414 research outputs found

    KONFLIK KAWASAN HUTAN BARAMBANG KATUTE KABUPATEN SINJAI (1994-2012)

    No full text
    Nurlinda. 2018. Konflik Kawasan Hutan Barambang Katute Kabupaten Sinjai (1994-2012). Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh H. Muh. Rasyid Ridha dan Amirullah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang terjadinya konflik kawasan hutan di Barambang dan Bonto Katute mulai dari sejak pengukuran dan penetapan tapal batas tahun 1994-1995, pelaksanaan program GN-RHL tahun 2005-2008, hingga eksplorasi tambang tahun 2010 yang berdampak pada kehidupan masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari beberapa tahap, yakni heuristik (mencari dan mengumpulkan sumber), kritik sumber (verifikasi), interpretasi (penafsiran sumber) dan historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya konflik tersebut dilatar belakangi oleh adanya penetapan Kawasan Hutan Lindung Apparang pada tahun 1982 terhadap hutan dan lahan masyarakat yang diklaim sebagai tanah adat yang telah diperoleh dari leluhur mereka yakni Masyarakat Adat Barambang Katute. Berdasarkan penetapan kawasan hutan tersebut, dilaksanakan pengukuran dan penetapan tapal batas wilayah kelola masyarakat dengan kawasan hutan pada tahun 1994-1995 yang memicu aksi protes dari masyarakat, pelaksanaan program GN-RHL Disbunhut Kabupaten Sinjai tahun 2005-2008 yang menyebabkan terjadinya sengketa tanah, dan pada tahun 2010 dikeluarkan perpanjangan IUP kepada PT Galena Sumber Energi yang menuai aksi penolakan dan menjadi puncak perlawanan dari masyarakat setempat, hal ini menimbulkan dampak terhadap perekonomian, kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konflik kawasan hutan Barambang Katute berawal dari adanya penetapan kawasan hutan lindung terhadap hutan adat dan lahan tanpa sepengetahuan masyarakat setempat memicu aksi protes terhadap setiap program pemerintah yang diterapkan diwilayah tersebut. Hal ini menimbulkan dampak yang berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat setempat

    Teaching Reading Comprehension at the Eleventh Year Students of SMA Negeri 4 Palopo through Pair Work Activities

    No full text
    ABSTRACT Nurlinda, 2013. “Teaching Reading Comprehension at the Eleventh Year Students of SMA Negeri 4 Palopo through Pair Work Activities”. A Thesis of English Studies Program of Tarbiyah Department at State College for Islamic Studies (STAIN) of Palopo. Consultants: (1) Rustan S. (2) Amalia Yahya. Key Words : Reading Comprehension, Pair Work Activities. This thesis is about teaching reading comprehension through pair work activities at the eleventh year students of SMA Negeri 4 Palopo. The problem statement of the research was “What is the appropriate way of use in Pair Work Activities in teaching the students’ reading comprehension skill at the eleventh year students of SMA Negeri 4 Palopo ?”. The objective of the research namely to find out the appropriate way of use in Pair Work Activities in reading comprehension at the eleventh year students of SMA Negeri 4 Palopo ?. This thesis used Classroom Action Research. The target populations of the research were 20 students at the eleventh year students of SMA Negeri 4 Palopo. The procedure of the research used two cycles, they were cycle I and cycle II, it was done to find out the appropriate way teaching reading comprehension through pair work activities. Then the researcher analyzed their score by using simple percentage to know the students’ mean score in each cycle. The result of analysis could be explained that pair work activities increased students’ reading comprehension at the eleventh year students of SMA Negeri 4 Palopo. In this thesis the researcher applied pair work activities to increase students’ reading comprehension ability because by using pair work activities the students were sharing one another, they could explain about the keywords or the main ideas of the text and absolutely they could comprehend the text. the result of the students was increasing by looking their score in cycle I and cycle II. Their mean score in cycle I only 66.5% and cycle II the score developed to be 75.25%. it meant that the students’ reading comprehension at the eleventh year students of SMA Negeri 4 Palopo increased

    PENGGUNAAN MEDIA BIG BOOK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA MURID DISLEKSIA KELAS III DI SD NEGERI KALUKUANG III MAKASSAR

    No full text
    NURLINDA, 2016. “Penggunaan media Big Book dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan murid disleksia kelas III di SDN Kalukuang III Makassar”. Skripsi. Dibimbing oleh Dra.Hj.Sitti Murni, M.Hum dan Dra.Tatiana Meidina, M.Si. Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Masalah dalam penelitian ini yaitu kemampuan membaca permulaan pada murid disleksia dikelas III di SD Negeri Kalukuang III Makassar yang rendah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah kemampuan membaca permulaan sebelum penggunaan media big book pada murid disleksia kelas III di SDN Kalukuang III Makassar? 2) Bagaimanakah kemampuan membaca permulaan sesudah menggunakan media big book pada murid disleksia kelas III di SDN Kalukuang III Makassar? 3) Apakah penggunaan media big book dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada murid disleksia kelas III di SDN Kalukuang III Makassar? penelitian ini menggunakan pendekatan kuantatif dengan jenis penelitian deskriptif yaitu untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan memaca permulaan sebelum dan setelah menggunakan pembelajaran dengan menggunakan media big book pada murid disleksia kelas III di SD Negeri Kalukuang III Makassar. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Kemampuan membaca permulaan pada murid disleksia kelas III di SD Kalukuang III Makassar sebelum menggunakan media big book menunjukkan kategori kurang baik. (2) Kemampuan membaca permulaan pada murid disleksia kelas III di SD Kalukuang III Makassar setelah menggunakan media big book kategori sangat mampu. (3) Ada peningkatan kemamuan membaca permulaan pada murid disleksia kelas III Di SD Negeri Kalukuang III Makassar dengan penggunaan media big book. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media big book dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada murid disleksia kelas III di SD Negeri Kalukuan III Makassa

    To build a learning on computer technical basic: multimedia approach / Nurlinda Abdul Manap

    No full text
    Multimedia has proven so effective in education. Arguments mingled around the usefulness of multimedia in education; the worthiness of its implementation with curriculum created around it, and extra training needed in introducing it into education. The integration of text, graphics, audio and animation in managed presentation through a delivery system with the aid of a computer, are often influenced by people attitudes and motivation. The computer technical basic learning is a system, which will be used by computer users especially for the new user. This system provides an interactive learning that focuses on the computer hardware, computer system and technical basic. A lot of benefits can be gained through the system in objective to provide an enjoyable and a better understanding on computer basic. The system is described through the introduction chapter, followed by the literature review, which identify potentially relevant material and other similar on going project. The methodology chapter discussed a series of tasks to develop the system followed by the design and implementation in a result chapter and finally conclusions and suggestions of future work
    corecore