62 research outputs found

    Penerapan Pendekatan Saintifik Dalam Pembelajaran di TK Mutiara, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun

    No full text
    Pendidikan Anak Usia Dini menjadi pondasi awal pengetahuan anak. Pendidikan pada anak usia dini dikemas dalam kegiatan bermain yang bermakna. Kegiatan bermain agar menjadi bermakna membutuhkan sebuah pendekatan khusus sehingga kegiatan tersebut dapat mengintegrasi seluruh aspek perkembangan anak. Selama ini sekolah tersebut menggunakan pendekatan saintifik dalam pembelajarannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pendekatan saintifik di TK Mutiara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus . Subyek dari penelitian ini adalah murid TK B1 sejumlah 10 anak. Metode pengambilan data yang digunakan dengan wawancara dengan walikelas dan kepala sekolah, pengisian angket dan lembar observasi serta dokumentasi. Hasil dari penelitian tersebut adalah, penerapan pendekatan saintifik di TK Mutiara sudah sesuai dengan prinsip 5 komponen dalam penerapan pendekatan saintifik. Pada capaian perkembangan anak atau hasil belajar anak terlihat baik dengan nilai prosentase poin tertinggi mencapai 73,33%, dan tidak ditemukan anak dengan poin terendah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik yang dilaksanakan dengan menggunakan prinsip 5 komponen yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, menginformasikan kembali sesuai dengan perencanaan , pelaksanaan dan evaluasi yang dilakukan guru memberikan dampak positif pada hasil belajar / capaian perkembangan anak

    PENGARUH TIPE BANGKITAN EPILEPSI TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN CLOCK DRAWING TEST PASIEN EPILEPSI RAWAT JALAN DI RSJ MUTIARA SUKMA PROVINSI NTB

    No full text
    Gangguan kognitif merupakan salah satu dampak epilepsi yang dapat dipengaruhi oleh tipe bangkitan. Clock Drawing Test (CDT) merupakan uji yang mudah dan sederhana dalam menilai banyak domain kognitif sehingga populer digunakan sebagai uji penapisan. Belum ada penelitian yang menggunakan CDT dalam menilai pengaruh tipe bangkitan terhadap gangguan kognitif pasien epilepsi sehingga ini merupakan penelitian yang pertama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tipe bangkitan epilepsi terhadap fungsi kognitif global yang dinilai dengan hasil pemeriksaan CDT pada pasien epilepsi rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi potong lintang. Pengambilan data bertempat di Poli Saraf Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam periode waktu Agustus 2016-Agustus 2017. Uji Chi-square atau Fisher-exact digunakan untuk menguji signifikansi antara tipe bangkitan dan fungsi kognitif global. Terdapat 60,9% pasien yang memiliki tipe bangkitan general dengan 4% memiliki fungsi kognitif normal dan 96% terganggu. Tipe bangkitan fokal sebesar 39,1% dengan 15,4% memiliki fungsi kognitif normal dan 84,6% terganggu. Tidak terdapat pengaruh tipe bangkitan epilepsi terhadap hasil pemeriksaan Clock Drawing Test (CDT) pada pasien epilepsi rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma (p>0,05)Kata Kunci : epilepsi, tipe bangkitan, kognitif, CD

    Disrupsi Fungsi Media Baru: Sebuah Studi Kasus: Sebuah Studi Kasus

    No full text
    This article discusses the process of disrupting the function of new media. The purpose of this study is to explain how the media has changed its function as a public information service provider to become a company that produces content with profit priority. Using a qualitative research method with a case study approach to a national-scale local media in Banten, the author attempts to describe the disruption of the function of new media. Using Vincent Mosco's political economy theory of communication and a case study on local media with a national network, the author tries to reveal how new media currently functions. The results of our research found that the Radar Banten print media has been used for political or other interests, through titles or news content that has been made, the case that happened to Ratu Atut Chosiyah, the former governor of Banten who was implicated in a corruption case, is one of them. The function of the mass media, which is to provide information to the public, is disrupted because the goals of the mass media are currently more oriented toward group interests and profit. Radar Banten as a mass media that already has a digital version, trying to meet the needs of the public even though it still has many shortcomings, the true function of new media that is carried out by Radar Banten is still in the process of getting to a better stage

    Analisis Pengembangan Penggunaan Moda Akses Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta

    Get PDF
    Angkutan intermoda yang terdapat di Bandara Internasional Adisutjipto meliputi Trans Jogja, taxi, kereta api, namun pelayanan angkutan intermoda yang sudah tersedia dan sudah terhubung di Bandara Internasional Adisutjipto belum dimanfaatkan secara efektif oleh penumpang angkutan udara. Dengan adanya variasi angkutan intermoda yang tersedia tersebut, perlu dilakukan penelitian penyebab tidak efektifnya penggunaan moda transportasi publik yang ada.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pemodelan pemilihan moda logit binomial selisih. Faktor yang memperngaruhi pemilihan moda di Bandara Internasional Adisutjipto dibedakan menjadi 4 (Empat) yaitu biaya perjalanan, waktu tempuh perjalanan, jarak perjalanan, dan Generalized Cost. Dari hasil penyebaran kuesioner didapatkan sebagian besar (64%) para penumpang angkutan udara menggunakan kendaraan pribadi.Salah satu aspek yang dikaji adalah waktu perjalanan ke Bandara dengan menggunakan kendaraan pribadi (mobil) dan angkutan umum. Dari hasil analisis diperoleh bahwa, jika selisih waktu perjalanan angkutan umum dengan kendaraan pribadi semakin besar, maka peluang menggunakan kendaraan pribadi akan meningkat.Penyebab tidak efektifnya penggunaan moda angkutan umum disebabkan karena tidak tersedianya akses moda angkutan di setiap daerah, dan tidak terintegrasinya jadwal angkutan intermoda dengan jadwal penerbangan.Alternatif solusi yang ditawarkan adalah membuat trayek baru angkutan intermoda pada wilayah – wilayah yang berpotensi untuk dikembangkan, dan mengintegrasikan jadwal angkutan intermoda dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat. ====================================================================================================== Adisutjipto International Airport is facilitated with intermodal transportation included Trans Jogja, taxis, and trains. However intermodal transportation services at Internasional Adisutjipto airport has not been used effectively by air passengers. Therfore, the variation of intermodal transportation needs to be studied to identify the causes of the ineffective usage of existing acess modes of public transport to airport. The method in this research is using binomial logit mode choice modeling. Factor of the affect of the modal choice at Adisutjipto International Airport is divided into 4 (four), there are travel costs, travel time, travel distance, and the Generalized Cost. From the results of questionnaires obtained the majority of the air passengers using private vehicles (64%). The analysis of one aspect is the travel time to the airport by private vehicle (car) and public transport. The results of analysis show that the difference in travel time of public transport influence linearity to the use of private vehicles. The problem of ineffective use of public transportation is the unavailability of access to transport modes in each region. And additionally to integration of between intermodal transport schedule with the flight schedule. Alternative solution is to create a new trajectory intermodal transportation in the region which is potential to be developed, the next step is integrating intermodal transportation schedules with aircraft departures and arrivals

    Analisis Tingkat Kepuasan Pengunjung Terhadap Fasilitas Umum Di Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang

    Get PDF
    Rencana pemerintah merubah sistem Bandara Abdulrachman Saleh Malang dari domestik menjadi internasional tentunya memerlukan pengembangan kualitas pelayan serta fasilitas umum yang memadai. Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang sebaiknya melakukan evaluasi terhadap tingkat kepuasan pengunjung. Populasi pengunjung dalam 5 tahun terakhir 2013-2017 mencapai 765.804 orang per tahun. Sampel pada penelitian ini adalah penumpang yang menunggu jadwal keberangkatan di ruang tunggu, jumlah responden dihitung dengan rumus Slovin sebanyak 121 responden, pengumpulan sampel menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling. Metode pada penelitian ini adalah CSI untuk mengukur tingkat kepuasan. Hasil penelitian menunjukan tingkat kepuasan pengunjung terhadap fasilitas umum di Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang adalah 77,43 % masuk dalam kategori Puas. Ketidakpuasan pelanggan terhadap kinerja pelayanan dan fasilitas menunjukkan 23,57% responden yang menyatakan tidak puas terhadap kehandalan peralatan dan fasilitas seperti, AC, Televisi dan lainnya, kemudahan mendapatkan inter-moda seperti, taksi, bis, dan lainnya, serta acara khusus yang diadakan pihak bandara seperti, promo tiket di waktu tertentu

    Pengembangan Penjadwalan Model Integrasi Antara Angkutan Intermoda Trans Jogja Dengan Jadwal Penerbangan di Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta

    Get PDF
    Bandara udara merupakan salah satu simpul transportasi yang memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan transportasi intermoda. Khususnya antara moda udara, moda jalan dan moda rel. Untuk meningkatkan pelayanan operasional suatu bandara perlu didukung oleh sarana angkutan umum yang handal dan berkualitas. Salah satu angkutan intermoda yang terdapat di Bandara Internasional Adisucipto adalah Trans Jogja. Pelayanan angkutan intermoda di Bandara Internasional Adi Sucipto tidak digunakan secara maksimal oleh penumpang angkutan udara, untuk mengatasi pemasalahan ini adalah dengan cara mengintegrasikan jadwal penerbangan dengan jadwal Trans Jogja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah membagikan kuesioner kepada penumpang angkutan udara di Bandara Internasional Adisucipto dan survei travel time Trans Jogja. Keberangkatan Trans Jogja pertama dari halte Stasiun Tugu sekitar 03.05 dengan waktu tempuh 1 jam 50 menit maka kendaraan akan tiba di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta sekitar jam 04.45 WIB. Sehingga dapat mengakomudir keberangkatan pesawat yang jam 05.55 WIB, 06.00 WIB, 06.25 WIB, dan 06.50 WIB, karena masih ada waktu 1 jam yang bisa dipergunakan untuk waktu check i

    ANALISIS KARAKTERISTIK DEMAND DAN MODA TRANSPORTASI DI KABUPATEN ROTE NDAO PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR

    Get PDF
    Sarana Transportasi sangat penting untuk membuka keterisolasian di daerah-daerah terpencil Kabupaten Rote Ndao Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan hal ini perlu ditunjang dengan tersedianya prasarana seperti jalan, bandara dan pelabuhan. Transportasi menuju dan keluar Kabupaten Rote Ndao hanya bisa dilalui dengan menggunakan Transportasi Udara dan Laut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik demand dan moda transportasi di Kabupaten Rote Ndao Propinsi Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan hasil survey dan penyebaran kuisioner pada penumpang angkutan laut di Pelabuhan Ba’a – Rote dan penumpang udara di Bandara D.C. Saudale Rote kemudian dianalisis uji korelasi antara pertumbuhan wisatawan dengan PDRB wilayah Rote Ndao, diperoleh Gambaran kondisi eksisting moda transportasi udara dan laut yang melayani dari atau keluar Kabupaten Rote Ndao penerbangan perintis di Bandara D.C. Saudale banyak digunakan disaat cuaca buruk dikarenakan moda transportasi laut tidak beroperasi. Berdasarkan hasil kuisioner penumpang moda transportasi udara dan laut diperoleh hasil bahwa penumpang datang ke Rote Ndao bertujuan wisata, hal ini sejalan dengan hasil uji korelasi antara pertumbuhan wisatawan dengan PDRB wilayah Rote Ndao terdapat hubungan positif yang sangat kuat antara pertumbuhan wisatawan dengan PDRB wilayah Kabupaten Rote Ndao

    Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Tanjungsari dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) dan Metode Bina Marga

    Get PDF
    Jalan adalah prasarana transportasi darat yang digunakan untuk tempat berlalu lintas. Undang Undang No. 13 Tahun 1980 tentang jalan menyatakan bahwa jalan mempunyai peranan yang relevan dalam bidang ekonomi, politik, sosial budaya, dan pertahanan keamanan, namun sering kali dijumpai jalan yang rusak yang disebabkan oleh volume lalu lintas yang padat serta adanya kendaraan – kendaraan berat yang melewati seperti di Jalan Tanjungsari, maka perlu dilakukan perbaikan jalan yang sesuai berdasarkan tingkat kondisi jalan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai kondisi jalan dan mengetahui penanganan kerusakan jalan yang sesuai pada Jalan Tanjung sari berdasarkan Metode Pavement Condition Index (PCI) dan Metode Bina Marga. Penelitian ini dilakukan dengan survei kerusakan jalan secara visual, dan survei lalu lintas harian rata-rata (LHR) selama 8 jam per hari untuk mewakili jam – jam sibuk. Setelah memperoleh data-data dilapangan, dilakukan analisis kerusakan jalan dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) dan Metode Bina Marga. Hasil Metode Pavement Condition Index (PCI) didapat nilai kondisi jalan 75,1 dengan program perbaikan yang sesuai yaitu tambalan (overlay)¸ sedangkan metode bina marga diperoleh nilai urutan prioritas 4 dengan program perbaikan yang sesuai yaitu pemeliharaan berkala

    Analisis Karakteristik Parkir, Drop Off dan Pick Up Area Berdasarkan Demand Bandara Juanda Surabaya

    Get PDF
    Juanda Airport as one of airports in Indonesia has served domestic and international flight. Airports are usually located in outlying areas accessible via direct access freeways or transit lines rather than at the center of metropolitan areas restricted by local grid networks, so their market area can be measured. The modes used at Juanda airport are dominated by private vehicles and cab. And it caused a lot of queue in the drop zone area at the peak hour and also needed some additional parking area which has overloaded in capacity. Information on the use of transportation modes is very important to know. This needs sould important in order to maximize the need for facilities related to the use of access modes to the airport. The method used is to identify the use of vehicles that access the airport, evaluate the performance of parking lots, evaluate of pick up and drop off area, evaluate the number of queues at the drop off and pick up area and when if mass transportation is held to provide access modes to the airport. The result shows that private vehicles dominate as vehicles accessing the airport by 87,78% and public vehicles by 12,23%. Peak hours of vehicles arrival at 9 AM. The analysis of the use of the drop off area a queue of vehicles by 87,57% and demand in the parking lots of 60,37%. From the proposal of using mass transportation to reduce queue in the drop zone area by 12,42% and reduction in parking lots demand by 39,62%

    ANALISIS PEMILIHAN MODA KENDARAAN PRIBADI DAN ANGKUTAN UMUM DI BANDARA INTERNASIONAL ADISUCIPTO YOGYAKARTA

    Get PDF
    Pelayanan angkutan intermoda di Bandara Adisucipto yang sudah tersedia meliputi Trans Jogja, taxi, kereta api, dan sudah terintegrasi di bandara Adisucipto belum dimanfaatkan secara efektif oleh penumpang angkutan udara. Dengan adanya variasi angkutan intermoda yang tersedia tersebut, perlu dilakukan penelitian penyebab tidak efektifnya penggunaan moda transportasi publik yang ada.Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada penumpang bandara Adisucipto. Dari hasil penyebaran kuesioner didapatkan sebagian besar (64%) para penumpang angkutan udara menggunakan kendaraan pribadi. Salah satu aspek yang dikaji adalah biaya perjalanan ke Bandara dengan menggunakan kendaraan pribadi (mobil) dan angkutan umum. Pemodelan pemilihan moda berdasarkan biaya dilakukan dengan menggunakan Model Binomial Logit Biner.Dari hasil analisis diperoleh bahwa, jika selisih biaya angkutan umum dengan kendaraan pribadi semakin besar dimana biaya angkutan umum lebih mahal, maka peluang menggunakan kendaraan pribadi akan meningkat. Di sisi lain, walaupun biaya angkutan pribadi dan angkutan umum sama besar, tetap saja penumpang angkutan udara memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi (59%). Penyebab tidak efektifnya penggunaan moda angkutan umum disebabkan karena tidak tersedianya akses moda angkutan di setiap daerah, dan tidak terintegrasinya jadwal angkutan intermoda dengan jadwal penerbangan
    corecore