10 research outputs found
Pemerolehan Bahasa Tataran Sintaksis Anak Usia 4 Tahun (Studi Kasus Amira Nadhifa Hidayah)
Humans in their lives acquire language from their environment and use language. Humans use language as a means of communication. Syntax language acquisition is obtained by children gradually, from small things first and then moving on to bigger things, meaning that children master words, phrases, clauses and then sentences. A child will convey a message or desire in the form of news sentences, questions and commands. This thesis has the title of language acquisition at the syntactic level of children aged 4 years (case study of Amira Nadhifa Hidayah). The problems studied in this thesis are: (1) How is the formation of declarative sentences in children aged 4 years (case study amira Nadhifa Hidayah)? (2) How is the formation of imperative sentences in children aged 4 years (case study Amira Nadhifa Hidayah)? (3) How is the formation of interrogative sentences in children aged 4 years (case study Amira Nadhifa Hidayah)? The purpose of this study is to describe, analyze and interpret in detail and systematically in declarative, interrogative, imperative sentences that occur in children aged 4 years. The theory that the author uses in discussing this problem is the theory of Chaer (2009:187-199) and Dardjowijojo (2000:199-202). The data sources of this study were all sentences uttered by a 4 year old child (case study of Amira Nadhifa Hidayah) while the object data were declarative, interrogative, and imperative sentences in a 4 year old child in the language acquisition process. The method used is a descriptive method with data collection using listening techniques, recording techniques, fishing techniques, note-taking techniques, matching techniques. The results of this study are that there are 66 data from declarative sentences uttered by children aged 4 years (case study Amira Nadhifa Hidayah), 45 data from interrogative sentences uttered by Amira Nadhifa Hidayah and 17 data from imperative sentences uttered by Amira Nadhifa Hidayah
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRA NIKAH PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Remaja pra nikah merupakan salah satu sasaran dalam kesehatan reproduksi, perilaku seksual pranikah pada remaja berisiko terhadap kehamilan tidak diinginkan (KTD) dan penularan penyakit menular seksual. Remaja yang mengalami KTD terbanyak adalah yang memiliki pendidikan di Perguruan Tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pra nikah pada mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik korelasional, dengan mengedarkan instrument melalui media Google Form. Sampel berjumlah 160 responden yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Taro Yamane. Teknik analisis data menggunakan rumus Pearson Product Moment dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan mahasiswa yang memiliki pengetahuan sangat baik sebesar 68% dan mahasiswa yang memiliki perilaku sangat baik sebesar 58%. Nilai dari koefisien korelasinya sebesar 0,786 termasuk ke dalam kriteria hubungan kuat. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pra nikah pada mahasiswa. Terdapatnya hubungan yang positif menunjukkan bahwa semakin baik pengetahuan mahasiswa mengenai pengetahuan kesehatan reproduksi, maka perilaku seksual pra nikah akan semakin baik.
**
Premarital adolescents are one of the targets in reproductive health, premarital sexual behavior among adolescents at risk of unwanted pregnancy and the transmission of sexually transmitted diseases. Adolescents who experience the most unwanted pregnancy are those who have education in higher education. This study aims to determine the correlations of reproductive health knowledge levels towards pre-marital sexual behavior at Universitas Negeri Jakarta biology education major student. The method used is a survey method with correlational techniques, by circulating the instrument through Google Form media. A sample of 160 respondents who were determined using simple random sampling technique with the Taro Yamane formula. The data analysis technique used the Pearson Product Moment formula and simple linear regression analysis. The results of this study indicate that students who have very good knowledge are 68% and students who have very good behavior are 58%. The value of the correlation coefficient of 0.786 is included in the strong relationship criteria. It is provided that there is a positive relationship between health knowledge and premarital sexual behavior among students. The existence of a positive relationship indicates that the better students's knowledge of health knowledge, the better pre-marital sexual behavior will be
Hubungan Konsep Diri Dengan Interaksi Sosial Teman Sebaya Pada Remaja Di SMK Negeri 2 Payakumbuh Tahun 2024
Pada usia remaja interaksi sosial yang baik sangatlah penting, karena akan mempermudah mereka dalam beradaptasi dan membina hubungan dengan lingkungan maupun teman sebayanya. Namun, masih ada remaja yang belum mampu berinteraksi sosial secara optimal. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi interaksi sosial tersebut adalah konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan interaksi sosial teman sebaya pada remaja di SMK N 2 Payakumbuh. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa SMK N 2 Payakumbuh dengan jumlah sampel sebanyak 327 siswa dengan menggunakan metode Probability Sampling dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Tennessee Self-Concept Scale (TSCS) dan Interaksi Sosial Teman Sebaya. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setenggah siswa (59,3%) memiliki konsep diri yang tinggi dan lebih dari setenggah siswa (50,8%) dapat berinteraksi sosial dengan teman sebayanya dengan baik. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konsep diri dengan interaksi sosial teman sebaya pada remaja di SMK N 2 Payakumpuh (p=0,016). Diharapkan pihak sekolah dapat bekerja sama dengan guru bimbingan dan konseling (BK) dalam upaya meningkatkan konsep diri dan interaksi siswa dengan cara menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan interaksi pendidikan yang akrab, serta melalui pemberian layanan konseling di bidang pribadi-sosial dengan cara mengembangkan sistem pemahaman diri dan sikap positif siswa, serta mengembangkan kemampuan sosial siswa dengan tepat.
Kata Kunci : Konsep diri, interaksi sosial teman sebaya, remaj
PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (Studi Kasus Pada Online Shop Ailani)
Untuk memberikan kepuasan pelanggan diperlukan adanya usaha-usaha dari
perusahaan toko online dengan memberikan harga yang bersaing dan kualitas
pelayanan yang terbaik. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui
dan menganalisis pengaruh secara simultan dan parsial variabel-variabel (Harga,
Kualitas Pelayanan) terhadap kepuasan konsumen OnlineShop Ailani.
Variabel dalam penelitian ini adalah harga (X1), kualitaspelayanan (X2), dan
kepuasan konsumen (Y) dengan sampel penelitian pada konsumen OnlineShop Ailani
sebanyak 100 sampel. Untuk menjawab perumusan dan hipotesis penelitian, teknik
analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda.
Hasil pengujian secara simultan diperoleh Fhitung (1,975) > Ftabel (3,09)
sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Harga (X1), Kualitas Pelayanan (X2)
berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Kepuasan Konsumen (Y). Hasil
pengujian secara parsial Variabel Harga (X1) mempunyai nilai signifikan lebih besar
dari t tabel yaitu -6,286 > -1,984 , maka H0 ditolak dan H1 diterima, hal ini berarti
Harga (X1) mempunyai pengaruh signifikan secara parsial terhadap Kepuasan
Konsumen (Y). Hasil pengujian secara parsial Kualitas Pelayanan (X2) mempunyai
nilai signifikan lebih kecil dari t tabel yaitu 10,197 > 1984, maka H0 ditolak dan H1
diterima hal ini berarti Kualitas Pelayanan (X2) mempunyai pengaruh signifikan
secara parsial terhadap Kepuasan Konsumen (Y)
PENGARUH MOTION GRAPHIC SEBAGAI MEDIA EDUKASI DALAM MENINGKATKAN LITERASI ANAK MENGENAI ORAL HYGIENE DI SDN TAROGONG 1 GARUT
Pendahuluan: Oral Hygiene merupakan bagian penting yang harus dipertahankan kebersihannya karena bisa menyebabkan banyak berbagai penyakit. Penerapan literasi yang ada di Indonesia ini terbilang cukup rendah, pemilihan model pembelajaran juga mempengaruhi hal tersebut. Tujuan penelitian: Mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah diberikan motion graphic terhadap tingkat pengetahuan dan sikap anak mengenai oral hygiene. Metode penelitian: Menggunakan Quasi Eksperimental dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 77 siswa. Penelitian menunjukan bahwa Hasil: Dari hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai pretest 10,26 dan rata-rata nilai posttest menjadi 43,51. Uji analisis ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank menunjukan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukan adanya pengaruh yang signifikan dari media video motion graphic terhadap tingkat pengetahuan dan sikap anak tentang oral hygiene. Hasil diskusi penelitian bahwa media video motion graphic dapat membuat anak tertarik maka proses pembelajaran lebih efektif dan dapat terserap dengan baik.
Introduction: Oral hygiene is an important part that must be maintained clean because it can cause many various diseases. The implementation of literacy in Indonesia is quite low, the choice of learning model also influences this. The aim of this research: Is to determine the effect before and after being given motion graphics on children's level of knowledge and attitudes regarding oral hygiene. The research method: Uses Quasi Experimental with a One Group Pretest-Posttest Design research design. The sampling technique in this research used purposive sampling with a sample size of 77 students. Research shows: From research results show an average pretest score of 10.26 and an average posttest score of 43.51. This analysis test uses the Wilcoxon Signed Rank test to show the Asymp value. Sig. (2- tailed) of 0.000 is smaller than 0.05. This shows that there is a significant influence of video motion graphic media on children's level of knowledge and attitudes about oral hygiene. The results of the research discussion show that motion graphic video media can make children interested, so the learning process is more effective and can be absorbed well
Tinjauan Aksesibilitas Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh bagi Penyandang Disabilitas
Abstract. Public buildings are formed based on public activities and needs. The building must meet the needs of users as a whole. One of the public buildings most needed by the community is a house of worship. For the people of Aceh, one of the houses of worship that is quite often visited is the Baiturrahman Great Mosque, which is located in the center of Banda Aceh City. The existence of disability issues raises questions about the needs of persons with disabilities which makes this question the basis of this research. The question in this research is how accessible is it in a public building, especially for persons with disabilities. The research method used in this research is descriptive qualitative. Data collection is done by observation. that the results of the study show that the Baiturrahman Grand Mosque in Banda Aceh, has not fully implemented the concept of a disability-friendly building. This is because the availability of supporting facilities for persons with disabilities has not been maximized, and some of the facilities provided cannot be used properly, so that when viewed from the perspective of the needs of persons with disabilities, this building cannot operate optimally
ANALISIS DAMPAK SISTEM WORK FROM HOME (WFH) TERHADAP KINERJA KARYAWAN DIVISI PROJECT MANAGEMENT OFFICE (PMO)
Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melaluie-mail [email protected] atau [email protected]
Cohesive devices used in @letstalkpalestine Instagram posts in relation to its readability level
ENGLISH:
Language can create a cohesive text that is easy to understand in terms of structure and meaning. This phenomenon often occurs in the concept of discourse analysis that involve cohesive devices which able to connect words, phrases and clauses. This study aims to analyze types of cohesive devices used in Instagram posts and their relation to the readability level to see whether it is suitable to the post is intended to.
This study applied mixed-method like a qualitative approach which required analyzing specific data for finding the types of cohesive devices used in Instagram post used Halliday and Hasan (1976) theory. Moreover, quantitative approach was employed to investigate the score and average of readability level found in the Instagram posts.
This study reveals that cohesive devices used in @letstalkpalestine Instagram post are various. The most used cohesive device is grammatical cohesion in reference. Besides, cohesive devices used in this study are related to its readability level. The proper use of cohesive devices and the readability can help the author provide easy content to read and suitable for the readers.
This study supports the readers of written discourse to have a better understanding and thoughtful ideas to improve their readability level. Thereupon this study suggests for further researcher to take different object to obtained more complex types of cohesive devices from news or narratives. The researcher also suggests to develop investigation with another formula of readability level like Flesch Kincaid which is easy to use in general.
INDONESIA:
Bahasa dapat menciptakan teks yang kohesif dan mudah dipahami baik struktur maupun maknanya. Fenomena ini sering terjadi pada konsep analisis wacana yang melibatkan perangkat kohesif yang mampu menghubungkan kata, frasa, dan klausa.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis perangkat kohesif yang digunakan dalam postingan Instagram dan kaitannya dengan tingkat keterbacaan untuk melihat apakah cocok untuk postingan tersebut.
Penelitian ini menerapkan metode campuran seperti pendekatan kualitatif yang memerlukan analisis data spesifik untuk menemukan jenis perangkat kohesif yang digunakan dalam postingan Instagram menggunakan teori Halliday dan Hasan (1976). Selain itu, pendekatan kuantitatif digunakan untuk menyelidiki skor dan rata-rata tingkat keterbacaan yang ditemukan pada postingan Instagram.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa perangkat kohesif yang digunakan dalam postingan Instagram @letstalkpalestine bermacam-macam. Perangkat kohesif yang paling banyak digunakan adalah kohesi gramatikal dalam referensi. Selain itu, perangkat kohesif yang digunakan dalam penelitian ini berkaitan dengan tingkat keterbacaannya. Penggunaan perangkat kohesif yang tepat dan keterbacaan dapat membantu penulis menyediakan konten yang mudah dibaca dan cocok untuk pembaca.
Penelitian ini mendukung pembaca wacana tertulis untuk memiliki pemahaman yang lebih baik dan ide-ide yang bijaksana untuk meningkatkan tingkat keterbacaan mereka. Oleh karena itu penelitian ini menyarankan bagi peneliti selanjutnya untuk mengambil objek yang berbeda untuk memperoleh jenis perangkat kohesif yang lebiH kompleks dari berita atau narasi. Peneliti juga menyarankan untuk mengembangkan investigasi dengan rumus tingkat keterbacaan lain seperti Flesch Kincaid yang secara umum mudah digunakan
Nurturing the Earth through Islamic Ethical Practices and Community-Based Permaculture in Indonesia
The global environmental crisis, marked by climate change, deforestation, and ecosystem degradation, has brought widespread social impacts, including economic inequality, health crises, and food insecurity. In Indonesia, environmental pressures have intensified due to unsustainable agricultural practices, rapid urbanization, and extractive industries, necessitating new development models that prioritize environmental regeneration and social resilience. This study aims to explore how Islamic ecological principles are operationalized through permaculture practices at the Bumi Langit Institute and Kedai Teh Umran in Yogyakarta. This research employed a qualitative method with an interpretive approach. Data were collected through semi-structured interviews, participant observation, and document analysis conducted at both research sites. The data were then analyzed using thematic analysis techniques based on Groat and Wang’s six-phase framework. The findings reveal that the principles of khilafah (stewardship), barakah (blessing), and mizan (balance) have been effectively embodied in agroforestry systems, waste-to-resource cycles, and community development initiatives grounded in Islamic ethics. The study implies that faith-based and community actors play a vital role in addressing contemporary ecological crises and highlights the need for stronger partnerships between religious institutions, academic bodies, and environmental practitioners to advance spiritually grounded innovations in the Anthropocene era.
Krisis lingkungan global yang ditandai oleh perubahan iklim, deforestasi, dan degradasi ekosistem telah membawa dampak sosial yang luas, termasuk ketidaksetaraan ekonomi, krisis kesehatan, dan kerawanan pangan. Di Indonesia, tekanan lingkungan semakin meningkat akibat praktik pertanian tidak berkelanjutan, urbanisasi cepat, dan industri ekstraktif, sehingga diperlukan model pembangunan baru yang berfokus pada regenerasi lingkungan dan ketahanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip ekologi Islam dioperasionalkan melalui praktik permakultur di Bumi Langit Institute dan Kedai Teh Umran di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di Bumi Langit Institute dan Kedai Teh Umran. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik berdasarkan kerangka enam fase Groat dan Wang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prinsip khilafah, keberkahan (barakah), dan keseimbangan (mizan) telah berhasil diwujudkan dalam sistem agroforestri, siklus limbah, dan pengembangan komunitas berbasis etika Islam. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa aktor berbasis agama dan komunitas memiliki peran vital dalam mengatasi krisis ekologi kontemporer, serta mendorong perlunya kemitraan antara lembaga keagamaan, akademisi, dan praktisi lingkungan untuk memperkuat inovasi berbasis nilai spiritual di era Antroposen
Maraknya Fenomena Hate Comment di Kalangan Remaja Indonesia dalam Bermedia Sosial
Abstract
Apart from the many conveniences that are felt, of course there are also negative effects from the current rapid development of technology, the rise of hate comments that occur on social media is a form of the negative impact of current technological developments. This journal was created with the aim of studying the meaning of hate comments and researching the regulations in Indonesia that regulate hate comments, and to understand more about the impact of hate comments so that hate comments can be reduced. This study uses the literature study research method in which the author seeks data and information from various types of references such as documents, both written documents, documents in the form of photographs, documents in the form of images, and documents in electronic form that can be used as sources in research process. It can be concluded that hate speech is a word, deed, writing or action that can lead to acts of violence that demean the dignity of fellow human beings, resulting in stigma from those who commit or are called perpetrators or those who are victims of these actions. hate comments that are often carried out on social media are included in hate speech. Indonesia has several regulations governing hate comments including the ITE Law, the Criminal Code, and the Chief of Police Circular Number: SE/06/X/2015 concerning Handling Hate Speech. In addition, hate comments also have some bad effects for victims. as well as perpetrators.
Keywords: Hate comment, Social Media, Hate SpeechTerlepas dari banyak kemudahan yang dirasakan tentu ada juga dampak buruk dari pesatnya perkembangan teknologi saat ini, maraknya hate comment yang terjadi di media sosial merupakan bentuk dampak buruk dari perkembangan teknologi saat ini. Jurnal dibuat dengan tujuan untuk mengkaji tentang arti dari hate comment serta meneliti tentang peraturan-peraturan di Indonesia yang mengatur tentang hate comment, dan untuk lebih memahami mengenai dampak dari hate comment sehingga maraknya hate comment dapat berkurang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi pustaka di mana penulis mencari data dan informasi dari berbagai jenis referensi seperti dokumen, baik dokumen yang berbentuk tertulis, dokumen yang berbentuk foto-foto, dokumen yang berbentuk gambar, maupun dokumen yang berbentuk elektronik yang dapat digunakan sebagai sumber dalam proses penelitian. Dapat disimpulkan bahwa hate speech merupakan kata, perbuatan, tulisan maupun aksi yang dapat menimbulkan terjadinya tindakan kekerasan yang merendahkan harkat dan martabat antar sesama manusia sehingga mengakibatkan Stigma dari pihak yang melakukan atau disebut pelaku maupun pihak yang menjadi korban dari tindakan tersebut. hate comment yang sering kali dilakukan di media sosial termasuk ke dalam ujaran kebencian. Indonesia memiliki beberapa peraturan yang mengatur tentang hate comment di antaranya UU ITE, KUHP, dan Surat Edaran Kapolri Nomor: SE/06/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian (Hate Speech), Selain itu hate comment juga memiliki beberapa dampak buruk baik untuk korban maupun pelaku.
