1,720,970 research outputs found
PEREMPUAN DALAM BUDAYA PATRIARKHI
Judul Asli : Ketertindasan Perempuan dalam Tradisi Kawin Anom. Subaltern Perempuan pada Suku Banjar dalam Perspektif Poskolonial
Pengarang : Rosramadhana Nasution.
Penerbit : Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2016.
Tebal buku: 218 halaman
REVITALISASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI PERGURUAN TINGGI ISLAM
AbstrakPenelitian ini memfokuskan bagaimana cara mahasiswa yang sedang melakukan Praktek Kuliah Lapangan (PKL) memahami pluralisme. PKL adalah sarana untuk memahami pluralisme, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat yang plural. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan teknik partisipan observasi dan wawancara didukung data sekunder untuk memperkuat data. Hasil dari penelitian ini adalah materi pembekalan yang diberikan prodi kepada mahasiswa PKL, yang memuat nilai-nilai pluralisme memberikan kontribusi yang besar bagi mahasiswa, sehingga nilai-nilai tersebut terinternalisasi dan diekspresikan dalam bentuk kerjasama yang harmonis dengan kelompok masyarakat. Dengan demikian PKL adalah salah satu strategi untuk menciptakan pendidikan yang peka terhadap realitas sehingga terbentuk toleransi terhadap pluralism di masyarakat. Kata Kunci: Revitalisasi, Pendidikan Multikultura
SOSIALISASI KEWIRAUSAHAAN SOSIAL DI PERGURUAN TINGGI ISLAM
Abstrak Kewirausahan sosial di era 4.0 merupakan hal yang penting karena bertujuan bukan saja pada ekonomi tetapi juga ada nilai sosial yang dipertahankan. Untuk mencapai dua nilai tersebut, maka diperlukan media untuk mensosialisasikannya. Perguruan Tinggi menjadi relevan dalam hal ini, karena perguruan tinggi mencetak lulusan sarjana tiap tahunnya. Tulisan ini bertujuan menggambarkan aktivitas sosialisasi kewirausahaan di salah satu Perguruan Tinggi sebagi upaya merespons kewirausahan sosial melalui pendidikan. Dengan menggunakan literatur dan pengalaman empirik tulisan menghasilkan kesimpulan bahwa menjadi wirausaha adalah implementasi tujuan dari Perguruan Tinggi Islam. Karena itu, melalui pendidikan kewirausahan mahasiswa disosialisasikan teori kewirausahaan dan praktik kewirausahan melalui program ekspose kewirausahan. Mahasiswa diberi kesempatan untuk mengembangkan program tersebut dengan mengacu pada sifat-sifat Nabi Muhammmad SAW seperti shidiq, amanah, fathonah, dan tabliq agar terbangun kerjasama antar civitas akademika dan mitra. Karena itu, Perguruan Tinggi Islam, sekalipun disiplin ilmu murni sangat relevan mencetak wirausahan sosial sesuai dengan tuntutan agama Islam. Kata kunci: Kewirausahaan Sosial, Keinginan Berprestasi, Pemuda, Perguruan Tinggi Islam
Modal sosial sebagai penguatan identitas sosial masyarakat muslm di bali
The majority of Balinese people embrace Hinduism and Hindu culture dominates social life in Bali Island. Besides Hindus, there are also Muslims who blend together in social life. This research aims at finding out how Muslim groups maintain their identity within the majority of Hindus. The data were collected using in-depth interviews, observation and collection of documents as secondary data to obtain additional information needed. The results showed that minority Muslim community tended to be cooperative to adopt the cultural values of the majority. This serves as social capital to build harmonious social relations with the majority group in Bali. Muslims? effort is by means of accommodating Balinese culture such as clothing, names and house ornaments, even religious practices. In addition, respecting differences towards majority groups has become a part of their lives and expressed through cooperative attitude which is not only to local regulations but also to local customs. Economic independence is also as a modality for minority groups to sustain equal relations with the majority. Thus, they are able to survive in the majority of the Balinese Hindu community
Ngeloop Haga Puasa: Social and Cultural Practices to Welcoming Ramadan for Strengthening Muslim Identity
Praktik “Ngeloop” (mandi dan berendam di air laut) saat menyambut puasa Ramadan adalah tradisi suku Lampung Selatan. Namun dalam praktiknya, tradisi ini tidak hanya dilakukan oleh suku Lampung Selatan, tetapi juga kelompok etnis lain yang beragama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan umat Islam di Lampung dalam menjalankan tradisi lokal “Ngeloop Haga Puasa”. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode wawancara dan observasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Lokasi penelitian dilakukan di Kalianda, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Indonesia. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa nilai agama yang mewajibkan umat Islam untuk berpuasa telah diinternalisasi yang dinyatakan dalam bentuk praktik ngeloop. Ekspresi dalam bentuk praktik budaya lokal adalah penguatan identitas Muslim di Lampung Selatan.The practice of “Ngeloop” (bathing and soaking in seawater) when welcoming Ramadan fasting is a tradition of the South Lampung ethnic group. But in practice, this tradition is not only carried out by the South Lampung ethnic group, but also other ethnic groups that are Muslim. This research aims to determine the actions of Muslims in Lampung in carrying out the local tradition of “Ngeloop Haga Puasa”. This research was a descriptive qualitative research with interview and observation methods. The informants were selected using the purposive sampling and snowball sampling technique. The location of the research was conducted in Kalianda, South Lampung District, Lampung Province, Indonesia. The results of the research concluded that the religious value which obliges Muslims to practice fasting has been internalized which is expressed in the form of the practice of ngeloop. Expression in the form of local cultural practices is a strengthening of Muslim identity in South Lampung
Visualisasi Serangan Denial Of Service Dengan Clustering Menggunakan K-Means Algorithm
Visualisasi menjadi salah satu solusi dalam menampilkan serangan di network. Dengan memvisulisasikan serangan, akan lebih mudah dalam mengenali dan menyimpulkan pola dari gambar visual yang komplek. Target serangan DoS bisa ditujukan ke berbagai bagian jaringan, bisa ke routing, web, electronic mail atau server DNS (Domain Name System). Tujuan dari serangan DoS membuat server shutdown, reboot, crash atau not responding. Pola serangan DoS pada dataset ISCX membentuk sebuah pola dimana banyak nya IP host yang hanya meng-exploit ke satu server. Snort mendeteksi adanya serangan DoS pada dataset ISCX testbed 14 juni sebanyak 42 alert HttpDoS attack. Persentasi akurasi dari program clustering menggunakan algoritma k-means sebesar 97,83%, untuk detection rate nya sebesar 98,63%, dan false alarm dari program sebesar 0,02%. Sedangkan, nilai persentase akurasi dari clustering menggunakan algoritma k-means dengan tool WEKA sebesar 99,69%, detection rate 99,01% dan false alarm sebesar 3,70%
MODAL SOSIAL SEBAGAI PENGUATAN IDENTITAS SOSIAL MASYARAKAT MUSLM DI BALI
The majority of Balinese people embrace Hinduism and Hindu culture dominates social life in Bali Island. Besides Hindus, there are also Muslims who blend together in social life. This research aims at finding out how Muslim groups maintain their identity within the majority of Hindus. The data were collected using in-depth interviews, observation and collection of documents as secondary data to obtain additional information needed. The results showed that minority Muslim community tended to be cooperative to adopt the cultural values of the majority. This serves as social capital to build harmonious social relations with the majority group in Bali. Muslims’ effort is by means of accommodating Balinese culture such as clothing, names and house ornaments, even religious practices. In addition, respecting differences towards majority groups has become a part of their lives and expressed through cooperative attitude which is not only to local regulations but also to local customs. Economic independence is also as a modality for minority groups to sustain equal relations with the majority. Thus, they are able to survive in the majority of the Balinese Hindu community
Disaster Mitigation Based on Mosques: A Case Study of Community Experiences in Disaster-Prone Areas of Yogyakarta
Indonesia is highly vulnerable to natural disasters, particularly earthquakes and tsunamis, which often cause significant social and physical impacts. This study aims to examine the role of mosques in disaster mitigation through a case study of community experiences in disaster-prone areas of Yogyakarta. A mixed-methods approach was employed, combining quantitative surveys and qualitative interviews. The quantitative data were collected from 204 households to assess disaster awareness, while qualitative data explored the mitigation practices centered around the mosque. The findings reveal that 94% of respondents know they live in disaster-prone areas, and 91% stated they would evacuate to the mosque during a disaster. The mosque functions as a place of worship and as a structurally resilient evacuation center equipped with disaster-related infrastructure and early warning systems. This study highlights the significant role of mosques in strengthening community preparedness and suggests that such religious-social institutions can serve as effective models for localized disaster mitigation strategies
- …
