1,724,098 research outputs found
Pioneers of Library Movement in Pakistan
The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders
Nur-i-Afshan V.52 no.31 August 1924
Contents: Mazhab aur sāʼins [Article] by Ḥashmatulláh - K̲h̲udāvand Masīḥ kā rafaʻ-i jismānī [Article] by Barkatullāh - Aīk naẓar idhar bhī [News] - Fataḥ bilfatūr [Article] - Mahātmā Gāndhī aur āriyah samāj [Article] by Sult̤ān Muḥammad Afg̱ẖān - Taḥrīf Qurʼān aur maulvī S̲anāʼullāh [Article] by K̲h̲ān̲, Em. Ke. - Vāʻẓon̲ ke liʼe muḵẖtaṣar noṭ [Article] - K̲h̲abrain̲ [News]
This volume of Nur-i-Afshan published weekly on Fridays from Lahore
Nur-i-Afshan V.54 no.35 August 1926
Contents: G̲h̲azal [Poetry] - Barsāt [Poetry] by Minat, Ke. En. - Pādrī ʻAbdulḥaq ṣāḥab Ḵh̲ānqāh Ḍogrāṉ meṉ [Article] - Masīḥī qurbānī aur kafārah [Article] - Taḥqīq Āriyāh [Article] by Ḥashmatulláh - Insān-i kāmil yā maẓhar-i K̲h̲udā aur paīg̱ẖām-i ṣulaḥ Lāhūr [Article] by Sult̤ān Muḥammad Afg̱ẖān - ʻĪsá aur Parbhū [Article] by K̲h̲ān̲, Em. Ke. - Azālah ḥas̲iyat ʻurfī kā aīk dilcasp muqadamah [News] - Rīviyū : hamārī Bā’ībal aur muslim ʻulamāʼ - K̲h̲abrain̲ [News] - Taz̲kirah masīḥī shuʻarāʼ Hind [Article] - Dars-i rashk [News] - Siyālkoṭ Kanvanshan [News]
This volume of Nur-i-Afshan published weekly on Fridays from Lahore
Uni Press (M) Sdn Bhd / Nur Afizai Muhammad Zamzuri
This study is conducted to give an idea on how to apply a solution in real life based on what students learned about technology entrepreneurship. To complete this task, we got the opportunity to interview the manager of Uni Press (M) Sdn Bhd.
Before the actual study was done, we had to do some research on the printing service industry. This is important so that we can understand more about the industry. Then, we gathered several information related to the company through interview and observation. Some information of the company such as the company background, organizational structure, product design and techniques used to make products were collected. While gathering some information, we were able to identify the company’s strengths, weaknesses, opportunities and threats through analysis of SWOT.
In brief, while analyzing the company by using SWOT analysis, we found out the problems that this company faced. The problems that we can see in this company are about management, location and competitors. Other than that, there is not enough workers to complete the demands of the customers since the orders created is too much.
From the above problems, we found out that there is a great potential to boost the sales if the technology improvement is made based on the problems. Thus, in this report, we will explain in detail about how those technology can help Uni Press (M) Sdn Bhd
Urang Banjar dan Kosmologi Nur Muhammad: Analisis Filosofis tentang Materi, Ruang dan Waktu
Banjar people are known as the religious community. It can be seen from the social values espoused by the people that are related to Islamic values. For Banjar people, every Rabiul Awwal or Rajab month is commemorated as the birth and the Isra Mi?raj of the Prophet Muhammad Saw. In the commemoration, expression of love for the Prophet Muhammad is sung by maulid poems. These poems often contain the teachings of Nur Muhammad. In the history of the community, the closeness between the community and Nur Muhammad is proven by the teachings of Abdul Hamid Abulung in his wujudiyyah holy book and Datu Sanggul in his barencong holy book. Other major figure in Banjarmasin who has deceased yet still provides profound teachings to the community was Guru Izai who also taught Nur Muhammad teachings.Keyword : Nur Muhammad, Cosmology, Material, Space, TimeMasyarakat Banjar dikenal sebagai masyarakat religius. Hal ini bisa dilihat dari nilai sosial yang dianut masyarakatnya yang terkait dengan nilai-nilai Islam. Di Masyarakat Banjar setiap Rabiul Awwal atau Rajab akan diperingati kelahiran dan Isra Mi?rajnya Nabi Muhammad Saw. Dalam aktivitas ini ungkapan rasa cinta kepada Nabi Muhammad selalu disenandungkan lewat syair-syair maulid. Sementara syair-syair maulid ini sering mengandung ajaran Nur Muhammad. Dalam kesejarahan masyarakat Banjar pun ditemukan bahwa kedekatan masyarakat Banjar ini dengan Nur Muhammad bisa ditemukan dalam ajaran tokoh-tokoh seperti Abdul Hamid Abulung dengan wujudiyyahnya dan Datu Sanggul dengan kitab barencongnya. Tokoh besar lainnya di Banjarmasin yang telah meninggal dunia namun masih memberikan bekas mendalam pada masyarakat Banjar yakni Guru Izai juga mengajarkan ajaran Nur Muhammad ini.Kata Kunci: Nur Muhammad, Kosmologi, Materi, Ruang, Wakt
DAKWAH REVOLUSIONER MUHAMMAD BIN ABD AL-WAHHAB UNTUK PEMURNIAN AJARAN ISLAM
Abstrak: Pada kurun waktu abad ke 18 M peradaban Islam sedang mengalami stagnasi, kejumudan dan bahkan kemunduran. Umat Islam banyak yang melakukan bidah dan khurafat, suatu perbuatan yang menyimpang dari Aqidah Islam. Muhammad bin Abd al-Wahhab mencoba dengan kreativitas pemikirannya membedah persoalan tersebut melalui ide-idenya untuk memurnikan akidah umat Islam yang telah menyimpang dari ajaran tauhid. Tulisan ini memapaparkan apa sebenarnya yang dilakukan oleh Muhhamad bin Abd al-Wahhab dalam melakukan dakwah untuk meluruskan akidah umat yang telah menyimpang tersebut, dan bagaimana sebenarnya pemahaman serta respon para pengikut Muhammad bin Abd al-Wahhab terhadap ajaran/paham yang dianut oleh Muhammad bin Abd al-Wahhab dalam melakukan dakwah tersebut, karena Muhammad bin Abd al-Wahhab sendiri dalam melakukan dakwahnya ternyata tidak pernah seradikal para pengikutnya.Kata-kata Kunci : Muhhamd bin Abd al-Wahhab, Gerakan Wahabiyyah, purifikasi Islam, gerakan fundamentalisme, dakwah revolusioner
Nur-i-Afshan V.54 no.23 June 1926
Contents: Garmī [Poetry] by Minat, Ke. En. - Allahābādī muhim [Article] by Sult̤ān Muḥammad Afg̱ẖān - Daryā Ganj Dihlī men̲ Masīḥī kī k̲h̲dmat kā shuhrah āfāq [Article] by K̲h̲urshīd ʻĀlam - Lāʼilpūr Carc pulpaṭ [Article] by Vazīr Cand - Main̲ t̤abīb se milnā cāhtā hun̲ [Article] by K̲h̲ān̲, Em. Ke. - Kānfarans ke pese vāle log nahīn mānte [Article] - Panḍit maulvī aur masīḥī mishan [Article] - Panjāb yūniyan ke Sanḍe Skūl va Kriscan Inḍivar ke sālānah ijlās Ludhiyānah men̲ [Article] - Kalārkābād [News] - K̲h̲abrain̲ [News] - Gunāh ke muqāble men̲ K̲h̲udā ke kalām kā istimāl [Article]
This volume of Nur-i-Afshan published weekly on Fridays from Lahore
K.H. NUR MUHAMMAD BUSTHAMIL KARIM DAN PENGEMBANGAN TAREKAT QADIRIYAH WA NAQSABANDIYAH DI CILACAP TAHUN 1920-1978 M
Pengembangan Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah
(TQN) di Cilacap tahun 1920-1978 M, tidak bisa dilepaskan
dari peran seorang mursyid yang bernama K.H. Nur
Muhammad Busthamil Karim. Ia adalah sosok seorang kiai
yang menjadi panutan masyarakat. Perjalanan dakwahnya
diawali dengan membangun masjid dan pondok pesantren
sebagai sentral kegiatan. Dalam perkembangannya,
berdatangan santri dari berbagai daerah misalnya dari Ciamis
dan Pangandaran, Jawa Barat untuk bai‟at tarekat ke Cilacap.
Selama kepemimpinannya, Tarekat Qadiriyah wa
Naqsabandiyah merupakan salah satu tarekat yang paling
berkembang di Cilacap. Pengikut TQN bukan hanya dari
kalangan orang tua saja, tetapi juga banyak dari kalangan
pemuda. Terdapat latar masalah yang ditulis dalam skripsi
ini, yang meliputi: 1) Bagaimana Latar Belakang Tarekat
Qadiriyah wa Naqsabandiyah di Cilacap. 2) Bagaimana
Biografi K.H. Nur Muhammad Busthamil Karim. 3)
Bagaimana peran K.H. Nur Muhammad Busthamil Karim
dalam Pengembangan Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah
di Cilacap.
Penelitian ini menggunakan pendekatan biografi dan
sosiologi. Pendekatan biografi ini digunakan untuk
mengetahui sosok dan kehidupan K.H. Nur Muhammad
Busthamil Karim. Selanjutnya pendekatan sosiologi ini
digunakan untuk mengkaji lingkungan sosial masyarakat
Cilacap dan peran K.H. Nur Muhammad Busthamil Karim
sebagai mursyid. Teori yang digunakan dalam penelitian ini
adalah teori peranan sosial oleh Erving Goffman dan teori
kepemimpinan kharismatik oleh Max Weber. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah, yang meliputi empat langkah yaitu: heuristik, verifikasi,
interpretasi dan historiografi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, latar
belakang kondisi masyarakat Cilacap yang masih tergolong
Islam abangan, sehingga para ulama Tasawuf datang ke
Cilacap untuk menyebarkan ajaran tarekatnya. Kedua, K.H.
Nur Muhammad Busthamil Karim merupakan mursyid TQN
di Cilacap yang mempunyai peran cukup besar, sehingga
TQN di Cilacap cukup berkembang pesat. Ketiga, peranan
tasawufnya tidak jauh berbeda dengan para pendahulunya
dalam struktural Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah. Hal
ini ditandai dengan beberapa dakwahnya melalui pendekatan
individu dan pendekatan kolektif. Selain itu, ia
mengembangkan tarekat dengan cara-cara modern, misalnya
mendirikan beberapa masjid dan pesantren sehingga
perkembangan Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah
semakin berkembang pesat
Nur-i-Afshan V.50 no.18 May 1922
Contents: k̲h̲ud pasandī [Article] - Harī Dāsī [Story] - Sundar Singh Masīḥī Sādhu [Letter] - Aīk g̲h̲aur ṭalab k̲ẖayāl : taʻmīl-i nisvān [Article] by Vārḍan, Es. Em. - Ḍākṭar Je. Sī. Ār. Yuʼing aur vat̤an mālofah ko vāpsī [News] - Baītlaḥam [Article] - Masīḥī aur qaumī teḥrīk [Article] by Buṭā Mil - Eshiyā [News] - Yūrap [News]
This volume of Nur-i-Afshan published weekly on Fridays from Lahore
Nur-i-Afshan V.50 no.14 April 1922
Contents: Musaddas [Poetry] - Ḥukmarānī aur Hindustānī [Article] - K̲h̲udāvand Yasuʼ Masīḥ kī qiyāmat [Article] - Zindagī [Feature] - Ghar [Article] - Anokhā mujrim [Article] by Karam Cand - Mahātmā Jī ke muqadmah kā faiṣlah [Article] - Faiṣlah aur Masīḥ kā maṣlūb honā [Article] by Qamar, Jī. Em. - Harī Dāsī [Story] - Eshiyā [News] - Yūrap [News] - Amrīkah [News]
This volume of Nur-i-Afshan published weekly on Fridays from Lahore
- …
