1,722,839 research outputs found

    The development of long term relationships between consultants and project managers in construction supply chain in Malaysia

    Full text link
    Purpose: The purpose of the study is to explore the relationship development process between consultants and a project management firm in Malaysia. Research approach: This qualitative study was based on 6 in-depth semi-structured interviews which were carried out with the owners and senior managers of five consultant firms (an architect, quantity surveyors and structural and civil consultants) and the director of a project management firm. The data were analysed using thematic analysis method. Findings and Originality: Although theoretically, a well developed relationship has to go through five phases of relationship development process (awareness, exploration, expansion, commitment and dissolution), the findings reveal that every consultant’s relationship with the project management firm appeared to exhibit additional developmental stages to those which are established within the literature. The results revealed that the practices that lead to a successful or failed inter-organisational relationship are greatly influenced by interpersonal factors rather than the organisation’s performance-related factors. Research impact: This study has explored various ways in which the cultural values play significant roles in the development of long term relationships among organisations in the construction supply chain. Practical impact: This study brings new dimensions in the context of inter-organisational construction supply chain through the significant use of cultural values, which could be practiced by other supply chains.relationship development process, personal relationship, cultural values, indebtedness, construction supply chain

    Perancangan Informasi Humor Sufi Nasruddin Hoja Melalui Media Komik

    No full text
    Pengangkatan sosok Sufi Nasruddin Hoja dari laporan tugas akhir ini bertujuan untuk memperkenalkan Sufi Nasruddin Hoja lewat Anekdot-anekdotnya yang disamping berisi humor juga mengandung filsafat. Anekdot-anekdot Nasruddin sudah sangat dikenal di Indonesia bahkan di dunia. Masyarakat Indonesia mengenal tokoh Nasruddin karena tokoh Nasruddin ada kemiripan dengan tokoh humor dari sunda yaitu Si Kabayan. Antara tokoh si Kabayan dan Nasruddin sama-sama memiliki karakter bodoh-bodoh pintar, keduanya mampu menghindari masalah dari segala situasi. Adapun gaya humor dari Nasruddin Hoja sangatlah dekat dengan permasalahan sosial yang terjadi di Indonesia. Maka dari itu cerita-cerita dari Nasruddin diangkat kedalam bentuk komik untuk menjadi bahan bacaan yang menyentil bagi masyarakat Indonesia dengan segala permasalahan sosial, dan diharapkan menjadi sebuah bahan intropeksi diri dengan cara yang menghibur. Adapun media komik yang dipilih mengingat komik adalah sebuah seni bercerita yang didalamnya terdapat kata dan gambar yang saling berkaitan sehingga membentuk alur cerita. Komik yang akan dirancang menggunakan gaya ilustrasi kartun, dengan dibangunnya gaya visual yang lucu, jenaka dan humor. Hal tersebut menjadi sebuah metode pendekatan humor, agar segala bentuk sindiran dapat dipandang dari sisi jenakanya

    ANALISIS PRAGMATIK HUMOR NASRUDDIN HOJA

    Full text link
    Humor adalah segala rangsangan mental yang menyebabkan orang tertawa. Humor adalah sarana paling baik untuk melepaskan segala “unek-unek.” Berhumor merupakan aktivitas kehidupan yang sangat digemari sampai menjadi bagian hidup sehari-hari. Humor tidak mengenal kelas sosial dan dapat bersumber dari berbagai aspek kehidupan. Humor adalah cara melahirkan suatu pikiran, baik dengan kata-kata (verbal) atau dengan jalan lain yang melukiskan suatu ajakan yang menimbulkan simpati dan hiburan. Tokoh jenaka Nasruddin Hoja, adalah orang yang sangat lucu, cerdik, dan selalu punya cara untuk menjawab semua persoalan. Dia selalu mengajak orang untuk tersenyum bahagia dan tertawa terbahak-bahak. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis tindak tutur dan penerapan prinsip kerja sama beserta penyimpangan yang terjadi dalam humor Nasruddin Hoja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah meliputi beberapa tahap. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak yang dilanjutkan dengan teknik lanjutannya berupa teknik catat. Kemudian data dianalisis secara fungsional dengan metode kontekstual. Data dikaji dan dianalisis dengan menggunakan teori pragmatik yang meliputi teori tindak tutur dan prinsip kerja sama. Penyajian hasil analisis dilakukan dengan menggunakan kata-kata biasa. Penyajian penjelasan tuturan didukung dengan penceritaan kembali isi cerita yang dimaksudkan untuk memudahkan pemahaman terhadap tuturan humor. Hasil penelititian yang dicapai bahwa jenis tindak tutur dalam humor Nasruddin Hoja adalah tindak lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Penerapan dan penyimpangan maksim-maksim prinsip kerja sama terjadi dalam tuturan cerita dibuat guna memancing senyum dan tawa pembaca

    Majalah Misi edisi 9 Juni 2015

    Full text link
    Pemberian penghargaan melalui ajang ini juga turut mengangkat martabat para PTK PAUDNI, yang di masa lampau belum banyak menerima apresiasi tinggi. Direktorat PPTK PAUDNI juga telah memberikan penghargaan kepada guru dan kepala Taman Kanak-kanak Berprestasi, yang penyelenggaraannya bersamaan dengan pemberian penghargaan guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah berprestasi di jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Harapannya peningkatan profesionalitas dan martabat PTK PAUDNI juga diikuti dengan peningkatan keberhasilan anak didik dan warga belajar sehingga mampu meningkatkan kualitas diri dan kesejahteraan yang lebih baik

    Kearifan Lingkungan dalam Perspektif Budaya Jawa

    No full text
    Buku bertajuk Kearifan Lingkungan dalam Perspektif Budaya Jawa yang merupakan renungan dan refleksi seorang budayawan dan sekaligus aktivis pekerja lingkungan, HM. Nasruddin Anshoriy Ch dan Kepala PPLH Regional Jawa, Sudarsono SH merupakan buku yang relevan untuk kondisi sekarang, serta memiliki bobot tinggi untuk dibaca bukan hanya oleh para akademisi, tetapi juga para pengambil keputusan di pemerintahan dan masyarakat luas. --- Sri Sultan Hamengku Buwono

    Dienul Islam/ Razak. Nasruddin

    No full text
    339 hal.; 21 cm

    Fun with english : belajar bahasa inggris dari kisah jenaka nasruddin

    No full text
    Buku yang berisi 35 cerita tentang tokoh nasruddin ini dirancang secara khusus untuk memberikan alternatif bacaan berbahasa inggris yang bermutu dan menghibur dan bisa membantu pembaca dalam meningkatkan kemampuan bahasa inggrisnya.Buku ini berisi reading tips, penjelasan tata bahasa, penjelasan kosakata yang sering membingungkan yang dimaksudkan untuk membantu pembantu pembaca memperkaya kosakata dalam bahasa inggris.iii, 268 hlm, 19 x 13 c

    Fun with english : belajar bahasa inggris dari kisah jenaka nasruddin

    No full text
    Buku yang berisi 35 cerita tentang tokoh nasruddin ini dirancang secara khusus untuk memberikan alternatif bacaan berbahasa inggris yang bermutu dan menghibur dan bisa membantu pembaca dalam meningkatkan kemampuan bahasa inggrisnya.Buku ini berisi reading tips, penjelasan tata bahasa, penjelasan kosakata yang sering membingungkan yang dimaksudkan untuk membantu pembantu pembaca memperkaya kosakata dalam bahasa inggris.iii, 268 hlm, 19 x 13 c

    PERANCANGAN BUKU VISUAL KUMPULAN KISAH HUMOR SUFI NASRUDDIN HODJA UNTUK PEMBELAJARAN NILAI HIDUP BAGI PEMUDA GENERASI Z USIA 20-25

    No full text
    Mullah Nasruddin Hojja merupakan seorang tokoh sufi atau disebut sebagai guru spiritualis dan ulama besar Islam yang berasal dari desa Hortu di provinsi Eskisehir /Turki, hidup pada era abad ke-13 dan meninggal pada tahun 1275/6 Masehi. Nasruddin Hojja memiliki cerita yang popular di berbagai penjuru dunia. kisah Hodja yang menggambarkan bagaimana suatu keadaan masyarakat secara sosial, termasuk berbagai permasalahan, kemaslahatan, ketimpangan, penipuan yang ada pada kehidupan manusia. Melalui perancangan buku visual kumpulan kisah humor sufi nasruddin hodja yang bertujuan untuk sebagai pembelajaran nilai moral dan akhlak bagi pemuda di generasi z di umur 20-25 secara informatif dan efektif. Perancangan ini menggunakan metode kualitatif, melalui tahapan observasi secara langsung, FGD dan analisis SWOT. Buku visual ini dirancang sebagai media pembelajaran dan informasi untuk meningkatkan kesadaran serta ketertarikan pemuda dalam mempelajari pemikiran serta cerita kisah sejarah para tokoh salik dimasa untuk sebagai bekal di masa mendatang Kata Kunci : Nasrudin Hodja, Sejarah, Buku visual, Nilai, Gen
    corecore