1,721,061 research outputs found

    Pembiayaan mudharabahdi KBMT Nur-Rahmat Singaparna Tasikmalaya

    Full text link
    KBMT NUR-RAHMAT merupakan suatu lembaga keuangan yang ditujukan untuk meningkalkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat maka dalam operasinya KBMT berupaya untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dengan memberikan pinjaman kepada mereka sesuai dengan ketentuan pihak KBMT, diantaranya masyarakat harus menjadi anggota dan memenuhi prosedur-prosedur yang ditentukan. Salah satu yang harus diperhatikan anggota koperasi bukan hanya materi saja tetapi yang lebih penting adalah modal kejujuran untuk perkembangan lembaga koperasi tersebut. Sesuai dengan latar bclakang masalah maka perumusan masalahnya adalah bagaimana mekanisme operasional pembiayaan mudharabah dan bagaimana pelaksanaan pembiayaan mudharabah pada KBMT NIJR-RAHMAT. Adapun tujuan dalam melakukan penclitian adalah untuk mengetahui mekanisme operasional pembiayaan mudharabah dan untuk mengetahui pelaksanaan pembiayaan mudharabah pada KBMT NUR-RAHMAT. Sedangkan kegunaan yang diperoleh dari penelitian ini, bagi penulis dapat menambah wawasan dan pengetahuan, bagi pdrusahaan dapat dijadikan suatu informasi sebagai masukan, bagi pencapaian lab^ perusahaan yang diharapkan, dan bagi pihak lain dapat dijadikan bah an referensi, jika pada suatu saat menulis karya ilmiah dengan topik yang sama. Kerjasama merupakan suatu alat untuk memenuhi kebutuhan dalam rangka menjaga kelangsungan hidupnya dan rasa aman serta digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan. Maka dari itu pihak KBMT diusahakan dapat membantu memberikan bantuan modal terhadap pedagang kecil dan peduli dengan saran atau masukan dari seluruh anggota serta hak anggota dalam keanggotaannya dapat dilindungi dan dijamin artinya kemaslahatan umum harus diutamakan dari pada kemaslahatan pribadi. Untuk melakukan penelitian penulis melakukan langkah-langkah dengan menentukan lokasi penelitian, metode yang dipakai dalam penelitian adalah metode deskriptif untuk mengetahui prosedur pembiayaan mudharabah. Sedangkan untuk sumber data menggunakan data sekunder dan surnber data primer, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan membaca sumber- sumber yang berkenaan dengan penelitian. Setelah terkumpul penulis melakukan penafsiran dan menarik kesimpulan dengan perumusan masalah yang ditentukan. Maka dapat disimpulkan bahwa prosedur dan mekanisme yang diterapkan KBMT daJam pemberian dana pembiayaan mudharabah ini mempunyai syarat-syaral yang tidak saja bersifat administratif yaitu dalam analisis awal dengan mengetahui reputasi pemohon dibidangnya dan jenis usahanya tetapi juga terdapat ketentuan- ketentuan umum yang menjadi pedoman diberlakukannya pembiayaan mudharabah.Da\am memberikan pembiayaannya pihak KBMT menggunakan prinsip 5C sebagai pertimbangan dan sikap kehati-hatian sehingga pembiayaan yang diberikan tepat sasaran dan terjaminnya kelancaran pengembalian

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    PERAN DINAS PARIWISATA DALAM MEMFASILITASI PENGELOLAAN OBJEK WISATA AIR PANAS PAWAN DI KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU

    Full text link
    ABSTRAK Nama : Nur Rahmat Al Fajri NIM : 12040117584 Jurusan : Pengembangan Masyarakat Islam Judul : Peran Dinas Pariwisata Dalam Memfasilitasi Pengelolaan Objek Wisata Air Panas Pawan Di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu Peneltian ini dilatarbelakingi oleh eksistensi objek wisata air Panas Pawan di Desa Rambah Tongah Kabupaten Rokan Hullu. Objek wisata ini sudah ada seja tahun 2002 dan masih berkembang hingga saat ini. Fenomena dilapngan menunjukkan bahwa objek wisata air panas Pawan ini semakin berkembang dan menarim wisatawan sehingga memberikan dampak positif dalam membangun perekonomian masyarakat desa Rambah Tongah tetapi akses jalan masih belum memadai dan rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Dinas Pariwisata Dalam Memfasilitasi Pengelolaan Objek Wisata Air Panas Pawan Di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 8 orang. Teknik pengumpulan dalam penelitian ini antara lain : observasi,wawancara, dan dokumentasi untuk mendukung keaslian penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Dinas Pariwisata dalam pengelolaan objek wisata air panas Pawan di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu adalah bahwa Dinas Pariwisata memainkan peran kunci dalam mengelola dan mengembangkan objek wisata ini secara berkelanjutan. Melalui peningkatan infrastruktur, promosi yang efektif, dan pelatihan kepada masyarakat lokal, Dinas Pariwisata dapat menarik lebih banyak wisatawan, yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat sekitar. Selain itu, pengelolaan yang melibatkan masyarakat lokal dan menjaga kelestarian alam akan memperkuat sektor pariwisata sebagai sumber ekonomi yang berkelanjutan. pengelolaan yang efektif dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, peran Dinas Pariwisata sangat penting dalam menciptakan pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat. pengelolaan yang baik dan upaya perbaikan jalan oleh pemerintah terkait diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di sekitar objek wisata air panas Pawan. Kata Kunci : Dinas Pariwisata, Pengelolaan Objek Wisat

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore