6 research outputs found

    Prevalensi Penyakit dan Gangguan Kesehatan pada Karang di Perairan Pulau Barrang Lompo

    No full text
    Ekosistem terumbu karang merupakan salah satu organisme laut yang rentan terhadap perubahan lingkungan perairan, di antaranya kemunculan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terumbu karang, prevalensi penyakit dan gangguan kesehatan pada karang di perairan Pulau Barrang Lompo. Penelitian ini dilakukan pada tiga stasiun yang terletak pada bagian selatan, barat, dan utara Pulau Barrang Lompo. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu transek foto bawah air. Setiap stasiun dibentangkan transek sepanjang 50 m dengan peletakan transek kuadran ukuran 1 × 1 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang berada pada kategori sedang hingga buruk/rusak. Jenis penyakit karang yang ditemukan pada perairan ini yaitu BBD (Black Band Disease, prevalensi 0,05 – 0,25 %), WS (White Syndromes, prevalensi 0,50 – 1,85 %), dan YBD (Yellow Band Disease, prevalensi 0,03 – 0,50 %). Gangguan kesehatan pada karang yang ditemukan yaitu PR (Pigmen Respons, prevalensi 0,60 – 1,30 %), BI (Bleaching, prevalensi 0,25 – 1,25 %), Pr (Predation, prevalensi 0,25 – 0,75 %), SD (Sediment Damage, prevalensi 10,29 - 30,05 %), dan fish bites (prevalensi 10,75 – 23,25 %). Prevalensi penyakit bervariasi namun persentasenya rendah sedangkan gangguan kesehatan menunjukkan persentase kejadian yang lebih intensif. Penurunan kualitas lingkungan perairan sangat berperan terhadap munculnya berbagai penyakit dan gangguan kesehatan karang, yang berdampak pada gangguan fisiologis biota karang sehingga perlu dilakukan pemantauan secara berkala

    Prevalensi penyakit pada karang di kawasan transplantasi coral tree nursery, Pulau Barrang Lompo

    No full text
    Upaya pelestarian karang perlu dilakukan secara berkelanjutan termasuk dalam penyediaan bibit karang menggunakan berbagai metode salah satunya coral tree nursery (CTN). Untuk memperoleh bibit karang berkualitas maka perlu dilakukan pemantauan utamanya terhadap prevalensi penyakit serta gangguan yang berpotensi timbul. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gangguan hama dan jenis penyakit yang terdapat pada fragmen karang di media coral tree nursery. Metode penelitian menggunakan eksperimen lapangan dengan menempatkan 3 modul coral tree nursery yang dipasangi fragmen di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar. Pengamatan menggunakan kamera macro-underwater camera selama 1 bulan dan disertai pengukuran parameter oseanografi. Hasil pengamatan kemudian dianalisis secara deskriptif. Data parameter oseanografi menunjukkan kondisi yang sesuai untuk biota karang yaitu pH 8,01, suhu 30oC, salinitas 27,67 ppt, arus 0,07 m/s, kecerahan 100%, dan kedalaman 7 m. Spesies karang yang teramati yaitu Acropora cervicornis, Monitipora digitata, Pocilopora demicornis, Porites compressa, dan Echinopora horrida. Gangguan hama yang peneliti identifikasi yaitu alga, sponge, teritip, bekas gigitan ikan, bleaching, kerang, dan cacing kipas (Sabellidae). Jenis penyakit yang peneliti temukan yaitu White Band Disease (WBD) pada karang jenis Acropora cervicornis dengan frekuensi 6 koloni. Keberadaan hama dan penyakit pada fragmen karang yang dibudidayakan perlu memperoleh perhatian sebab secara jangka panjang akan berdampak pada tingkat kelulusan hidup dan pertumbuhan karang

    Heat Energy Modelling of Travelling Wave Piezoceramic Ultrasonic Motor

    No full text
    This paper presents the method of determining and characterizing of a piezoelectric stator profile that applying in a piezoceramic ultrasonic motor with the consideration of heat generated. The piezoceramic ultrasonic motor is driven by the vibration of the piezoelectric element in order to ignite a motion. The harmonic and transient analysis of finite element method are used to predict the optimise operation frequency of the motor travelling wave. Then, a thermal analysis is conducted in order to analyse the heat distribution on the stator. The stator profile displacements with the variable temperature; 300, 360 and 450 K are analysed. The piezoceramic ultrasonic motor shows different longitudinal deflection with the increment of the temperature. Travelling wave optimization was found to be strongly dependent on the heat that generated by the piezoceramic

    PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI BAWANG MERAH GORENG DENGAN APPROPRIATE TECHNOLOGY DI KABUPATEN PROBOLINGGO

    No full text
    Bawang merah dari Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, dikenal memiliki kualitas unggul dengan aroma dan rasa yang khas, menjadikannya bahan penting dalam masakan tradisional Indonesia. Kualitas bawang merah dari daerah ini didukung oleh teknik budidaya tradisional yang menjaga ukuran, warna, dan ketahanan penyimpanan yang baik. Karena keistimewaannya, bawang merah dari Brumbungan Lor memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi identitas lokal yang diakui.Untuk meningkatkan kualitas produk bawang merah goreng, terutama dalam hal mengurangi kadar minyak yang berlebih, telah dikembangkan alat peniris minyak. Alat ini bekerja dengan prinsip gaya sentrifugal, di mana bawang merah goreng ditempatkan dalam keranjang yang berputar dengan kecepatan tinggi, sehingga minyak dipisahkan dari produk secara efektif. Penggunaan alat ini menghasilkan bawang merah goreng yang lebih renyah, sehat, dan tahan lama, serta mengurangi limbah minyak yang tidak diinginkan. Pengujian alat peniris minyak menunjukkan efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas produk dan efisiensi produksi, menjadikannya sangat cocok untuk diadopsi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi makanan gorengan. Alat ini tidak hanya menghemat waktu dan tenaga, tetapi juga memastikan bahwa produk akhir lebih berkualitas, memenuhi standar kesehatan, dan memiliki daya saing yang lebih baik di pasar

    Pemanfaatan aplikasi berbasis android "Belajar Bahasa Jawa" untuk meningkatkan literasi Bahasa Jawa Siswa SDN Bulang I Kabupaten Probolinggo

    No full text
    Bahasa Jawa, khususnya ragam krama, merupakan bagian penting dari identitas budaya Jawa. Namun, hasil survei awal terhadap siswa kelas III SDN Bulang 1 Kabupaten Probolinggo menunjukkan bahwa penguasaan Bahasa Jawa masih rendah, dengan 87,5% siswa belum mencapai capaian pembelajaran yang ditetapkan. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi pembelajaran yang lebih kreatif dan sesuai dengan pola belajar generasi digital. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Bahasa Jawa melalui pemanfaatan aplikasi Android interaktif "Belajar Bahasa Jawa". Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelatihan guru dan siswa, pendampingan penggunaan aplikasi, serta evaluasi capaian belajar. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman kosakata, penggunaan bahasa krama, dan aksara Jawa. Selain itu, siswa merasa lebih termotivasi karena pembelajaran berlangsung secara interaktif dan menyenangkan. Program ini membuktikan bahwa teknologi digital dapat menjadi sarana efektif dalam pelestarian bahasa daerah sekaligus memperkuat pembelajaran berbasis budaya di sekolah dasar

    Pencemaran Sampah Laut di Indonesia

    No full text
    Penulisan buku merupakan buah karya dari pemikiran penulis yang diberi judul Pencemaran Sampah Laut di Indonesia. Buku ini mencoba membahas tentang masalah sampah yang berada di lautan dan sekitarnya. Buku ini memberikan gambaran sebab dan akibat banyaknya sampah yang ada di lajut
    corecore