40 research outputs found

    MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI KEGIATAN KOLASE MENGGUNAKAN BAHAN ALAM DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM AN-NUR KABUPATEN GOWA

    No full text
    NUR SYAHRIANI. 2016. Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Kolase Menggunakan Bahan Alam Di Taman Kanak-Kanak Islam An-Nur Kabupaten Gowa. Dibimbing oleh Azizah Amal, S.S, M.Pd., dan Dra. Hj. Bulkis Said, M.Si. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Rumusan masalah dalam Skripsi ini adalah Bagaimanakah meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam di Taman Kanak-kanak Islam An-Nur Kabupaten Gowa?. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam di Taman Kanak-kanak Islam An-Nur Kabupaten Gowa. Subjek pembelajaran adalah anak didik kelompok B1 Taman Kanak-kanak Islam An-Nur Kabupaten Gowa. Adapun teknik analisis data yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan pembahasan sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa peningkatan kreativitas anak dapat meningkat melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam. Disini dapat dilihat dari antusias anak dalam melakukan kegiatan kolase, serta adanya peningkatan kreativitas anak pada setiap pertemuan. Anak yang pada awal pertemuan masih membutuhkan bantuan sampai pada akhir pertemuan anak sudah dapat menghasilkan karya yang asli dari pemikiran sendiri serta dapat mengemukakan gagasan atau ide-ide yang ada dalam pikirannya dengan lancar

    Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Kolase Menggunakan Bahan Alam Di Taman Kanak-Kanak Islam An-Nur Kabupaten Gowa.

    No full text
    ABSTRAK Rumusan masalah dalam Skripsi ini adalah Bagaimanakah meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam di Taman Kanak-kanak Islam An-Nur Kabupaten Gowa?. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam di Taman Kanak-kanak Islam An-Nur Kabupaten Gowa. Subjek pembelajaran adalah anak didik kelompok B1 Taman Kanak-kanak Islam An-Nur Kabupaten Gowa. Adapun teknik analisis data yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan pembahasan sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa peningkatan kreativitas anak dapat meningkat melalui kegiatan kolase menggunakan bahan alam. Disini dapat dilihat dari antusias anak dalam melakukan kegiatan kolase, serta adanya peningkatan kreativitas anak pada setiap pertemuan. Anak yang pada awal pertemuan masih membutuhkan bantuan sampai pada akhir pertemuan anak sudah dapat menghasilkan karya yang asli dari pemikiran sendiri serta dapat mengemukakan gagasan atau ide-ide yang ada dalam pikirannya dengan lancar

    Biology Reproduction of Squid (Uroteuthis sp.) Caught in the Waters of the Malacca Strait, Belawan, North Sumatra

    No full text
    Research on the reproductive biology of squid (Uroteuthis sp.) caught in the waters of the Malacca Strait, Belawan, North Sumatra, aims to determine the growth and reproductive biology aspects of squid (Uroteuthis sp.) caught in the waters of the Malacca Strait, Belawan, North Sumatra. This research was carried out from January to March 2024. The number of squid (Uroteuthis chinensis) samples was 148 with a total length of 210-950 mm and a total weight of 44-850 grams. Meanwhile, there are 132 squid (Uroteuthis duvaucelii) with a total length of 144-640 mm and a total bbpt of 44-784 grams. The allometric growth pattern of squid (Uroteuthis sp.) is negative with condition factor values classified as flat with a range of 0.225-3.113 in squid (U. chinensis) and 0.418-5.044 in squid (U. duvaucelii). Based on the growth of the von Bertalanffy equation, male squid (U. chinensis) (L∞ and K) is 950 mm and 0.88 mm/year, while female squid (U. chinensis) (L∞ and K) is 615 .6 mm and 0.87 mm/year. In squid (U. duvaucelii) males (L∞ and K) are 397 mm and 0.69 mm/year, while squid (U. duvaucelii) females (L∞ and K) are 629.5 mm and 1 .4 mm/year. For female squid (Uroteuthis sp.), the value is Lc>Lm, while for males, the value is Lc<Lm, which indicates that the female squid (Uroteuthis sp.) is still worth catching, while the male squid (Uroteuthis sp.) is not worth catching. The reproduction of squid (Uroteuthis sp.) shows that the sex ratio is unbalanced, namely 1:0.59 and 1:1.86, but the stock in the waters is still considered ideal. The gonad maturity level of squid (Uroteuthis sp.) is at TKG I-V stages, with the IKG value in line with the increase in TKG. Egg fecundity ranges from 1,918−52,786 with a total spawner spawning pattern.108 PagesSkripsi Sarjan

    Biology Reproduction of Squid (Uroteuthis sp.) Caught in the Waters of the Malacca Strait, Belawan, North Sumatra

    No full text
    Research on the reproductive biology of squid (Uroteuthis sp.) caught in the waters of the Malacca Strait, Belawan, North Sumatra, aims to determine the growth and reproductive biology aspects of squid (Uroteuthis sp.) caught in the waters of the Malacca Strait, Belawan, North Sumatra. This research was carried out from January to March 2024. The number of squid (Uroteuthis chinensis) samples was 148 with a total length of 210-950 mm and a total weight of 44-850 grams. Meanwhile, there are 132 squid (Uroteuthis duvaucelii) with a total length of 144-640 mm and a total bbpt of 44-784 grams. The allometric growth pattern of squid (Uroteuthis sp.) is negative with condition factor values classified as flat with a range of 0.225-3.113 in squid (U. chinensis) and 0.418-5.044 in squid (U. duvaucelii). Based on the growth of the von Bertalanffy equation, male squid (U. chinensis) (L∞ and K) is 950 mm and 0.88 mm/year, while female squid (U. chinensis) (L∞ and K) is 615 .6 mm and 0.87 mm/year. In squid (U. duvaucelii) males (L∞ and K) are 397 mm and 0.69 mm/year, while squid (U. duvaucelii) females (L∞ and K) are 629.5 mm and 1 .4 mm/year. For female squid (Uroteuthis sp.), the value is Lc>Lm, while for males, the value is Lc<Lm, which indicates that the female squid (Uroteuthis sp.) is still worth catching, while the male squid (Uroteuthis sp.) is not worth catching. The reproduction of squid (Uroteuthis sp.) shows that the sex ratio is unbalanced, namely 1:0.59 and 1:1.86, but the stock in the waters is still considered ideal. The gonad maturity level of squid (Uroteuthis sp.) is at TKG I-V stages, with the IKG value in line with the increase in TKG. Egg fecundity ranges from 1,918−52,786 with a total spawner spawning pattern.108 PagesSkripsi Sarjan

    ANALISIS MUATAN KEARIFAN LOKAL DAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT (HIKAYAT) PADA BUKU SISWA BAHASA INDONESIA KELAS X

    No full text
    ABSTRAK , 2019. “Analisis Muatan Kearifan Lokal dan Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat (Hikayat) pada Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X”. Skripsi. Fakultas Bahasa dan Sastra. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Sulastriningsih Djumingin, M. dan Usman). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan muatan kearifan lokal dan nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam teks cerita rakyat (hikayat) pada buku teks Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata atau kalimat yang mengandung muatan kearifan lokal dan nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam teks cerita rakyat sedangkan sumber data dari penelitian ini adalah buku teks Bahasa Indonesia Kemendikbud yang berjudul “Bahasa Indonesia” untuk kelas X SMA/MA/SMK/MAK. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca, teknik catat, dan teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muatan kearifan lokal dan nilai pendidikan karakter yang digunakan berupa kata dan frasa. Temuan bentuk kearifan lokal meliputi budaya, norma, etika, kepercayaan, adat-istiadat, dan hukum adat. Sedangkan nilai pendidikan karakter meliputi nilai religius, jujur, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, komunikatif, cinta damai, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks cerita rakyat (hikayat) yang terdapat dalam buku teks pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X lewat hasil analisis muatan kearifan lokal dan nilai pendidikan karakter yang terdapat di dalamnya mampu membentuk pesan positif kepada siswa. Penggunaan kata, susunan kata, pilihan kata yang sederhana sangat direkomendasikan untuk bacaan siswa. Dengan begitu, siswa akan mudah memahami makna yang ingin disampaikan melalui cerita rakyat (hikayat)

    The influence of the use of terrarium media on Bryophyta sub-material on the learning outcomes of class X students of SMA Negeri 3 Wajo

    No full text
    One of the media that can be used in helping the learning process on Bryophyta material is the Terrarium. This study aims to (1) Describe the learning outcomes of students on the Bryophyta sub material for class X SMA Negeri 3 Wajo which is taught without using terrarium media; (2) Describe the learning outcomes of students on the Bryophyta sub material for class X SMA Negeri 3 Wajo taught using terrarium media; and (3) Knowing the learning outcomes of class X SMA Negeri 3 Wajo on sub Bryophyta material taught using terrarium media and not. The type of research used was an experimental quasi with a nonequivalent control group design. The data-collection techniques used are tests of pretest and posttest. The study conducted descriptive and inferential statistical tests (1) normality tests, (2) homogeneity tests, and (3) hypothetical tests. The results showed that there was an effect of using terrarium media on the Bryophyta sub-material on the learning outcomes of class X students at SMA Negeri 3 Wajo. This is proved after testing the hypothesis. The hypothesis in this study can be said to be proven because 0.000 &lt; 0.05 or by looking at tcount of 4.614 while ttable of 2.006 thus tcount&gt; ttable. This means that there is a significant difference between the learning outcomes of students who are taught using terrarium media and not. This shows that there is an effect of using terrarium media on the learning outcomes of class X students of SMA Negeri 3 Wajo. The implications of this research are (1) For students, it is easy to understand the material by looking directly at objects related to the material so that it helps students get maximum results; (2) For educators, it can be a reference for variations of learning media that can be used in further learning; and (3) For researchers, it can add insight into the variety of learning media that can be used in the learning process

    Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Website Pada Pembelajaran Biologi Materi Sistem Pernapasan

    No full text
    This research and development (R &amp; D) aims to develop media in the form of website-based interactive multimedia on learning the biology of the respiratory system and to determine the level of validity, practicality, and effectiveness of the media. This research used the ADDIE model with five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instruments used were validation sheets, student questionnaires, educator questionnaires, and learning outcomes tests. The data was analyzed for validity, practicality, and effectiveness. The results show that website-based interactive multimedia met the very valid category with an average validator rating of 3.5. The practicality of web-based interactive multimedia meets the very practical category with an average of 3.6. Interactive multimedia on websites is highly effective in improving student learning outcomes, with a completion rate of 85.5%. In summary, Website-based interactive multimedia is suitable for learning because the media is valid, practical, and effective.Penelitian ini termasuk dalam penelitian dan pengembangan (R &amp; D ) yang bertujuan untuk mengembangkan media berupa multimedia interaktif berbasis website pada pembelajaran biologi materi sistem pernapasan siswa kelas XI MA Aisyiyah Sungguminasa serta untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan multimedia interaktif berbasis website pada pembelajaran biologi materi sistem pernapasan siswa kelas XI MA Aisyiyah Sungguminasa. Penelitian ini menggunakan model ADDIE dengan lima tahap yaitu analyze (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi, angket peserta didik, angket pendidik serta tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif berbasis website memenuhi kategori sangat valid dengan nilai rata-rata penilaian validator 3,5. Kepraktisan multimedia interaktif berbasis website memenuhi kategori sangat praktis dengan rata-rata 3,6. Multimedia interaktif berbasis website sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan persentase ketuntasan belajar yaitu 85,5. Multimedia interaktif berbasis website layak digunakan dalam pembelajaran karena telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif

    PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM BIOLOGI BERBASIS LINGKUNGAN PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 7 PINRANG

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan atau dikenal dengan istilah Research and Development (R&amp;D).Penelitian ini bertujuan yaitu mengembangkan penuntun praktikum biologi berbasis lingkungan pada materi klasifikasi makhluk hidup serta mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Tjeerd plomp (1997) yang terdiri dari beberapa fase yaitu (1) fase investigasi awal, (2) fase desain(perancangan), (3) realisasi dan (4) fase tes, evaluasi dan revisi.Penelitianini dilaksanakan di SMAN 7 Pinrang dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas X MIPA 1. Instrumen penelitian berupa lembar validasi, angket respon peserta didik dan angket respon guru, serta butir-butir tes.Berdasarkanhasil analisis data, tingkatkevalidan penuntun praktikum biologi berbasis lingkunganberadapadakategorivaliddengannilai rata-rata 0,81 (x &gt; 0,8). Hasil analisis data yang diperoleh dari respon peserta didik dan guru, tingkatkepraktisan penuntunberadapadakategoripositifdengan rata-rata nilai total 3,48(x &gt; 3,4). Hasil analisis data yang diperoleh dari tes belajar peserta didik, penuntun praktikum biologi berbasis lingkungandikategorikanefektifkarena83% peserta didikmencapaiketuntasan klasikal belajar dan respon peserta didik dalam kategori sangat positif dengan persentase 100%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penuntun praktikum biologi yang dikembangkan memenuhi kategori valid, praktis dan efektif
    corecore