186 research outputs found

    Miniature Transformator Sebagai Penunjang Model Sistem Pembangki Tenaga Listrik Menggunakan Tegangan Rendah

    No full text
    ABSTRAK   Rochim, Nur. 2018. Miniatur, Transfomator, Sebagai Penunjang Model Sistem Pembangkit Tenaga Listrik Menggunakan Tegangan Rendah. TugasAkhir, Jurusan Vokasi Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang.   Kata Kunci :Miniature Transformator, Pembangkit, Tegangan Rendah Miniature Transformator Sebagai Penunjang Model Sistem Pembangki Tenaga Listrik Menggunakan Tegangan Rendah memanfaatkan sebuah Miniature transformator sebagai sebuah pembangkit tenagalistrik yang prinsip kerjanya dapat menaikan dan menurunkan tegangan dimana proses tersebut harus melalui perhitungan pada komponen seperti jumlah lilitanpada kern, luas kern, dan ukuran kawat email yang dibutuhkan. Pembuatan miniature ini dikarenakan keterbatasan mahasiswa dalam proses pembelajaran mata kuliah sehingga dibuatlah sebuah miniature sebagai media mahasiswa untuk mengetahui sistem kerja dari transformator sebenarnya. Miniatur ini menggunakan sumber tegangan pada stop kontak sebagai pengganti sumber dari sebuah generator, dari stop kontak ini didapatkan tegangan sebesar 220 Volt danarus 2 Ampere. Setelah sumber di dapatkan kemudian tegangan akan dinaikan menggunakan Miniatur Transformator hingga mencapai tegangan ekstra tinggi 500 Volt, kemudian diturunkan bertahap sesuai dengan kondisi sebenarnya menjadi 150 Volt, 70 Volt, dan 20 Volt. Pengujian Miniature dilakukan dengan cara mengukur tegangan dan arus yang dihasilkan oleh transfomator. Pembuatan miniatur ini bertujuan untuk mempermudah pembelajaran mengenai Sistem Transmisi Tenaga Listrik dari proses penghasilan energy listrik oleh pembangkit sampai energy yang dihasilkan tersebut dapat digunakan oleh konsumen. Hasil dari pembuatan alat ini terdiri dari media transformator, trainer dan modul penggunaan trainer

    MINIATUR TRANSFORMATOR SEBAGAI PENUNJUANG MODEL SISTEM PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK MENGGUNAKAN TEGANGAN RENDAH

    No full text
    RINGKASAN Rochim, Nur. 2018. Miniatur, Transfomator, Sebagai Penunjang Model Sistem Pembangkit Tenaga Listrik Menggunakan Tegangan Rendah. Tugas Akhir, Jurusan Vokasi Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang.   Kata Kunci : Miniature Transformator, Pembangkit, Tegangan Rendah Miniature Transformator Sebagai Sistem Pembangki Tenaga Listrik Tegangan Tinggi memanfaatkan sebuah Miniature transformator sebagai sebuah pembangkit tenaga listrik yang prinsip kerjanya dapat menaikan dan menurunkan tegangan dimana proses tersebut harus melalui perhitungan pada komponen seperti jumlah lilitan pada kern, luas kern, dan ukuran kawat email yang dibutuhkan. Pembuatan miniature ini dikarenakana keterbatasan mahasiswa dalam proses pembelajaran mata kuliah sehingga dibuat lah sebuah miniature sebagai media mahasiswa untuk mengetahui sistem kerja dari transformator sebenarnya. Miniatur ini menggunakan sumber tegangan pada stop kontak sebagai pengganti sumber dari sebuah generator, dari stop kontak ini didapatkan tegangan sebesar 220 Volt dan arus 2 Ampere. Setelah sumber di dapatkan kemudian tegangan akan dinaikan menggunakan Miniatur Transformator hingga mencapai tegangan ekstra tinggi 500 Volt, kemudian diturunkan bertahap sesuai dengan kondisi sebenarnya menjadi 150 Volt, 70 Volt, dan 20 Volt. Pengujian Miniature dilakukan dengan cara mengukur tegangan dan arus yang dihasilkan oleh transfomator. Pembuatan miniatur ini bertujuan untuk mempermudah pembelajaran mengenai Sistem Transmisi Tenaga Listrik dari proses penghasilan energy listrik oleh pembangkit sampai energy yang dihasilkan tersebut dapat digunakan oleh konsumen. Hasil dari pembuatan alat ini terediri dari media transformator, trainer dan modul penggunaan trainer

    Rancang Bangun Mesin Pemisah Serat Pelepah Pisang

    No full text
    RINGKASAN   Rochim, Ahmad Nur. 2018. Rancang Bangun Mesin Pemisah Serat Pelepah Pisang. Program Studi Diploma 3 Teknik Mesin,Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang.Pembimbing:  Dr. H. Yoto, S.T., M.Pd., M.M.   Kata Kunci : pohon pisang, perancangan mesin, pembuatan mesin, unjuk kinerja,   perawatan mesin  Pohon pisang atau pelepah pisang cenderung tidak dimanfaatkan setelah pemaneman buahnya. Hal ini bisa menimbulkan dampak pencemaran lingkungan karena akan semakin banyak limbah lingkungan hidup. Selain itu serat pelepah pisang juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan komposit. Komposit sekarang  mengalami kemajuan yang sangat meningkat di dalam bidang pembuatan sepeda, speart part otomotif, bodi kapal dan bodi pesawat terbang. Untuk mengurangi pencemaran lingkungan dilakukan perancangan mesin pemisah serat pelepah pisang , yang memiliki beberapa desain dan rancangan yang dibuat memiliki perbedaan dari spesifikasi mesin pemisah serat yang telah ada. Hal ini bertujuan untuk membuat mesin pemisah serat yang memiliki ukuran dan kapasitas yang lebih kecil dari mesin yang sudah ada. Beberapa bagian yang  yang membedakan mesin yang dirancang dengan mesin yang sudah ada yaitu bentuk pisau penyerat yang dipasang dengan memiliki sudut kemiringan dan bentuk dari penjepit pelepah pisang berbentuk plat datar yang ujungnya memiliki sisi miring. Untuk proses pembuatan mesin pemisah serat pelepah pisang, terdapat beberapa langkah yang dilakukan mulai dari penentuan jenis bahan/material, proses machining pada material sampai proses pengecatan pada mesin. Dari hasil perancangan yang telah dilakukan mesin pemisah serat ini memiliki 14 komponen dasar. Komponen itu terdiri dari tutup mesin, plat penjepit, bantalan, puli mesin, sabuk V-belt, saklar mesin, corong keluar, tutup puli, motor penggerak, puli motor,dudukan motor, baut penyetel ketinggian motor, dan rangka mesin Unjuk kerja mesin pemisah serat memerlukan motor listrik dengan daya 0,75 HP, dengan ukuran dari bahan pelepah pisang (P x L x T) 1000 mm x 100 mm x 10 mm dan berat pelepah pisang adalah 1,5 kg. Dengan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses pemisahan serat pelepah pisang pada unjuk kerja mesin pemisah serat ini selama 2 menit. Perawatan pada mesin pemisah serat ini dibagi menjadi 3 yang meliputi, pertama perawatan harian dilakukan pada setiap selesai melakukan proses kerja menggunakan mesin, kedua perawatan mingguan dilakukan untuk pemeriksaan komponen mesin yang bergesekan atau yang lain, ketiga perawatan bulanan dilakukan bertujuan untuk memeriksa komponen yang kemungkinan mengalami kerusakan dan perlu untuk dilakukan proses perbaikan atau penggantian komponen

    STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN GURAME GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DESA DOROAMPEL KECAMATAN SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi “Strategi Pengembangan Budidaya Ikan Gurame guna Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Doroampel Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Nur Rochim. NIM. 12402173268. dan dibimbing oleh Dyah Pravitasari, S.E., M.S.A. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya potensi di Desa Doroampel yang mayoritass masyarakatnyaabudidaya ikan gurame. Budidaya gurami merupakan usaha yang dinilai mempunyai tingkat keuntungan yang lumayan besar. Ikan gurame menjadi salah satu ikan pilihan pembudidaya karena pangsa pasar yang sudah jelas terus meningkat dan berkesinambungan. Untuk itu permintaan ikan gurame terus meningkat di pasaran. Banyak masyarakat membudidayakan ikan gurame budidaya ikan gurame diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat secara merata. Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaiamana Strategi Pengembangan Budidaya Ikan Gurame guna Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Doroampel Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung dengan Analisis Matriks IFAS dan EFAS (2) Bagaimana Strategi Pengembangan Budidaya Ikan Gurame guna Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Doroampel Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung dengan Pendekatan Analisis SWOT Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara,dokumentasi dan serta membuat kerangka SWOT. Penelitian ini menggunakan teknik analisis SWOT yang berisi keterkaitan dan hubungan antara faktor internal dan faktor eksternal dari budidaya ikan gurame Desa Doroampel. Hasil penelitian ini adalah 1) Matriks IFAS yang menjadi kekuatan dan kelemahan: a) Kekuatan yaitu kualitas ikan yang dihasilkan baik, memiliki tingkat pengalaman petani ikan gurame yang mumpuni, pendapatan yang relatif tinggi dan sarana dan prasarana yang memadai. b)Kelemahan yaitu pemasaran yang kurang luas, keterbatasan modal, tidak adanya pokdakan dan manajemen yang kurang baik. Matriks EFAS yang menjadi peluang dan ancaman: a) Peluang yaitu permintaan pasar terhadap ikan gurame besar, lingkungan tempat pembesaran aman, ketersediaan sumber daya alam dan hubungan baik dengan pelanggan.b) Ancaman yaitu kenaikan harga pakan tinggi, serangan penyakit, harga jual yang tidak stabil dan cuaca yang tidak menentu. (2) Posisi budidaya ikan gurame di Desa Doroampel saat ini berada pada kuadran 1 yang menunjukkan bahwa budidaya ikan gurame memiliki kekuatan yang besar dan berpeluang yang dapat mengembangkan kualitas ikan gurame yang berpengaruh meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Strategi yang digunakan oleh petani ikan gurame di Desa Doroampel yaitu strategi SO (Strenghts-Opportunities) yaitu memanfaatkan peluang pasar yang masih terbuka, mempertahakan kualitas ikan gurame, memanfaatkan sarana dan prasarana yang mendukung pengembangan usaha budidaya ikan gurame, dan mempertahankan hubungan baik dengan pengepul. Kata kunci: Strategi Pengembangan, Budidaya ikan gurame, Peningkatan Pendapatan Masyarakat, Analisis SWO

    Penerapan Pendidikan Religius Santri Di Pondok Pesantren (Studi Kasus Di Pondok Pesantren An-Nur Centre Kecamatan Ende Utara Kabupaten Ende)

    Full text link
    Character education is also becoming increasingly urgent to be applied in our educational institutions considering that various kinds of non-educative behaviors have now penetrated our educational institutions, such as the phenomenon of violence, sexual harassment, corruption and arbitrariness that occurs among schools. The incessant global flow without being accompanied by filters from the Indonesian people, resulting in people easily carried away the current of freedom and indivudualism, which has a direct impact on the decline of moral quality nation. decreased work ethic, and so on. This research raises the following issues: the concept of religious character education of students in huts An-Nur Center Islamic boarding school Ende Regency, strategies for implementing religious character education for students at An-Nur Center Islamic boarding school Ende Regency, Supporting Factors and obstacles to the implementation of religious character education for students at the An-Nur Center Islamic boarding school, Ende Regency. The purpose of the research developed is the concept of religious character education of students in An-Nur Center Islamic boarding school Ende Regency, a strategy for implementing religious character education for students at the An-Nur Center Islamic boarding school in Ende Regency. Supporting and inhibiting factors of the implementation of religious character education for students at the An-Nur Center Islamic boarding school in the Regency Ende. The research method used is qualitative naturalistic, data collection techniques in this study: observation, interview, and documentation and analysis with the Miles and Huberman model. The findings of this study are 1) Internal factors are supporting factors for the development of the An-Nur Center Islamic Boarding School seen from the side The results of the research on the concept of character education offered by the An-Nur Center Ende Islamic Boarding School are the concept of the concept of rahmatan lil alamin, meaning that the students are fostered so that they are moral or character as exemplified by the prophet Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam. 2) External supporting factors in explaining Internal supporting factors above, the existence of the An-Nur Center Islamic Boarding School also received some support from the community. Keywords: Religious Education in Islamic Boarding School

    OPTIMALISASI PEMBONGKARAN MUATAN LIQUEFIED PETROLEUM GAS (LPG) DENGAN METODE SHIP TO SHIP DI KAPAL GAS ARAR SEBAGAI MOTHER SHIP

    Full text link
    ABSTRAKSI Sho’imun Nur Rochim, 2018, NIT: 50134825 N, “Optimalisasi pembongkaran muatan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dengan metode Ship To Ship di kapal Gas Arar sebagai Mother Ship”, Program Studi Nautika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. H.Moh.Aziz Rohman, M.M, M.Mar, Pembimbing II: Ir.Boedojo Wiwoho,S.J.,M.T LPG terdiri dari butane dan propane, yang merupakan muatan gas dalam bentuk cair. Proses bongkar muatan LPG di kapal Gas Arar dilakukan secara Ship To Ship Operation. Berdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitian Berdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitian Berdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitian Berdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitian Berdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitian Berdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitianBerdasarkan hasil penelitian, proses bongkar proses bongkarproses bongkarproses bongkarproses bongkarproses bongkarproses bongkarproses bongkarproses bongkarproses bongkar proses bongkar muatanmuatan muatanmuatanmuatan di di di kapal kapal kapal Gas Gas ArarArarArarArar mengalami kmengalami kmengalami kmengalami k mengalami kmengalami kmengalami k mengalami kmengalami ketidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran etidaklancaran dikarenakan bedikarenakan bedikarenakan be dikarenakan bedikarenakan bedikarenakan bedikarenakan bedikarenakan bedikarenakan bedikarenakan bedikarenakan bedikarenakan bedikarenakan beberapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari berapa kendala baik dari faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM) faktor Sumber Daya Manusia (SDM) faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM) faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM) faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM)faktor Sumber Daya Manusia (SDM) faktor Sumber Daya Manusia (SDM), kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi, , kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi, , kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi, , kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi, , kendala cuaca, komunikasi, , kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi,, kendala cuaca, komunikasi, maupun dari maupun dari maupun dari maupun dari maupun dari maupun dari maupun dari maupun dari maupun dari faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. faktor peralatan. Oleh karena ileh karena ileh karena ileh karena ileh karena i leh karena ileh karena ileh karena ileh karena ileh karena ileh karena itu , penulis tertarik untuk mengangkat rumusan masalah untuk dibahas dalam judul “OPTIMALISASI PEMBONGKARAN MUATAN LIQUEFIED PETROLEUM GAS (LPG) DENGAN METODE SHIP TO SHIP DI KAPAL GAS ARAR SEBAGAI MOTHER SHIP”. Penulis menggunakan metode gabungan antara fishbone dan fault three analysis untuk menguraikan kasus-kasus yang terjadi di atas kapal yang menjadi objek penelitian dan menjelaskan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dari faktor yang menyebabkan ketidaklancaran pembongkaran LPG. Faktor-faktor penghambat tersebut antara lain adalah peralatan bongkar tidak dalam kondisi normal, kurangnya koordinasi antara pihak kapal dengan pihak yang terkait serta, pengetahuan beberapa anak buah kapal yang masih kurang. Upaya untuk mengatasinya dengan cara peningkatan pengetahuan anak buah kapal dengan mengadakan pengenalan dan pelatihan kepada seluruh crew deck mengenai pelaksanaan prosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masing prosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masing prosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masing prosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masing prosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masing prosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masing prosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masing prosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masing prosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masing prosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masingprosedur bongkar muatan, tugas dan tanggung jawab masing -masingmasingmasingmasingmasingmasing, peningkatan koordinasi antara pihak kapal dengan pihak yang terkait serta melakukan perawatan yang rutin terhadap alat-alat pembongkaran dan peralatan penunjang lainnya. Kesimpulan proses pembongkaran muatan LPG secara ship to ship dapat berjalan lancar apabila crew kapal dan pihak terkait memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih mengenai bongkar muatan secara Ship to Ship, mengerti dan terampil dalam mengoperasian peralatan, dapat melakukan koordinasi yang baik dengan pihak pihak-pihak yang terlibat serta semua peralatan pembongkaran dalam kondisi bagus dan baik. Kata kunci: LPG, bongkar, Ship to Shi

    POTENSI EKSTRAK ETANOL DAUN CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM . L) SEBAGAI ANALGESIK PADA MENCIT BALB-C JANTAN METODE WRITHING REFLEX

    No full text
    Nyeri merupakan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan terkait dengan kerusakan jaringan secara aktual atau potensial. Terapi nyeri yang biasa digunakan yakni obat analgesik golongan NSAID, aspirin. Penggunaan aspirin mempunyai efek samping seperti gangguan lambung (intoleransi) dan ulkus lambung serta duodenum, hepatotoksisitas, asma, penurunan fungsi ginjal dan perdarahan. Upaya untuk meminimalisasi efek samping diperlukan suatu terapi yang aman untuk menggantikan aspirin yaitu daun cengkeh. Daun cengkeh mengandung senyawa aktif eugenol dan flavonoid. Eugenol dan flavonoid mempunyai efek analgesik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum. L) sebagai analgesik pada mencit Balb- C jantan metode writhing reflex. Hewan coba (Mencit) dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif dengan perlakuan K1(CMC 0,5%), kelompok kontrol positif dengan perlakuan K2 (aspirin), Kelompok perlakuan K3 (ekstrak etanol daun cengkeh 1%), kelompok perlakuan K4 (ekstrak etanol daun cengkeh 2%), dan kelompok peralakuan K5 (ekstrak etanol daun cengkeh 4%). Bahan perlakuan diberikan secara per oral sebesar 0,2ml/20grBB mencit. Hewan coba diberi perlakuan injeksi asam asetat 0,6% secara intraperitoneal sebesar 0,2ml/20grBB untuk memberi rasa nyeri pada mencit. Pengukuran efek analgesik dilihat dengan jumlah liukan (Writhing reflex) yang terjadi pada mencit.Hasil penelitian ini adalah ekstrak etanol daun cengkeh berpotensi sebagai analgesik dan ekstrak etanol daun cengkeh konsentrasi 4% paling efektif menurunkan nyeri

    PENGARUH KUALITAS JASA PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN KEPERCAYAAN MUZAKKI PADA BAZNAS KABUPATEN TULUNGAGUNG

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh Kualitas Jasa Pelayanan terhadap Kepuasan dan Kepercayaan Muzakki pada BAZNAS Tulungagung” ini ditulis oleh M. Ainur Rochim, 2824123026, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung dibimbing oleh Nur Aziz Muslim, M.H.I Penelitian dalam skripsi dilatarbelakangi oleh kepercayaan masyarakat menjadi hal yang mendasar bagi BAZNAS dalam menjalin hubungan dengan pelanggan (muzakki). Kepercayaan didasari atas adanya kepuasan dari muzakki.Kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan yang mempengaruhi kepuasan muzakki dalam berzakat di BAZNAS Tulungagung, sehingga dalam kualitas jasa pelayanan kepuasan dan kepercayaan pelanggan harus diperhatikan untuk meningkatkan jumlah pelanggan untuk berzakat di BAZNAS Tulungagung. Rumusan masalah ini dari penelitian ini adalah (1) Adakah pengaruh kualitas jasa terhadap kepuasan muzakki di BAZNAS Tulungagung? (2) Adakah pengaruh kualitas jasa terhadap kepercayaan muzakki di BAZNAS Tulungagung? (3) Adakah pengaruh kepuasan muzakki terhadap kepercayaan muzakki di BAZNAS Tulungagung. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kualitas jasa pelayanan terhadap kepuasan dan kepercayaan muzakki pada BAZNAS Tulungagung. Dalam penelitian ini menggunakan data primer sebagai sumber data yang diperoleh dari hasil kuesioner yang telah diisi muzakki BAZNAS Tulungagung yang menjadi sampel penelitian. Metode analisis dalam penelitian ini adalah uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji multikolinearitas dan uji heterokedastisitas, uji regresi linear sederhana, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kualitas jasa pelayanan di BAZNAS Kabupaten Tulungagung berpengaruh terhadap kepuasan muzakki dapat dilihat dari tabel coefficients bahwa nilai t hitung adaah 10,815 sedangkan nilai t tabel adalah 1,66 yang lebih kecil dibandingkan t hitung. Artinya kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan muzakki. 2) Kualitas jasa pelayanan di BAZNAS Kabupaten Tulungagung berpengaruh terhadap kepercayaan muzakki dapat dilihat dari tabel coefficients bahwa nilai t hitung adalah 15,436 sedangkan t tabel adalah 1,66 yang lebih kecil dibandingkan t hitung. Artinya, kualitas jasa berpengaruh positif terhadap kepercayaan muzakki. 3) Kepuasan muzakki di BAZNAS Kabupaten Tulungagung berpengaruh terhadap kepercayaan muzakki dapat dilihat dari tabel bahwa nilai t hitung adalah 8,195 sedangkan t adalah 1,66 yang lebih kecil dibandingkan t hitung. Artinya, kepuasan muzakki berpengaruh positif terhadap kepercayaan muzakki. Kata Kunci: Kualitas Jasa Pelayanan, Kepuasan Muzakki , Kepercayaan Muzakki

    Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Pada TB. Semar Menggunakan Java Dekstop Dan Mysql

    Full text link
    TB. SEMAR merupakan toko bangunan yang bergerak dalam bidang penjualan bahan dan peralatan untuk membangun sebuah bangunan yang beralamatkan di Jl. Besito, Dk. Lemah Gunung, Ds. Krandon, Kec. Kota, Kab. Kudus. Di dalam melakukan penelitian penulis melakukan penelitian dibagian akuntansi yaitu bagian dimana transaksi-transaksi dimulai dari pemesanan barang, datangnya barang, barang siap dijual, sampai dengan pembuatan laporan keuangan. Pada bagian akuntansi masih menggunakan catatan-catatan yang masih manual. Dengan masih adanya pengolahan data dan laporan yang masih dikerjakan dengan manual seperti itu dapat membuat pekerjaan menjadi kurang cepat dan akurat kemungkinan akan terjadi kesalahan pemasukan data, karena tidak adanya program khusus yang menangani permasalahan tersebut. Atas permasalahan tersebut maka diangkat permasalahan tersebut dalam bentuk laporan skripsi dengan judul “Sistem Informasi Akuntansi Keuangan pada TB. SEMAR Menggunakan Java Dekstop dan MySQL”. Desain penelitian yang penulis gunakan adalah desain penelitian dengan data primer dan sekunder, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian akademik, metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif, dan survey, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian lapangan, wawancara, dan penelitian kepustakaan, metode pengembangan sistem yang digunakan adalah pengembangan sistem Waterfall menurut referensi Sommerville yaitu Requirements analysis and definition, Sistem and software design, Implementation and unit testing, Integration and sistem testing, dan Operation and maintenance. Perancangan sistem informasi yang digunakan adalah flow of document dan UML (Unified Modelling Language). Penulis membuat rancangan sistem informasi akuntansi keuangan, diharapkan dalam pengolahan transaksi dan pembuatan laporan di TB. SEMAR menjadi terkomputerisasi dengan baik sesuai standar akuntansi keuangan dan output yang dihasilkan adalah laporan akuntansi yaitu jurnal umum, jurnal khusus, buku besar, dan laporan keuangan yang meliputi laporan rugi laba, laporan ekuitas, dan laporan neraca yang akurat dan cepat
    corecore