1,721,424 research outputs found

    Di Antara Rumpun Serai

    No full text
    Buku kategori kumpulan cerpen yang berjudul Di Antara Rumpun Serai merupakan karya dari Nursiah. Buku kumpulan cerpen ini ditulis oleh seorang guru bernama Nursiah. Bu Guru yang cantik ini menuliskan keresahan hatinya dari pengalamannya sebagai guru. Cerpen yang terdiri dari 12 kisah ini akan mampu membawa pembacanya pada alur yang menegangkan

    Kad Hari Raya

    No full text
    Kad ucapan hari raya yang diutuskan kepada Profesor Diraja Ungku Abdul Aziz daripada A. R. Kamaluddin & Nursiah Hamid serta anak-ana

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI TEKNIK MOZAIK DI TAMAN KANAK-KANAK NUR INSANI 1 TAMARUNANG KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA

    Full text link
    Nursiah, 2018, Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui teknik Mozaik di Taman Kanak-kanak Nur Insani 1 Tamarunang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Skripsi. Dibimbing oleh Dr. Parwoto, M.Pd dan Azizah Amal, S.S., M.Pd.; Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menelaah Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui teknik Mozaik di Taman Kanak-kanak Nur Insani 1 Tamarunang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana teknik mozaik dapat meningkatkan kemampuan motorik halus di TK Nur Insani 1 Tamarunang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus yang dicapai pada anak melalui teknik mozaik. Subjek penelitian sebanyak 20 orang anak didik yang telah diketahui umurnya 5 sampai 6 tahun. Peningkatan kemampuan motorik halus anak diobservasi dengan melihat kemampuan anak dalam menjiplak, menggunting, dan menempelkan pola. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan penilaian deskriptif. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilakukan melalui 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik mozaik mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak di TK Nur Insani 1 Tamarunang. Kemampuan teknik mozaik dalam meningkatkan motorik halus anak dikarenakan metode ini menarik dan inovatif sehingga anak menjadi fokus menyelesaikan pola yang diberikan

    MENINGKATKAN PERBENDAHARAAN KATA BAHASA INGGRIS ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN KARTU GAMBAR DI KELOMPOK B TK MASAGENA MAKASSAR

    Full text link
    Nursiah, 2018, Meningkatkan Perbendaharaan Kata Bahasa Inggris Anak melalui Kegiatan Bermain Kartu Gambar di Kelompok B TK Masagena Makassar. Skripsi. Dibimbing oleh Azizah Amal, SS, M.Pd dan Dr. Muhammad Yusri Bachtiar, M.Pd; Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menelaah Perbendaharaan Kata Bahasa Inggris Anak melalui Kegiatan Bermain Kartu Gambar di Kelompok B TK Masagena Makassar. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan perbendaharaan kata bahasa inggris anak melalui kegiatan bermain kartu gambar di kelompok B TK Masagena Makassar?. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan perbendaharaan kata bahasa inggris anak melalui kegiatan bermain kartu gambar di kelompok B TK Masagena Makassar. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan fokus penelitian pada perbendaharaan kata bahasa inggris anak dan kegiatan bermain kartu gambar. Subjek penelitian sebanyak lima belas anak didik yang telah diketahui melalui survey awal dengan guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan analisis data deskriptif. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan perbendaharaan kata bahasa inggris anak masih berada pada kategori masih kurang atau belum berkembang, dan pada siklus II perbendaharaan kata bahasa inggris anak menunjukkan peningkatan dengan kategori baik atau berkembang. Dengan demikian kegiatan bermain kartu gambar efektif digunakan dalam meningkatkan perbendaharaan kata bahasa inggris anak pada kelompok B TK Masagena Makassa

    PENGEMBANGAN KEGIATAN BERMAIN LEGO DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KARYA SENI PADA ANAK KELOMPOK B DI TAMAN KANAK–KANAK BHAYANGKARI SPN BATUA MAKASSAR

    Full text link
    Nursiah. 2016. Pengembangan Kegiatan Bermain Lego Untuk Meningkatkan Kemampuan Karya Seni pada Anak Kelompok B di TK Bhayangkari SPN Batua Makassar di bimbing oleh Dra. Hj. Sumartini, M.Pd, Pembimbing I dan Hajerah, S.Pd., I., M.Pd, Pembimbing II. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassae Penelitian ini berfokus pada masalah bagaimana peningkatan kemampuan karya seni anak melalui kegiatan bermain lego di Taman Kanak – Kanak Kemala Bhayangkari SPN Batua? Tujuan yang ingin dicapai dalam pengembangan pembelajaran ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan karya seni anak melalui media lego, di TK Kemala Bhayangkari SPN Batua Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis pengembangan pembelajaran. Fokus pengembangan ini adalah penggunaan media lego untuk meningkatkan kemampuan karya seni anak. Pengembagan ini dilaksanakan di TK Kemala Bhayangkari SPN Batua Makassar dengan subyek pengembangan pada anak kelompok B dengan jumlah murid 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa kemampuan rata – rata anak masuk kategori Baik. Hal tersebut mengindikasikan bahwa penggunaan media lego berdampak positif pada kemampuan karya seni anak

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Peningkatan Perilaku Sosial Anak Melalui Bermain Balok Di Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia Cabang Soreang Kota Parepare.

    Full text link
    NURSIAH MUTTALIB. 2012. Peningkatan Perilaku Sosial Anak Melalui Bermain Balok Di Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia Cabang Soreang Kota Parepare. Skripsi. Dibimbing oleh Dra. Sri Sofiani, M.Pd dan Syamsuardi, S.Pd. M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Masalah dalam Penelitian ini adalah Bagaimanakah peningkatan perilaku sosial anak melalui bermain balok di Taman Kanak-kanak Persatuan Guru Republik Indonesia Cabang Soreang Kota Parepare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan perilaku sosial anak melalui bermain balok di Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia Cabang Soreang Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Setting dan subjek penelitian yaitu Anak didik Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia Cabang Soreang Kota Parepare sebanyak 16 orang di kelompok B2. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus. Prosedur penelitian menggunakan model Arikunto dengan jenis penelitian tindakan kelas yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I perilaku sosial anak masih dikategorikan cukup karena semua kegiatan yang dilaksanakan belum maksimal namun setelah masuk ke siklus II perilaku sosial anak di Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia Cabang Soreang Kota parepare di kategorikan baik karena anak mampu mencapai item dalam hal bekerjasama dengan teman dan berbagi dengan teman
    corecore