Society
Not a member yet
193 research outputs found
Sort by
Evaluasi Perilaku Kekerasan Narapidana oleh Petugas Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan
There have been several violent incidents in the Correctional Unit. One of them in West Sumatra, where the Legal Aid Institute in Padang recorded three cases during the current year in 2019, occurred in Pariaman Class II-B of Correctional Institution. Similar incidents occurred in 2018 in which children in correctional institutions were recorded as experiencing physical, psychic, and sexual violence. The Indonesian Commission for the Protection of Children found that 26.8 percent of children in Special Children’s Prison were victims of violence in 2018. There has been widespread media coverage of officers’ violence and complex correctional problems in the last three years. Based on the literature study and unstructured interviews with correctional officers, several factors cause officers’ violence to prisoners. The following factors are the punitive attitude of correctional officers to prisoners and the lack of human rights knowledge, Standard Minimum Rules (SMR), and correctional officers’ correctional technicalities. In this study, the method used was descriptive qualitative research. Descriptive qualitative research is a form of research that includes a case study of an event. This study uses a qualitative method with a case study approach. Case studies are intended to test research questions and problems in which there is no separation of phenomena and context in the spectacle. This study explores the factors that trigger officers to commit violence against correctional inmates. Many things cause violent behavior, such as stress, psychic problems, and soon.Beberapa peristiwa kekerasan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Salah satunya di Sumatera Barat, dimana Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Padang mencatat tiga kasus sepanjang tahun berjalan di tahun 2019, terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pariaman. Kejadian serupa terjadi pada tahun 2018 di mana anak-anak di lembaga pemasyarakatan tercatat mengalami kekerasan fisik, psikis, dan seksual. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan bahwa 26,8 persen anak-anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak merupakan korban kekerasan pada tahun 2018. Ada liputan media yang meluas tentang kekerasan petugas dan masalah pemasyarakatan yang kompleks dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan studi literatur dan wawancara tidak terstruktur dengan petugas pemasyarakatan, beberapa faktor penyebab terjadinya kekerasan petugas terhadap narapidana. Faktor-faktor berikut adalah sikap menghukum petugas pemasyarakatan terhadap narapidana dan kurangnya pengetahuan hak asasi manusia, Standar Minimum Rules (SMR), dan teknis pemasyarakatan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif merupakan suatu bentuk penelitian yang mencakup studi kasus tentang suatu peristiwa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Studi kasus dimaksudkan untuk menguji pertanyaan dan masalah penelitian dimana tidak ada pemisahan fenomena dan konteks dalam tontonan. Penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor yang memicu petugas melakukan kekerasan terhadap warga binaan pemasyarakatan. Banyak hal yang menyebabkan perilaku kekerasan, seperti stres, masalah psikis, dan sebagainya
Studi Identifikasi dan Proyeksi Siklus Harga Komoditas Pangan di Masa Pandemi COVID 19 sebagai Kajian Aspek Pengawasan Pemasaran Produk Pangan di Bangka Belitung
This study examined the projected price of food marketing in the Province of the Bangka Belitung Islands as a step in deepening the issue of food security due to the COVID-19 pandemic. The COVID-19 pandemic in the Province of the Bangka Belitung Islands had a significant impact on the issue of food security. This was caused by the deficit of several strategic food commodities and caused the prices of this food to increase quite high compared to other provinces in Indonesia, such as several provinces in Sumatra and Java. Therefore, local governments as policymakers have a high enough interest in maintaining prices for strategic commodities, especially food. This study intends to compare the volatility of food prices before and after the COVID-19 pandemic. The data used is time-series data on weekly food prices in a traditional Pangkalpinang City market for September 2018 to February 2021. The data analysis technique uses the Vector Autoregression (VAR) method or Vector Error Correction Model (VECM) with the help of statistical software EViews. The results of this study indicate that several important commodities that support community life are predicted to increase significantly, including rice, chicken meat, and chicken eggs. The three food commodities that experienced an increase had a fairly high fluctuation. Beef and red chilies show declining projections in the 8-week forecast period. Meanwhile, cooking oil prices, granulated sugar, shallots, and garlic are still stable.Penelitian ini mengkaji proyeksi harga pemasaran pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai langkah pendalaman isu ketahanan pangan akibat pandemi COVID-19. Pandemi COVID-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berdampak signifikan terhadap masalah ketahanan pangan. Hal ini disebabkan oleh defisit beberapa komoditas pangan strategis dan menyebabkan harga pangan ini meningkat cukup tinggi dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia, seperti beberapa provinsi di Sumatera dan Jawa. Oleh karena itu, pemerintah daerah sebagai pengambil kebijakan memiliki kepentingan yang cukup tinggi dalam menjaga harga komoditas strategis khususnya pangan. Penelitian ini bermaksud membandingkan volatilitas harga pangan sebelum dan sesudah pandemi COVID-19. Data yang digunakan adalah data time-series harga pangan mingguan di pasar tradisional Kota Pangkalpinang bulan September 2018 sampai dengan Februari 2021. Teknik analisis data menggunakan metode Vector Autoregression (VAR)/Vector Error Correction Model (VECM) dengan bantuan software statistik EViews. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa komoditas penting yang menopang kehidupan masyarakat diprediksi akan meningkat secara signifikan, antara lain beras, daging ayam, dan telur ayam. Ketiga komoditas pangan yang mengalami kenaikan mengalami fluktuasi yang cukup tinggi. Daging sapi dan cabai merah menunjukkan proyeksi penurunan dalam periode prakiraan 8 minggu. Sementara itu, harga minyak goreng, gula pasir, bawang merah, dan bawang putih masih stabil
Pemahaman Mitigasi COVID-19 di Pendidikan Nonformal
The world condition is currently being affected by the COVID-19 pandemic, including the behavior of human life and the teaching and learning process. Educators and educational personnel are overwhelmed in learning activities by changing appropriate learning strategies. Thus, it is necessary to understand COVID-19 mitigation literacy. This study aims to analyze the correlation between the COVID-19 mitigation literacy comprehension on educators and educational personnel’s life behavior. Also, to examine the learning strategies used during the pandemic in nonformal education units in West Java. The IBM SPSS Statistics 24.0 program analyzed this correlation study descriptively and inferentially. The results showed a high correlation between the understanding of COVID-19 pandemic mitigation literacy and the life behavior of educators and educators at nonformal education units in West Java Province. They used a blended learning strategy, with WhatsApp as the dominant application. The obstacles in implementing the learning strategy were poor connections in some areas and the lack of operational costs in purchasing internet quota packages.Kondisi dunia saat ini sedang dilanda pandemi COVID-19, termasuk perilaku kehidupan manusia dan proses belajar mengajar. Pendidik dan tenaga kependidikan kewalahan dalam kegiatan pembelajaran dengan mengubah strategi pembelajaran yang tepat. Oleh karena itu, perlu pemahaman literasi mitigasi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemahaman literasi mitigasi COVID-19 pada pendidik dan perilaku hidup tenaga kependidikan. Juga untuk mengkaji strategi pembelajaran yang digunakan selama pandemi di satuan pendidikan nonformal di Jawa Barat. Program IBM SPSS Statistics 24.0 menganalisis studi korelasi ini secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang tinggi antara pemahaman literasi mitigasi pandemi COVID-19 dengan perilaku hidup pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan nonformal di Provinsi Jawa Barat. Mereka menggunakan strategi blended learning, dengan WhatsApp sebagai aplikasi dominan. Kendala dalam penerapan strategi pembelajaran tersebut adalah koneksi yang buruk di beberapa daerah dan kurangnya biaya operasional dalam pembelian paket kuota internet
Habituation of Chinese Subculture amid Bangka Malay Domination: The Role-sharing Politics
Etnis Tionghoa merupakan etnis yang telah lama menjadi bagian dari masyarakat Pulau Bangka. Hubungan yang harmonis antara etnis Tionghoa dan penduduk lokal menunjukkan bahwa proses habituasi berjalan dengan baik sehingga keberadaan mereka diterima sebagai realitas sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data dari hasil wawancara dan observasi di kabupaten/kota di Pulau Bangka. Penelitian ini menemukan bahwa keberadaan etnis Tionghoa telah diproses melalui penguatan empat modal utama etnis Tionghoa (pandangan Bourdieu): modal ekonomi, modal sosial, modal budaya, dan modal simbolik. Penguasaan modal telah mendorong politik berbagi peran yang baik karena penguasaan modal dilakukan secara transformatif. Tidak mengherankan bahwa subkultur minoritas Tionghoa meski dalam banyak hal terasa dominan, masih bisa diterima sebagai realitas sosial yang membentuk harmoni antarkultur di pulau Bangka.Ethnic Chinese is an ethnic group that has long been part of the people of Bangka Island. The harmonious relationship between the ethnic Chinese and the indigenous population shows that the habituation process is going well so that their existence is accepted as a social reality. This study uses descriptive qualitative methods to collect data from interviews and observations in regencies/municipalities within Bangka Island. This research finds that the existence of the Chinese ethnicity has been processed by strengthening the four main capitals of the Chinese ethnicity (Bourdieu’s view): economic capital, social capital, cultural capital, and symbolic capital. Capital control has encouraged good role-sharing politics because capital control is carried out transformatively. It is not surprising that the Chinese minority subculture, although in many ways it feels dominant, can still be accepted as a social reality that forms intercultural harmony on Bangka island
Farmer Resilience in Maintaining Agricultural Production During the COVID-19 Pandemic: Study in Solokuro Subdistrict, Lamongan
Penelitian ini mengkaji bagaimana kehidupan petani di pedesaan Lamongan selama masa pandemi, tantangan yang dihadapi petani selama masa pandemi, dan bentuk-bentuk resiliensi yang dilakukan petani dalam mempertahankan produktivitas pertaniannya di era pandemi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus untuk menunjukkan bagaimana petani melakukan bentuk resiliensi di pedesaan di Kabupaten Lamongan di masa pandemi COVID-19. Informan yang diambil datanya dalam penelitian ini berjumlah delapan orang yang terdiri dari empat orang petani laki-laki dan empat orang petani perempuan. Observasi dan wawancara dengan informan dilakukan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2020. Penelitian ini terjadi di daerah pedesaan yaitu di Desa Dadapan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mengingat petani di desa tersebut masih melakukan kegiatan bertani walaupun mereka berada dalam kondisi pandemi. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa petani di Desa Dadapan merupakan pihak yang terkena dampak di masa pandemi dan harus melakukan upaya untuk bertahan hidup. Tantangannya petani menghadapi kerugian yang dialami akibat kesulitan dalam memasarkan hasil pertaniannya. Bentuk ketahanan petani antara lain, pertama tetap bertani di masa pandemi ini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan; kedua, membuat strategi pemasaran produk pertanian mereka secara online; dan ketiga, menjaga semangat mereka untuk terus bertani.Penelitian ini mengkaji bagaimana kehidupan petani di pedesaan Lamongan selama masa pandemi, tantangan yang dihadapi petani selama masa pandemi, dan bentuk-bentuk resiliensi yang dilakukan petani dalam mempertahankan produktivitas pertaniannya di era pandemi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus untuk menunjukkan bagaimana petani melakukan bentuk resiliensi di pedesaan di Kabupaten Lamongan di masa pandemi COVID-19. Informan yang diambil datanya dalam penelitian ini berjumlah delapan orang yang terdiri dari empat orang petani laki-laki dan empat orang petani perempuan. Observasi dan wawancara dengan informan dilakukan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2020. Penelitian ini terjadi di daerah pedesaan yaitu di Desa Dadapan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mengingat petani di desa tersebut masih melakukan kegiatan bertani walaupun mereka berada dalam kondisi pandemi. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa petani di Desa Dadapan merupakan pihak yang terkena dampak di masa pandemi dan harus melakukan upaya untuk bertahan hidup. Tantangannya petani menghadapi kerugian yang dialami akibat kesulitan dalam memasarkan hasil pertaniannya. Bentuk ketahanan petani antara lain, pertama tetap bertani di masa pandemi ini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan; kedua, membuat strategi pemasaran produk pertanian mereka secara online; dan ketiga, menjaga semangat mereka untuk terus bertani.This research examines how the lives of farmers in rural Lamongan during the pandemic, the challenges faced by farmers during the pandemic, and the forms of resilience that farmers take in maintaining their agricultural productivity in the pandemic era. Data was collected using qualitative research methods and a case study approach to show how farmers carried out the form of resilience in rural areas in Lamongan Regency during the COVID-19 pandemic. There were eight informants whose data were extracted in this research consisting of four male farmers and four female farmers. Observations and interviews with informants were carried out from July to October 2020. This research occurred in a rural area, namely in Dadapan Village, Solokuro Subdistrict, Lamongan Regency, East Java, considering that farmers in the village still carry out farming activities even though they are in a pandemic condition. From this research, it can be seen that farmers in Dadapan Village are the affected parties during the pandemic and must make efforts to survive. The challenge farmers face the losses experienced due to difficulties in marketing their agricultural products. Farmers’ resilience forms include, first, continuing to do farming during this pandemic while still paying attention to health protocols; second, creating marketing strategies for their agricultural products online; and third, maintaining their enthusiasm to continue farming
Prospek Industri Garam di Provinsi Maluku Berdasarkan Informasi Iklim
This study aims to analyze the prospects of salt industries in Maluku Province based on climate information. The method used in this study is qualitative with a descriptive approach that uses meteorological time series data obtained from the BPS-Statistics Indonesia of Maluku Province. The data collected is the amount of rainfall, number of rainy days, and temperature in 2018. The analysis results conclude that Maluku Province has prospects for developing salt industries. Based on the climate information, the most appropriate locations for the industry establishment are Saumlaki, Geser, and Namlea, and the recommended period for production is July to November.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prospek industri garam di Provinsi Maluku berdasarkan informasi iklim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan data time series (deret waktu) meteorologi yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku. Data yang dikumpulkan adalah jumlah curah hujan, jumlah hari hujan, dan temperatur pada tahun 2018. Hasil analisis menyimpulkan bahwa Provinsi Maluku memiliki prospek untuk mengembangkan industri garam. Berdasarkan informasi iklim, lokasi yang paling sesuai untuk mengembangkan industri adalah Saumlaki, Geser, dan Namlea, dan periode produksi yang direkomendasikan adalah Juli hingga November
Makna Kekerasan Seksual dan Stigma Masyarakat Terhadap Korban Kekerasan Seksual
Sexual violence is a serious issue that is becoming more common in various forms. The number of victims of sexual violence is growing, and its forms are becoming more diverse. This study aims to reveal the meaning of sexual violence to victims or survivors and the social sanctions they face. This study employed mixed-method research, with 377 respondents interviewed. According to the findings of this study, victims perceive sexual violence as a bad, embarrassing, and inappropriate experience. The victims were subjected to social sanctions from the community, including friends, neighbors, and social media users. The Law of Sexual Violence Crime Number 12 of 2022 demonstrates the state’s efforts to achieve gender justice. This study recommends the need to protect victims of sexual violence from families, communities, society, and the state to realize gender equality.Kekerasan seksual merupakan masalah serius yang makin marak terjadi dalam berbagai bentuk. Jumlah korban kekerasan seksual semakin meningkat dan bentuknya makin bervariasi. Studi ini bertujuan untuk mengungkap makna kekerasan seksual dari para korban atau penyintas dan sanksi sosial yang mereka terima dari masyarakat. Studi ini menggunakan mixed method research dengan mewawancarai 377 responden. Studi ini menghasilkan temuan bahwa para korban memaknai kekerasan seksual sebagai pengalaman yang buruk, memalukan, dan tidak pantas. Para korban mendapati sanksi sosial dari masyarakat baik dari teman, tetangga, maupun media sosial. Hadirnya UU TPKS menunjukkan adanya upaya negara dalam mewujudkan keadilan gender. Studi ini merekomendasikan bahwa perlunya perlindungan terhadap korban kekerasan seksual baik dari keluarga, komunitas, masyarakat, maupun negara untuk mewujudkan kesetaraan gender
Optimalisasi Produksi Cabai Merah di Kabupaten Bangka Tengah
The productivity of red chili in the Central Bangka Regency is still below its genetic potential, where the genetic potential of curly red chili per hectare is 200-220 quintals. This condition raises the assumption that the production of red chili in the Central Bangka Regency is not optimal. The purpose of farmers doing red chili production activities is to make a profit. Still, if the production of red chili is not optimal, it will affect the actual profits obtained by farmers. Therefore, it is important to research the optimization of red chili production in the Central Bangka Regency. This study aimed to analyze the effect of red chili production on the total cost of red chili farming and the optimal amount of red chili production by farmers in the Central Bangka Regency. The research method used is the survey method. The sampling method is simple random sampling with a sample of 34 people. The data analysis method used in this study uses inferential statistical methods. The formulation and objectives of the first research will be answered using the total cost function in cubic form. Furthermore, to answer the formulation and objectives of the second study, an analysis will be carried out using the abc formula (quadratic formula). The analysis results show that the amount of red chili production significantly affects production costs in red chili farming in Central Bangka Regency. Still, the amount of red chili production in Bangka Regency Middle is not optimal. So that farmers can achieve the optimal amount of red chili production, farmers should be able to use production inputs efficiently in their farming.Produktivitas cabai merah di Kabupaten Bangka Tengah masih di bawah potensi genetisnya, dimana potensi genetis cabai merah keriting per hektar adalah 200-220 kwintal. Kondisi ini menimbulkan anggapan bahwa produksi cabai merah di Kabupaten Bangka Tengah belum optimal. Tujuan petani melakukan kegiatan produksi cabai merah adalah untuk mendapatkan keuntungan. Namun, jika produksi cabai merah tidak optimal, maka akan mempengaruhi keuntungan yang sebenarnya diperoleh petani. Oleh karena itu, penting dilakukan penelitian optimasi produksi cabai merah di Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produksi cabai merah terhadap total biaya usahatani cabai merah dan jumlah produksi cabai merah yang optimal oleh petani di Kabupaten Bangka Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Metode penarikan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 34 orang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode statistik inferensial. Rumusan dan tujuan penelitian pertama akan dijawab dengan menggunakan fungsi biaya total dalam bentuk kubik. Selanjutnya untuk menjawab rumusan dan tujuan penelitian kedua akan dilakukan analisis dengan menggunakan rumus abc (rumus kuadratis). Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah produksi cabai merah berpengaruh nyata terhadap biaya produksi pada usahatani cabai merah di Kabupaten Bangka Tengah. Meski demikian, jumlah produksi cabai merah di Kabupaten Bangka Tengah belum optimal. Agar petani dapat mencapai jumlah produksi cabai merah yang optimal, petani harus dapat menggunakan input produksi secara efisien dalam usahataninya
Studi Empiris Good Corporate Governance (GCG) dan Tata Kelola Keuangan: Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Kontrol
This research explores Good Corporate Governance (GCG) and financial governance by using firm size as a control variable. In particular, this study provides empirical evidence that firm size is a control variable. The sample in this research is companies in the Hotel and Tourism sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) period 2013-2018. Data analysis using panel data. The results revealed that of the five proposed hypotheses, only two were accepted. The results show that company size does not fully control the independent variable in this research.Penelitian ini mengeksplorasi Good Corporate Governance (GCG) dan tata kelola keuangan dengan menggunakan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Secara khusus, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa ukuran perusahaan adalah variabel kontrol. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan di sektor Perhotelan dan Pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2018. Analisis data menggunakan data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima hipotesis yang diajukan, hanya dua yang diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak sepenuhnya mengendalikan variabel independen dalam penelitian ini
Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Pengelolaan Ekonomi Kreatif di Masa Pandemi COVID-19 di Masyarakat Desa Tafure dan Sulamadaha Kota Ternate
This study aims to provide an in-depth overview of the application of the creative economy during the COVID-19 pandemic to increase economic income. Human Management Resources in an organization are not just administrative but lead to developing the potential of human resources to be creative and innovative. A creative economy is an economic concept combining something with an element of creativity by combining ideas, ideas, and knowledge from human resources as a production factor. The condition of the COVID-19 pandemic is very unsettling for the community. Therefore it requires skills and the desire of business actors to develop a creative economy. The research uses a descriptive qualitative approach with respondents, samples from the Tafure community and the Sulamadaha community, respectively, as many as four people who have a business with key informants from the local community who have had a business for 8 and 10 years. Retrieval data in the form of observations and interviews with eight people consisting of 6 field informants and two key informants. The data collection technique uses triangulation in which researchers compare information from the field with information and data from informants, both field informants and key informants, with conditions in the local area. Research data analysis is inductive; some data and information are obtained and then developed into a hypothesis. The COVID-19 pandemic has made the economic life of a business very impactful on people’s financial income. Tafure community business actors have implemented creative economy human resource development through participation in education and training activities.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara mendalam tentang penerapan ekonomi kreatif di masa pandemi COVID-19 untuk meningkatkan pendapatan ekonomi. Manajemen Sumber Daya Manusia dalam suatu organisasi bukan hanya sekedar administratif tetapi mengarah pada bagaimana mengembangkan potensi sumber daya manusia agar kreatif dan inovatif. Ekonomi kreatif adalah konsep ekonomi yang memadukan sesuatu dengan unsur kreativitas dengan menggabungkan ide, gagasan, dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi. Kondisi pandemi COVID-19 sangat meresahkan masyarakat. Oleh karena itu diperlukan keterampilan dan keinginan pelaku usaha untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan responden, sampel dari masyarakat Tafure dan masyarakat Sulamadaha masing-masing sebanyak empat orang yang memiliki usaha dengan informan kunci berasal dari masyarakat sekitar yang telah memiliki usaha selama 8 dan 10 tahun. Pengambilan data berupa observasi dan wawancara dengan delapan orang yang terdiri dari 6 informan lapangan dan 2 informan kunci. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi dimana peneliti membandingkan informasi dari lapangan dengan informasi dan data dari informan, baik informan lapangan maupun informan kunci, dengan kondisi di daerah setempat. Analisis data penelitian bersifat induktif; beberapa data dan informasi yang diperoleh kemudian dikembangkan menjadi hipotesis. Pandemi COVID-19 telah membuat kehidupan ekonomi suatu bisnis sangat berdampak pada pendapatan finansial masyarakat. Pelaku usaha masyarakat Tafure telah melaksanakan pengembangan sumber daya manusia ekonomi kreatif melalui keikutsertaan dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan