1,721,240 research outputs found
KORELASI SIZE OF BANK (SOB), DANA PIHAK KETIGA (DPK), DAN RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP LIKUIDITAS BANK MUAMALAT INDONESIA TAHUN 2010-2020
ABSTRAK
Skripsi yang berjudul “Korelasi Size of Bank, Dana Pihak Ketiga (DPK), dan Return on Equity (ROE) terhadap Likuiditas Bank Muamalat Indonesia Tahun 2010-2020” ini ditulis oleh Nadia Putri Rosanti, NIM. 12401173199, pembimbing Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si.
Kondisi likuiditas bank syariah pada umumnya di masa pandemi Covid-19 menurut laporan triwulan OJK Maret 2020 berada di dalam batas aman. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa terjadi masalah terkait dengan likuiditas bank syariah, khususnya Bank Muamalat Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi size of bank, DPK, dan ROE terhadap FDR atau likuiditas bank Muamalat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif (hubungan). Pengumpulan data melalui data sekunder. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan triwulan Bank Muamalat Indonesia dari tahun 2010-2020 sebanyak 44 data. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Data dianalisis menggunakan SPSS 16. Teknik analisis yang digunakan adalah uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi bivariate pearson.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) size of bank berkorelasi negatif signifikan terhadap FDR, yang berarti jika size of bank meningkat maka akan menurunkan tingkat FDR (2) dana pihak ketiga berkorelasi negatif signifikan terhadap FDR, yang berarti jika dana pihak ketiga naik maka FDR akan menurun (3) ROE berkorelasi positif signifikan terhadap FDR yang memiliki arti bahwa semakin meningkat ROE nilai FDR juga meningkat.
Kata Kunci: Size of bank, dana pihak ketiga, FDR, ROE, Likuidita
THE CONTRIBUTION OF SIMPLE PAST TENSE MASTERY TOWARD STUDENTS ABILITY IN WRITING NARRATIVE TEXT AT SMA TARUNA MANDIRI PEKANBARU
ABSTRAK
Intan Nadia Putri , (2019): Korelasi antara Penguasaan Siswa terhadap Simple Past Tense dan Kemampuan menulis Mereka di Kelas Sepuluh Sekolah Menengah Atas Taruna Mandiri Pekanbaru.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara penguasaan siswa terhadap simple past tense dan kemampuan menulis siswa di SMA Taruna Mandiri Pekanbaru. Peneliti merumuskan masalah menjadi satu pertanyaan penelitian yang dijawab dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini memiliki dua variabel, penguasaan siswa terhadap simple past tense sebagai variabel independen dan kemampuan menulis siswa sebagai variabel dependen. Desain penelitian ini adalah penelitian korelasional. Peneliti mengambil 28 siswa sebagai sampel dari 123 siswa dari total populasi. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan dua jenis tes. Yaitu tes dengan mengisi bagian yang kosong dan tes menulis. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan rumus Korelasi Spearman’s rho. Data dianalisis dengan menggunakan program SPSS versi 23.0. Berdasarkan temuan penelitian,ditemukan hasil korelasi Spearman’s rho menunjukkan bahwa tingkat probabilitas adalah 0,000. Dapat dinyatakan bahwa 0,535>0,05. yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara penguasaan siswa terhadap simple past tense dan kemampuan menulis mereka di Sekolah Menengah Atas Taruna Mandiri Pekanbaru.
Kata kunci: Korelasi, Penguasaan Simple Past Tense, Menuli
ANALISIS STRATEGI BERSAING DALAM USAHA KEDAI KOPI (STUDI PADA KEDAI MOMENTUM KOPI SIDOARJO)
ABSTRAK
NADIA PUTRI RAMADAYANTI, 17042010042, ANALISIS STRATEGI
BERSAING DALAM USAHA KEDAI KOPI (STUDI PADA KEDAI MOMENTUM KOPI SIDOARJO)
Strategi pemasaran merupakan suatu strategi dalam memasarkan produk yang digunakan pelaku usaha agar mampu bersaing di dunia bisnis yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menetapkan strategi bersaing usaha kedai kopi.
Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian deskriptif kualitatif.. Pengumpulan menggunakan data primer maupun data sekunder melalui wawancara observasi, dan pengambilan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan meliputi analisis SWOT, analisis internal dan eksternal.
Melalui proses IFAS (Internal Strategy Factor Analisis Sumarry) dan EFAS (Eksternal Strategy Factor Analisis Sumarry), bahwa Momentum Kopi memiliki hasil pada nilai skor kekuatan sebesar 0,92, kelemahan sebesar 0,7 , peluang sebesar 1,20 , ancaman 0,35. Berdasarkan gambar diagram analisis SWOT yang telah diketahui menunjukkan bahwa Momentum Kopi berapa pada kuadran I (satu), dan situasi ini berarti bahwa Momentum Kopi memiliki peluang dan kekuatan lebih besar sehingga dapat mengerahkan faktor internal untuk memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang dapat dilakukan apabila suatu bisnis berada di kuadran tersebut dalam kondisi seperti ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy).
Kata kunci : Strategi bersaing, Kedai Momentum Kopi, SWOT
BAKTERI PATOGEN PADA TELEPON GENGGAM PETUGAS KESEHATAN RSUD DR. SOETOMO SURABAYA
Pathegenic Bacteria On Health Care Worker’s Mobile Phone in Dr. Soetomo General
Hospital Surabaya
Intan Nadia Putri, 011211132018. Medical Faculty of Airlangga University, Surabaya,
Indonesia.
Introduction: This research aims to find out if mobile phones of health care workers in
Dr. Soetomo General Hospital Surabaya could be the source of pathogenic bacteria
contamination in hospital setting by identifying bacteria found on health care’s mobile
phone’s surface.
Method: The method used in this study was descriptive. The sample was health care
worker’s mobile phone that works in Intensive Care Unit in Dr. Soetomo General
Hospital Surabaya. Mobile phones was sterilely swabbed and brought immediately to
Microbiology Laboratory in Medicine Faculty of Airlangga University for further
identification.
Result: A total of 30 mobile phones have been the subject of this research, and 96% (29
out of 30) were contaminated. Staphylococcus epidermidis and Staphylococcus
saprophyticus were predominantly found on the mobile phones; respectively 80.0% and
43.3% of all mobile phones.
Conclusion: The prevalence of mobile phone contamination is high; hence mobile phone
could be a source of contamination inside a hospital setting. While most of the isolated
bacteria can be considered as non-pathogenic, but many recent studies described their
potential harm particularly for immune compromised patients and/or patients admitted in
intensive care units. Staphylococcus aureus and Gram-negative bacteria on mobile
phones is a major concern and therefore needs an effort to consider a guideline for mobile
phone disinfection.
Keywords: mobile phone, contamination, health care worker, hygiene, bacteri
ANALISIS KEPUASAN NASABAH TERHADAP PELAYANAN DI BAITUL MAL WA TAMWIL(BMT) DEWAN MASJID INDONESIA(DMI) PEKANBARU
ABSTRAK
Nadia putri martini rambe, (2022) : ANALISIS KEPUASAN NASABAH TERHADAP PELAYANAN DI BAITUL MAL WA TAMWIL(BMT) DEWAN MASJID INDONESIA(DMI) PEKANBARU
Penelitian ini adalah tentang analisis kepuasan nasabah terhadap pelayanan di BMT DMI pekanbaru. Perkembangan lembaga keuangan jasa syariah di Indonesia mengalami banyak peningkatan baik dari segi kualitas maupun jenisnya. Tetapi dengan meningkatnya perkembangan lembaga keuangan syariah , dibagi pula dengan persaingan bisnis yang menjadi semakin ketat. Salah satunya adalah Baitul mal wat tamwil (BMT). Banyak analisis meyebutkan bahwa BMT merupakan perusahaan jasa yang tumbuh dan juga berkembang dengan cepat. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana analisis Kepuasan Nasabah terhadap pelayanan di BMT DMI Pekanbaru? Bagaimana Tinjauan Menurut Ekonomi Syariah Terhadap analisis Kepuasan Nasabah terhadap pelayanan di BMT DMI Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab pelayanan terhadap kepuasan nasabah, untuk mengetahui secara parsial antara pelayanan terhadap kepuasan nasabah, dan analisis dimensi kualitas pelayanan yang dominan terhadap kepuasan nasabah. Responden penelitian ini adalah nasabah di BMT DMI pekanbaru. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian ini adalah analisis yang mempengaruhi tingkat pelayanan terhadap kepuasan nasabah di BMT DMI pekanbaru adalah kesopanan karyawan, komunikasi yang disampaikan karyawan terhadap nasabah sangat jelas, keamanan yang sudah sangat baik, kebersihan yang membuat para nasabah nyaman saat berada di ruang tunggu, dan tidak adanya potonganpotongan dalam menabung, dan keramahan yang membuat nasabah merasa nyaman pada saat menabung, parkiran yang cukup luas, kamar mandi yang bersih, selain itu bank ini juga memiliki gedung dan fasilitas pelayanan yang berkualitas. Tingkat pelayanan terhadap kepuasan nasabah dan nasabah sangat puas terhadap pihak BMT yang selalu mengonfirmasikan semua kebutuhan nasabahnya, memberikan layanan informasi yang jelas, dan puas terhadap sikap karyawan dalam melayani, akses yang mudah dan nyaman membuat para nasabah merasa puas.
Kata kunci : Pelayanan, Kepuasan Nasaba
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
