Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
    1311 research outputs found

    TEACHING READING COMPREHENSION USING A COMMUNICATIVE APPROACH TO CLASS VII STUDENTS AT MTS DARUSSALAMAH BARUH SAMPANG

    Full text link
    This research aims to find out how to overcome students' reading comprehension using a communicative approach to class VII students at MTs Darussalamah and to find out student responses in teaching reading comprehension using a communicative approach to class VII students at MTs Darussalamah. This research is a qualitative research. Data collection was obtained through classroom observations, interviews, documentation. The research results show that teachers use this communicative approach in students' reading comprehension with descriptive text material. Student responses in teaching reading comprehension to seventh grade students at MTS Darussalamah were that students showed high interest in learning English using a communicative approach. They feel enthusiastic and active in learning English. Students also feel attracted to the communicative approach, they find this media fun and easy to understand. Apart from that, the teacher succeeded in showing positive performance during learning by using a communicative approach

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER BERBASIS ETNOMATEMATIKA SENI UKIR KARDULUK PADA MATERI GEOMETRI TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI SISWA

    No full text
     Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran yang menggunakan model Treffinger yang berbasis etnomatematika seni ukir Karduluk terhadap kemampuan representasi siswa. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimental dan one group pre-test and post-test design. Penelitian dilakukan di MTs Hidayatul Ulum Tahun pelajaran 2025/2026 semester ganjil dengan populasi sekaligus sampel yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 19 siswa. Data diperoleh melalui lembar tes kemampuan representasi siswa, teknik analisis datanya menggunakan rumus Normalized Gain Score dan Uji t-test. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa setiap indikator representasi siswa mengalami peningkatan setelah diberikannya perlakuan pembelajaran dengan model Treffinger yang berbasis etnomatematika, peningkatan tersebut sebesar 29,26 poin antara nilai rata-rata tes awal (pre-test) ke tes akhir (post-test). Dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran Treffinger berbasis etnomatematika seni ukir karduluk memberikan pengaruh terhadap kemampuan representasi siswa.Kata Kunci: model pembelajaran Treffinger, berbasis etnomatematika, kemampuan representasi siswa

    Karakteristik Yogurt Susu Kambing dengan Penambahan Sari Buah Kurma

    Full text link
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sari buah kurma terhadap yogurt susu kambing. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan: P0 (kontrol/tanpa sari kurma), P1 (15 ml sari buah kurma), P2 (30 ml sari buah kurma), dan P3 (45 ml sari buah kurma), dengan volume susu kambing yang sama pada setiap perlakuan yaitu 250 ml dan dilakukan 3 kali ulangan. Parameter pengamatan meliputi rasa, warna, aroma, tekstur, pH, keasaman, dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sari buah kurma memberikan pengaruh nyata terhadap rasa, warna, tekstur, dan viskositas yogurt susu kambing. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi untuk rasa 0,00, warna 0,00, tekstur 0,00, dan viskositas 0,00 (P0,05). Nilai pH berkisar antara 3,83–3,96 dan keasaman antara 1,37–1,52%, masih dalam rentang standar SNI. Produk yogurt susu kambing dengan penambahan sari buah kurma, khususnya pada perlakuan P3 (45 ml), berpotensi menjadi inovasi olahan yang lebih disukai konsumen karena memiliki kualitas sensorik yang lebih baik dengan kandungan gula alami dan bahan yang mudah diperoleh.Kata Kunci: karakteristik yogurt, susu kambing, sari buah kurmaAbstractThis study aims to determine the effect of the addition of date fruit juice on goat milk yogurt. The method used was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments: P0 (control/no date juice), P1 (15 ml date juice), P2 (30 ml date juice), and P3 (45 ml date juice), with the same volume of goat's milk in each treatment which is 250 ml and 3 replications were done. Observation parameters included taste, color, aroma, texture, pH, acidity, and viscosity. The results showed that the addition of date juice had a significant effect on the taste, color, texture, and viscosity of goat milk yogurt. The analysis showed significance values for taste 0.00, color 0.00, texture 0.00, and viscosity 0.00 (P0.05). The pH value ranged from 3.83-3.96 and acidity between 1.37-1.52%, still within the SNI standard range. Goat's milk yogurt products with the addition of date juice, especially in the P3 treatment (45 ml), have the potential to be a processed innovation that is preferred by consumers because it has better sensory quality with natural sugar content and easily obtained ingredients.Keywords: characteristics of yogurt, goat milk, date juic

    GOOGLE CLASSROOM ON STUDENT WRITING ASSESSMENT (case study on students’ perception)

    Full text link
    Writing serves as a reflective practice. Beside, Writing acts as a self-assessment tool, enabling students to evaluate their own language performance and progress. This constructive feedback loop not only fosters a deeper understanding of language nuances but also motivates students to actively work towards refining their writing skills. In essence, writing becomes a dynamic and introspective exercise that contributes significantly to the continuous development of students' language abilities. Google Classroom as an alternative facilitates to motivate students write. Students can write and do assignments through digital/online applications (Google classroom) such as documents, presentations and educational videos, and share student learning experiences. Google Classroom introduces an innovative resolution for educators by simplifying the monitoring of online assignments. This platform provides a transformative solution, streamlining the process for teachers. Through this tool, educators can efficiently oversee and track students' assignments in the digital realm. It revolutionizes traditional teaching methods by offering a seamless interface that enhances the overall experience of managing assignments. This technological advancement empowers teachers to monitor progress in real-time, allowing for more personalized instruction and timely feedbac

    THE USE OF YOUTUBE AS MEDIA TO IMPROVE SPEAKING SKILL STUDENT'S IN THE ELEVENTH GRADER OF SMAN 3 SAMPANG

    Full text link
    Speaking is a skill of comprehending the meaning to pronounce something fluently and accurately. In EFL learning, many students must know pronunciation grammar, vocabulary, fluency, comprehension. the teacher do many ways and many learning methods to improve their students' speaking skills. this study aims to describe the strategy of using YouTube to improve speaking skill and to describe the result of using YouTube to improve speaking skill. This study uses a qualitative descriptive method with field notes observation and interview documentation to obtain data. The informants used purposive sampling with the category of students being the most able to speak in class, resulting seven English students at the SMAN 3 Sampang as the sample. The results of this study could conclude students were very enthusiastic and pleased in using Youtube as a media to improve talks and strategies for the use of YouTube media to improve students’ speaking skills to fit with YouTube media

    Representasi Graph Fuzzy pada Pengaturan Lampu Lalu Lintas di Pamekasan

    Full text link
    Kemacetan lalu lintas di wilayah perkotaan, termasuk Kabupaten Pamekasan, merupakan permasalahan yang kompleks akibat pertumbuhan kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan serta pengaturan lampu lalu lintas yang masih bersifat statis. Kondisi lalu lintas yang dinamis dan tidak pasti menuntut adanya pendekatan pemodelan yang mampu merepresentasikan ketidakpastian tersebut secara lebih realistis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan graph fuzzy dalam merepresentasikan dan mengoptimalkan pengaturan lampu lalu lintas pada beberapa persimpangan utama di Pamekasan. Setiap simpul (vertex) pada graf merepresentasikan persimpangan, sedangkan sisi (edge) menyatakan keterhubungan antarjalan dengan bobot fuzzy yang merefleksikan tingkat kepadatan, panjang antrean, dan volume kendaraan. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data lalu lintas melalui observasi lapangan, pembentukan fungsi keanggotaan fuzzy, serta analisis graf fuzzy untuk menentukan prioritas waktu nyala lampu hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model graph fuzzy mampu memberikan representasi yang lebih adaptif terhadap kondisi lalu lintas dibandingkan sistem konvensional, dengan potensi pengurangan waktu tunggu dan antrean kendaraan pada jam sibuk. Dengan demikian, pendekatan ini dapat dijadikan alternatif solusi dalam pengembangan sistem pengaturan lampu lalu lintas cerdas (intelligent traffic light system) di Pamekasan dan wilayah perkotaan serupa

    Analysis of Policy Innovation in Traditional Market Revitalization from a Good Governance Perspective: A Case Study of Kolpajung Market in Pamekasan

    No full text
    This study analyzes the revitalization process of Kolpajung Market as a case of public policy innovation grounded in good governance principles. The revitalization incorporates three major innovations: digitalization of retribution and kiosk rental systems, financing through a Public–Private Partnership scheme, and commodity-based zoning arrangements. A descriptive qualitative approach was employed to explore policy dynamics, stakeholder participation, and challenges in implementing transparency, accountability, participation, and effectiveness. The findings reveal that although the revitalization reflects efforts toward structural transformation, the implementation of good governance principles remains partial. Public participation tends to be more procedural than substantive, while bureaucratic actors dominate decision-making processes. Information transparency is perceived as limited, and accountability mechanisms have not been systematically established. These issues hinder the policy’s effectiveness, as the improvement in the market’s socio-economic function after revitalization remains suboptimal. The theoretical reflection suggests that policy innovation has not yet led to an inclusive and sustainable governance transformation, as emphasized by Osborne and Gaebler and Habermas’s deliberative framework. This study underscores the importance of integrating policy innovation with institutional reform and the need for participatory communication strategies to strengthen society’s role as active agents in development. Strengthening local actor capacity, establishing community-based monitoring mechanisms, and developing result-based governance evaluation indicators are recommended for future traditional market revitalization initiatives.Keywords: Market Revitalization, Policy Innovation, Good Governance, Public Participation, Local Governance

    The influence of English club activities to understand the reading of procedure texts at classroom learning of SDN Mimbaan IV Situbondo

    Full text link
    To improve the quality of education, a well-planned learning system is needed, including extracurricular activities such as English clubs, which help students increase their knowledge and language skills outside of class hours. The research focused on third-grade students at SDN Mimbaan IV Situbondo who had difficulty understanding procedural texts due to their limited vocabulary. Getting the solution above, the researcher introduced program English club activity, so appear the statement like: Is there any significant effect of English club activities to understand the reading of procedural texts at third grades students of SDN Mimbaan IV? To answer these questions the researcher used quantitative in pre- experimental that consisted of 15 students in one classroom. From the analyses data, the results of the One-Sample t-Test showed a Sig. (2-tailed) value of 0.000, less the an 0.05. The post-test mean was 91.60, with a mean difference of 16.600 compared to the reference value of 75. Because Sig. <0.05, H₁ is accepted and H₀ is rejected so there is a significant effect of English club activity to understand the reading of procedure texts at the Third Grades Students of SDN Mimbaan IV. So, the conclusion that English club activity has a significant effect to understand in reading of procedure texts at the Third Grades Student of SDN Mimbaan IV Situbondo

    Efektivitas Program Aplikasi MyPertamina di SPBU Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan

    No full text
    Kalimantan Selatan, khususnya sebagai jalur kogistis di Pulau Kalimantan, memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap BBM bersubsidi, terutama Solar untuk angkutan barang. Antrian panjang di SPBU menjadi pemandangan sehari-hari yang memicu kemacetan dan penurunan produktivitas ekonomi di wilayah ini. Penelitian ini berfokus pada analisis mendalam terkait efektivitas program MyPertamina pada SPBU di wilayah Kecamatan Banjarmasin, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Observasi di lapangan menunjukkan terdapat keluhan dari Sebagian Masyarakat mengenai kompleksitas proses pendaftaran dan verifikasi melalui aplikasi MyPertamina, khususnya bagi pengguna yang memiliki keterbatasan akses digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dalam Metode analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model analisis data Creswell, 2013. Keabsahan data dalam penelitian ini, menggunakan triangulasi dengan sumber. Program penyaluran BBM bersubsidi melalui aplikasi MyPertamina di SPBU Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan telah diterapkan, namun efektivitasnya masih beragam. Pengguna kendaraan pribadi masih mengalami hambatan seperti kendala jaringan dan kesulitan mengoperasikan aplikasi, sehingga mempengaruhi kelancaran proses pengisian. Sementara itu, transportasi umum yang tidak diwajibkan menggunakan aplikasi cenderung mengalami proses pengisian yang lebih cepat. Hal ini menunjukkan bahwa pandangan masyarakat terhadap kebijakan tersebut dipengaruhi oleh kesiapan teknologi, kemampuan pengguna, serta dukungan petugas SPBU di lapangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan di lapangan telah sesuai dengan dasar hukum, namun efektivitasnya masih memerlukan peningkatan melalui peningkatan kualitas jaringan, pendampingan kepada masyarakat, serta penyempurnaan prosedur verifikasi digital

    Kolaborasi Adaptif untuk Keamanan Pangan Rantai Pasok Daging Sapi: Teori Terapan Konstruktivis dari Madura, Indonesia

    No full text
     Tujuan:   Studi ini mengembangkan teori yang didasarkan pada data (grounded theory) mengenai bagaimana kemampuan kolaboratif dan kinerja adaptif membentuk ketahanan pangan rantai pasok daging sapi di Madura, Indonesia. Literatur yang ada cenderung bersifat kuantitatif, dan mekanisme mikro yang mengarahkan kolaborasi ke hasil masih kurang dijelaskan. Pendekatan menggunakan Teori Terapan Konstruktivis, kami melakukan sampling teoretis terhadap aktor kunci, termasuk peternak ternak, tenaga paramedis, petugas inseminasi buatan, petugas penyuluhan, pelaksana program, dan pejabat pemerintah di empat kabupaten (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (n = 36), pengamatan terfokus terhadap interaksi layanan, dan analisis dokumen. Analisis menggunakan pengkodean awal-terfokus-teoretis, perbandingan konstan, pencatatan memo, dan pencarian kasus negatif hingga tercapai saturasi teoretis. Empat kategori utama muncul: (1) kepercayaan dan komitmen, (2) rutinitas kolaboratif (pertemuan singkat, pemecahan masalah bersama, penugasan tanggung jawab yang jelas), (3) mobilitas pengetahuan dan berbagi data yang sesuai tujuan, dan (4) kinerja adaptif (sensing–learning–reconfiguring) sebagai respons terhadap guncangan dalam harga, pakan, penyakit, dan kebijakan. Model proses memetakan jalur dari Masukan Kolaboratif ke Mekanisme Transisi ke Kinerja Adaptif ke hasil (ketersediaan, akses, stabilitas), dengan umpan balik hasil ke kepercayaan. Kondisi ambang (gerbang), seperti pemangku kepentingan yang aktif melintasi batas dan protokol data minimal, serta konteks (kapasitas layanan, kepadatan aktor, infrastruktur, desain program), memoderasi kekuatan jalur tersebut. Implikasi praktis.   

    1,199

    full texts

    1,311

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Madura
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇