegaraan dapat dicapai jika
kepala sekolah dan para gurunya memiliki hubungan interpersonal dan kerja
sama yang baik. penelitian ini memberikan rekomendasi atau saran kepada
kepala sekolah untuk menerapkan gaya kepemimpinan yang melayani dengan
baik, agar dapat merangsang kecerdasaan emosional dan komitmen organisasi
para gurunya untuk melakukan perilaku organisasi kewarganegaraan.
Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Kepemimpinan yang Melayani, Komitmen
Organisasi, Organizational Citizenhip Behavior, Guru, Sekolah Menengah
Kejuruan
KAJIAN HUMANIORA NOVEL MAIMUNAH CINTA SANG PERAWAN KARYA VANNY CHRISMA W.
Kajian Humaniora Novel Maimunah Cinta Sang Perawan Karya Vanny
Chrisma W.; Nurul Apriliani, 080110201027; 2013: 122 halaman; Jurusan Sastra
Indonesia Fakultas Sastra Universitas Jember.
Maimunah Cinta Sang Perawan adalah novel yang menceritakan tentang
perjodohan seorang wanita agamis dengan seorang Ustadz. Dalam penganalisisan
novel Maimunah Cinta Sang Perawan karya Vanny Chrisma W. menggunakan
metode penelitian kualitatif dengan pendekatan struktural dan pragmatik. Pendekatan
struktural dapat mendeksripsikan hubungan antar unsur intrinsiknya sedangkan
pragmatik difokuskan pada kajian Humaniora.
Pendekatan struktural yang digunakan meliputi tema, penokohan dan
perwatakan, konflik, serta latar atau setting. Tema mayor novel Maimunah Cinta
Sang Perawan karya Vanny Chrisma W. adalah cinta yang tidak terbalas
menimbulkan penderitaan dan penyesalan. Tiga tema minornya yaitu seseorang akan
rela berkorban demi orang yang dicintai, seorang kakak ingin melihat adiknya
bahagia, dan seorang ibu rela mengorbankan harga dirinya demi kesembuhan
anaknya. Tokoh utama dalam novel Maimunah Cinta Sang Perawan adalah
Maimunah sedangkan tokoh bawahannya yaitu Ustadz Yusuf Kubay, Habibah,
Nyonya Hamidah, Syamsuri, Savitri, Zumar dan Raka.
Konflik antara manusia dengan manusia terjadi antara Maimunah dengan
Ustadz Yusuf Kubay, Maimunah dengan Habibah serta Maimunah dengan Zumar.
Konflik manusia dengan masyarakat terjadi pada Maimunah dengan masyarakat.
Konflik manusia dengan alam terjadi pada saat para jamaah mengikuti ceramah dan
udara sangat dingin hingga terasa sampai ke tulang. Konflik antara ide satu dengan
ide yang lain terjadi pada Maimunah yaitu saat dirinya memutuskan untuk
meninggalkan Ustad Yusuf Kubay dan Syamsuri serta pada saat ia menyadari bahwa
dirinya telah menyelingkuhi Ustad Yusuf Kubay secara halus, selain itu Ustad Yusuf
viii
mengalami konflik pada saat ia memberi izin kepada Maimunah. Konflik seseorang
dengan kata hatinya terjadi pada Maimunah.
Latar tempat dalam novel Maimunah Cinta Sang Perawan yaitu masjid AlAmin,
rumah kontrakan kecil, rumah Habibah, rumah sakit, rumah Ustad Yusuf
Kubay dan masjid Al-Falah. Latar lingkungan kehidupan menggambarkan kehidupan
masyarakat yang agamis. Latar sistem kehidupan yaitu sistem perjodohan yang
dilakukan oleh generasi Islam terdahulu. Latar alat meliputi buku agama, buku
harian, surat, dan kalung. Sedangkan latar waktu yaitu malam hari, pagi hari, pukul
enam sore, dan pagi hari pukul sembilan.
Kajian Humaniora novel Maimunah Cinta Sang Perawan mengungkapkan
tentang hubungan manusia dengan manusia lain di sekitarnya. Aspek humaniora
yang dominan dalam penganalisisan ini meliputi manusia dan cinta kasih, manusia
dan penderitaan, manusia dan tanggung jawab, serta manusia dan keadilan.
Manusia dan cinta kasih meliputi kasih sayang, kemesraan, dan pemujaan.
Maimunah merasakan kasih sayang dari Habibah dan Raka. Maimunah merasakan
kemesraan dari Ustadz Yusuf Kubay, selain itu pemujaan juga dilakukan oleh
Maimunah dan Ustadz Yusuf Kubay. Manusia dan penderitaan meliputi siksaan dan
rasa sakit. Maimunah mengalami siksaan dari Habibah, Zumar, Ustadz Yusuf Kubay,
dan Syamsuri. Maimunah juga mengalami rasa sakit dari Habibah, Nyonya Farzah,
dan Savitri. Ustad Yusuf Kubay mengalami rasa sakit hati akibat Maimunah tidak
dapat mencintai dirinya sedangkan Syamsuri mengalami rasa sakit akibat kecelakaan
yang membuat dirinya kritis dan belum sadarkan diri selama beberapa hari. Manusia
dan tanggung jawab meliputi pengabdian, kesadaran dan pembalasan. Pengabdian
dialami oleh Habibah dan Maimunah, kesadaran dialami oleh Ustadz Yusuf Kubay,
Zumar, dan Maimunah. Pengorbanan dialami oleh Maimunah dan Ustadz Yusuf
Kubay. Manusia dan keadilan meliputi kejujuran, kecurangan, pemulihan nama baik
dan pembalasan. Kejujuran dialami oleh Maimunah, Habibah, Nenek, Raka, dan
Ustadz Yusuf Kubay. Kecurangan dilakukan oleh Maimunah dan Ustadz Yusuf
ix
Kuba
y
.
P
e
mul
ihan
na
ma
ba
ik
diala
mi
o
leh
Ma
i
munah.
P
e
mbala
sa
n
dil
a
kuka
n
oleh
Usta
d
Yusuf
Kuba
y
d
a
n
Ma
im
una
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
