1,315 research outputs found
kecacatan spermatosit primer dan spermatid akibat pemberian vinkristin
Nafiah, Umi. 2010. Kecacatan Spermatosit Primer dan Spermatid pada Belalang akibat Pemberian Vinkristin. Skripsi, Program Studi Biologi, FMIPA Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Dra. Dwi Listyorini, M.Si. D.Sc., Pembimbing (II) Dra. Hj. Nursasi Handayani, M.Si. Vinkristin adalah salah satu jenis vinkaalkaloid yang sering digunakan dalam pengendalian pertumbuhan sel kanker. Senyawa ini mempunyai fungsi yang sama dengan kolkhisin, yaitu mengganggu dinamika mikrotubul yaitu polimerisasi dan depolimerisasi, dengan cara mengikat tubulin β. Gangguan tersebut menyebabkan penghambatan pemisahan kromosom pada mitosis, akibatnya menghambat pembelahan sel selanjutnya.Vinkristin terdapat di seluruh bagian tanaman tapak dara (Catharanthus roseus). Tanaman ini banyak tumbuh liar di Indonesia. Pada penelitian terdahulu melaporkan bahwa vinkristin 0,005% memperlambat pembelahan sel spermatosit primer dan memperlambat pergerakan kromosom. Vinkristin 0,005% cenderung menyebabkan kegagalan sitokinesis dan berpotensi menyebabkan kecacatan sel. Tujuan penelitian adalah mengetahui jenis kecacatan yang ditimbulkan oleh vinkristin. Untuk mengetahui jenis kecacatan sel maka lobus belalang direndam didalam larutan vinkristin 0,005% dalam larutan Carlson 0,9x selama 10 menit dan 15 menit, kontrol direndam dalam larutan Carlson 0,9x selama 0 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vinkristin menyebabkan ingresi membran tidak pada tengah sel, ingresi membran tidak sejajar, ingresi membran yang tidak bersamaan, sel yang membesar, multisitokinesis, bi/multinukleus sel, kerusakan membran sel, multiple-cleavagefurrow, dan multi-spermatid. Perendaman testikel selama 10 dan 15 menit menyebabkan banyak kecacatan sel spermatosit primer dan spermatid. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa vinkristin 0,005% dalam larutan Carlson 0,9x menyebabkan beberapa kecacatan sel. Kata kunci : Vinkristin, Pembelahan sel, Kecacatan Sel, Spermatosit Primer, Spermati
METODE PEMBELAJARAN TAHFIDZ JUZ ‘AMMA UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL PESERTA DIDIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH AL WATHONIYAH REJOTANGAN TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Metode Pembelajaran Tahfidz Juz ‘Amma untuk
Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik Di Madrasah Ibtidaiyah Al
Wathoniyah Rejotangan Tulungagung” ini ditulis oleh Umi Nahdiyatun Nafiah, NIM
17205153054, dengan dosen pembimbing oleh H.Muh. Nurul Huda, M.A.
Kata Kunci: Metode Tahfidz Juz ‘amma, Kecerdasan Spiritual
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena yang terjadi dalam kehidupan
masyarakat saat ini, kebanyakan dari mereka memiliki tingkat kecerdasan intelektual
dan kecerdasan emosional yang tinggi tanpa diimbangi oleh perilaku yang baik. Oleh
karena itu, diharapkan melalui pembelajaran tahfidz juz ‘amma ini perilaku yang baik
mereka akan meningkat sehingga mampu mencetak generasi islam yang berakhlak
Qur’ani. Berangkat dari latar belakang tersebut peneliti tertarik untuk membahasnya
dalam pembuatan karya ilmiah yang berupa skripsi dengan judul Metode
Pembelajaran Tahfidz Juz ‘Amma untuk Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Peserta
Didik Di Madrasah Ibtidaiyah Al Wathoniyah Rejotangan Tulungagung
Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah (1) Bagaimana
pembelajaran tahfidz juz ‘amma melalui metode wahdah untuk meningkatkan
kecerdasan spiritual peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Al Wathoniyah Rejotangan
Tulungagung ? (2) Bagaimana pembelajaran tahfidz juz ‘amma melalui metode
tasmi’ untuk meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah
Al Wathoniyah Rejotangan Tulungagung ? (3) Bagaimana pembelajaran tahfidz juz
‘amma melalui metode muraja’ah untuk meningkatkan kecerdasan spiritual peserta
didik di Madrasah Ibtidaiyah Al Wathoniyah Rejotangan Tulungagung ?
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan tingkat
kecerdasan spiritual peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Al Wathoniyah Rejotangan
Tulungagung dalam pembelajaran tahfidz melalui metode wahdah. (2) Untuk
mendeskripsikan tingkat kecerdasan spiritual peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah
Al Wathoniyah Rejotangan Tulungagung dalam pembelajaran tahfidz melalui
metode tasmi’. (3) Untuk mendeskripsikan tingkat kecerdasan spiritual peserta didik
di Madrasah Ibtidaiyah Al Wathoniyah Rejotangan Tulungagung dalam
pembelajaran tahfidz melalui metode muraja’ah.
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis
penelitian deskriptif. Dalam melakukan pengumpulan data peneliti menggunakan
metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode observasi dan wawancara
peneliti gunakan untuk memperoleh data terkait metode pembelajaran tahfidz juz
‘amma untuk meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik melalui beberapa
metode yaitu metode wahdah, tasmi’ dan muraja’ah. Sedangkan metode dokumentasi
digunakan peneliti untuk menggali data tentang profil madrasah, struktur organisasi
xviii
madrasah, kegiatan madrasah, serta dokumen madrasah. Triangulasi yang dipakai
peneliti adalah triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) metode wahdah yaitu metode
menghafal Al Qur'an/Juz ‘amma untuk meningkatkan kecerdasan spiritual yang
dilakukan dengan cara mengahafal per ayat yang diulang-ulang sampai beberapa kali
sampai benar-benar hafal dengan baik dan benar. Melalui metode tersebut peserta
didik menyadari bahwa segala kemampuan yang dimiliknya murni pemberian dari
Allah SWT, serta mereka meyakini bahwa Al Qur’an diturunkan sebagai petunjuk
dan pedoman hidup bagi umat muslim. (2) metode tasmi’ yaitu metode menghafal
Al Qur'an/Juz ‘amma untuk meningkatkan kecerdasan spiritual yang dilakukan
dengan cara memperdengarkan bacaan kepada orang lain. Dalam penerapannya guru
terlebih dahulu memperdengarkan setiap ayat tiga kali kemudian peserta didik
mendengar dan menirukannya. Melalui metode tersebut peserta didik diharapkan
memiliki sifat menghormati, menghargai, saling membantu sesama serta patuh
terhadap perintah orang lain. (3) metode muraja’ah yaitu menghafal Al Qur'an/Juz
‘amma untuk meningkatkan kecerdasan spiritual yang dilakukan dengan cara
mengulang-ulang materi hafalan yang sudah pernah diperdengarkan kepada guru
pembina tahfidz. Metode murajaah dilakukan untuk mereview atau mengulang
materi hafalan yang sudah pernah diperdengarkan agar tidak mudah lupa. Melalui
metode tersebut peserta didik diharapkan bisa mengulang-ulang perbuatan yang
bernilai positif seperti terbiasa mengaji.
penerapan model pembelajaran kooperatif TSTS dengan pendekatan SETS untuk meningkatkan kemampuan bertanya menjawab pertanyaan dan hasil belajar siswa XI-IPA-2 di SMAN 8 Malang
ABSTRAKNafiah, Umi. 2010. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif TSTS denganPendekatan SETS untuk Meningkatkan Kemampuan BertanyaMenjawab Pertanyaan dan Hasil Belajar Siswa XI-IPA-2 SMAN 8Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA UniversitasNegeri Malang, Pembimbing (I) Dr. H. Soedjono Basoeki, M.Pd.,Pembimbing (II) Dra.Sri Rahayu Lestari, M.Si.Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Two Stay Two Stray (TSTS), KemampuanBertanya, Kemampuan Menjawab dan Hasil BelajarBerdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas XI-IPA-2 SMA 8Malang tanggal 6 Oktober 2009, menunjukkan bahwa kurikulum yang digunakanadalah KTSP, metode yang digunakan praktikum dengan anggota kelompokantara 5-6 siswa, diskusi informasi, ceramah, dan metode penugasan. Dari metodepembelajaran yang digunakan siswa cenderung mengharapkan informasi dariseorang guru. Jumlah siswa yang mengajukan pertanyaan berkisar antara 30-45%.Kondisi siswa dalam proses belajar-mengajar masih cenderung pasif walaupunsudah digunakan berbagai macam metode belajar, namun guru masih dianggapsebagai sumber utama dalam penerimaan informasi. Hal ini sangat mengurangitanggung jawab siswa atas tugas belajarnya. Seharusnya mereka dituntut untukmengembangkan segala olahan informasi yang diterima dalam pikirannya selamaproses pembelajaran berlangsung. Salah satu strategi model pembelajaran yangdapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan bertanya dan menjawab siswaadalah model pembelajaran kooperatif TSTS (Two Stay Two Stray) denganpendekatan SETS (Science, Environment, Technology and Society).Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan bertanya danmenjawab siswa pada kelas XI-IPA-2 SMA 8 Malang melalui penerapan modelpembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS). Penelitian ini merupakanpenelitian kualitatif jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas duasiklus. Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 6 November sampai 20November. Data penelitian berupa kemampuan bertanya dan menjawab siswayang diperoleh melalui observasi selama penelitian.Hasil penelitian penerapan model pembelajaran kooperatif Two Stay TwoStray (TSTS) dapat: (1) meningkatkan kemampuan bertanya siswa dari skor ratarata58,8% pada siklus I menjadi 68,75% pada siklus II; (2) meningkatkankemampuan menjawab siswa skor rata-rata dari 53,18% pada siklus I meningkatmenjadi 68,125% pada siklus II.
Umi Dachlan sang Ekspresionis Abstrak
This research This research entitled "Umi Dachlan the Abstract Expressionist" raises the issue of Umi Dachlan's journey in pursuing education and art during her lifetime and how her role contributed to advancing art in Indonesia. This research aims to find out the life background, role in the arts and the development of early works to the final works that have been produced by Umi Dachlan. And in collecting research data, the author used a qualitative approach with document study techniques in the form of books, journals, PDFs or e-books.Apart from that, based on research, the following results were obtained: Umi Dachlan is a talented artist, she began to show her talent for interest in art since childhood through her love of drawing. She played an important role in the world of art as the first female lecturer at the Bandung Institute of Technology. Umi Dachlan has received many awards not only from within the country, such as the Best Painting award: Wendy Sorensen Memorial Award, New York, United States. Umi Dachlan has also worked as a co-designer and muralist for various institutions. Umi Dachlan was one of the early and pioneering Indonesian female artists who followed in the footsteps of Emiria Soenassa, along with Erna Pirous, wife of A.D. Pirous, Farida Srihadi, Srihadi's wife, Heyi Ma'mun, Kartika Affandi, daughter of the main Indonesian artist Affandi, Rita Widagdo and Nunung WS. His works have been auctioned by major international auction houses, including Bonhams, Christie's and Sotheby's. Umi Dachlan's early work was influenced by traditional Batik paintings and tapestries, textile works and landscape paintings. As in the work Untitled (1997), until after the death of his mentor Ahmad Sadali in 1987, he developed his own style. Penelitian ini berjudul “Umi Dachlan sang Ekspresionis Abstrak” ini mengangkat masalah mengenai bagaimana perjalanan Umi Dachlan dalam menempuh pendidikan dan kesenian pada semasa hidupnya dan bagaimana peran beliau memberikan kontribusi dalam memajukan kesenian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang kehidupan, peran dalam bidang kesenian dan perkembangan awal karya hingga karya – karya akhir yang telah dihasilkan oleh Umi Dachlan. Dan pada pengumpulan data penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik studi dokumen berupa buku, jurnal, pdf ataupun e-book. Selain itu Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil berikut: Umi Dachlan seorang seniman yang berbakat, ia mulai menunjukkan bakat ketertarikannya pada seni sejak kecil melalui kegemarannya menggambar. Dia berperan penting dalam dunia kesenian sebagai dosen wanita pertama di Institut Teknologi Bandung. Umi Dachlan banyak mendapatkan penghargaan yang tidak hanya dari dalam negeri saja, seperti penghargaan Best Painting: Wendy Sorensen Memorial Award, New York, Amerika Serikat. Umi Dachlan juga pernah bekerja sebagai co-desainer dan muralis untuk berbagai institusi. Umi Dachlan adalah salah satu seniman perempuan Indonesia awal dan perintis yang mengikuti jejak Emiria Soenassa, bersama dengan Erna Pirous, istri A.D. Pirous, Farida Srihadi, istri Srihadi, Heyi Ma'mun, Kartika Affandi, putri Artis utama Indonesia Affandi, Rita Widagdo dan Nunung WS. Karya-karyanya telah dilelang oleh rumah-rumah lelang besar Internasional, termasuk Bonhams, Christie's dan Sotheby's. Karya awal Umi Dachlan dipengaruhi oleh lukisan Batik tradisional dan permadani, karya tekstil dan lukisan pemandangan. Seperti pada karya Untitled (1997), Hingga setelah kematian mentornya Ahmad Sadali pada tahun 1987, ia mengembangkan gayanya sendiri.
PERILAKU PEDAGANG PAKAIAN DI BANDUNG TULUNGAGUNG DALAM PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Perilaku Pedagang Pakaian di Bandung Tulungagung dalam Perspektif Etika Bisnis Islam” ini ditulis oleh Riski Umi Nafi’ah, Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum, Jurusan Hukum Keluarga, Istitut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, yang dibimbing oleh H. Dede Nurohman, M.Ag
Kata Kunci: Perilaku Pedagang, Etika Bisnis Islam
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku pedagang yang tidak sesuai dengan apa yang telah diterapkan dalam etika bisnis Islam. Prinsip pengetahuan akan etika bisnis Islam mutlak harus dimiliki oleh setiap individu yang melakukan kegiatan ekonomi baik itu seorang pebisnis atau pedagang yang melakukan aktivitas ekonomi. Terutama para pedagang di pasar tradisional yang melakukan transaksi jual beli. Menurut pengamatan sementara yang di lakukan peneliti kepada pedagang pasar Bandung bahwa para pedagang tidak menepati janji yang dibuat dengan pembeli. Selain itu, ada pedagang ketika melayani pembeli tidak bersikap ramah atau murah hati dengan ditandai pelayanan dengan mimik judes.
Fokus penelitiannya adalah adalah 1) Bagaimana pemahaman tentang Etika Bisnis dalam Islampara pedagang pakaian di pasar tradisional tradisional Bandung Tulungagung? 2) Bagaimana perilaku pedagang pakaian di pasar tradisional Bandung Tulungagung ditinjau dari perspektif etika bisnis Islam?
Jenis penelitian yang digunakan penelitian ini jika ditinjau dari lokasi sumber datanya termasuk kategori penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara (interview), dokumentasi. Teknik analisis datanya adalah 1) reduksi data, 2) penyajian data dan 3) penarikan kesimpulan.
Hasil penelitiannya adalah 1) Pemahaman tentang Etika Bisnis dalam Islam para pedagang pakaian di pasar tradisional tradisional Bandung Tulungagung adalah a) Pedagang tradisional di pasar Bandung Tulungagung dalam menjalankan aktivitas bisnis telah memahami barang-barang yang dilarang oleh agama Islam untuk diperjual belikan. b) Menghadapi pembeli dengan ramah tamah dan sopan pelanggan tidak bakalan kabur, dan sopan santun. c) Perilaku pedagang muslim ditunjukkan dengan bermurah hati kepada pembeli, d) Menjalankan aktivitas usaha dagang yang dilakukan para pedagang di pasar tradisional Tulungagungsemata-mata untuk mencari berkah dari Allah SWT. e) Pemahaman para pedagang mengenai kejujuran dalam menjalankan usaha harus ada, karena kejujuran merupakan kunci mencapai derajat yang lebih tinggi baik secara materi maupun di sisi Allah SWT. 2) Perilaku pedagang pakaian di pasar tradisional Bandung Tulungagung ditinjau dari perspektif etika bisnis Islam yaitu: a) Prinsip Ketauhidan, b) Prinsip Keseimbangan, c) Prinsip Kehendak Bebas, d) prinsip pertanggungjawaban, e) Prinsip Ihsan
UMI REGULARIZED RADIAL BASIS FUNCTION
This manusuipt has been reproduced from the microfilm master. UMI films the text direcüy from the original or copy submitteâ. Thus, some thesis and dissertation copies are in typewriter face, while othen may be from any type of cornputer pnnter. The quality of this reproduction is dependent upon the quality of the copy submitted. Broken or indistinct prinf colored or poor quality illustrations and photographs, pdnt bleedthrough, substandard margins, and irnproper alignment can advenely affect reproduction. ln the unlikely event that the author did not send UMI a complete manuscript and Uiem are missing pages, these will be noted. Also, if unauthorized copyright material had b be removed, a note will indicate the deletion. Ovenue materials (e.g., maps, dawings, charts) are reproduced by secüoning the original, beginning at the upper lefthand corner and atinuing from left to right in equal sections with small overlaps. Photographs indudeci in the original manusaipt have been reproâuced xerographically in this copy. Higher qualî 6 " x 9 " black and white photographie prints are available for any photographs or illustrations appearing in oiis copy for an additional charge. Contact UMI diredy io order. Bell & Howell Information and Leamin
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA DINAS TENAGA KERJA KABUPATEN PONOROGO
Perkembangan teknologi saat ini berkembang pesat dibutuhkan untuk menjalankan sebuah sistem informasi dalam peningkatan kinerja.Teknologi informasi memunculkan suatu sistem yang bisa kita sebut dengan sistem informasi.Sistem informasi berperan dalam bidang akuntansi karena sistem pemrosesan informasi akuntansi berbasis komputer banyak ditawarkan dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi para akuntan untuk dapat menghasilkan informasi yang dapat dipercaya, relevan, tepat waktu, lengkap, dapat dipahami, dan teruji.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan teknik personal, program pelatihan dan pendidikan, dan dukungan manajemen puncak terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Data yang digunakan adalah data primer, data juga diperoleh secara langsung dengan menyebar kuesioner atau daftar pertanyaan kepada pegawai Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui Hasil analisis dengan menggunkan uji hipotesa, maka diperoleh hasil analisa regresi berganda diperoleh hasil kemampuan teknik personal, program pelatihan dan pendidikan dan dukungan menejemen puncak nilainya netral, maka kinerja sistem informasi akuntansi nilainya positif. Koefisien regresi variabel kemampuan teknik personal bernilai positif artinya terjadi hubungan antara kemampuan teknik personal dengan kinerja sistem informasi akuntansi. Demikian juga dengan program pelatihan dan pendidikan bernilai negatif ,artinya tidak terjadi hubungan antara program pelatihan dan pendidikan personal dengan kinerja sistem informasi akuntansi. Koefisien regresi variabel dukungan menejemen puncak bernilai positif artinya terjadi hubungan antara dukungan menejemen puncak dengan kinerja sistem informasi akuntansi.
Kata kunci : Kemampuan Teknik Personal, Program Pelatihan dan Pendidikan, Dukungan Manajemen Puncak, Kinerja Sistem Informasi Akuntans
Hubungan Persepsi Pasien tentang Penyajian Makanan dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap Kelas III Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta
Pelayanan gizi di ruang rawat inap merupakan salah satu bagian penting dari perawatan pasien. Asuhan nutrisi (nutrititional care) di ketahui sebagai salah satu hal penting untuk kesembuhan pasien.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan persepsi pasien tentang penyajian makanan dengan kepuasan pasien rawat inap kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta
Penelitian ini merupakan jenis penelitian survei yang bersifat deskriptif analitik karena peneliti tidak memberikan perlakuan kepada subyek penelitian. Populasi pada penelitian ini yang diambil adalah pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta, sedangkan sampel penelitian adalah 39 pasien rawat inap di kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta.
Hasil uji menunjukkan bahwa persepsi pasien tentang penyajian makanan mempunyai hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien rawat inap kelas III di RSUD Dr. Moewardi Surakarta (p= 0,000). Penyajian makan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta menurut persepsi pasien termasuk kategori cukup baik (53,8%). Kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta termasuk kategori cukup puas (56,4%). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persepsi pasien tentang penyajian makanan mempunyai hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien.
Pelayanan gizi rumah sakit terhadap pasien rawat inap berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan agar semakin meningkatkan dan memperbaiki penyajian makanan pada pasien rawat inap khususnya pada warna lauk hewani, kerenyahan makanan, ketepatan penyajian serta kesabaran petugas untuk meningkatkan kepuasan pasien
UMI Modeling Covariance in Multi-Pat h
This manuscript has been reproduced from the microfilm master. UMI films the text directly from the original or copy submitted. Thus, same thesis and dissertation copies are in typewriter face, while others may be from any type of computer printer. The quality of this reproduction is dependent upon the quality of the copy subrnitted. Broken or indistinct print, coîored or poor quality illustrations and photographs, pnnt bleedthrough, substandard margins. and improper alignment can adversely affect reproduction. In the unlikely event that the author did not send UMI a complete manuscript and there are missing pages, these will be noted. Also, if unauthanzed copyright material had to be removed, a note will indicate the deletion. Oversize materials (e-g., maps, drawings, &arts) are reproduced by sectioning the original, beginning at the upper left-hand mer and continuing from left to right in equal sections with small overlaps. Each original is aldo photographed in one exposure and is induded in reduced forrn at the back of the book. Photographs induded in the original manuscript have been repraduced xerographically in this copy. Higher quality 6 ' x 9 " black and white photographic prints are available for any photographs or illustrations appearing in this copy for an additional diarge. Contact UMI diredly to order. Bell 8 Howell Information and Leamin
GAYA KOMUNIKASI DAKWAH NING UMI LAILA PADA LIVE COMAL PEMALANG
Communication style is a way for a person to convey messages verbally and non-verbally in the hope that it will be conveyed well to the recipient of the message. In receiving da'wah messages, the communication style used by a da'i is considered important to attract the attention of the mad'u so that the da'wah message is well received by the mad'u. The problem in this study is how the communication style used by Ning Umi Laila in the live Comal Pemalang.
The method used in this study is qualitative descriptive, using Norton's communication style which will produce descriptive data that is emphasized as deeply as possible through the theory of the communication style.
The results of this study provide an answer to the problem that the author found several communication styles used by Ning Umi Laila in delivering her lectures. This is in line with the 10 communication styles according to Norton that are applied in the parts of Ning Umi Laila's lectures, namely friendly communication style, animated style, dominant style, dramatic style, open style, argumentative style, relaxed style, attentive style, precise style, and memorable leaving style. Furthermore, for the intonation used by Ning Umi Laila in delivering her lecture using these communication styles, namely dynamic intonation, tempo intonation, and high-pitch intonation in the context of cheerfulness
- …
