1,721,694 research outputs found
Malesian Species Of Dasymaschalon (Annonaceae)
Penelitian ini didasarkan pada morfologi spesimen herbarium dari Herbarium Bogoriense, Puslit Biologi-LIPI (BO), Herbarium Universitas Andalas ('ANDA'),Philippina (PNH), Nationaal Herbarium Netherland, Universiteit Leiden branch
(L), serta koleksi hidup Kebun Raya Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 6 jenis dan 4 varietas Dasymaschalon, yang terdiri dari 3 jenis yang telah dikenal 1) D. blumei Finet & Gagnep. dengan satu varietas yaitu var. wallichii
(Hook.f & Thomson) Ban, 2) D. clusiflorum (Merr.) Merr. dengan 3 varietas yaitu var. oblongatum (Merr.) Ban, var. megalanthum Merr., var. minutiflorum Nurmawati var. nov., 3) D. jilipes (Ridl.) Ban, dan tiga jenis baru diusulkan : D.hirsutum Nurmawati, D. ellipticum Nurmawati, dan D. borneense Nurmawati. Satu jenis dikeluarkan (D. scandens Merr.) karena termasuk ke dalam genus Mitrella. Dari analisis persebaran jenis-jenis tersebut menunjukkan bahwa D. clusiflorum paling banyak ditemukan di Philippina, sementara D. blumei memiliki wilayah persebaran yang paling luas yaitu di Sumatra, Malay Peninsula,Singapura, Borneo, dan Jawa.
Hasil analisis filogenetik, dengan Desmos cochinchinensis sebagai outgroup,menunjukkan bahwa jenis-jenis yang termasuk dalam marga Dasymaschalon tergabung dalam satu kelompok dan outgroupnya terpisah oleh karakter apomorf
8 (bentuk dasar bunga). Kelompok jenis dalam marga Dasymaschalon terbentuk dua kelompok monophiletik, kelompok pertama D. hirsutum merupakan kelompok saudara dari D. blumei var. hlumei dan D. hlumei var. wallichii
berdasarkan karakter apomorf 1 (panjang tangkai daun) dan karakter 2 (pangkal daun). Sementara di kelompok monophiletik kedua, D. filipes merupakan jenis saudara dari D. ellipticum dan D. borneense berdasarkan karakter apomorf 4 (urat daun
Excluding the species Monoon fragrans (Annonaceae) from the flora of China
Xue, Bine, Nurmawati, Subekti, Xu, Yuan, Li, Yong-Quan (2021): Excluding the species Monoon fragrans (Annonaceae) from the flora of China. Phytotaxa 487 (1): 91-96, DOI: 10.11646/phytotaxa.487.1.8, URL: http://dx.doi.org/10.11646/phytotaxa.487.1.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ADOBE FLASH DALAM MEMAHAMI KONSEP MATRIKS PADA SISWA KELAS XI IPS 1 SMAN 3 PALOPO
ABSTRAK
Nurmawati, 2022. “Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif
Berbasis Adobe Flash dalam Memahami Konsep
Matriks pada Siswa Kelas XI IPS 1 SMAN 3 Palopo”.
Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas
Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam
Negeri (IAIN) Palopo. Dibimbing oleh Munir Yusuf
dan Rosdiana
Skripsi ini membahas tentang Pengembangan Media
Pembelajaran Interaktif Berbasis Adobe Flash untuk Siswa Kelas XI IPS
1 SMAN Negeri 3 Palopo. Jenis Penelitian ini adalah penelitian dan
pengembangan atau Research & Development (R&D) dengan
menggunakan tiga tahap pengembangan dari model pengembangan
Hannafin dan Peck yaitu: analisis kebutuhan, desain , serta
pengembangan dan implementasi.
Penelitian dan pengembangan yang dilakukan bertujuan untuk
menghasilkan produk yang membantu siswa dalam memahami konsep
matriks dalam pembelajaran matematika melalui adobe flash. Penelitian
dilakukan di SMAN Negeri 3 Palopo dengan subjek penelitian yaitu
siswa kelas XI IPS 1.
Tingkat kevalidan produk yang dikembangkan diketahui dengan
melakukan uji validitas oleh validator ahli materi dan validator ahli
media. Sedangkan untuk megetahui praktikalitas produk, peneliti
menyebarkan angket praktikalitas kepada siswa. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa media pembelajaran berbasis adobe flash untuk
siswa kelas XI IPS SMAN 3 Palopo adalah valid dan praktis untuk
digunakan dalam pembelajaran dilihat dari penilaian ahli materi (85%)
dengan kategori sangat valid, ahli media (75%) dengan kategori valid
dan respon dari siswa (73%) kategori praktis.
Kata Kunci: Media Pembelajaran Interaktif, Adobe Flash, Konsep Matrik
Analisis Tentang Startegi Kesopanan Positif Dalam Menciptakan Interaksi Yang Efektif Di Dalam Kelas. PPs UNM
ABSTRAK
NURMAWATI. 2017. (Pemimbing Haryanto and Sukardi Weda).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan (1) strategi-strategi kesopanan positif yang digunakan oleh guru, (2) strategi-strategi kesopanan positif yang digunakan oleh siswa, dan (3) bagaimana strategi-strategi kesopanan positive menciptakan beberapa perubahan di kelas dalam konteks interaksi yang efektif.
Penulis menerapkan metode qualitative deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di kursus bahasa inggris pada kelas pecakapan level pemula. Subjek dari penelitian ini adalah guru dan siwa dalam kelas. Subjek dipilih menggunakan metode purposive sampling. Penelitian melalui observasi dan interview dilakukan dari bulan Januari sampai Februari untuk melihat pemakaian strategi kesopanan positif di dalam kelas. Penulis melakukan observasi menggunakan rekaman suara dan interview. Rekaman suara dilakukan untuk merekam strategi kesopanan positif yang digunakan oleh guru dan siswa dalam berkomunikasi dalam kelas dan untuk memperoleh data tentang perubahan yang terjadi dalam kelas disebabkan oleh penggunaan strategi kesopanan positif. Sedangkan interview dilakukan untuk memperoleh data yang lebih banyak tentang perubahan yang siswa dapatkan dari pemakaian strategi kesopanan positif.
Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa strategi kesopanan positif digunakan oleh guru dan siswa dalam berkomunikasi dalam kelas dan membuat beberapa perubahan dalam berkomunikasi dalam kelas. Berdasarkam teori kesopanan Brown and Levinson terdapat sebelas strategi kesopaan positif yang digunakan oleh guru, yaitu; strategi 1, strategi 2, strategi 3, strategi 4, strategi 5, strategi 6, strategi 7, strategi 8, strategi 11, strategi 12, dan strategi 15, dan terdapat 6 strategi kesopanan positif yag digunakan oleh siswa, yaitu; strategi 1, strategi 4, strategi 5, strategi 8, strategi 9, and strategi 12, dan terdapat satu strategi kesopanan positif yang baru yang penulis temukan yaitu strategi 16; menceritakan pengalaman pribadi pada pendengar. Selain itu, terdapat 4 perubahan yang terjadi dalam kelas disebabkan oleh penggunaan strategi kesopanan positif, yaitu; membuat siswa lebih percaya diri dalam berbicara tanpa merasa tertekan, membuat siswa merasa nyaman dan tidak canggung dalam berkomunikasi, memotivasi mereka dalam berpartisipasi dalam percakapan, dan memberikan mereka kesempatan yang sama dalam ikut berpartisipasi dalam percakapan.
Kata kunci: interaksi efektif, kesopanan, strategi-strategi kesopanan positi
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
