115 research outputs found

    PROFIL KADER POS PELAYANAN TEREPADU (POSYANDU) KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG

    No full text
    ABSTRAK   Nizaruddin, Asif. 2011. Profil Kader Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU) Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si, (II) Purwanto S.Pd M.Si.   Kata Kunci: Profil, Kader Posyandu, Jombang Posyandu merupakan salah satu bentuk peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan. Keberhasilan Posyandu tidak lepas dari kerja keras kader yang dengan sukarela mengelola Posyandu di wilayahnya masing-masing. Disisi lain Peserta Posyandu ternyata masih banyak yang tidak hadir dalam kegiatan Posyandu, hal ini dibuktikan dengan presentase pencapaian peserta KB di Kecamatan Jombang yang menempati urutan ke-19. Agar menarik minat peserta Posyandu untuk datang ke kegiatan Posyandu maka dibutuhkan pelatihan atau training kader Posyandu. Pelatihan atau training yang akan diadakan dapat lebih maksimal jika telah diketahui informasi tentang kader Posyandu. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai profil kader Posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kader Posyandu, pelaksanaan tugas kader Posyandu, kategori profil kader Posyandu, dan respon peserta posyandu terhadap kinerja kader Posyandu di Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey, data penelitian diperoleh dari observasi langsung terhadap responden dengan menggunakan kuesioner serta data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman kuesioner dan wawancara. Teknik skor dan skala yang digunakan adalah skala likert dengan kategori baik, sedang, dan buruk atau kurang baik. Analisis datanya menggunakan analisis deskriptif berupa distribusi frekuensi atau tabulasi frekuensi. Berdasarkan analisis data tersebut, diperoleh empat kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, karakteristik kader Posyandu se-Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang memiliki kategori sedang. Kedua, pelaksanaan tugas kader Posyandu Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang sebagian besar memiliki kategori baik. Ketiga, kategori profil kader Posyandu Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang sebagian besar memiliki kategori sedang. Keempat, kategori respon peserta Posyandu terhadap kinerja kader Posyandu Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang sebagian besar memiliki kategori baik

    PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL GUIDED NOTE TAKING (GNT) DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar dan banyak siswa yang mendapat nilai dibawah KKM, hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan guru dalam menciptakan inovasi baru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu media pembelajaran berupa modul pembelajaran matematika berbasis model Guided Note Taking pada materi faktorisasi suku aljabar, sehingga menghasilkan media pembelajaran yang layak dan efektif digunakan selama proses pembelajaran, serta diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama untuk pengembangan produk menggunakan model ADDIE dan tahap kedua untuk menguji keefektifan produk melalui tes uji coba dengan desain eksperimen Posttest-Only Control Design. Sebelum diujicobakan di lapangan, modul pembelajaran matematika berbasis model Guided Note Taking terlebih dahulu dilakukan uji validasi oleh ahli media dan ahli materi selanjutnya dilakukan tanggapan siswa terhadap media dalam uji coba lapangan. Secara rata - rata hasil dari validasi ahli dan tangapan siswa sebagian besar berkriteria sangat layak. Jadi media pembelajaran tersebut valid untuk diujicobakan. Uji keefektifan produk ditunjukkan dari hasil belajar kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol, dengan menggunakan uji t satu pihak kanan diperoleh nilai yaitu 2,0284 1,67, maka H0 ditolak artinya pembelajaran dengan menggunakan modul pembelajaran matematika berbasis model Guided Note Taking lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Keefektifan produk ini juga ditunjukkan dengan pembelajaran yang menggunakan modul pembelajaran matematika berbasis model Guided Note Taking lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, dengan menggunakan uji t satu pihak diperoleh yaitu 3,96 1,69, maka Ho ditolak artinya modul pembelajaran matematika berbasis model Guided Note Taking yang dikembangkan efektif digunakan dalam proses pembelajaran pada materi faktorisasi suku aljabar. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul pembelajaran matematika berbasis model Guided Note Taking efektif dan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi faktorisasi suku aljabar. Kata Kunci : Modul Pembelajaran, Model Pembelajaran Guided Note Taking

    KONSEP KEPEMILIKAN HARTA PERSPEKTIF EKONOMI SYARI’AH

    Get PDF
    Harta merupakan segala sesuatu yang dimanfaatkan secara legal menurut hukum syara’ (hukum Islam) dan merupakan urat nadi kegiatan ekonomi. Menurut Islam harta pada hakikatnya adalah hak milik Allah. Namun karena Allah telah menyerahkan kekuasaannya atas harta tersebut kepada manusia, maka perolehan seseorang terhadap harta itu sama dengan kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk memanfaatkan serta mengembangkan harta. Sebab, ketika seseorang memiliki harta, maka esensinya dia memiliki harta tersebut hanya untuk dimanfaatkan dan terikat dengan hukum-hukum syara’, bukan bebas mengelola secara mutlak. Konsep kepemilikan harta perspektif ekonomi syari’ah adalah diakuinya hak milik individu dan hak milik umum. Dimana kedua hak tersebut tidaklah bersifat mutlak. Hal ini menunjukkan bahwa hak milik terkait erat dengan prinsip bahwa manusia adalah pemegang amanah Allah SWT. Untuk itu manusia tidak mempunyai hak untuk menguasai sesuatu hal tanpa mempertimbangkan dampaknya. Dalam hal ini dilarang adanya penindasan terhadap hak orang lain, melalui harta yang dimilikinya, karena didalam harta tersebut terdapat sebagian hak orang lain yang harus dipenuhi. Islam membolehkan setiap individu untuk memiliki hak milik pribadi tapi harus sesuai dengan ketentuan syari’at, sehingga hak milik pribadi dapat bermanfaat bagi orang lain.Harta merupakan segala sesuatu yang dimanfaatkan secara legal menurut hukum syara’ (hukum Islam) dan merupakan urat nadi kegiatan ekonomi. Menurut Islam harta pada hakikatnya adalah hak milik Allah. Namun karena Allah telah menyerahkan kekuasaannya atas harta tersebut kepada manusia, maka perolehan seseorang terhadap harta itu sama dengan kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk memanfaatkan serta mengembangkan harta. Sebab, ketika seseorang memiliki harta, maka esensinya dia memiliki harta tersebut hanya untuk dimanfaatkan dan terikat dengan hukum-hukum syara’, bukan bebas mengelola secara mutlak. Konsep kepemilikan harta perspektif ekonomi syari’ah adalah diakuinya hak milik individu dan hak milik umum. Dimana kedua hak tersebut tidaklah bersifat mutlak. Hal ini menunjukkan bahwa hak milik terkait erat dengan prinsip bahwa manusia adalah pemegang amanah Allah SWT. Untuk itu manusia tidak mempunyai hak untuk menguasai sesuatu hal tanpa mempertimbangkan dampaknya. Dalam hal ini dilarang adanya penindasan terhadap hak orang lain, melalui harta yang dimilikinya, karena didalam harta tersebut terdapat sebagian hak orang lain yang harus dipenuhi. Islam membolehkan setiap individu untuk memiliki hak milik pribadi tapi harus sesuai dengan ketentuan syari’at, sehingga hak milik pribadi dapat bermanfaat bagi orang lain

    Hiwalah dan Aplikasinya dalam Lembaga Keuangan Syari'ah

    Get PDF
    Hiwalah adalah sistem yang unik cocok untuk diadaptasi untuk manusia, karena hiwalah kebanyakan daripada hidup manusia muamalah. Hiwalah tidak digunakan untuk memecahkan masalah account dibayarkan tetapi lebih dari itu juga berperan sebagai transfer dana dari seorang individu ke individu lain atau kelompok atau perbankan serta mana itu telah dipraktekkan dalam sistem perbankan. Esensi Hawalah adalah transfer beban debitur (muhil) orang tergantung yang berkewajiban untuk membayar utang (Muhal ' alaih), tidak ada utang antara mereka, untuk dia di sana juga utang serupa kepada penghapusan utang, dan meminta pemilik untuk mengumpulkan hutang piutang untuk (Muhal ' alaih), oleh berkata kepadanya: "saya telah pindah Anda untuk mengumpulkan hutang kepada saya (begitu dan begitu) karena ia berutang tingkat yang sama dengan utang saya untuk Anda, maka tagihlah itu ". Jika pemilik piutang (Muhal) menerima tulus, kemudian menyelesaikan muhil beban utang. Dalam hiwalah mekanisme di lembaga keuangan Syariah berdasarkan prinsip-prinsip solidaritas dan saling membantu meringankan beban orang di tengah kesulitan dalam kliring utang mereka, sehingga tidak untuk mengganggu sirkulasi keuangan dan ekonomi dinamika dalam masyarakat. Dan semua ini dalam bentuk transaksi transfer bebas dari unsur-unsur riba dalam bentuk apapun.Hiwalah is a system that is uniquely suited to be adapted to humans , because it is the most hiwalah than human life in muamalah . Hiwalah is not used to solve accounts problem, moreover, it also plays a role as a transfer of funds from an individual to another individual or group or banking where it has been practiced in the banking system . Hawalah essence is the transfer the burden of the debtor ( muhil ) who is obliged to pay the debt ( Muhal ' alaih ) , no debt between them , and there is also a similar debt to the removal of the debt , and it asks the owner to collect debts receivable to ( Muhal ' alaih ) , by saying to him : " I have moved and you have to collect the debt to me ( so and so ) because he owes me in the same level with my debt to you , then pay off it " . If the owner of the receivables ( Muhal ) receive sincere , then finished muhil debt burden . In hiwalah mechanism in Shari'ah financial institution based on the principles of solidarity and mutual help ease the burden of people in the middle of difficulty in clearing their debts , so as not to interfere with the circulation of financial and economic dynamics in society. All of the transfer transactions are free of elements of usury in any form

    The Effect of Sanitation on Stunting Prevalence in Indonesia

    Get PDF
    Preparing children from birth can boost productivity and competitiveness later in their lives. However, the occurrence of malnutrition and stunting during childhood period will reduce their productivity and increases the risk of non-communicable diseases later in their lives. This study examines the effect of sanitation, drinking water sources, and drinking water treatment on stunting in Indonesian children (0-59 months). This study analyses cross- sectional data from the 2014 Indonesia Family Life Survey (IFLS) 5 with 3,834 children living with their biological mothers. The Logistic Regression to estimate the coefficients is applied here. The results show that the variables of sanitation, drinking water sources, and drinking water treatment before consuming affected stunting. Children who consume tap water are less likely to be stunted (OR=0.81, 95% CI 0.66-0.99). Birth weight, economic conditions, and mother’s level of education also affect risk of stunting. Hence, to overcome the risk of stunting, the government have to accelerate the supply of basic sanitation, to protect the good quality of drinking water sources, and to promote the awareness of boiling water before consumption

    ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM PENGAJUAN MASALAH NUMERASI

    Get PDF
    This research aims to analyze the ability of students in mathematical numeracy problem possing. Research data were collected from students of Mathematics Education Universitas PGRI Semarang. The subjects in this research have good communication skills. Data were collected by means of a written numeration test and task-based interview techniques. The data obtained were coded, simplified, then presented, triangulated and then obtained credible data to draw conclusions. The validity of the data used method triangulation and source triangulation was used to obtain credible data. The data collected were analyzed and reduced to include in the data presentation. Data exposure requires further data reduction, then conclusions are drawn. The results showed that there were still a few students who had all three classifications of problem posing abilities, namely pre-solution posing, within-solution posing, and post-solution posing. Students who have pre-solution posing skills can ask questions based on the data provided and can formulate problem solving. Students who have the ability within-solution posing can write down what is known and asked about the problem, raise supporting questions that are relevant to the problem and arrange solutions for supporting questions and problems that are given correctly. Meanwhile, students who have the ability to post-solution posing can raise similar problems after solving the problems given. Students can also arrange solutions to problems that have been made

    PENERAPAN KALKULUS STOKASTIK PADA MODEL OPSI

    Get PDF
    Opsi merupakan salah satu pilihan investasi yang mampu mengakomodasikan keinginan investor untuk dapat menanmkan modalnya dengan resiko kecil, sehingga opsi ini cocok diterapkan di negara dengan ekonomi yang tidak stabil. ?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á?é?á Dalam penelitian ini, melalui penerapan teori-teori kalkulus stokastik akan dibahas modeal persamaan harga yang diturunkan dari nilai aset suatu perusahaan yang merupakan refleksi dari kepemilikan saham dan bon perusahaan dengan perubahan harga saham mengikuti asumsi Black dan Scholes. Disamping itu juga diturunkan model harga opsi melalui present value ekspetasi selisih antara nilai strike price dengan harga saham pada saat t ?é?á Kata Kunci : Opsi, stokastik, Black dan Schole

    KEEFEKTIFAN MODEL INQUIRY DENGAN PEMANFAATAN ALAT PERAGA DIBANDINGKAN DENGAN CD INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH

    Get PDF
    Kegiatan belajar yang sesuai dengan perkembangan dan perubahan paradigma pendidikan harus mampu mensinergikan ranah kognitif, afektif dan psikomotor secara bersamaan, tidak hanya menempatkan peserta didik sebagai objek yang harus mengikuti seluruh keinginan guru, tetapi mampu membuka dialog dan komunikasi aktif antara peserta didik dan guru. Penelitian dilakukan di SMP N 1 Wonosobo dengan rancangan penelitian menggunakan Quasi- Experimental sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada kelas eksperimen 78,325 lebih baik dibandingkan dengan rata-rata kemampuan pemecahan masalah pada kelas kontrol 72,0526. Ini menunjukan bahwa model inkuiri dengan pemanfaatan alat peraga lebih memberikan kontribusi terhadap kemampuan pemecahan masalah bila dibandingkan dengan CD interaktif. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan perangkat komputer di SMP negeri 1 Wonosobo yang mengakibatkan pembelajaran menggunakan CD interaktif hanya dilakukan secara klasikal. Ini berpengaruh terhadap keaktifan peserta didik selama pembelajaran, dimana nantinya juga akan berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Selain itu, kondisi peserta didik pada kelas kontrol yang sebagian besar tidak memiliki komputer di rumah menyebabkan mereka tidak mampu mengulang pembelajaran yang telah dilakukan di sekolah, sedangkan peserta didik yang menggunakan model inkuiri dengan pemanfaatan alat peraga dapat mengulang pembelajaran dirumah karena alat praga dapat diperoleh dari lingkungan sekitar mereka. Hal ini berpengaruh terhadap tingkat pemahan peserta didik yang pada akhirnya juga berpengaruh pada kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Kata kunci: Inquiry, Alat Peraga, CD Interaktif, Pemecahan Masala

    Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika dengan Model Guided Note Taking (Gnt) di Sekolah Menengah Pertama

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar dan banyak siswa yang mendapat nilai dibawah KKM, hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan guru dalam menciptakan inovasi baru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu media pembelajaran berupa modul pembelajaran matematika berbasis model Guided Note Taking pada materi faktorisasi suku aljabar, sehingga menghasilkan media pembelajaran yang layak dan efektif digunakan selama proses pembelajaran, serta diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama untuk pengembangan produk menggunakan model ADDIE dan tahap kedua untuk menguji keefektifan produk melalui tes uji coba dengan desain eksperimen Posttest-Only Control Design. Sebelum diujicobakan di lapangan, modul pembelajaran matematika berbasis model Guided Note Taking terlebih dahulu dilakukan uji validasi oleh ahli media dan ahli materi selanjutnya dilakukan tanggapan siswa terhadap media dalam uji coba lapangan. Secara rata - rata hasil dari validasi ahli dan tangapan siswa sebagian besar berkriteria sangat layak. Jadi media pembelajaran tersebut valid untuk diujicobakan. Uji keefektifan produk ditunjukkan dari hasil belajar kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol, dengan menggunakan uji t satu pihak kanan diperoleh nilai yaitu 2,0284 > 1,67, maka H0 ditolak artinya pembelajaran dengan menggunakan modul pembelajaran matematika berbasis model Guided Note Taking lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Keefektifan produk ini juga ditunjukkan dengan pembelajaran yang menggunakan modul pembelajaran matematika berbasis model Guided Note Taking lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, dengan menggunakan uji t satu pihak diperoleh yaitu 3,96 > 1,69, maka Ho ditolak artinya modul pembelajaran matematika berbasis model Guided Note Taking yang dikembangkan efektif digunakan dalam proses pembelajaran pada materi faktorisasi suku aljabar. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul pembelajaran matematika berbasis model Guided Note Taking efektif dan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi faktorisasi suku aljabar

    ROPES Learning Model Modification to Increase Proficiency Students of Rational Thingking

    Get PDF
    Mathematics teachers should have the ability mathematics, mathematical methodology skills, and ability to package the science and methodology of mathematics is a subject matter learning in school. To achieve mathematical skills that students should be equipped with skills of deductive thinking, rational, analytical, and creative. These skills are necessary for students so that they have the skills in understanding and problem-solving perspective to the prospective teacher / mathematics teacher professional. Ropes (Review, Overview, Presentation, Exercise, Summary) is a learning model that provides the opportunity for students to communicate, conduct exercises and concluded that he had learned something while under the direction of faculty. Development and modification of this learning model can be done in an effort to empower the student self-learning ability of rational thinking skills of students ?é?á Keyword: ROPES, Contextual,?é?á Rational Thinking Skill
    corecore