3 research outputs found

    Analisis Perilaku Konsumen dalam Memilih Produk Berkelanjutan: Studi Kasus pada Generasi Milenial: Consumer Behavior Analysis in Choosing Sustainable Products: A Case Study on the Millennial Generation

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen generasi milenial dalam memilih produk berkelanjutan. Menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda, data diperoleh dari survei yang dilakukan kepada mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan, nilai sosial, kualitas produk, dan informasi produk memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian produk berkelanjutan. Koefisien regresi untuk kesadaran lingkungan, nilai sosial, kualitas produk, dan informasi produk masing-masing adalah 0.35, 0.20, 0.30, dan 0.25, sementara harga memiliki pengaruh negatif yang tidak signifikan dengan koefisien -0.10. Penelitian ini mengungkapkan bahwa generasi milenial lebih cenderung memilih produk yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat, serta kualitas yang baik. Oleh karena itu, produsen disarankan untuk fokus pada strategi pemasaran yang meningkatkan kesadaran dan memberikan informasi tentang manfaat produk berkelanjutan untuk menarik minat konsumen milenia

    OPTIMALISASI STRATEGI OPERASIONAL DAN INTERGRASI SISTEM TRANSPORTASI DALAM PENINGKATAN KUNJUNGAN WISATA INDONESIA; STUDI KASUS DESTINASI WISATA ASIA TENGGARA

    No full text
    Optimalisasi strategi operasional dan integrasi sistem transportasi memainkan peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun internasional, ke Indonesia. Sebagai negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menyediakan sistem transportasi yang efisien, terintegrasi, dan ramah lingkungan untuk mendukung sektor pariwisata. Studi ini mengkaji bagaimana optimasi sistem transportasi dan integrasi antar moda transportasi dapat memperbaiki aksesibilitas destinasi wisata di Indonesia, dengan mengacu pada pengalaman negara-negara di Asia Tenggara seperti Thailand, Singapura, dan Malaysia yang telah berhasil mengembangkan sistem transportasi yang mendukung sektor pariwisata mereka.Peningkatan kualitas infrastruktur transportasi yang ada, seperti bandara, pelabuhan, dan sistem transportasi darat, dapat memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan wisatawan. Koordinasi antara berbagai moda transportasi dan pengembangan layanan berbasis aplikasi menjadi strategi utama dalam meningkatkan integrasi sistem transportasi yang ada. Dalam jangka panjang, Indonesia perlu berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur baru, seperti kereta api cepat, terminal multimoda, serta mengadopsi teknologi transportasi cerdas dan ramah lingkungan. Integrasi sistem transportasi dengan kebijakan pariwisata yang menyeluruh akan memastikan bahwa sektor pariwisata Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan.Studi ini merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh Shahabuddin et al. (2023) dan Chia & Loh (2021), yang menunjukkan bahwa integrasi antar moda transportasi (udara, laut, dan darat) secara signifikan meningkatkan aksesibilitas destinasi wisata yang sebelumnya sulit dijangkau, yang pada gilirannya meningkatkan kunjungan wisatawan. Namun, Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketidakefektifan transportasi publik dan keterbatasan infrastruktur di beberapa wilayah. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dalam merencanakan dan mengimplementasikan sistem transportasi yang terintegrasi untuk mempercepat perkembangan sektor pariwisata Indonesia
    corecore